cover
Contact Name
Ivo Christiana Siregar
Contact Email
mattheosagala@gmail.com
Phone
+6281376650009
Journal Mail Official
operator@sttpaulusmedan.ac.id
Editorial Address
Jl. Kapiten Purba 1, Mangga, Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama Kristen
ISSN : -     EISSN : 26853493     DOI : https://doi.org/10.47166/sot.v2i1
SOTIRIA (Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama Kristen) merupakan wadah untuk memublikasi hasil penelitian bidang Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, baik bagi para dosen di lingkungan Sekolah Tinggi Theologia Paulus, Medan maupun STT dan institusi lain yang terkait dalam rumpun ilmu Teologi Kristen, di seluruh Indonesia, bahkan luar negeri. Lingkup penelitian di SOTIRIA adalah: Teologi Biblikal (Perjanjian Lama dan Baru) Teologi Sistematika Teologi dan Kontekstual Pendidikan Agama Kristen SOTIRIA menerima artikel dari dosen dan para praktisi teologi yang ahli di bidangnya, dari segala institusi teologi yang ada, baik dari dalam maupun luar negeri. Artikel yang telah memenuhi persyaratan akan dinilai kelayakannya oleh reviewer yang ahli di bidangnya melalui proses double blind-review.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1: Juni 2022" : 4 Documents clear
Kajian Biblika Tentang Allah Tritunggal Untuk Menyikapi Keimanan Terhadap “Tuhan Yang Maha Esa” Dalam Bingkai Iman Kristen ferdinan pasaribu; anetrin sakkiadat
SOTIRIA (Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 5, No 1: Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Paulus Medan, Sumatra Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47166/sot.v5i1.44

Abstract

Pemahaman manusia akan Allah tetap saja terbatas karena Allah itu tak terbatas adanya dan kemungkinan besar pemahaman manusia pun bisa berbeda walau sumbernya sama. Hal pertama menyangkut istilah KeAllahan.    Istilah “Trinitas” atau “Trinity” tidak ada di dalam Alkitab.   Istilah yang ada adalah Keallahan (Divinity atau Godhead).   Istilah Trinitas muncul sebagai hasil usaha manusia (gereja) memanahami Allah di dalam Alkitab. Dalam penulisan karya ilmiah ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan menggunakan berbagai literatur. Tujuan dari penulisan karya ilmiah ini ialah untuk memberikan pengetahuan mengenai Tuhan yang Esa.
Analisis Kritis Teologi Feminis David Baluseda; Ferdinan Pasaribu
SOTIRIA (Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 5, No 1: Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Paulus Medan, Sumatra Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47166/sot.v5i1.46

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai konsep teologi feminis tentang Allah. Adapun pendekatan yang Penulis pakai dalam penulisan karya ilmiah ini ialah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif-teologis, dimana pendekatan ini akan mendeskripsikan seputar isu-isu di dalam teologi feminisme yang akan dikupas lebih dalam guna memahami konsep pemikiran, dan tokoh-tokoh teolog feminisme, serta perspektif mereka dalam memandang Alkitab. Adapun tujuan penulisan karya ilmiah ini ialah memberikan sebuah penjelasan mengenai konsep teologi feminis.
Integrasi PELA Sebagai Kearifan Lokal Maluku Kedalam Proses Rekonsiliasi Pasca Konflik Kemanusiaan di Maluku DONALD STEVEN KERYAPI
SOTIRIA (Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 5, No 1: Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Paulus Medan, Sumatra Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47166/sot.v5i1.48

Abstract

Penelitian ini hendak memperlihatkan bahwa kearifan lokal khas maluku yaitu Pela dapat diintegrasikan dalam proses rekonsiliasi pasca konflik Maluku. Metode penelitian yang dipakai ialah deskriptif-analisis dalam pendekatan kualitatif. Penelitian ini mengungkapkan bahwa pela sebagai kearifan lokal Maluku dapat dikonstruksikan dalam proses rekonsiliasi pasca konflik kemanusiaan di Maluku. Pela dapat dipakai dalam mekanisme penyelesaian konflik, yang tidak hanya menyelaraskan kepentingan antar kelompok tetapi mengikat kelompok dalam ikatan permanen yang bersifat kekeluargaan atau hubungan darah. Oleh karena itu pela dapat diintegrasikan dalam proses rekonsiliasi yaitu komitmen antara kedua kelompok yang konflik yang diakhiri pada hubungan terbuka yang diwujudkan dalam hospilitas yang beresiko. Kesimpulan yang didapat ialah pela sebagai kearifan lokal dapat dipakai dalam proses rekonsiliasi pasca konflik kemanusiaan di Maluku.
“Misi dan Strategi Gereja: Penjangkauan Mahasiswa Non Teologi Sebagai Mitra Gereja Untuk Bermisi” Pilemon Bukit
SOTIRIA (Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 5, No 1: Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Paulus Medan, Sumatra Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47166/sot.v5i1.47

Abstract

Many people when they hear the word mission, immediately think of a difficult, heavy and complicated job, because mission means having to go to someone else's country. In terms of mission and mission it doesn't have to be like that. Mission and mission means going to do something, in this case proclaiming that Jesus is Lord and the savior sent by God to mankind. For this mission, a strategy is needed and an effective and efficient strategy is to serve non-theological students to know and believe in Jesus and then develop it. With them they already know and believe in Jesus, so since they became students, they have been able to make missions on campus, in boarding houses, at their parents' homes, in churches and in their hometown during their holidays and especially after they have completed their education

Page 1 of 1 | Total Record : 4