cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jurnal Pelangi Ilmu
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "VOL 05, NO 01, 2012" : 13 Documents clear
Developing Students Speaking Competence Through Information Gap Technique (An Action Research Conducted at Class XI of Tourism Study Program of SMK Negeri 1 Gorontalo) KaU, Naziefatussiri
Jurnal Pelangi Ilmu VOL 05, NO 01, 2012
Publisher : Jurnal Pelangi Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.473 KB)

Abstract

Berdasarkan observasi di kelas XI Program Keahlian Usaha Perjalanan Wisata SMK Negeri I Gorontalo, Nampak bahwa para siswa memiliki masalah dalam menyelesaikan tugas speaking yang diberikan oleh guru. Para siswa biasanya takut dan malu dalam melakukan tugas tersebut. Berdasarkan pengalaman dan realitas dalam pembelajaran di kelas, menunjukkan bahwa hanya terdapat 33,3% dari 36 siswa yang mampu melakukan tugas speaking yang diberikan guru dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi siswa dalam speaking, harus segera ditingkatkan. Aspek-aspek yang dinilai dalam speaking adalah; pronunciation grammar, word choice, fluency dan communicative ability. Strategi yang biasa digunakan dalam pengajaran speaking masih konvensional dan kadang-kadang tidak relevan dengan materi. Para siswa hanya menghapal dialog yang ada dalam buku paket dan mendemonstrasikannya di depan kelas. Solusi dari persoalan ini, peneliti menggunakan Information Gap Technique dalam pembelajaran speaking, untuk membantu meningkatkan kompetensi siswa kelas XI Program Keahlian Usaha Perjalanan Wisata dalam speaking. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus pertama, terdapat 25 siswa (69,44%) belum berhasil dalam pembelajaran dan 11 siswa lainnya (30,56%) berhasil. Pada siklus kedua, terdapat 36 siswa (97,22%) yang berhasil. Berdasarkan temuan di atas dapat disimpulkan bahwa Information Gap Technique dapat meningkatkan kompetensi speaking siswa kelas XI Program Keahlian Usaha Perjalanan Wisata SMK Negeri I Gorontalo.
SYARAT SAHNYA PERJANJIAN (Ditinjau Dari KUHPerdata) Gumanti, Retna
Jurnal Pelangi Ilmu VOL 05, NO 01, 2012
Publisher : Jurnal Pelangi Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.558 KB)

Abstract

Sebagai subjek hukum manusia tidak terlepas dari hal yang bernama perbuatan hukum, dan yang paling sering dilakukan oleh manusia untuk melangsungkan kehidupannya adalah dengan melakukan transaksi seperti halnya jual beli, sewa menyewa maupun menggunakan jasa seseorang. Dalam melakukan transaksi tersebut tidak dapat terlepas dari suatu kesepakatan para pihak melalui suatu perjanjian, hanya saja terkadang orang tidak menyadari akan arti pentingnya suatu perjanjian sehingga tidak jarang permasalahan timbul akibat kurang pahamnya seseorang dalam membuat suatu perjanjian. Oleh karena itu, tulisan ini berusaha memaparkan apa arti perjanjian dan hal-hal apa sajakan yang harus diperbuat oleh seseorang agar haknya terpenuhi. selain itu, tulisan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bagaimana suatu perjanjian dianggap sah menurut Kitab undang-undang hukum perdata.
Status Hukum Penguasaan Tanah Bantaran Danau Limboto Di Provinsi Gorontalo Junus, Nirwan
Jurnal Pelangi Ilmu VOL 05, NO 01, 2012
Publisher : Jurnal Pelangi Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.252 KB)

Abstract

Penguasaan dan penataan penguasaan tanah oleh Negara di arahkan pemanfaatannya untuk mewujudkan keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia. Penguasaan tanah oleh Negara, sesuai dengan tujuan pemanfaatannya, perlu memperhatikan kepentingan masyarakat luas dan tidak menimbulkan sengketa tanah. Penataan penggunaan tanah dilaksanakan berdasarkan rencana tata ruang wilayah untuk mewujudkan kemakmuran rakyat dengan memperhatikan hak-hak rakyat atas tanah, fungsi social hak atas tanah, batas maksimum kepemilikan tanah khususnya tanah pertanian termasuk berbagai upaya lain untuk mencega pemusatan penguasaan tanah dan penelantaran tanah. Penataan penguasaan dan penggunaan tanah untuk pembangunan skala besar yang mendukung upaya pembangunan nasional dan daerah dilaksanakan dengan tetap mempertimbangkan aspek politik, social, pertahanan keamanan, serta pelestarian lingkungan hidup. Penataan penguasaan dan penggunaan tanah melalui redistribusi tanah atau konsolidasi tanah yang disertai pemberian kepastian hak atas tanah diarahkan untuk menunjang dan mempercepat pengembangan wilayah, penanggulangan kemiskinan dan mencegah kesenjangan penguasaan tanah.

Page 2 of 2 | Total Record : 13