cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.inovda@gmail.com
Editorial Address
Kompleks Perkantoran Terpadu Kabupaten Boyolali, Jalan DR. Soepomo, Kemiri, Wonosari, Kemiri, Kec. Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah 57482. Telp (0276) 321941 Editorial Office: Gg. Sadewa No.D3, Ngestiharjo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Daerah
ISSN : -     EISSN : 2962178X     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Inovasi Daerah ISSN Online 2962-178X ,merupakan Jurnal Ilmiah yang menerbitkan hasil kajian penelitian dan review literatur. Jurnal ini dikelola dan diterbitkan oleh Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Boyolali. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yakni pada bulan Juni dan Desember.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2023): Desember" : 5 Documents clear
Penguatan Budaya Inovasi Boyolali: Analisis Pembentukan Duta Inovasi sebagai Strategi Pengembangan Inovasi di Kabupaten Boyolali Nofita, Ririn; Yumaniar, Thalia Salsanisaa; Wangi, Aleta Sekar
Jurnal Inovasi Daerah Vol. 2 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jid.v2i2.23

Abstract

Sejalan dengan arah kebijakan tahunan RPJMD 2021-2023 Kabupaten Boyolali, pada tahun 2026 yaitu “Optimalisasi teknologi informasi dan inovasi untuk mendorong citra investasi dan kemajuan Kabupaten Boyolali”, maka Pemerintah Kabupaten Boyolali melakukan berbagai hal dalam mendorong inovasi dan membangun budaya inovasi. Salah satu strategi dalam yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam upaya pengembangan inovasi, yaitu melalui pembentukan Duta Inovasi yang diharapkan dapat memberikan energi positif, semangat, kreativitas untuk perbaikan dan pengembangan inovasi Boyolali yang berkelanjutan dimasa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana peran pembentukan Duta Inovasi berfungsi sebagai langkah utama dalam mendorong dan mengembangkan budaya inovasi di Kabupaten Boyolali. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini dapat dilihat dari peran-peran Duta Inovasi , yaitu (1) Pemikiran dan ide-ide inovatif; (2) Kerjasama dengan Pemerintah Daerah dan dukungan terhadap UMKM; (3) Melakukan branding terhadap produk Boyolali; (4) Menggalang kolaborasi lintas sektor; dan (5) Peningkatan pemahaman inovasi dan perlindungan HKI.
Plesdasep Innovation: Fever-Reducing Plaster Using the Leaves of Dadap Serep (Erythrina subumbrans) as a First Aid Medium for Fever Novitasari, Arum; Kurniawati, Anik; Septiana, Melisa
Jurnal Inovasi Daerah Vol. 2 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jid.v2i2.24

Abstract

This research aims to: 1) Make an innovation of febrifuge plaster made from dadap serep leaves (Erythrina subumbrans), 2) Examine the effectiveness of the product in reducing fever, 3) Know people's preferences for the product. The method used in this study is an experimental method with a complete randomized design. The test was carried out by conducting a feasibility test of dadap serep leaves for plaster material and testing the effectiveness of plaster in reducing body temperature. The effectiveness test was conducted by applying warm water compresses to the first experimental group who had fever, plesdasep in the second experimental group, and comparing it with the control group that was not given plaster. After that, respondents were given a questionnaire to find out their preferences for Plesdasep. The results of this study are expected to provide an inexpensive alternative to fever treatment with ingredients that are easily available in nature. Dadap serep leaves were chosen as ingredients because they contain alkaloid compounds, flavonoids, and saponins that can reduce body temperature and are easily found in the surrounding environment. With this innovation, it is expected to provide an alternative treatment that is safe, cheap, and easily accessible for people who need first aid during fever.
"Sasuke" Sabun Susu Kesehatan dengan Bahan Lengkuas dan Susu Sapi Idris, Bayu Romli; Pramudita, Ananda Deva; Ningrum, Sekar Rosma
Jurnal Inovasi Daerah Vol. 2 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jid.v2i2.25

