cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian STIKES Kediri
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2010): Juli 2010" : 7 Documents clear
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI ORANG TUA DALAM MEMANFAATKAN ALAT-ALAT PERMAINAN EDUKATIF DI RUANG ANAK RS. BAPTIS KEDIRI Sulistyarini, Tri; Prasetyorini, Trischa Hari
Jurnal Penelitian STIKES Kediri Vol 3, No 1 (2010): Juli 2010
Publisher : Jurnal Penelitian STIKES Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.11 KB)

Abstract

  abstract   Background : For sick child who admitted at hospital, the child will experience the stress and generally parent also experience of anxiety because their child’s health condition, so that parent has not motivation in usage educative playing toys (APE= Alat Permainan Edukatif). Influence factor parent’s motivation in usage educative playing toys is age, education and knowledge. The objective of this research is to analyze the influence factor parent’s motivation in usage educative playing toys in Pediatric Ward Kediri Baptist Hospital. Method : This research was analytic descriptive. Samples were  48 respondents using purposive sampling. Independent variable was influence factor parent’s motivation and dependent variable was motivation. Then analyzed using the linear logarithm test with significant level 0,05. The value for factor of age p = 0,335, factor of education p = 0,094 and factor of knowledge p = 0,138. Conclusion : The Conclusion of this research was most dominant factor influenced the parent’s motivation in usage educative playing toys in Pediatric Ward Kediri Baptist Hospital.   Keyword : Motivation, Parent, Educative Playing Toys
PENGARUH LATIHAN GERAK KAKI (STRETCHING) TERHADAP PENURUNAN NYERI SENDI EKSTREMITAS BAWAH PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA SEJAHTERA GBI SETIA BAKTI KEDIRI Hari Poernomo, Dewi Ika Sari; Pamungkas, Yohanita
Jurnal Penelitian STIKES Kediri Vol 3, No 1 (2010): Juli 2010
Publisher : Jurnal Penelitian STIKES Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.051 KB)

Abstract

  abstract   backgorund : Aging is naturally experienced by human. The process includes some changes such as: biological, psychological, social, and spiritual state. Physiological alternation appears in musculoskeletal system which causes joint pain. Some treatments can be used to overcome it. One of them is stretching. Stretching increases the elasticity and strength of muscle and also reduces joint pain. The research aimed at studying the influence of stretching toward extremity of joints pain of the elderly on Posyandu Lansia Sejahtera Setia Bakti Baptist Church Kediri. Method : This research Pre Experimental Research, one group pre test – post test design. Sample was 35 respondents who met the inclusive criteria. It was taken using Purposive Sample. The variable was extremity of joints pain. The data were collected through observation and interview before and after the treatment given. Further, it was analyzed using Wilcoxon test with significant level p
PEMBERDAYAAN POTENSI MAHASISWA STBI EKSTERNAL KEDIRI DALAM MENGEJAWANTAHKAN MATERI KULIAH DALAM PRAKTIK PELAYANAN Efendi, Daniel Tatang
Jurnal Penelitian STIKES Kediri Vol 3, No 1 (2010): Juli 2010
Publisher : Jurnal Penelitian STIKES Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.421 KB)

