cover
Contact Name
Micrets Agustina Silaya
Contact Email
makawerumicke@gmail.com
Phone
+6285243580007
Journal Mail Official
makawerumicke@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Lt. 1 Kantor Pusat Universitas Kristen Indonesia Maluku Jl. Ot Pattimaipauw, Talake | Ambon 97115
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27214680     DOI : 10.69765/mjppm
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, diterbitkan dua kali setahun (Maret dan September) oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM). Artikel yang dimuat meliputi hasil-hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang sosial dan humaniora, sains dan teknologi, kesehatan, serta bidang lainnya yang terkait dengan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2025): Maret" : 4 Documents clear
PENGEMBANGAN POTENSI DESA DAN PENGELOLAAN KEUANGAN MENGHADAPI HARI BESAR GEREJAWI (KELOMPOK WADAH PELAYANAN PEREMPUAN DESA MAKUBUBUI) Likumahua, Debby; Talakua, Beatrix A.
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6, No 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v6i1.1554

Abstract

Manusia sebagai makhluk hidup, pasti akan memiliki berbagai kebutuhan sebagai penunjang hidup. Hal tersebut sering kita kenal, yakni manusia memiliki kebutuhan pangan, sandang, papan, serta kebutuhan-kebutuhan lain untuk memenuhi kepuasan kebutuhan hidup dengan capaian suatu kemakmuran hidup. Pada dasarnya kehidupan merujuk bagiamana upaya seseorang untuk memenuhi kebutuhannya agar bisa bertahan hidup. Apabila manusia dapat memenuhi kebutuhannya, maka dapat dikatakan, hidupnya telah mencapai kemakmuran. Begitu juga dengan kemakmuran, kemakmuran dapat terjadi, bila sebagian besar kebutuhan hidup manusia terpenuhi. Jika kekayaan merujuk pada suatu arti terpenuhinya sebagian besar kebutuhan hidup manusia, sedangkan kekayaan merujuk pada jumlah harta, atau materi yang dimiliki oleh seseorang. Demikian pula ketika perayaan-perayaan keagamaan (hari-hari besar gerejawi) harus dilaksanakan, banyak kebutuhan-kebutuhan yang harus terpenuhi baik secara orang per orang, keluarga atau kelompok. Contohnya : Perayaan “Orang Sidi” atau “Natal” masyarakat harus menyiapkan anggaran atau dana khusus untuk merayakan acara-acara tersebut. Kegiatan kegiatan ini tidak bisa dilepas pisahkan ketika masyakat tidak mempunyai cukup dana (uang). Terutama ibu-ibu rumah tangga yang harus memberdayakan tenaga dan pikirannya untuk mendapat dana-dana tersebut. Permasalahan yang ditemukan : 1). Potensi desa yang belum terkelola dengan baik., 2). Perencanaan dan Pengelolaan keuangan keluarga pada saat menghadapi hari besar gerejawi. Seperti Sidi Gereja, Hari Natal, Paskah, dan sebagainya. Solusi yang ditawarkan : a). Pelatihan untuk pengembangan potensi desa yang tersedia. b). Memberikan sumbangan pikiran dan pelatihan mengelola keuangan keluarga secara baik untuk menghadapi hari besar gerejawi. Rencana luaran dan target : a). Kelompok Perempuan termotifasi untuk berwirausaha dengan potensi desa yang ada dalam menggunakan konsep modern, dan produk lokal sebagai agen usaha b). Meningkatnya kreatifitas dan kemadirian dalam membuat laporan keuangan keluarga yang sederhana
PKM PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KADER POSYANDU FLAMBOYAN DALAM PENERAPAN MESES (MENU SEHAT SEIMBANG) ISI PIRINGKU BERBASIS KEARIFAN LOKAL SEBAGAI PENCEGAHAN STUNTING DI DESA LAHA Tiwery, Indah Benita; Siahaya, Alisye
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6, No 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v6i1.1555

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Laha, Kota Ambon dengan sasaran mitra kader yang berasal dari 7 posyandu di Desa Laha. Kegiatan ini akan mengupayakan permasalahan yang ada pada mitra, dalam rangka mendukung program pemerintah dalam mencegah stunting. Program ini bertujuan: 1) Peningkatan pengetahuan kader tentang Meses (menu sehat seimbang) Isi Piringku; 2) Peningkatan kemampuan kader dalam mengolah makan berbahan lokal untuk dijadikan Meses (menu sehat seimbang) sesuai dengan program Isi Piringku. Permasalahan yang dialami oleh mitra kader posyandu Desa Laha: 1) Kualitas sumber daya dengan tingkat pendidikan yang rendah; 2) Kurangnya kemampuan mitra sasaran untuk menyediakan makanan yang sesuai dengan program Isi Piringku; 3) Masih kurangnya inovasi untuk mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan yang bergizi seimbang dalam satu piring sesuai dengan program Isi Piringku. Kegiatan ini menggunakan dua pendekatan yaitu pendekatan pelatihan dan pendampingan. Pendekatan pelatihan meliputi: Pelatihan pembuatan Meses (menu sehat seimbang) Isi Piringku; Sedangkan metode pendampingan meliputi: Pendampingan untuk meningkatkan kemampuan kader dalam membuat Meses (menu sehat seimbang) Isi Piringku. Luaran yang diharapkan terwujud dari kegiatan ini adalah: 1) Terciptanya Meses (Menu sehat seimbang) Isi Piringku; 2) Peningkatan kemampuan mitra; 3) Publikasi kegiatan PkM di jurnal nasional (MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, ISSN: 2721-4680); 4) Poster Meses berbasis kearifan lokal; 5) Publikasi kegiatan PkM di media massa elektronik (Ghemanews); 6) Konten video pelaksanaan kegiatan PkM yang diupload di youtube
PELATIHAN PEMBUATAN VIDEO BLOGGER (VLOG) DAN LITERASI MEDIA DIGITAL PADA SMP NEGERI 8 AMBON, PROVINSI MALUKU Wattimena, Demsy; Muskita, Marleen
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6, No 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v6i1.1556

