cover
Contact Name
Mulyadi Noto Soetardjo
Contact Email
mulyadi.soetardjo@uph.edu
Phone
-
Journal Mail Official
chiefeditor.jpa@uph.edu
Editorial Address
Accounting Study Program Faculty of Economics and Business Universitas Pelita Harapan Lippo Karawaci, Tangerang, Indonesia, 15811 Tel +62 21 5460901 Fax +62 21 5460910
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Penelitian Akuntansi
ISSN : -     EISSN : 27220478     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Penelitian Akuntansi (JPA) is published by the Accounting Study Program of the Faculty of Economics and Business at Universitas Pelita Harapan. This peer-reviewed academic journal aims to deliver and discuss research by academics and practitioners in the field of Accounting with a focus on Financial Accounting, Management Accounting, Taxation, and Financial Auditing, including Accounting Science related to Technology.
Articles 90 Documents
The Impact of Profitability, Leverage, and Firm Size Toward Tax Avoidance in Coal Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange Louis Yosen Primsa Tarigan; Sally Yustin
Jurnal Penelitian Akuntansi (JPA) Vol. 6 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research is to analyze the impact of profitability, leverage, and firm size toward tax avoidance in coal companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period of 2020 to 2022. The independent variables used in this research are profitability measured by Return on Assets Ratio (RoA), leverage measured by Debt-to-Equity Ratio (DER) and firm size measured by total assets. Meanwhile, the dependent variable in this research is tax avoidance measured by Effective Tax Rate (ETR). The population in this research is coal companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period of 2020 to 2022, in which the samples are determined by using the Purposive Sampling Method, resulting in 11 companies selected with a total of 33 samples. The data analysis method used descriptive statistics, classical assumption tests, multiple linear regression, and hypothesis tests, which are processed utilizing SPSS 26. The research result shows that profitability and leverage partially do not have significant impact toward tax avoidance. Meanwhile, firm size partially has a significant impact toward tax avoidance. Moreover, profitability, leverage, and firm size simultaneously have a significant impact toward tax avoidance.
Pengaruh Struktur Modal, Board of Director dan Αrus Kas Operasi terhadap Financial Distress Laksmita Yuniarza
Jurnal Penelitian Akuntansi (JPA) Vol. 6 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pеոеlіtіаո іոі ԁіtսјսkаո mеոgսјі араkаh terdapat реոgаrսh strսktսr mоԁаl, bоаrԁ оf ԁіrесtоr dan аrսs kаs ореrаsі tеrhаԁар probabilita terjadinya fіոаոсіаl ԁіstrеss. Pеոеlіtіаո іոі mеrսраkаո реոеlіtіаո уаոg bеrsіfаt kаսsаtіf, ԁіmаոа раԁа реոеlіtіаո іոі аkаո mеlіhаt sеrtа mеոgіԁеոtіfіkаsі hսbսոgаո sеbаb-аkіbаt аոtаr vаrіаbеl. Penelitian ini mempergunakan variabel profitabilitas, ukuran perusahaan, firm age, serta liquidity sebagai variabel kontrol. Pорսlаsі реոеlіtіаո mencakup реrսsаhааո уаոg bеrgеrаk ԁі bіԁаոg energi, capital goods, transportasi, keuangan, dan real estate уаոg tеrсаtаt раԁа ԁі BEI 2019-2023. Pеոеlіtіаո іոі mеmpergսոаkаո рսrроsіvе sаmрlіոg уаոg аrtіոуа mеmіlіh sаmреl ԁеոgаո krіtеrіа tеrtеոtս sеhіոggа ԁіԁараtkаո sampel sejumlah 104 perusahaan sampel dengan 283 firm years. Tеkոіk аոаlіsіs ԁаtа уаոg ԁіpergսոаkаո di реոеlіtіаո іոі yakni аոаlіsіs rеgrеsі lоgіstіk berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal dan jumlah board of director tidak berpengaruh terhadap probabilita terjadinya financial distress. Sementara itu, penelitian ini memberikan bukti empiris mengenai pengaruh negatif arus kas operasi terhadap kemungkinan perusahaan mengalami financial distress.