Abstract

abstraK   Proyek pelayanan ini tentang Pemberdayaan Potensi Mahasiswa STBI Eksternal Kediri Dalam Mengejawantahkan Materi Kuliah Dalam Praktik Pelayanan. Masalah dalam pelaksanaan proyek ini adalah agar mahasiswa STBI Eksternal Kediri memakai potensinya pada waktu mengejawantahkan materi kuliah dalam praktik pelayanan di gereja tempat mahasiswa STBI Eksternal Kediri menjadi anggota gereja dalam bidang pelayanan berkhotbah, pekabaran Injil, dan mengajar. Pelaksanaan proyek ini menggunakan metode mengajar (melatih) mahasiswa.  Ada 13 (tiga belas) mahasiswa yang dilibatkan secara aktif untuk mencapai 3 (tiga) tujuan pelayanan proyek ini dalam praktik pelayanan di gereja di mana mahasiswa menjadi anggota gereja. Metode ini menggunakan pola sebagai berikut: Selama 6 (enam) bulan adalah waktu pelaksanaan proyek pelayanan, penulis membagi dalam 3 (tiga) tahap dengan 2 (dua) bulan setiap tahap. Tahapan ini meliputi: Menyiapkan materi pengajaran (pelatihan), presentasi, persiapan dan pelaksanaan proyek oleh mahasiswa, evaluasi dan hasil pelaksanaan yang ditunjukkan dengan distribusi prosentasi dan diagram. Proyek yang dilaksanakan dapat mencapai ketiga sasaran yaitu: Pertama, Pengejawahtahan potensi mahasiswa didalam bidang berkhotbah menunjukkan, bahwa mayoritas (75%) dari mahasiswa memahami Khotbah Ekspositori. Dengan demikian sebagian besar mahasiswa MA STBI Eksternal Kediri mempraktikkan apa yang telah mereka terima dalam kuliah. Juga sebagian besar (mencapai 47,5%) melayani dalam pelayanan mimbar rata-rata satu kali perbulan. Kedua, dalam pengejawantahan potensi mahasiswa dalam bidang pekabaran Injil, (dalam kelompok sel) berperan sebagai ketua 7,5%, sebagai anggota 37,5%, sedangkan menjadi pembina 47,5% dan lain – lain 7,5%. Hal ini mengidentifikasikan bahwa mahasiswa lebih memberdayakan anggota kelompok dalam hal memenangkan jiwa atau paling tidak, adanya keseimbangan di antara mahasiswa MA STBI Eksternal Kediri dengan anggota gereja biasa. Namun nampak bahwa semua (100%) mahasiswa memahami manfaat kelompok sel sebagai sarana pekabaran Injil. Ketiga, dalam hal keterlibatan mahasiswa dalam mengajar dalam Sekolah Minggu menunjukkan bahwa banyak diantara mahasiswa yang mengajar kelompok umur 6-10 tahun mencapai 30% dan mengajar diusia lebih dari 16 tahun mencapai 30%.  Ada 7,5% dari jawaban yang riil adalah mengajar diusia 11-15 tahun dan 7,5% dari mahasiswa  menjawab tidak pernah. Namun nampak bahwa banyak diantara mahasiswa menjawab lain-lain (dalam arti tidak memberi jawaban) yang mencapai 20%. Mahasiswa yang mengajar di level anak paling dominan mencapai 28%, sedangkan pada bagian lain mahasiswa yang mengajar di level pemuda dan remaja cukup berimbang yaitu mencapai masing-masing 25%. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa lebih cenderung memberdayakan potensinya dalam bidang mengajar pada level usia anak sampai pemuda.   Kata Kunci: Potensi, Mata kuliah, Praktik Pelayanan
PENGARUH MEKANISME KOPING TERHADAP KEKEBALAN STRES KERJA PADA KARYAWAN RUMAH SAKIT BAPTIS KEDIRI Kurnia, Edy
Jurnal Penelitian STIKES Kediri Vol 3, No 1 (2010): Juli 2010
Publisher : Jurnal Penelitian STIKES Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.671 KB)

