cover
Contact Name
Fuad Jaya Miharja
Contact Email
fuad.jayamiharja@umm.ac.id
Phone
+6285156051779
Journal Mail Official
jppg@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas No. 246 Malang - Indonesia, 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JPPG (Jurnal Pendidikan Profesi Guru)
ISSN : 2723006     EISSN : 2746245     DOI : https://doi.org/10.22219/jppg
Core Subject : Education,
JPPG (Jurnal Pendidikan Profesi Guru) is a means to communicate the results of various research activities and scientific studies carried out individually or in groups by lecturers, teachers, students, educational observer institutions, state institutions, and the like. Various research results and scientific studies that have been carried out are expected to contribute to the development of science, technology, and art in the field of education which aims to create professional educators. Thus, every published article must be associated with these goals and targets (which are stated in the contribution statement).
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2021): Agustus" : 7 Documents clear
Penerapan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa Cucu Harwati
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 2 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v2i2.14834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa kelas III SD Negeri 1 Giriwangi. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data dikumpulkan dengan teknik observasi untuk mendapatkan data keaktifan siswa. Pembelajaran dengan penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan keaktifan siswa, terjadi perubahan yang positif pada sikapnya selama mengikuti proses pembelajaran  dengan  model  Problem  Based  Learning  (PBL).Pada  siklus  I  memperoleh 43%,sedangkan pada siklus II memperoleh 100%, Jadi ada peningkatan sebesar 57%.   Application of the problem based learning model to improve student learning activity. The purpose of this study is to increase the activity of third grade students of SD Negeri 1 Giriwangi. This type of research is Classroom Action Research (CAR) which is carried out in 2 cycles. Each cycle consists of 4 stages, namely planning, implementing actions, observing and reflecting. Data was collected by using observation techniques to get data on student activity. Learning with the application of the Problem Based Learning (PBL) model can increase student activity, there is a positive change in his attitude during the learning process using the Problem Based Learning (PBL) model. In the first cycle it gets 43%, while in the second cycle it gets 100%, so there was an increase of 57%.
Upaya meningkatkan motivasi belajar siswa dengan pendekatan scientific metode tanyajawab disertai reward Indri Respati
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 2 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v2i2.14847

Abstract

Peneltian Tindakan Kelas SDN Cadaskertajaya II Kelas 5 Kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang Tahun pelajaran 2020-2021. Penelitian ini bertujuan upaya meningkatkan motivasi belajar siswa dengan pendekatan scientific metode tanyajawab disertai reward. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peneliti dan siswa kelas V SDN 2 Basuhan sebanyak 16 orang yang terdiri dari 7 laki-laki dan 9 perempuan. Data diperoleh melalui teknik tes, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis data deskriptif kualitatif dengan cara membandingkan hasil pree test dan post test. Tindakan ini dilakukan hanya dalam 2 siklus dengan 1 kali kegiatan pembelajaran. Dari tindakan upaya meningkatkan motivasi belajar siswa dengan pendekatan scientific metode tanyajawab disertai reward diperoleh adanya peningkatan belajar siswa dimana indikator ditandai dengan siswa ditandai lebih aktif dan memiliki semangat untuk belajar hal ini ditunjukan dengan aktivitas. Efforts to increase student learning motivation with a scientific approach to the question and answer method with rewards. This study aims to increase students' learning motivation with a scientific approach to the question and answer method with rewards. The research approach used is a qualitative approach using the type of classroom action research (CAR). The subjects of this study were researchers and fifth grade students of SDN 2 Basuhan as many as 16 people consisting of 7 men and 9 women. Data were obtained through test, observation, and documentation techniques. The data collected were analyzed using qualitative descriptive data analysis by comparing the results of the pree test and post test. This action is carried out only in 2 cycles with 1 learning activity. From the action of efforts to increase students' learning motivation with a scientific approach to the question and answer method with rewards, it was found that there was an increase in student learning where the indicators were marked by students being more active and having enthusiasm for learning, this was indicated by activity.
Peningkatan kemampuan HOTS melalui model team games tournament berbasis daring pada siswa SD Fike Apriliyanti
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 2 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v2i2.16038

