cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Sainstek
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3, 2010" : 13 Documents clear
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGELOLAAN PROGRAM KIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMASKOTA GORONTALO PROPINSI GORONTALO ., Wirdawati; ., Indar; ., Darmawansyah
Sainstek Vol 5, No 3, 2010
Publisher : Sainstek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.133 KB)

Abstract

Pengelolaan program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) bertujuan untuk memantapkan dan meningkatkan jangkauan serta mutu pelayanan KIA secara efektif dan efisien. Pelaksanaan pengelolaan tersebut trutama diarahkan pada pelayanan antenatal terhadap ibu hamil yang sampai sekarang ini masih merupakan masalah cukup penting di Indonesia oleh karena memberikan ancaman pada sat melahirkan seperti perdarahan dan komplikasi lainnya yang secara langsung berdampak pada kematian ibu. Penelitian ini bertujuan melakukan Identifikasi karakteristik umum dan khusus bidan, dan analisis hubungan faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan program KIA. Desain penelitian adalah Crossectional study, dengan unit observasi bidan yang bertugas pada wilayah kerja Puskesmas kota Gorontalo. Sampel penelitian ditarik secara exhaustive, dengan besar sampel sebanyak 60 tenaga bidan, sedangkan pengumpulan datanya dilakukan melalui kuesioner dengan teknik wawancara terpimpin, dengan analisis data terdiri dari univariat bivariat dan multivariat dengan tingkat kemaknaan p ? ,005. Hasil penelitian memperlihatkan: Jumlah bidan yang diobservasi 60 orang, mayoritas DI keatas (62,1%), dan semuanya berstatus bekerja. Analisis bivariat memperlihatkan semua variabel (kinerja, motivasi, keterampilan, dan sikap) berhubungan secara signifikan dengan pengelolaan program KIA, sedangkan analisis multivariat memperlihatkan dari ke empat varibel independen yang dianalisis secara simultan melauli uji regressi linier berganda logistik, hanya variabel kinerja yang memberi signifikansi hubungan. Pada akhirnya disimpulkan bahwa dari keempat variabel independen yang diobservasi semua memberikan hasil signifikan secara bivariat, dan ada satu variabel yang determinan utama yakni variabel kinerja bidan yang diperoleh melalui uji tergressi linier berganda logistik. Kata kunci : Kinerja bidan, motivasi, keterampilan, dan sikap.
PERTUMBUHAN KAPANG Monascus purpureus, Aspergillus flavus DAN Penicillium SP PADA MEDIA BERAS, JAGUNG DAN KOMBINASI BERAS JAGUNG Retnowati, Yuliana; D.Uno, Wirnangsi; Kumaji, Syam; Humokor, Yulianti
Sainstek Vol 5, No 3, 2010
Publisher : Jurnal Sainstek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The object of this study was to know the growth of Monascus purpureus, Aspergillus flavus and Penicillium sp at the rice, corn and rice-corn combination media which based on the description method. The observation of study was done for sixteen days while the increasement of percentage of myselium mass fungus as indicator of the growth. The result of study shown that the growth of Monascus purpureus, Aspergillus flavus and Penicillium sp at each of the rice, corn and ricecorn combination media was dominated by Aspergillis flavus and their forming amensalysm symbiosis. Keywords : growth, Monascus purpureus, Aspergillus flavus, Penicillium sp.
SIMULASI NUMERIK MODEL EPIDEMIK DENGAN FUNGSI LINIER Alfrits Oroh, Franky
Sainstek Vol 5, No 3, 2010
Publisher : Jurnal Sainstek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini merupakan simulasi numerik model epidemik dengan fungsi linier sebagai strategi intervensi menurunkan tingkat endemik terhadap perubahan perilaku dari evolusi penyakit yang lebih sederhana. Untuk memenuhi kekuatan infeksi, model dapat mempunyai kestabilan dari kesetimbangan bebas penyakit dan kestabilan dari kesetimbangan endemik pada waktu yang sama. Jika kita merubah rata-rata recovery, simulasi numerik menunjukkan bahwa batas dari daerah penyakit mengalami perubahan dari separatrix sadel ke limit cycle tidak stabil. Jika pencegahan akibat perubahan perilaku lemah, didapat dua limit cycle dan bifurkasi dari model seperti perubahan pada ukuran populasi untuk menemukan bahwa penyakit mungkin tidak lagi ada meskipun terdapat dua keseimbangan endemik.

Page 2 of 2 | Total Record : 13