Abstract

ABSTRAK Pekerjaan di bidang kesehatan seringkali diasumsikan sebagai pekerjaan yang memiliki resiko stres yang tinggi. Oleh karena, memiliki ketrampilan mengembangkan mekanisme koping yang efektif sangat diperlukan oleh para profesional di bidang kesehatan.  Penelitian yang dilakukan kali ini bertujuan untuk melihat pengaruh mekanisme koping terhadap kekebalan stres di kalangan kayawan RS Baptis Kediri Desain penelitian ini mengunakan analitik cross sectional. Dengan Variabel Independen Koping dan Varibel Dependen Kekebalan terhdap stress. Populasi penelitian ini adalah karyawan RS Baptis Kediri dengan populasi sekitar  400 orang.    Sebagai sampel yang ditentukan sebesar 10% dari populasi yaitu 42 orang.   Penentuan sampel dilakukan secara acak.  Penelitian diselenggarakan pada bulan Agustus 2008 di RS Baptis Kediri. Proses pengambilan data dengan kuesioner dan metode uji statistik yang digunakan Spreman Rank dengan α < 0,05.             Hasil penelitian dapat diuraikan sebagai berikut; paling banyak responden berusia 41 – 50 tahun berjumlah 11 orang (29%), bersadarkan jenis kelamin sebagian besar   responden wanita  dengan jumlah 28 orang (67%) , berdasarkan angama sebagian besar beragama kristen yaitu 28 orang (69%)  berdasarkan status perkawinan  sebagian besar responden sudah menikah yaitu 26 orang (62%), berdasarkan pekerjaan perawat dan non perawat hampir seimbang.  Responden dengan latar belakang pekerjaan perawat sebanyak 22 orang (52%).  Sedang yang berasal dari non perawat sebanyak 20 orang (48%).  Hasil Uji statistic  didapat p=0,001. Dimana p < α maka Ho di tolak jadi ada pengaruh Koping dengan Kekebalan Stress Kerja pada karyawan di RS Baptis Kediri.               Kesimpulan dari peneliain ini  diketahui bahwa mekanisme koping ternyata sangat berpengaruh terhadap kekebalan stres kerja pada karyawan RS Baptis Kediri.   Kata Kunci : Koping, Kekebalan Stress Kerja
PEMECAHAN PERSOALAN – PERSOALAN DALAM PENERAPAN DISIPLIN GEREJA PERIODE 2000 – 2005 DALAM LINGKUP GEREJA – GEREJA BAPTIS INDONESIA BADAN PENGURUS DAERAH KEDIRI Wartono, Yosia
Jurnal Penelitian STIKES Kediri Vol 3, No 1 (2010): Juli 2010
Publisher : Jurnal Penelitian STIKES Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.543 KB)

Abstract

ABSTRAK   Penerapan Disiplin Gereja di Gereja-Gereja Baptis Indonesia BPD Kediri dapat digambarkan bahwa ada 60% dari gereja-gereja Baptis Indonesia di Badan Pengurus Daerah Kediri telah memiliki ketentuan tentang disiplin gereja, namun baru 35% yang telah menerapkan disiplin gereja.  Secara konseptual gereja-gereja telah mengerti apa itu disiplin gereja, namun dalam pelaksanaannya mereka menghadapi berbagai persoalan yang sifatnya kontekstual, yaitu persoalan kepemimpinan (20%), persoalan jemaat yang tidak mengerti adanya aturan tentang disiplin gereja (20%), persoalan pemahaman yang kurang tepat tentang prinsip kasih (20%), dan persoalan budaya (40%). Persoalan-persoalan itu dapat diatasi dengan cara-cara, yaitu: Pertama, Tuhan Yesus adalah Kepala Agung Gereja, maka gereja tidak perlu ragu dalam melaksanakan semua ketentuan atau aturan hidup yang diajarkan sendiri oleh Tuhan Yesus. Kedua, persoalan berkenaan dengan pemahaman yang kurang tepat tentang prinsip kasih diatasi dengan cara mengajak para pendeta untuk melihat ulang hubungan kasih dengan tindakan mendisiplin. Ketiga, kekurang pahaman jemaat akan ketentuan disiplin gereja disebabkan karena gereja kurang mensosialisasikan ketentuan itu. Keempat, berhadapan dengan persoalan budaya yang berseberangan dengan sistem kehidupan gereja, gereja harus mempunyai pendirian bahwa budaya harus diuji dan dinilai oleh Kitab Suci. Disiplin gereja adalah sistem budaya yang diajarkan Alkitab untuk menjaga gerejanya dari dosa. Penelitian ini adalah penelitian teologi pastoral terhadap persoalan dalam penerapan disiplin gereja di gereja-gereja Baptis Indonesia BPD Kediri. Penelitian ini dirancang untuk menganalisis mengapa gereja-gereja Baptis Indonesia BPD Kediri sudah atau belum menerapkan disiplin gereja. Hasil penelitian dari penelitian ini adalah sebagai berikut: Alkitab mengajarkan disiplin gereja dalam Injil Matius, Surat-surat Paulus, Ibrani, Surat Yakobus, dan Surat Wahyu. Alkitab mengajarkan langkah-langkah pelaksanaan disiplin gereja dan juga apa tujuan dari disiplin gereja. Alkitab juga memberitahukan pelanggaran-pelanggaran apa saja yang perlu penerapan disiplin gereja. Disiplin gereja adalah suatu cara yang digunakan oleh gereja untuk menolong orang yang jatuh dalam dosa untuk kembali ke jalan yang benar melalui pemberian sanksi, pendampingan dan pemulihan.   Kata kunci: Disiplin Gereja, Persoalan Penerapan Disiplin dan Pemecahannya.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN TUBERKULOSIS PARU PADA KELUARGA Astuti, Erwin Puji; Ardianto, Ferry
Jurnal Penelitian STIKES Kediri Vol 3, No 1 (2010): Juli 2010
Publisher : Jurnal Penelitian STIKES Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.213 KB)