Abstract

Pembelajaran tahun 2020/2021 dilaksanakan dengan kegiatan dalam jaringan (daring) dalam pelaksanannya pembelajran memanfaatkan platform online. Kegiatan pembelajaran daring dilaksanakan dengan berbagai model pembelajaran, hal tersebut dilakukan untuk menunjang motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran di kelas. Tujuan utama peningkatan kemampuan HOTS melalui model Team Games Tournament pada siswa SD adalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa tersebut. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III C SD Muhammadiyah 04 Batu dengan jumlah dua puluh lima siswa. Model pembelajaran yang digunakan adalah Team Games Tournament (TGT) dengan langkah-langkah sebagai berikut, 1) penyajian materi, 2) kelompok (team), 3) games, 4) tournament , 5) penghargaan tim. Kegiatan pembelajaran yang memuat siklus I dan siklus II. Hasil dari kegiatan penelitian didapat kegiatan belajar selalu meningkat. Persentase kognitif siklus I 70% dan siklus II 92%.   Improving HOTS abilities through a courage-based tournament team games model for elementary school students. Learning in 2020/2021 is carried out with activities in the network (online) in the implementation of learning using online platforms. Online learning activities are carried out with various learning models, this is done to support student motivation in participating in classroom learning. The main goal of increasing HOTS abilities through the Team Games Tournament model for elementary students is to improve student learning outcomes. The subjects of this study were twenty-five students of class III C SD Muhammadiyah 04 Batu. The learning model used is the Team Games Tournament (TGT) with the following steps, 1) presentation of material, 2) group (team), 3) games, 4) tournament, 5) team award. Learning activities that contain cycle I and cycle II. The results of research activities show that learning activities are always increasing. The percentage of cognitive cycle I 70% and cycle II 92%.
Peningkatan oral and mental activities melalui model problem based learning Rizqi Fitriani
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 2 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v2i2.16045

