cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
katonfath@gmail.com
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30267854     DOI : https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i1
Core Subject : Education,
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 4 (2026): In Press" : 3 Documents clear
PENERAPAN PEMBELAJARAN REFLEKTIF PADA MICROTEACHING BAB AKHLAK TERPUJI: UCAPAN DAN SIKAP TERHADAP ORANG TUA UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN MORAL MAHASISWA PAI Machfudhoh, Lailatul; Hajar Ari Susanti; Fadila Khoerunnisa; Muhammad Imam Bukhori; Muhammad Yazid Anngim; Ahmat Nuril Hidayat
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2026): In Press
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i4.7158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam penerapan pembelajaran reflektif dalam kegiatan microteaching pada bab akhlak terpuji dengan fokus materi ucapan dan sikap terhadap orang tua guna meningkatkan kesadaran moral mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak untuk membentuk calon guru PAI yang tidak hanya kompeten secara pedagogik, tetapi juga memiliki integritas moral dan keteladanan akhlak. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek mahasiswa semester akhir yang mengikuti mata kuliah microteaching. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, analisis jurnal refleksi mahasiswa, wawancara terbatas, dan dokumentasi perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran reflektif melalui tahapan perencanaan, praktik mengajar, umpan balik sejawat, serta refleksi individu dan kelompok mampu meningkatkan kesadaran moral mahasiswa secara signifikan. Peningkatan tersebut terlihat pada aspek pemahaman nilai, kedalaman perenungan, perubahan sikap, serta komitmen nyata dalam memperbaiki hubungan dengan orang tua. Penelitian ini merekomendasikan integrasi sistematis pendekatan reflektif dalam perkuliahan microteaching PAI sebagai strategi efektif dalam membangun calon guru yang profesional dan berakhlak mulia.
PEMANFAATAN APLIKASI KAHOOT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI) DI MADRASAH TSANAWIYAH (MTS) Amelia Salsabila; Ahmad Najahi Majid; Siti Qomariyah; Septiana Laelatul Hikmah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2026): In Press
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i4.7159

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan pedagogis dalam mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Tsanawiyah (MTs), di mana dominasi metode ceramah konvensional sering kali mengakibatkan rendahnya keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Sebagai mata pelajaran yang sarat akan materi naratif dan kronologis, SKI memerlukan inovasi media yang mampu menjembatani kompleksitas sejarah dengan karakteristik siswa generasi digital native. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan dan efektivitas aplikasi Kahoot! sebagai media pembelajaran berbasis gamifikasi untuk meningkatkan partisipasi aktif serta hasil belajar siswa. Dengan menggunakan metode analisis deskriptif yang disintesis dari berbagai hasil eksperimen dan pengembangan (R&D), penelitian ini mengeksplorasi bagaimana fitur interaktif Kahoot seperti sistem poin, musik latar yang memicu adrenalin, dan papan peringkat mampu menciptakan atmosfer kelas yang dinamis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan Kahoot secara signifikan meningkatkan motivasi intrinsik siswa, yang berimplikasi pada peningkatan hasil belajar hingga 34,6% dibandingkan metode konvensional. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi teknologi gamifikasi dapat mengubah persepsi siswa terhadap pelajaran sejarah dari sekadar hafalan menjadi pengalaman belajar yang interaktif dan bermakna.
DAMPAK KETIDAKHADIRAN AYAH (FATHERLESS) TERHADAP PRESTASI AKADEMIK ANAK DI SEKOLAH DASAR Febrian Karunadiah Putri; Alfan Nurngain
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2026): In Press
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i4.7160

Abstract

Ketidakhadiran ayah (fatherless) dalam struktur keluarga merupakan fenomena yang berpotensi memberikan dampak multidimensional terhadap perkembangan anak, termasuk dalam aspek akademik. Secara teoritis, keterlibatan ayah berkontribusi terhadap pembentukan regulasi diri, motivasi berprestasi, serta stabilitas emosional anak yang berperan penting dalam proses pembelajaran. Minimnya peran ayah dalam pengasuhan dapat menyebabkan berkurangnya dukungan emosional, pengawasan akademik, dan penguatan nilai disiplin, yang pada akhirnya memengaruhi capaian hasil belajar. Sejumlah penelitian empiris menunjukkan bahwa anak yang tumbuh tanpa keterlibatan ayah cenderung memiliki tingkat konsentrasi dan kepercayaan diri yang lebih rendah, serta risiko keterlibatan yang minim dalam aktivitas akademik di sekolah. Dengan demikian, ketidakhadiran ayah dapat menjadi salah satu faktor determinan yang berkontribusi terhadap rendahnya prestasi akademik anak, sehingga diperlukan perhatian komprehensif dari keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial dalam meminimalisasi dampak tersebut.  

Page 1 of 1 | Total Record : 3