Pengaruh Pengungkapan ESG terhadap Nilai Perusahaan dengan Kualitas Audit sebagai Variabel Moderasi Caroline Margareta
Jurnal Penelitian Akuntansi (JPA) Vol. 6 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap nilai perusahaan dengan kualitas audit sebagai moderasi. Metode penelitian yang digunakan adalah regresi berganda dengan total 224 observasi, yang diambil dari perusahaan yang memiliki skor pengungkapan ESG di situs BGK Foundation dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022. Hasil penelitian membuktikan adanya pengaruh negatif antara pengungkapan ESG dan nilai perusahaan, yang berarti perusahaan dengan pengungkapan ESG lebih tinggi mengalami penurunan nilai. Namun, kualitas audit tidak ditemukan memiliki pengaruh sebagai moderasi pada hubungan negatif ini. Selain itu, uji tambahan dilakukan untuk menilai efek pengungkapan ESG berdasarkan tiga aspek: lingkungan, sosial, dan tata kelola, dengan hasil yang konsisten bahwa ketiganya berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Kualitas audit tidak terbukti berpengaruh sebagai moderasi terhadap hubungan pengungkapan lingkungan, sosial, dan tata kelola terhadap nilai perusahaan. Penelitian selanjutnya diharapkan menggunakan perangkat lunak atau situs lainnya untuk menghitung skor ESG dan menambah jumlah sampel agar hasil penelitian menjadi lebih mendalam dan komprehensif. Penelitian ini diharapkan untuk menambah pengetahuan terkait ESG bagi para teoritis, akademisi hingga para praktisi terhadap nilai perusahaan dengan melihat pengaruh kualitas audit dalam praktiknya.
Pengaruh Intellectual Capital, Capital Intensity dan Kebijakan Investasi terhadap Nilai Perusahaan dengan Kualitas Audit Sebagai Variabel Moderasi Novina Damayanti
Jurnal Penelitian Akuntansi (JPA) Vol. 6 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intellectual capital, capital intensity, dan kebijakan investasi terhadap nilai perusahaan (firm value) dengan kualitas audit sebagai moderasi pada berbagai sektor perusahaan di wilayah Indonesia – Malaysia – Thailand periode 2019-2023. Intellectual capital diukur menggunakan VAIC, capital intensity diukur dengan total fixed asset/total asset, kebijakan investasi diukur menggunakan total asset growth, dan kualitas audit diukur berdasarkan auditor yang digunakan (Big Four atau non-Big Four). Nilai perusahaan diukur dengan Price to Book Value (PBV). Data dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intellectual capital, capital intensity, kebijakan investasi, dan kualitas audit berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini menganalisis pengaruh Intellectual Capital, Capital Intensity, dan Kebijakan Investasi terhadap nilai perusahaan, serta untuk menguji peran Kualitas Audit sebagai variabel moderasi yang dapat memperkuat atau melemahkan pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap nilai perusahaan, dengan harapan dapat memberikan wawasan tentang bagaimana faktor-faktor tersebut mempengaruhi kinerja dan kepercayaan investor terhadap perusahaan.