Abstract

Kecamatan Leitimur Selatan tepatnya di Desa Hutumuri merupakan salah satu dari lima Kecamatan yang ada di Kota Ambon. Kemajuan teknologi informasi membuat masyarakat Kecamatan Leitimur Selatan Desa Hutumuri memilih televisi dan internet khususnya media sosial sebagai sumber hiburan. Televisi dalam melakukan siaranya menggunakan frekuensi yang dimana frekuensi tersebut milik publik atau masyarkat dan seharusnya diperuntukan untuk kemajuan dan perkembangan masyarakat terkususnya siswa-siswi pada SMP Negeri 8 Ambon menuju hal positif. Jumlah siswa-siswi sebanyak 202 orang dengan rincian siswa kelas VII berjumlah 54 orang, kelas VIII berjumlah 60 orang dan siswa kelas IX berjumlah 88 orang. Jumlah keseluruhan guru pada SMP Negeri 8 Ambon berjumlah 25 orang terdiri dari 18 guru pegawai negeri sipil (PNS), 4 orang guru kontrak daerah dan guru honor 3 orang. Sesuai observasi awal yang di lakukan Tim PkM terhadap Mitra mendapatkan beberapa masalah yang di hadapi calon mitra seperti : 1Kurangnnya Penguatan Literasi Media Digital (Melek Media) pada SMP Negeri 8 Ambon, Provinsi Maluku, 2Pemanfaatan media internet hanya sebagai hiburan, tetapi bukan sebagai sumber informasi, sumber pengetahuan, sumber belajar apalagi sebagai sumber pengembangan bakat dan kreativitas. Solusi yang di tawarkan Tim PKM kepada Mitra antara lain 1Mitra akan dibekali dengan Penguatan Literasi Media Digital (Melek Media) di kalangan SMP Negeri 8 Ambon, 2Mitra akan dibekali dengan ilmu pengetahuan terkait dengan pemanfaatan media internet bukan hanya sebagai hiburan tetapi sebagai sumber informasi, sumber pengetahuan, sumber belajar apalagi sebagai sumber pengembangan bakat dan kreativitas dalam mempromosi.
PELATIHAN PENYUSUNAN PROGRAM KERJA PADA ORGANISASI ANGKATAN MUDA RANTING OBOR DI JEMAAT GPM EDEN KUDAMATI Hiariej, Nicoline; Manuputty, Gino Giovano
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6, No 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v6i1.1557

Abstract

Angkatan Muda Ranting Obor merupakan organisasi pemuda yang berada dalam lingkup wilayah jemaat GPM Eden. Angkatan Muda Ranting Obor dalam konsep realitasnya dapat memberikan kontribusi pada upaya menciptakan kondisi masyarakat yang aman, tidak adanya kenakalan remaja dan pergaulan bebas serta penyakit sosial lainnya. Dari hasil wawancara yang dilakukan permasalahan yang muncul yaitu: 1). Kurang adanya kesadaran dan partisipasi pemuda dalam organisasi baik pengurus/anggota sangat, dan 2). Angkatan Muda Ranting Obor belum pernah melakukan pelatihan dalam menyusun program kerja yang baik. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan metode workshop dengan tiga tahap yaitu tahap yaitu: tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil dicapai adalah kesadaran akan pentingnya peran pemuda dalam hal ini pengurus maupun anggota, Pelaksanaan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengurus dan anggota serta pelaksanaan pelatihan yang dilakukan dengan membagikan lembaran draft penyusunan program kerja yang akan didiskusikan secara bersama. Luaran dan Target Capaian sangat memuaskan karena kegiatan ini sendiri belum pernah dilaksanakan sebelumnya. Kegiatan ini sendiri telah dipublikasikan pada media online https://nunusaku.id/tim-dosen febis-ukim-lakukan-pkm-di-ranting-obor-kudamati/ dan juga untuk video kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini telah diupload pada chanel youtube https://www.youtube.com/watch?v=P6SGrqMJGTs.

Page 1 of 1 | Total Record : 4