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menunjukkan peningkatan Oral activities and Mental activities melalui model pembelajaran Problem Based Learning. Siswa tidak mau bertanya, siswa belum mampu mengemukakan pendapat, dan menyampaikan kesimpulan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan pada bulan September 2020 hingga Maret 2021. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas IVB SDN Mojorejo 1 Batu sebanyak 15 siswa. Pengambilan data menggunakan instrument lembar wawancara, lembar observasi, dokumentasi. Lembera observasi digunakan untuk menganalisis Oral activities and Mental activities melalui model pembelajaran Problem Based Learning. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan Oral activities and Mental activities melalui model pembelajaran Problem Based Learning. Hal ini dibuktikan pada Oral activities siklus I menunjukkan kategori rendah dengan rata-rata sebesar 2,87 dan siklus II mencapai rata-rata 3,18 dengan kategori tinggi. Sedangkan Mental activities siklus I menunjukkan kategori rendah dengan rata-rata sebesar 2,93 dan siklus II mencapai rata-rata 3,27 dengan kategori tinggi. Kesimpulan penelitian ini yaitu penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan Oral activities and Mental activities.   Increasing oral and mental activities through problem based learning model. This study aims to show the improvement of oral activities and mental activities through the problem-based learning model. Students do not want to ask questions, students have not been able to express opinions, and convey conclusions. This type of research is Classroom Action Research (PTK) conducted from September 2020 to March 2021. The subjects of this study were 15 students of class IVB SDN Mojorejo 1 Batu. Retrieval of data using the instrument interview sheets, observation sheets, documentation. The observation sheet is used to analyze oral activities and mental activities through the Problem Based Learning learning model. The results showed that there was an increase in Oral activities and mental activities through the Problem Based Learning learning model. This is evidenced in the first cycle oral activities showed a low category with an average of 2.87 and in the second cycle an average of 3.18 with a high category. Meanwhile, the first cycle of mental activities shows a low category with an average of 2.93 and an average of 3.27 in the second cycle. The conclusion of this research is that the use of the Problem Based Learning learning model can improve oral activities and mental activities.
Penerapan metode eksperimen untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan pemahaman konsep materi pengaruh kalor siswa kelas 5 SDN 1 Temenggungan Elmi Aldila
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 2 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v2i2.16053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan menemukan pengaruh kalor pada siswa kelas V dengan menggunakan metode ekperimen terbimbing di SDN Temenggungan 1, Blitar. Penelitian ini  menggunakan penelitian kualitatif serta jenis penelitiannya adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sumber datanya yaitu kelas V SDN 1 Temenggungan, Blitar yang berjumlah 16 siswa, yang terdiri dari 9 laki-laki dan 7 perempuan. Data yang didapatkan berupa keterampilan proses SAINS  yang dilihat dari  aktifitas siswa  yang terukur dalam indicator-indikator sintaks metode eksperimen. Sedangkan pemahaman konsep yang dilihat dari hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Waktu penelitian  pada bulan  Januari sampa Maret 2019. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan tiap siklus ada 1 pertemuan. Tiap siklus ada 4 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, obsevasi, dan refleksi.  Penerapan metode eksperimen meningkatkan keterampilan proses SAINS dan pemahaman konsep materi pengaruh kalor pada siswa kelas V di SDN 1 Temenggungan, Blitar.  Hal ini ditunjukkan bahwa indicator-indiktor keterampilan proses SAINS diterapkan dalam proses menemukan pengaruh kalor sehingga berdampak pada hasil belajar siswa pada siklus I nilai rata-rata siswa meningkat dari 74,375 menjadi 81, 875 pada siklus II. Peningkatan presentase ketuntasan dari 81% pada siklus I meningkat menjadi 87,5% pada siklus II.   This study aims to determine the increase in the skills to find the effect of heat on fifth grade students by using the guided experiment method at SDN Temenggungan 1, Blitar. This study uses qualitative research and the type of research is Classroom Action Research (PTK). The data source is class V SDN 1 Temenggungan, Blitar, with a total of 16 students, consisting of 9 boys and 7 girls. The data obtained were in the form of SAINS process skills as seen from measured student activities in the experimental method syntax indicators. Meanwhile, understanding the concept seen from student learning outcomes. The data collection techniques used were observation, interview, test, and documentation. The research time was from January to March 2019. This research was conducted in 2 cycles and each cycle had 1 meeting. Each cycle has 4 stages, namely preparation, implementation, observation, and reflection. The application of the experimental method improves the SCIENCE process skills and understanding of the concept of the material effect of heat in fifth grade students at SDN 1 Temenggungan, Blitar. It is shown that indicators of SAINS process skills were applied in the process of finding the effect of heat so that it had an impact on student learning outcomes in cycle I, the student's average score increased from 74.375 to 81.875 in cycle II. The percentage increase in completeness from 81% in cycle I increased to 87.5% in cycle II.
Peningkatan kreativitas dan hasil belajar kognitif materi IPS melalui penggunaan model problem based learning Wahyu Dwi Jayanti
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 2 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v2i2.16620

