cover
Contact Name
-
Contact Email
mjagrotek@umk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
mjagrotek@umk.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Utara UMK, Gondangmanis, Kecamatan Bae, , Kab. Kudus, Provinsi Jawa Tengah, 59327
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Muria Jurnal Agroteknologi
ISSN : -     EISSN : 29621941     DOI : https://doi.org/10.24176/mjagrotek
Core Subject : Agriculture,
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan secara online oleh Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus berisi hasil penelitian tentang agronomi, bioteknologi pertanian, pemuliaan tanaman, tanah, dan proteksi tanaman. Terbit dua volume dalam setahun pada bulan Juni dan Desember.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2024): Desember" : 6 Documents clear
Pengaruh Pemberian Unsur Hara Mikro pada Akar dan Daun terhadap Pertumbuhan Kangkung (Ipomoea reptans Poir) Alpandari, Heny; Prakoso, Tangguh; Arini, Nindya
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol. 3 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v3i2.14017

Abstract

Kangkung darat adalah jenis tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Tanaman ini memerlukan unsur hara yang mudah tersedia untuk mendukung pertumbuhannya. Unsur hara mikro merupakan salah satu elemen penting untuk tanaman. Ada dua metode pemberian unsur hara mikro, yaitu melalui akar dan daun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk mikro lengkap melalui akar dan daun terhadap pertumbuhan tanaman kangkung. Penelitian dilakukan pada Juni hingga Agustus 2023 dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal. Perlakuan yang diberikan terdiri dari tiga jenis, yaitu kontrol, pemberian pupuk mikro melalui akar (disiram), dan pemberian pupuk mikro melalui daun (semprot). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, kehijauan daun, bobot segar tajuk, bobot segar akar, bobot kering tajuk, bobot kering akar, nisbah akar dan tajuk, nisbah luas daun, serta bobot daun khas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian unsur hara mikro melalui daun memberikan pengaruh yang lebih baik pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, kehijauan daun, luas daun, dan nisbah luas daun.
BUDIDAYA UBI KAYU BERKELANJUTAN: REVIEW PENINGKATAN C-ORGANIK TANAH Anwar, Syaiful
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol. 3 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v3i2.14867

Abstract

Budidaya ubi kayu di lahan suboptimal menghadapi tantangan serius akibat praktik pertanian intensif yang berdampak pada penurunan kadar C-organik (C-org) tanah. C-organik merupakan komponen penting dalam menjaga kesuburan dan keberlanjutan agroekosistem. Artikel ini menyajikan kajian sistematis terhadap teknik-teknik budidaya ubi kayu yang terbukti mampu meningkatkan kadar C-org tanah. Metode yang digunakan berupa telaah pustaka terhadap 287 artikel ilmiah yang disaring menjadi 22 artikel relevan berdasarkan kriteria tertentu. Hasil kajian mengelompokkan teknik budidaya ke dalam lima kategori utama: pengolahan lahan konservatif, pemupukan organik, penanaman tanaman penutup tanah (Legume Cover Crop/LCC), sistem tumpangsari dan rotasi tanam, serta pengendalian gulma berbasis ekologi. Teknik-teknik ini terbukti mampu meningkatkan kadar C-org tanah secara signifikan, dengan pendekatan berbasis organik dan kearifan lokal petani berperan penting dalam keberhasilan implementasinya. Integrasi antara ilmu pengetahuan modern dan praktik tradisional menjadi kunci dalam pengembangan sistem budidaya ubi kayu yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
EFEKTIVITAS PUPUK URINE SAPI DALAM MENINGKATKAN PERTUMUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Ariyanto, Shodiq Eko
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol. 3 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v3i2.14890

Abstract

Tujuan dari penelitian untuk mengetahui tingkat efektifitas pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Urin Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari dua faktor perlakuan, yaitu POC Urin Sapi dan Pupuk NPK. Faktor I: P0: 0 ml/m2 (kontrol), P1: 100 ml + 1000 ml air/ m2 (dosis ajuran), P2: 200 ml + 1000 ml air/m2, P3: 300 ml + 1000 ml air/m2. Faktor II: perlakuan Pupuk NPK (M) yang terdiri dari empat taraf, yaitu  M0 = 0 kg/hektar, M1 = 125 kg/hektar (12,5 g/petak), M2 = 250 kg/hektar (25 g/petak), dan M3 = 375 kg/hektar (37,5 g/petak). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian POC urin sapi berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman pada umur 7, 14, 21 dan 28 HSPT sedangkan pada pengamatan jumlah daun berpengaruh sangat nyata pada umur 14 dan 28 HSPT dan berpengaruh nyata pada umur 21 HSPT. Pengamatan bobot basah panen, bobot basah jual, dan bobot basah jual perhektar saling menunjukkan pengaruh yang nyata.
Respon Nano Biochar Bonggol Jagung Dan Eco-Enzyme Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Jagung Manis (Zea Mays Saccharate Sturt.) Di Tanah Alfisol Prakoso, Tangguh; Alpandari, Heny; Anwar, Khairul
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol. 3 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v3i2.14915