Reaksi Pasar terhadap Capaian Kinerja Perusahaan pada Perusahaan dengan Kualitas Audit yang Berbeda Dhermawan Ali Ludin; Kerin Widyanata; Kenny Osfredo Christanto
Jurnal Penelitian Akuntansi (JPA) Vol. 6 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh capaian kinerja perusahaan terhadap reaksi pasar modal. Penelitian ini juga menguji apakah pengaruh capaian kinerja keuangan perusahaan terhadap reaksi pasar modal tersebut akan berbeda pada perusahaan-perusahaan dengan tingkatan kualitas audit yang berbeda. Dalam pengujian hipotesis, penelitian ini menggunakan pemodelan Earnings Response Coefficient (ERC) untuk meregresikan CAR (cumulative abnormal returns) terhadap kinerja keuangan perusahaan (profitabilitas, likuiditas dan solvabilitas), AQ (audit quality) dan interaksi antara kinerja keuangan perusahaan dan AQ (audit quality), dengan menggunakan data tahun 2016-2018 untuk 60 perusahaan sampel yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (169 firm-year). Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada sampel perusahaan yang dipilih solvabilitas berpengaruh negatif signifikan pada reaksi pasar dan kualitas audit secara signifikan memperlemah hubungan negatif antara solvabilitas dengan reaksi pasar tersebut. Sementara itu, penelitian ini tidak memberikan bukti empris mengenai pengaruh likuiditas dan profitabilitas terhadap reaksi pasar dan pengaruh kualitas audit terhadap hubungan profitabilitas dengan reaksi pasar dan likuiditas dengan reaksi pasar. Dengan demikian, penelitian ini hanya memberikan sebagian bukti empiris pengaruh kinerja perusahaan terhadap reaksi pasar dan pengaruh moderasi kualitas audit dalam hubungan keduanya.
Pengaruh Earnings Persistence dan Managerial Entrenchment terhadap Kebijakan Dividen dengan Free Cash Flow Sebagai Sebuah Variabel Moderasi Carolina Maria Melati
Jurnal Penelitian Akuntansi (JPA) Vol. 6 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh eanings persistence dan managerial entrenchment terhadap kebijakan dividen yang dimoderasi oleh free cash flow. Data yang digunakan berasal dari S&P Capital IQ dengan sampel perusahaan energi tambang di ASEAN sebanyak 89 perusahaan dari tahun 2019-2023 dengan total observasi sebanyak 391 firm year. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) earnings persistence tidak mempengaruhi kebijakan dividen; 2) managerial entrenchment dengan proksi CEO tenure tidak mempengaruhi kebijakan dividen; 3) managerial entrenchment dengan proksi kepemilikan manajerial tidak mempengaruhi kebijakan dividen; 4) free cash flow tidak dapat memoderasi hubungan antara earnings persistence dengan kebijakan dividen; 5) free cash flow tidak dapat memoderasi hubungan antara managerial entrenchment yang menggunakan proksi CEO tenure dengan kebijakan dividen; 6) free cash flow tidak dapat memoderasi hubungan antara managerial entrenchment yang menggunakan proksi kepemilikan manajerial dengan kebijakan dividen. Penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi untuk penelitian selanjutnya.
Pengaruh Green Accounting dan Capital Structure terhadap Financial Performance dengan Kualitas Audit Sebagai Moderasi: Studi Empiris pada Perusahaan Pertambangan di ASEAN Tiara Mardiana
Jurnal Penelitian Akuntansi (JPA) Vol. 6 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menguji dan menganalisis pengaruh Green Accounting dan Capital Structure terhadap Financial Performance dengan kualitas audit sebagai moderasi pada perusahaan pertambangan di ASEAN periode tahun 2019-2023. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar pada bursa di ASEAN pada tahun 2019-2023. Metode pengambilan sampel yang digunakan yakni Teknik pengambilan purposive sampling atau bukan acak. Sumber data yag digunakan yakni data sekunder. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi dengan menggunakan software SPSS 27. Hasil pengujian hipotesis penelitian ini menunjukan bahwa Green Accounting berpengaruh positif dan signifikan terhadap Financial Performance, Capital Structure tidak berpengaruh terhadap Financial Performance serta kualitas audit tidak memoderasi pengaruh Green Accounting dan Capital Structure terhadap Financial Performance. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menerapkan Green Accounting perusahaan akan memiliki citra dan reputasi yang baik untuk menarik lebih banyak pelanggan, investor dan mitra bisnis sehingga peningkatan reputasi ini dapat meningkatkan penjualan dan profitabilitas. Hasil juga menunjukan bahwa kemungkinan perusahaan lebih mengandalkan kinerja yang baik atau hal lainnya dalam menghasilkan laba tanpa melihat bagaimana proporsi pembiayaan. Serta hasil penelitian ini menunjukan bahwa investor, pelanggan maupun mitra bisnis kemungkinan melihat tatakelola perusahaan yang baik untuk berinvestasi maupun bekerja sama tanpa melihat bagaimana tingkat kualitas audit perusahaan.