Abstract

Kulit merupakan organ yang penting dalam tubuh kita, karena melindungi tubuh dari lingkungan luar seperti bakteri, virus, polutan, sinar UV, dan banyak lagi. Kesehatan kulit yang baik dapat memastikan perlindungan dan fungsi kulit yang optimal, serta dapat membantu mencegah munculnya masalah kulit seperti jerawat, iritasi, infeksi, kemerahan, dan masalah lainnya. Kesehatan kulit juga sangat penting untuk mencegah munculnya masalah kulit yang lebih serius, seperti kanker kulit. Kulit yang sehat dapat membantu mencegah kerusakan DNA pada sel kulit, yang dapat menyebabkan pertumbuhan sel yang tidak normal dan berpotensi menjadi kanker kulit. Oleh karena itu, menjaga kesehatan kulit dengan merawat kulit secara teratur dan menghindari faktor-faktor yang dapat merusak kulit seperti sinar UV dan paparan polutan sangatlah penting untuk kesehatan dan kualitas hidup kita. Salah satu cara untuk menjaga kesehatan kulit adalah mandi dua kali dalam satu hari dengan menggunakan sabun. Kami dari SMP NEGERI 3 Cepogo Satu Atap berinovasi membuat sebuah sabun. Kami beri nama “SASUKE” yang artinya sabun susu kesehatan. Sabun ini terbuat dari bahan-bahan alami seperti susu dan lengkuas yang memiliki manfaat untuk kesehatan kulit. Sabun ini sangat cocok untuk digunakan oleh orang yang memiliki kulit sensitif atau alergi terhadap bahan-bahan kimia pada sabun biasa. Lengkuas mengandung zat anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan, mencegah dan mengobati jamur pada kulit serta membantu memperbaiki tekstur kulit. Selain itu, susu juga mengandung lactic acid yang dapat membantu melembutkan dan menghaluskan kulit serta menjaga kelembapan kulit.
Strategi Kebijakan Penanganan Konflik Manusia dan Monyet Ekor Panjang (Studi Kasus: MEP Lereng Gunung Merapi di Kabupaten Boyolali) Fauziah, Nurul; Jati, Yudith Irma; Assidiq, Hikmah Fajar; Adji, Basith Kuncoro; Astin, Maharani
Jurnal Inovasi Daerah Vol. 2 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jid.v2i2.26

Abstract

Perilaku monyet turun dari Gunung Merapi setelah terjadi erupsi merupakan respons alami mereka terhadap lingkungan. Monyet Ekor Panjang (MEP) merupakan salah satu species dengan habitat asli di Taman Nasional Gunung Merapi sebagaimana juga makhluk hidup lain memiliki kepekaan atau iritabilitas. Sistem iritabilitas ini yang memberikan respon kepada MEP bahwa kondisi (di sekitarnya) sangat gawat. Selain itu dengan adanya erupsi maka lahan sumber makanan monyet mengalami kerusakan. Faktor-faktor tersebut mendorong MEP keluar dari Taman Nasional dan masuk ke wilayah lahan masyarakat untuk mendapatkan sumber pakan sehingga mengakibatkan perusakan tanaman pertanian dan perkebunan, invensi ke pemukiman bahkan serangan fisik secara langsung terhadap warga. Apalagi secara alamiah populasi MEP semakin meningkat sehingga kebutuhan ruang dan pakan juga semakin meningkat yang secara linier akan meningkatkan intensitas gangguan terhadap manusia. Apabila interaksi seperti ini dibiarkan terus menerus tanpa penanganan akan berdampak negatif terhadap kondisi sosial, ekonomi, kebudayaan masyarakat yang berada di 4 wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Selo, Kecamatan Cepogo, Kecamatan Musuk dan Kecamatan Tamansari juga pada konservasi satwa liar itu sendiri maupun pada lingkungan. Untuk itu perlu dikaji secara mendalam mengenai kondisi konflik manusia dan MEP serta merumuskan strategi kebijakan penanganan sebagai bahan pemecahan konflik. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Strategi dan arah kebijakan penanganan konflik manusia dan MEP adalah Pembentukan Kelembagaan Penanganan Konflik, Penyusunan KAK Satgas MEP, Identifikasi dan Pelibatan Pemangku Kepentingan. Sedangkan strategi penanganan konflik dibagi menjadi tahap pencegahan, penanganan jangka pendek/menengah dan penanganan jangka panjang.
Usaha Sosial Fashion Ecoprint sebagai Wadah Pemberdayaan Penjahit Lokal Perempuan di Boyolali, Jawa Tengah Pratita, Maya Dwi; Mahendra, Rangga Ryo
Jurnal Inovasi Daerah Vol. 2 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jid.v2i2.27

Abstract

Kabupaten Boyolali memiliki tanah yang subur dan kaya akan tanaman liar yang dapat dimanfaatkan untuk memproduksi ecoprint. Namun, belum ada produk fashion ecoprint yang membawa nama Kabupaten Boyolali. Teknik ecoprint merupakan suatu proses untuk mentransfer warna dan bentuk ke kain melalui kontak langsung. Teknik ecoprint memanfaatkan bahan-bahan dari bagian tumbuhan yang mengandung pigmen warna seperti daun, bunga dan kulit batang. Di sisi lain, terdapat ibu penjahit rumahan di Kabupaten Boyolali yang memiliki talenta namun hanya bergantung pada “permak” pakaian saja. Dengan menggabungan kedua potensi ini, Panarima menciptakan produk fashion ecoprint bernuansa anak muda dari Kabupaten Boyolali. Melalui Panarima, diharapkan produk fashion ecoprint dapat maju dan berkembang, sementara ibu penjahit rumahan di Kabupaten Boyolali dapat memperoleh penghasilan tambahan sekaligus mengasah keterampilannya sehingga Panarima tidak hanya memproduksi ecoprint namun juga memberi dampak positif pada Masyarakat Kabupaten Boyolali.

Page 1 of 1 | Total Record : 5