Abstract

Materi keragaman pada muatan pelajaran IPS disampaikan dengan metode ceramah, model pembelajaran inovatif perlu diterapkan sehingga siswa tidak hanya menerima pengetahuan saja, tetapi juga memiliki kreativitas dalam membangun sendiri ilmu pengetahuannya saat belajar. Model Problem Based learning merupakan model pembelajaran yang berbasis pada masalah, digunakan sebagai stimulus yang mendorong siswa untuk meningkatkan kreativitas dalam solusi terhadap sebuah masalah dan mempengaruhi hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas dan hasil belajar kognitif siswa kelas IV SDN 1 Karangan pada muatan pelajaran IPS materi keragaman melalui penggunaan model Problem Based Learning. Subjek penelitian berjumlah 22 siswa. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas. PTK dilakukan dalam siklus I dan siklus II yang terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Terdapat peningkatan hasil dari siklus I ke siklus II. Siklus I nilai  rata-rata kreativitas siswa sebesar 69,5 dan dilakukan lagi penelitian pada siklus II nilai rata-rata kreativitas siswa sebesar 78,75. Hasil belajar pada siklus I diperoleh nilai rata-rata sebesar  79,2 dan dilakukan lagi penelitian pada pada siklus II nilai rata-rata sebesar 89,6.  Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning  dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa pada materi keragaman ekonomi di kelas IV A SDN 1 Karangan Trenggalek.   The enhancement of creativity and result-based learning on social study used problem based learning model. The diversity matery on social studies delivered conventionally, an innovative learning is needed to improve in order to students not only known the matery but also creativity to build their own knowledge. Problem based learning principles focused on students’ problem, it uses to stimulate for increasing students’s creativity. Promblem solving skill impacts students’ result-based learning. The aims of the research is to know the enhancement of creativity and result based learning used problem based learning model on social study by sixth grade students’ in SDN 1 Karangan. The subject of the research is 22 students. The kind of the research is by doing class action research (PTK), It hold in 2 cycles that contained of planning, action, observation, and reflection. The data is collected by interview, observation, test, and documentation. The increasing resut found from the first cycle to second. The average creativity value was found 69,5 percent in the first cycle, and 78,75 in the second cycle. The result based learning found 79,2 percent in the first cycle, and 89,6 in the second cycle. It concludes that Problem based learning model can enhance creaticity and result based learning on social study by sixth grade students’ in SDN I Karangan.
Peningkatan kemampuan pemecahan masalah kontekstual materi IPA melalui penggunaan model problem based learning Rizka Ayu Wulansuci; Arina Restian; Mafruzah Iza
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 2 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v2i2.16805

Abstract

Minat yang dimiliki oleh peserta didik dapat ditingkatkan dengan adanya modifikasi pada kegiatan pembelajaran, salah satunya yaitu dengan penggunaan model pembelajaran problem based learning (PBL) dalam penerapannya di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah kontekstual pada materi Ilmu pengetahuan alam (IPA) melalui penggunaan model problem based learning (PBL). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian tindakan kelas atau Classroom Action Research (CAR) dirancang untuk menyelesaikan suatu masalah secara sistematis dalam pembelajaran di sekolah yang dilakukan oleh peserta didik. Subjek yang terlibat adalah peserta didik kelas 5 c SDN Tlogomas 2 Kota Malang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, serta dokumentasi. Instrumen dalam penelitian menggunakan pedoman observasi, tes hasil belajar, dan pedoman dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran problem based learning (PBL) dapat meningkatkan minat belajar peserta didik yang terlihat dari hasil belajar peserta didik yaitu mencapai 97% dengan ketuntasan belajar sebanyak 29 peserta didik dengan jumlah keseluruhan 30 peserta didik di kelas.   Improving the ability to solve contextual problems in science material through the use of problem based learning models. The students' interest can be increased by modifying learning activities, one of which is by using a problem-based learning model (PBL) in its application in the classroom. This study aims to improve the ability of contextual problem managers in natural science (IPA) material through the use of a problem-based learning (PBL) model. This research is a classroom action. In this study using a qualitative approach. Classroom Action Research (CAR) is designed to solve a problem systematically in school learning carried out by students. The subjects involved were students in grade 5 c SDN Tlogomas 2 Malang City. Data techniques include observation, tests, and documentation. The instruments in the latest research are observation, test learning outcomes, and new documentation. The results showed that the use of problem-based learning models (PBL) can enhancement students' interest in learning which can be seen from the learning outcomes of students which reached 97% with 29 students learning completeness with a total of 30 students in the class.

Page 1 of 1 | Total Record : 7