cover
Contact Name
Made Denny Oktariyana
Contact Email
made.oktariyana@pnk.ac.id
Phone
+6285935240902
Journal Mail Official
made.oktariyana@pnk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Audit (JAKA)
ISSN : 25280651     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
JAKA Scientific Journal is published by the Accounting department, Kupang State Polytechnic. This journal is published twice (June and December) a year and accepts articles in the fields of: Accountancy Finance Auditing
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2016)" : 6 Documents clear
ANALISIS POTENSI PENYIMPANGAN DALAM PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH TERHADAP TINDAK PIDANA KORUPSI Robin Tibuludji
JAKA - Jurnal Jurusan Akuntasi Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengadaan barang/jasa pemerintah merupakan bagian yang paling banyak dijangkiti korupsi, kolusi dan nepotisme. Indikasi kebocoran dapat dilihat dari banyaknya pengadaan proyek pemerintah yang tidak tepat waktu, tidak tepat sasaran, tidak tepat kualitas dan tidak efisien karena tidak mengikuti Peraturan Presiden RI Nomor 70 Tahun 2012. Akibatnya banyak alat yang tidak bisa dipakai, ambruknya bangunan gedung dan pendeknya umur konstruksi karena banyak proyek pemerintah yang masa pakainya hanya mencapai 30~40 persen dari seharusnya, disebabkan tidak sesuai atau lebih rendah dari ketentuan dalam spesifikasi teknis.Maraknya korupsi dalam pengadaan barang dan jasa dapat dilihat dari 33 kasus korupsi yang ditangani KPK pada tahun 2014, 24 kasus atau 77% merupakan kasus tindak pidana korupsi yang berhubungan dengan pengadaan barang/jasa pemerintah. Definisi tindak pidana korupsi secara gamblang telah dijelaskan dalam 13 buah Pasal dalam UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. KPK dengan tugas monitor berwenang melakukan pengkajian dan langkah pencegahan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.Salah satu penyebab korupsi adalah lelang yang bersifat tertutup atau tidak transparan dan tidak diumumkan secara luas ke masyarakat. Bermacam-macam cara digunakan untuk membatasi informasi lelang, diantaranya memasang iklan palsu di koran atau tender arisan dimana peserta lelang sudah diatur terlebih dahulu pemenangnya baik oleh panitia pengadaan maupun di tingkat asosiasi. Penyimpangan inilah yang merangsang terjadinya mark-up dan korupsi.Karena itu KPK mendorong penerapan e-Announcement sebagai tahap awal dari e-Procurement yaitu mengumumkan rencana pengadaan dan pelaksanaan lelang di website pengadaan nasional yang dapat diakses secara online melalui internet. Sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterbukaan, transparansi dan akuntabilitas di instansi pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, BUMN, BUMD, BHMN dan Badan Layanan Umum.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN FISKUS DAN PENGENAAN SANKSI ADMINISTRASI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK REKLAME KOTA KUPANG Novita Charolin Bay; Selfesina Samadara
JAKA - Jurnal Jurusan Akuntasi Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pajak Reklame adalah sebagai salah satu sumber pendapatan daerah yang berperan penting bagi anggaran dan belanja daerah, pajak reklame diharapkan dapat memberikan sumbangsih bagi kelangsungan pembangunan daerah. Pelayanan fiskus yang baik diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan ngenai pengaruh kualitas pelayanan fiskus dan pengenaan sanksi administrasi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak reklame kota kupang diketahui bahwa Kualitas pelayanan fiskus berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak reklame. Hal ini menunjukan bahwa makin tinggi kualitas pelayanan fiskus, maka kepatuhan wajib pajak pun akan tinggi, Sanksi administrasi pajak tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak reklame kota kupang. Hal ini menunjukan bahwa setiap kenaikan pengenaan sanksi administrasi pajak akan menurunkan kepatuhan wajip pajak dalam membayar pajak reklame, Kemampuan variabel independen ini menjelaskan besarnya pengaruh terhadap variabel dependen sebesar 40,4%, sementara 59,6% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini.
