cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
arima@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.8 , Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora
ISSN : 30264898     EISSN : 3026488X     DOI : https://doi.org/10.62017/arima.v1i4
Core Subject : Social,
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Jurnal yang diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal ini adalah jurnal studi ilmu-ilmu Sosial humaniora dan pendidikan yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk linguistik, sastra, filsafat, psikologi, hukum, pendidikan, sosial, administrasi dan studi budaya. ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora dan Pendidikan menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2023): Agustus" : 8 Documents clear
PENGARUH AKUNTABILITAS, PARTISIPASI MASYARAKAT, DAN TRANSPARANSI TERHADAP PENGELOLAAN DANA DESA (Studi Kasus Pada Desa Sumpur Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar) Fahrul Rizky
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dibutuhkan partisipasi masyarakat, transparansi, dan akuntabilitas dalam mengelola dana desa berdasarkan prinsip good governance. Jika dana desa digunakan sesuai prioritasnya, maka pengelolaan dananya dikatakan efektif sehingga dana-dana tersebut dapat digunakan dan disalurkan serta mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Sampel penelitian ini adalah masyarakat Nagari Sumpur yang berumur 17 keatas atau sudah mempunyai hak pilih dengan sampel sebanyak 96. Jenis penelitian adalah kuantitatif dan teknik pengambilan sampel dilakukan secara proportional random sampling. Pengujian data menggunakan SPSS versi 23. Hasil analisis menunjukkan akuntabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolan dana desa dengan t hitung lebih besar dari t tabel yaitu 2,228 > 1,662 dengan nilai siginifikansi 0,028 > 0,1. Partisipasi masyarakat berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pengelolan dana desa dikarenakan t hitung lebih kecil dari t tabel yaitu -0,786 < 1,662 dengan nilai siginifikansi 0,434 > 0,1. Transparansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolan dana desa dengan t hitung lebih besar dari t tabel yaitu 6,388 > 1,662 dengan nilai siginifikansi 0,000 < 0,1. Serta ketiga variabel yaitu akuntabilitas, partisipasi masyarakat dan transparansi berpengaruh secara simultan terhadap pengelolaan dana desa, hal ini ditunjukkan dengan nilai F hitung lebih besar dari nilai F tabel yaitu 49,087 >2,14 dan juga nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,1.
PERANAN DINAS SOSIAL DALAM MEREHABILITASI PEMERLU PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL DI KOTA MEDAN Muhammad Zikri; Syukron Yamin
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesejahteraan sosial merupakan hal yang ingin dicapai setiap individu, sampai dengan saat ini kesejahteraan belum merata dirasakan oleh setiap masyarakat di Indonesia, di Kota Medan salah satu permasalahan sosial yang terjadi adalah pengemis, berdasarkan Perda Kota Medan No 6 Tahun 2003 Pasal 2 Ayat 1 menjelaskan bahwasannya dilarang melakukan kegiatan mengemis, Dinas Sosial sebagai perangkat daerah yang melaksanakan urusan di bidang Sosial wajib melakukan upaya kepada pengemis untuk mengembalikan fungsi sosial mereka, salah satu upaya yang dilakukan Dinas Sosial adalah dengan melakukan rehabilitasi, namun masih banyak pengemis yang berkeliaran di jalanan, hal ini menandakan adanya Suatu kendala sehingga Dinas Sosial belum optimal dalam melakukan program rehabilitasi kepada pengemis, tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana peranan Dinas Sosial Kota Medan dalam merehabilitasi pengemis, dan tujuan Dinas Sosial Kota Medan dalam melakukan rehabilitasi serta kendala apa saja yang dialami oleh Dinas Sosial Kota Medan. Penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan Empiris dengan jenis penelitian efektifitas hukum, dan sumber data primer dan sekunder berserta Ayat Suci Al-Quran, dengan melakukan wawancara dan observasi sebagai data lapangan dan juga studi pustaka sebagai data sekunder dengan mengolah data dari bahan hukum primer,bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, Dinas Sosial dalam melakukan rehabilitasi masih bergantung kepada panti sosial milik Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara dan juga panti sosial milik swasta dalam melakukan rehabilitasi padahal berdasarkan Permensos No 16 Tahun 2019 Tentang Standart Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial dapat melakukan rehabilitasi sosial dasar di dalam rumah singgah sebagai bentuk pelayanan rehabilitasi sosial dasar, tujuan dilakukannya rehabilitasi oleh Dinas Sosial Kota Medan adalah memulihkan kembali fungsi sosial individu pengemis agar dapat menjalankan hidup layaknya masyarakat pada umumnya, hal ini selaras dengan tujuan negara Republik Indonesia dalam Alinea Ke IV yaitu memajukan kesejahteraan umum, kendala yang di alami oleh Dinas Sosial Kota Medan dalam merehabilitasi pengemis lebih condong ke faktor internal dan upaya yang dilakukannya oleh Dinas Sosial untuk mengatasi kendala yang dialami dengan menerapkan kebijakan dan menjalin kerja sama dengan instansi lain agar dapat terlaksananya program rehabilitasi.
ANALISIS PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL FACEBOOK SEBAGAI MEDIA PENUNJANG HASIL PERTANIAN PADA PETANI DI KABUPATEN DAIRI Togu Rotua Simarmata; Padhil Pahlevi