Abstract

ABSTRACT   Lung Tuberculosis (Lung TBC) is a infection disease that need family’s role is very important to its prevention.  The objective of this research is to analyze the relation between knowledge level and attitude with prevention behavior of to the spreading of lung tuberculosis (lung TBC) in the family in Work Region Public Health Center  in North region of  Kediri Town The design used in this research was correlational. The samples were 25 respondents and taken by Simple random Sampling. The independent variable the relation between knowledge level and attitude  and  the dependent variable was behavior.  Data were collected by questionnaire, then analyzed using Double Regression Test with the meaning level a < 0,05. The result of the research showed more than 50% respondents they were 14 respondents (56%) had good knowledge level and the majority respondents have  good attitude they were 24 respondents (96%) and the most respondents have good and enough attitude were 11 respondents (44%). The result of  Double Logistic Regression got p=0,253 where p> so Ho was accepted, thus there is no relation between attitude and behavior. The conclusion of this research is that there is no relation between knowledge level and attitute with prevention behaviour of to the spreading of lung tuberculosis (lung TBC) in the family in Work Region Public Health Center  in North region of  Kediri Town   Keywords : Knowledge, Attitude, Behavior, Lung Tuberculosis.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI AKADEMIK PADA MAHASISWA PRODI KEPERAWATAN S1 PROGRAM A ANGKATAN I STIKES RS. BAPTIS KEDIRI Kristini, Rina Endah; Mere, Florencia Nancy
Jurnal Penelitian STIKES Kediri Vol 3, No 1 (2010): Juli 2010
Publisher : Jurnal Penelitian STIKES Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.427 KB)

Abstract

ABSTRACT   Background : Educational succeed or achievement is one of main goal in learning process. This process has an important influence towards individuals. Academic achievement is a proof learning succeeds or individual’s capability for learning activity based on credit to reach. Some individuals have problems like decreasing capability to achieve. Some factors that causes the individual has less achievement such as talent, interest, and motivation. From of three factors that influences achievement is motivation.  Motivation is a desire, willing, and mainspring that come from inside of someone self. The objective of this research is to analyze correlation between education motivation and academic achievement to first grade student of nursing S1 program A in kediri baptist health science college Method : This research analytic cross sectional research. Data was collected using questionnaire and semester credit then analyzed statistically using “Spearman’s Rho” with α ≤ 0.05. showed  that there was correlation between education motivation and academic achievement, most respondents had high motivation, there were 25 respondents (54,35%), fair motivation, there were 19 respondents (41,30%), and less motivation, there were 2 respondents (4,35%). Conclution : The counclution be concluded that there was  correlation between education motivation and academic achievement.   Keywords: education motivation, academic achievement.

Page 1 of 1 | Total Record : 7