ANALISIS EFEKTIVITAS RETRIBUSI PARKIR DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH KOTA KUPANG Mahalia Lolita Maisal; Nonce Farida Tuati
JAKA - Jurnal Jurusan Akuntasi Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelengaraan perparkiran membawa dampak penguatan pendapatan daerah melalui retribusi, dimana retribusi parkir untuk pemerintah Kota Kupang merupakan salah satu sumber pendapatan yang potensial untuk membiayai pembangunan kota. Dengan semakin berkembangnya pembangunan, pertumbuhan penduduk, peningkatan jumlah kendaraan bermotor dan mobilitas masyarakatnya yang tinggi maka jumlah objek parkir dan retribusi parkir kendaraan juga meningkat. Tingkat kontribusi retribusi parkir terhadap Pendapatan Asli Kota Kupang masih sangat kecil dan masuk dalam kategori “Relatif tidak memiliki kontribusi” terhadap pendapatan asli daerah. Dinas Pendapatan Daerah Kota Kupang dan dinas (SKPD) yang terkait dibidang retribusi parkir dapat melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya membayar parkir dengan tujuan menjadi pemasukan/pendapatan untuk daerah kota kupang.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM DI KABUPATEN KUPANG Munawar Munawar
JAKA - Jurnal Jurusan Akuntasi Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan rasio keuangan sebagai salah satu alat untuk menilai kinerja keuangan berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor: Kep-100/MBU/2002.Penelitian ini dilakukakan pada Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Kupang dengan menggunakan data laporan keuangan 3 tahun yaitu tahun 2009, 2010, dan 2011. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini metode analisis kuantitatif karena penelitian ini ditopang dengan data-data kuantitatif dalam laporan keuangan (neraca dan laporan laba-rugi) dan perhitungan-perhitungan terhadap data tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama 3 tahun yaitu tahun 2009 kondisi keuangan perusahaan cenderung kurang sehat walaupun tahun 2010 kondisi keuangannya lebih baik daripada tahun 2009. Kondisi kinerja keuangan perusahaan tahun 2009 memperoleh skor sebesar 35 yang mengindikasikan perusahaan Kurang Sehat dengan kategori B. Indikator paling dominan tahun 2009 adalah current ratio yaitu nilai current ratio sebesar 458,876% atau skor 3. Tahun 2010 kondisi kinerja keuangan perusahaan lebih baik daripada tahun 2009 yaitu memperoleh skor sebesar 40,5 (naik 5,5 dibandingkan tahun 2009) yang mengindikasikan perusahaan Kurang Sehat dengan kategori BB. Indikator paling dominan pada tahun 2010 adalah current ratio yaitu nilai current ratio sebesar 488,812% atau dengan skor 3. Tahun 2009 dan tahun 2010 PDAM Kabupaten Kupang tidak bisa mempertahankan kinerja keuangannya pada tahun 2011 yaitu kondisi keuangannya cenderung untuk turun dan mengindikasikan kondisi keuangan perusahaan dalam keadaan tidak baik. Pada tahun 2011 perusahaan memperoleh skor sebesar 28 yang mengindikasikan kondisi keuangan perusahaan Tidak Sehat dengan kategori CCC. Indikator paling dominan pada tahun 2012 adalah current ratio yaitu nilai current ratio sebesar 428,958% atau skor sebesar 3.
DESAIN LAPORAN KEUANGAN DAN PERENCANAAN LABA USAHA PADA INDUSTRI KURSI ROTAN DI DESA DULOLONG BARAT KECAMATAN ALOR BARAT LAUT KABUPATEN ALOR Zainudin Adang Djaha
JAKA - Jurnal Jurusan Akuntasi Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah Bagaimana Desain Laporan Keuangan Industri Rotan di desa Dulolong Barat Kecamatan Alor Barat laut kabupaten Alor dan Bagaimana Perencanaan Laba Usaha yang dilakukan oleh Industri Rotan di desa Dulolong Barat Kecamatan Alor Barat Laut Kabupaten Alor. Tujuan penelitian adalah Mendesain Laporan Keuangan Industri Rotan di desa Dulolong Barat Kecamatan Alor Barat laut kabupaten Alor, Melakukan Perencanaan Laba Usaha untuk Industri Rotan di desa Dulolong Barat Kecamatan Alor Barat Laut Kabupaten AlorHasil penelitian adalah desain laporan keuangan yang dimulai dari penyusunan neraca saldo, melakukan ayat jurnal penyesuaian, menyusun neraca lajur, mendesain laporan keuangan yang terdiri dari Desain laporan keuangan rugi laba, desain laporan keuangan perubahan modal dan desain laporan keuangan neraca. Selanjutnya dilakukan perhitungan perencanaan laba antara perhitungan perencanaan laba menurut perusahaan dan menurut peneliti. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa perhitungan menurut peneliti hanya memperoleh laba sebesar Rp. 5.011.500, perolehan laba ini tidak berdasarkan perhitungan harga pokok produksi sehingga keinginan perolehan laba perusahaan di atas 40% akan tetapi kenyataannya hanya 2,94% , sedangkan laba yang diperoleh peneliti berdarkan harapan keuntungan oleh perusahaan sebesar Rp. 14.866.495, perolehan laba ini didasarkan pada perhitungan harga pokok produksi dengan keuntungan yang diharapkan yakni 41%Perusahaan Sentra Industri Rotan belum melakukan perencanaan usaha dengan benar sehingga keuntungan yang diharapkan belum sesuai dengan harapan. Harapan keuntungan yang ditentukan perusahaan berkisar antara 40% - 45%, namun penentuannya tidak berdasarkan perhitungan harga pokok dan hanya berdasarkan perdiksi harga jual, maka keuntungan yang diperoleh perusaan hanya sebesar Rp. 5.011.500 atau 2,94% .Disarankan agar Perusahaan Sentra Industri Rotan melakukan perhitungan biaya produksi, harga pokok produksi, harga pokok penjualan ayat jurnal penyesuaian, menyusun neraca lajur, menyusun laporan keuangan yang terdiri dari laporan rugi laba, laporan perubahan modal dan laporan neraca, disarankan agar perusahaan sentra industry rotan menentukan harga jual berdasarkan harga pokok produksi sehingga keuntungan yang diharapkan dapat tercapai sesuai rencana.