Abstract

Jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.) merupakan komoditas pertanian yang sangat penting. Produksi jagung pada tahun 2023 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2022. Penurunan produksi jagung tersebut dikarenakan salah satunya disebabkan oleh beberapa faktor, salahsatunya pemupukan. Pemupukan merupakan aspek penting dalam suatu budidaya tanaman dalam mencapai hasil pertumbuhan dan panen yang optimal tidak terkecuali tanaman jagung. Salah solusi dari permasalahan tersebut yaitu mengkombinasikan pupuk organik dan pupuk kimia, salah satunya dengan penggunaan biochar dan eco-enzyme sebagai bahan pelengkap pemupukan tanaman. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial dengan dua faktor yaitu dosis nano biochar (K) dengan 3 taraf yaitu V1 : 0 kg/ha (kontrol), V2 : 50 kg/ha, V3 : 100 kg/ha dan V4 : 150 kg/ha. Faktor kedua yaitu konsentrasi eco-enzyme (E) dengan 3 taraf yaitu : E1 : 0 ml/L (kontrol), E2 : 1 ml/L dan E3 : 2 ml/L. Didapatkan bahwa tidak terdapat interaksi antara dosis nano biochar dengan konsentrasi eco-enzyme terhadap pertumbuhan fase vegetatif tanaman jagung. Pemberian perlakuan dosis nano biochar berpengaruh nyata pada pembentukkan diameter batang jagung pada umur 6 MST khususnya pada taraf perlakuan 150 kg/ha (V4). Sementara itu pemberian konsentrasi eco-ezyme 2 ml/L (E3) memberikan tinggi dan jumlah daun tanaman
KAJIAN PENGGUNAAN ZAT PENGATUR TUMBUH INDOLE BUTYRIC ACID (IBA) TERHADAP PENINGKATAN PERTUMBUHAN STEK BATANG TANAMAN MURBEI (Morus alba L.) Arini, Nindya
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol. 3 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v3i2.14916

Abstract

Mulberry (Morus alba L.) is an important commodity in the silkworm farming industry and has high economic value, thus requiring efficient propagation techniques. Vegetative propagation through stem cuttings is often constrained by a low success rate of root formation. IBA (Indole Butyric Acid), as a synthetic auxin hormone, plays a significant role in stimulating root development in plants. This study aims to determine the effect of concentration and soaking duration of the plant growth regulator Indole Butyric Acid (IBA) on the growth enhancement of mulberry (Morus alba L.) stem cuttings. The research was conducted at the Seed House of the Experimental Garden, Faculty of Agriculture, Universitas Muria Kudus, located in Gondangmanis Village, Bae Sub-district, Kudus Regency, from May to July 2024. The study employed a Completely Randomized Block Design (CRBD) consisting of two factors with three replications. The first factor was IBA concentration (K), namely K1 (100 ppm), K2 (200 ppm), and K3 (300 ppm). The second factor was soaking duration (L), namely L1 (60 minutes) and L2 (120 minutes). The results showed that different concentrations of Indole Butyric Acid had an effect on root length, time of bud emergence, and shoot length at 3 weeks after planting (WAP), while soaking duration influenced root length. A significant interaction between IBA concentration and soaking duration was observed on root length.
PERTUMBUHAN BIBIT KAWISTA PADA BEBERAPA KOMBINASI MEDIA TANAM DAN DOSIS PUPUK POSPAT Murrinie, Endang Dewi; Jannah, Nisaul
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol. 3 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v3i2.14920

Abstract

Populasi tanaman kawista saat ini semakin menurun, karena itu diperlukan upaya peningkatan populasi yang diawali dengan pembibitan yang baik. Namun, informasi teknologi pembibitan kawista masih terbatas. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh media tanam dan dosis pupuk pospat terhadap pertumbuhan bibit kawista. Penelitian merupakan percobaan faktorial dengan rancangan acak lengkap. Faktor pertama kombinasi media tanam, terdiri tiga taraf yaitu tanah: pasir (1:1); tanah: pupuk kandang sapi (1:1); dan tanah: pasir: pupuk kandang sapi (1:1:1). Faktor kedua dosis pospat, terdiri empat dosis yaitu 0 g P2O5 /polibag; 2,5 g P2O5/polibag; 5 g P2O5/polibag;dan (4) 7,5 g P2O5/polibag. Pengamatan dilakukan terhadap pertambahan tinggi bibit, diameter batang, dan jumlah daun majemuk, serta jumlah daun total, bobot segar akar, bobot kering akar, panjang akar primer, bobot kering tajuk, bobot kering total bibit. Data dianalisis dengan Anova dan dilanjutkan Uji Jarak Berganda Duncan 5%. Hasil penelitian menunjukkan penambahan pupuk kandang sapi pada media tanam meningkatkan pertumbuhan bibit kawista yang ditunjukkan pada pengamatan pertambahan diameter batang, pertambahan jumlah daun majemuk, jumlah daun total, dan bobot segar akar. Meskipun penambahan pupuk kandang sapi tidak nyata meningkatkan bobot kering total bibit, namun bobot kering bibit meningkat 14,14% bila dibandingkan tanpa pupuk kandang sapi. Pemberian pupuk pospat meningkatkan pertumbuhan bibit kawista dibandingkan tanpa pupuk pospat. Dosis pupuk P yang direkomendasikan untuk pembibitan kawista adalah 5 g P2O5/polibag yang secara konsisten memberikan pertambahan tinggi bibit, pertambahan diameter batang, bobot segar akar, bobot kering akar, bobot kering tajuk, dan bobot kering total lebih tinggi dibandingkan dosis 2,5 dan 7,5 g P2O5/polibag.

Page 1 of 1 | Total Record : 6