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi komunikasi menuntut para petani agar mampu memanfaatkan media sosial dalam mendiseminasikan informasi pertanian. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan media sosial, menganalisis factor- faktor yang berhubungan dengan tingkat pemanfaatan media sosial dengan menganalisis pengolahan informasi pertanian serta hubungannya dengan pemanfaatan media sosial. Penelitian dilakukan menggunakan metode observasi dan memilih responden melalui masyarakat. tingkat pemanfaatan media sosial oleh responden di ukur dari frekuensi dan durasi pemanfaatan media sosial trekhusus facebook. factor yang berhubungan nyata dengan tingkat pemanfaatan media sosial facebook tersebut adalah karakteristik petani (tingkat pendidikan dan ketersedian alat teknologi komunikasi), persepsi petani (kemudahan mengakses informasi), kebutuhan informasi petani (iklim dan permodalan) dan motivasi petani (meningkatkan pengetahuan, wawasan dan yang pasti hasil pertanian). mayoritas petani mengelola informasi yang diperoleh dari media sosial facebook untuk praktik dan untuk disebarluaskan kepada petani lainnya.
ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN KELUARGA PENYAPU JALAN DI KELURAHAN BANTAN TIMUR KECAMATAN MEDAN TEMBUNG Fauzi Amri; Mujahiddin
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesejahteraan sosial merupakan suatu keadaan terpenuhinya kebutuhan hidup yang layak bagi masyarakat, sehingga mampu mengembangkan diri dan dapat melaksanakan fungsi sosialnya, kesejahteraan sosial secara umum diartikan sebagai kondisi sejahtera (konsep pertama), yaitu suatu keadaan terpenuhinya segala bentuk kebutuhan hidup, khususnya yang bersifat mendasar seperti makanan, pakaian, perumahan dan perawatan Kesehatan. Kesejahteraan Sosial di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari apa yang telah dirumuskan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentantang Kesejahteraan Sosial Pasal 1 ayat 1: Kesejahteraan Sosial ialah kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri, sehingga dapat melaksakan fungsi sosialnya. Pemaknaan Kesejahteraan sosial sebagai arena menempatkan kesejahteraan sosial sebagai sarana atau wahana atau alat (means) untuk mencapai tujuan pembangunan (Suharto, 2004). Pada dasarnya, kebutuhan atas konsumsi yang menyangkut juga kebutuhan atas makanan memang menjadi kebutuhan primer atau kebutuhan paling mendasar bagi setiap individu. Ahli psikologi humanistik, Abraham Maslow dalam teori hieraki kebutuhan-nya membagi kebutuhan manusia ke dalam lima tingkatan yaitu; kebutuhan mempertahankan diri (psiologis needs), kebutuhan rasa aman (safety needs), kebutuhan sosial (sosial needs), kebutuhan akan penghargaan (esteem needs) dan kebutuhan mempertinggi kapasitas kerja (self actualization needs) (Mujahiddin, 2012: xxv) Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan sabjek penelitian delapan orang keluarga penyapu jalan yang berada di. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dengan teknik analisis data menggunakan pendekatan kualitatif model interaktif sebagaimana yang diajukan oleh Miles dan Huberman yang terdiri atas tiga hal utama yaitu: Reduksi data, Penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan oleh keluarga penyapu jalan dalam memenuhi kebutuhan dasar keluarga adalah dengan cara mengurangi konsumsi pangan keluarga, mengutang kepada tetangga atau sanak saudara dan meminta bantuan kepada anak yang sudah bekerja.
PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL BAGI KELUARGA MISKIN DALAM MENINGKATKAN PEMBANGUNAN MASYARAKAT DESA HUMENE KECAMATAN GUNUNGSITOLI IDANOI KOTA GUNUNGSITOLI Fitri Yanna Zega; Azamris Chanra; Yurisna Tanjung
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul pelayanan kesejahteraan sosial bagi keluarga miskin dalam meingkatkan pembangunan masyarakat Desa Humene, hal yang melatar belakangi memilih judul ini dikarenakan Desa Humene terbilang masyarakat kurang sejahtera yang mayoritas penduduknya bermata pencahariaan nelayan. Desa Humene merupakan daerah pinggiran pantai dan berpenduduk mayoritas beragama islam, Desa Humene juga penerima manfaat dari pemerintah salah satunya dari Kementrian Sosial pada Program Keluarga Harapan – Kelompok Usaha Bersama (KUBE) melalui Dinas Sosial yang bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan sesuai dengan potensi masing- masing keluarga miskin. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan keberadaan program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Desa Humene Kecamatan Gunungsitoli Idanoi dalam upaya meningkatkan pembangunan masyarakat desa bagi keluarga miskin. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu menyajikan suatu gambaran dari suatu keadaan, latar belakang sosial serta hubungan sosial (Neuman:2006). Informan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang yang terdiri dari kelompok usaha bersama, pendamping dan kepala desa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian tentang keberadaan kelompok usaha bersama bahwa benar telah terbentuknya kelompok usaha bersama pada tahun 2015, namun saat ini usaha yang dilakukan memiliki kendala yang menghambat perkembangan usaha. Modal yang diberikan tidak mencukupi jika usaha terus dijalankan, sedangkan hasil yang didapat hanya mampu memenuhi biaya lauk pauk sehari- harinya. Salah satu kelompok telah berganti usaha yakni simpan pinjam yang pada awalnya bertani dikarenakan gagalnya bertani. Hal ini dapat disimpulkan berdasarkan kondisi nyata dilapangan.
Tradisi Barongan Gembong Kamijoyo Dersalam Kudus : Keunikan dan Relevansinya dalam Budaya Jawa Karina Puji Lestari; Dita Zakiyatul Lathifa; Yusuf Falaq
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i1.350