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA HOTEL CAHAYA BAPA Deetje Wieske Manuain
JAKA - Jurnal Jurusan Akuntasi Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era globalisasi ini, persaingan bisnis perhotelan semakin ketat, karena itu usaha perhotelan perlu dikelola oleh seorang manejer yang mampu dan professional dalam meningkatkan kinerja perusahaan terutama kinerja keuangannya. Menurut syakroza ( 2000:21 ), bahwa parameter yang sering digunakan dalam penilaian kinerja perusahaan adalah menggunakan pendekatan keuangan. Jadi untuk menilai kondisi keuangan dan kinerja perusahaan, dapat dilakukan dengan menganalisis laporan keuangan dengan beberapa tolok ukur. tolok ukur yang sering digunakan adalah ratio. Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan di atas, maka masalah pokok dalam penelitian ini adalah “Bagaimana analisis laporan keuangan terhadap kinerja keuangan Hotel Cahaya Bapa Kupang”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis laporan keuangan terhadap kinerja keuangan Pada Hotel Cahaya Bapa Kupang. Penelitian ini dilaksanakan pada dilaksanakan pada Hotel Cahaya Bapa, yang beralamat di Jln. Herewila Naikoten II Kupang. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan metode dokumentasi, dan teknik analisa data yaitu menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif, artinya menganalisa data dengan cara menghitung rasio profitabilitas yaitu dengan menggunakan Return On Asset ratio (ROA), Return On Equity ratio (ROE) dan Return On Investment ratio (ROI), dan rasio likuiditas yaitu dengan menggunakan current ratio Hasil penelitian melalui perhitungan ratio profitabilitas yang terdiri dari Return On Asset ratio (ROA) untuk tahun 2012 sebesar 14,43%, Return On Equity ratio (ROE) untuk tahun 2012 sebesar 13,87 % dan Return On Investment ratio (ROI) untuk tahun 2012 sebesar 12,99% sedangkan untuk perhitungan ratio likuiditas yaitu dengan menggunakan current ratio untuk tahun 2012 sebesar 1,90. Merujuk pada Kepmen BUMN No KEP-100/MBU/2002 skor yang distandarkan untuk Return On Asset ratio (ROA) = 18 < ROA, Return On Equity ratio (ROE) = 20 < ROE dan Return On Investment ratio (ROI) = 18 < ROI sedangkan untuk current ratio =125<=X, sehingga kinerja keuangan Hotel Cahaya Bapa Kupang dalam tahun 2012 tergolong Sehat dengan predikat AA. Kesimpulan peneliti adalah Hasil kinerja keuangan tahun 2012 menunjukan bahwa Hotel Cahaya Bapa Kupang berada pada kondisi “Sehat” dengan predikat “AA” dan Hotel Cahaya Bapa Kupang berusaha untuk setiap tahun dapat meningkatkan laba dan juga merenovasi gedung hotel sehingga dapat bersaing dengan hotel-hotel lainnya. Saran peneliti berdasarkan hasil yang diperoleh tentang kinerja keuangan dalam penelitian ini adalah pimpinan atau manajemen perusahaan harus mempertahankan dan juga lebih meningkatkan ROE sehingga penggunaan modal sendiri dapat memberi keuntungan bagi perusahaan, meningkatkan ROI sehingga penggunaan aktiva akan menghasilkan laba, meningkatkan ROA sehingga penggunaan aktiva akan menghasilkan laba bersih, dan meningkatkan Current Ratio sehingga perusahaan mampu membayar hutang lancar dengan menggunakan aktiva lancar yang digunakan untuk operasi perusahaan dan meningkatkan kinerja keuangan yang lebih baik lagi. Saran berikunya yaitu Hotel Cahaya Bapa Kupang diharapkan dapat terus melaksanakan analisis kinerja keuangan secara berkala setiap tahunnya agar dapat mengetahui dan meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6