Apakah Diperlukan Pengampunan Pajak Sekali Lagi? Irwan
Jurnal Penelitian Akuntansi (JPA) Vol. 7 No. 1 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelesuan perekonomian di awal tahun 2026, membuat pemerintah perlu menambahkan stimulus fiskal ke dalam instrumen kebijakan ekonomi yang akan memberikan dorongan agar perekonomian dapat kembali bergairah dan bertumbuh sesuai harapan masyarakat. Salah satu stimulus fiskal yang ditawarkan adalah pengampunan pajak, karena dengan pengampunan pajak diharapkan dana yang akan didapat dari pajak akan memberikan manfaat menutupi defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), sedangkan aset yang dideklarasi oleh  Wajib Pajak akan menjadi suntikan perekonomian  yang akan menjadi modal kerja juga dana investasi. Penelitian ini memberikan jawaban atas pertanyaan apakah diperlukan amnesti (pengampunan) pajak sekali lagi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan melakukan wawancara kepada Wajib Pajak secara sampling.
Ownership Structure, Thin Capitalization, Investment Opportunity Set dan Tax Avoidance: ESG Sebagai Variabel Moderasi Hanna Wijaya; Yenni Manturino
Jurnal Penelitian Akuntansi (JPA) Vol. 7 No. 1 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur kepemilikan (keluarga, pemerintah, dan asing), thin capitalization, investment opportunity set, serta Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap penghindaran pajak, serta menguji peran ESG sebagai variabel moderasi. Penelitian dilakukan terhadap 61 perusahaan publik non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2023 dengan total 305 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan random effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kepemilikan keluarga, kepemilikan asing, dan thin capitalization tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Sementara itu, struktur kepemilikan pemerintah dan investment opportunity set berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak. ESG secara langsung berpengaruh positif terhadap penghindaran pajak. Namun, ESG tidak memoderasi pengaruh variabel-variabel independen manapun, termasuk struktur kepemilikan keluarga, pemerintah, asing, thin capitalization, dan investment opportunity set terhadap penghindaran pajak. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi regulator, investor, dan manajemen perusahaan dalam menyusun strategi kepatuhan fiskal yang lebih efektif serta memahami keterbatasan peran ESG sebagai alat moderasi dalam konteks penghindaran pajak.
The Effect of Profitability Towards Financial Distress Thomson Sitompul; Debra Juneta; Muhammad Kifli Siregar
Jurnal Penelitian Akuntansi (JPA) Vol. 7 No. 1 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research distinguishes itself from previous studies by using data from 2017 to 2023. This study was conducted for the purpose to know the effect of profitability towards financial distress in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2017 – 2023, data from 226 population. Data were collected using purposive sampling method, selected 46 companies, and 322 unit of observations as samples. The data analysis method in this research is multiple linear regression test and SPSS. This research has 1 dependent variable, 1 main independent variable, and 4 control variables. The dependent variable is financial distress which is calculated using Altman Z-Score model. The independent variable is profitability which is calculated with return on assets (ROA). The control variables are leverage, which is calculated using debt to asset ratio (DAR), liquidity is calculated using current ratio (CR), activity calculated using assets turnover, and firm size is calculated using natural logarithm of total asset. The result of this study shows that profitability and activity have significant and positive effect towards financial distress, leverage has a significant and negative effect towards financial distress, liquidity and firm size have no significant effect towards financial distress.