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji tradisi Barongan Kamijoyo yang merupakan bagian penting dari budaya Jawa. Melalui pendekatan deskriptif dan kualitatif, artikel ini mengungkap keunikannya serta relevansinya dalam masyarakat Kudus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Barongan Kamijoyo memegang peran penting dalam menjaga identitas budaya Jawa dan menghubungkan generasi muda dengan warisan leluhur mereka. Kesimpulannya, artikel ini mengungkapkan keunikan dan relevansi tradisi Barongan Kamijoyo dalam budaya Jawa dan masyarakat Kudus. Tradisi ini berperan penting dalam mempertahankan identitas budaya, menghubungkan generasi muda dengan warisan leluhur, dan mengajarkan nilai-nilai tradisional. Oleh karena itu, perlu adanya upaya secara kolektif untuk melestarikan dan mempromosikan tradisi ini, baik melalui penyelenggaraan pertunjukan secara teratur, pengajaran di sekolah, maupun penggunaan media sosial dan festival budaya sebagai sarana promosi.
Tradisi Wayang Klithik di Desa Wonosoco Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus Waakhidatun Choirul Umma; Mawar Mutia Sari; Nabila Khoirun Nisa; Yusuf Falaq
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i1.402

Abstract

Wayang klitik merupakan salah satu pertunjukan tradisional yang bersifat sakral sebagai sarana bersih sendang upacara yang masih lestari hingga saat ini di Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bentuk wayang dan fungsinya dalam bersih sendang upacara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasidan studi dokumen. Teknik keabsahan data didasarkan pada kriteria kredibilitas,menggunakan triangulasi data. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, datapresentasi, dan verifikasi data. Hasil penelitian, mengenai bentuk wayang klitik terbuat dari kayu pipih yang dibentuk sesuai tokoh wayang, diukir dan diwarnai teknik hias sederhana, kelompok wayang dapat dibedakan dari warna wajah, bentuk wajah,aksesoris, dan posisi tubuh. Wayang klitik dalam upacara bersih sendang mempunyai tiga fungsi, yaitu fungsi pribadi, fungsi sosial dan fungsi fisik praktis. Fungsi pribadi sebagai wujud ekspresi pembuat wayang klitik dari mewujudkan idenya, fungsi sosial sebagai sarana ritual dalam bersih upacara sendang, hiburan seru, media edukasi kepada masyarakat, sarana komunikasi hingga Dewa dan desa dhanyang, serta fungsi fisik wayang klitik sebagai alat peraga/wayang yang menggambarkan karakter dalam cerita yang sedang diputar.
Kajian Perspektif Islam Dalam Tradisi Lomban di Desa Ujungbatu, Kabupaten Jepara Muhammad Fathul Mujib; Muhammad Vicky Yakhya; Yusuf Falaq
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i1.419

Abstract

One of the many activities during the Lomban Festival, which takes place every year on the 8th of Shawwal, is larung sesaji in Jepara city. The purpose of this research is to find out more about the implementation of the Lomban Festival, its purpose, and the history of larung sesaji. This research is a literature research using a literature review approach. In the city of Jepara, where most of the population are fishermen, many ancient cultural customs are still practiced today. Larung sesaji during the Lomban Festival is one of these customs. This tradition is said to have started when officials from Jepara were caught in a storm while trying to cross to Karimunjawa.

Page 1 of 1 | Total Record : 8