Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERTUMBUHAN BIBIT KAWISTA PADA BEBERAPA KOMBINASI MEDIA TANAM DAN DOSIS PUPUK POSPAT Murrinie, Endang Dewi; Jannah, Nisaul
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v3i2.14920

Abstract

Populasi tanaman kawista saat ini semakin menurun, karena itu diperlukan upaya peningkatan populasi yang diawali dengan pembibitan yang baik. Namun, informasi teknologi pembibitan kawista masih terbatas. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh media tanam dan dosis pupuk pospat terhadap pertumbuhan bibit kawista. Penelitian merupakan percobaan faktorial dengan rancangan acak lengkap. Faktor pertama kombinasi media tanam, terdiri tiga taraf yaitu tanah: pasir (1:1); tanah: pupuk kandang sapi (1:1); dan tanah: pasir: pupuk kandang sapi (1:1:1). Faktor kedua dosis pospat, terdiri empat dosis yaitu 0 g P2O5 /polibag; 2,5 g P2O5/polibag; 5 g P2O5/polibag;dan (4) 7,5 g P2O5/polibag. Pengamatan dilakukan terhadap pertambahan tinggi bibit, diameter batang, dan jumlah daun majemuk, serta jumlah daun total, bobot segar akar, bobot kering akar, panjang akar primer, bobot kering tajuk, bobot kering total bibit. Data dianalisis dengan Anova dan dilanjutkan Uji Jarak Berganda Duncan 5%. Hasil penelitian menunjukkan penambahan pupuk kandang sapi pada media tanam meningkatkan pertumbuhan bibit kawista yang ditunjukkan pada pengamatan pertambahan diameter batang, pertambahan jumlah daun majemuk, jumlah daun total, dan bobot segar akar. Meskipun penambahan pupuk kandang sapi tidak nyata meningkatkan bobot kering total bibit, namun bobot kering bibit meningkat 14,14% bila dibandingkan tanpa pupuk kandang sapi. Pemberian pupuk pospat meningkatkan pertumbuhan bibit kawista dibandingkan tanpa pupuk pospat. Dosis pupuk P yang direkomendasikan untuk pembibitan kawista adalah 5 g P2O5/polibag yang secara konsisten memberikan pertambahan tinggi bibit, pertambahan diameter batang, bobot segar akar, bobot kering akar, bobot kering tajuk, dan bobot kering total lebih tinggi dibandingkan dosis 2,5 dan 7,5 g P2O5/polibag.
PERTUMBUHAN BIBIT KAWISTA PADA BEBERAPA KOMBINASI MEDIA TANAM DAN DOSIS PUPUK POSPAT Murrinie, Endang Dewi; Jannah, Nisaul
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol. 3 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v3i2.14920

Abstract

Populasi tanaman kawista saat ini semakin menurun, karena itu diperlukan upaya peningkatan populasi yang diawali dengan pembibitan yang baik. Namun, informasi teknologi pembibitan kawista masih terbatas. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh media tanam dan dosis pupuk pospat terhadap pertumbuhan bibit kawista. Penelitian merupakan percobaan faktorial dengan rancangan acak lengkap. Faktor pertama kombinasi media tanam, terdiri tiga taraf yaitu tanah: pasir (1:1); tanah: pupuk kandang sapi (1:1); dan tanah: pasir: pupuk kandang sapi (1:1:1). Faktor kedua dosis pospat, terdiri empat dosis yaitu 0 g P2O5 /polibag; 2,5 g P2O5/polibag; 5 g P2O5/polibag;dan (4) 7,5 g P2O5/polibag. Pengamatan dilakukan terhadap pertambahan tinggi bibit, diameter batang, dan jumlah daun majemuk, serta jumlah daun total, bobot segar akar, bobot kering akar, panjang akar primer, bobot kering tajuk, bobot kering total bibit. Data dianalisis dengan Anova dan dilanjutkan Uji Jarak Berganda Duncan 5%. Hasil penelitian menunjukkan penambahan pupuk kandang sapi pada media tanam meningkatkan pertumbuhan bibit kawista yang ditunjukkan pada pengamatan pertambahan diameter batang, pertambahan jumlah daun majemuk, jumlah daun total, dan bobot segar akar. Meskipun penambahan pupuk kandang sapi tidak nyata meningkatkan bobot kering total bibit, namun bobot kering bibit meningkat 14,14% bila dibandingkan tanpa pupuk kandang sapi. Pemberian pupuk pospat meningkatkan pertumbuhan bibit kawista dibandingkan tanpa pupuk pospat. Dosis pupuk P yang direkomendasikan untuk pembibitan kawista adalah 5 g P2O5/polibag yang secara konsisten memberikan pertambahan tinggi bibit, pertambahan diameter batang, bobot segar akar, bobot kering akar, bobot kering tajuk, dan bobot kering total lebih tinggi dibandingkan dosis 2,5 dan 7,5 g P2O5/polibag.
Academic Challenges Faced by English-Major Freshmen in Their First Year Jannah, Nisaul; Suharjito, Bambang; Andayani, Made Adi
Journal of Language, Communication, and Tourism Vol. 4 No. 1 (2025): December (in progress)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jlct.v4i1.6741

Abstract

In their first year of learning at the university, freshmen are usually put in transition.  Unlike other fields of study, freshmen majoring in English might encounter unique academic requirements, including language barriers, especially in a non-English-speaking country. This study aims to explore and describe the challenges in their first year and how they cope with them. Using semi-structured interviews, five freshmen were selected for data collection. The findings reveal some challenges English-major freshmen faced, including academic and language challenges, classroom experience and learning environment, and time management struggles. Due to these obstacles, participants employed various strategies to adapt, such as seeking peer support, adjusting study habits, and improving self-management. The study emphasized the importance of supporting first-year English-major students in their academic transition to achieve successful adaptation and integration. However, the use of a small number of samples and the particular institutional context in which the study was conducted limit the findings of the study.