cover
Contact Name
Fuad Jaya Miharja
Contact Email
fuad.jayamiharja@umm.ac.id
Phone
+6285156051779
Journal Mail Official
jppg@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas No. 246 Malang - Indonesia, 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JPPG (Jurnal Pendidikan Profesi Guru)
ISSN : 2723006     EISSN : 2746245     DOI : https://doi.org/10.22219/jppg
Core Subject : Education,
JPPG (Jurnal Pendidikan Profesi Guru) is a means to communicate the results of various research activities and scientific studies carried out individually or in groups by lecturers, teachers, students, educational observer institutions, state institutions, and the like. Various research results and scientific studies that have been carried out are expected to contribute to the development of science, technology, and art in the field of education which aims to create professional educators. Thus, every published article must be associated with these goals and targets (which are stated in the contribution statement).
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3 (2023): Desember" : 5 Documents clear
Implementasi artificial intellegence ChatGPT melalui pembelajaran problem based learning dengan pendekatan TARL dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa Muhammad Dodo Ahsanul In’am; Z. Zukhrufurrohmah; Susi Ernawati
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v4i3.26175

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IX.1 SMP Negeri 6 Malang melalui model Problem Based Learning (PBL), pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL), dan integrasi AI ChatGPT. Penelitian dilaksanakan dalam tiga tahap: pra-siklus, Siklus 1, dan Siklus 2. Pada pra-siklus, hanya 45,2% siswa yang mencapai KKM, dengan indikator berpikir kritis masih rendah. Siklus 1 menunjukkan peningkatan, 61,3% siswa mencapai KKM dan indikator kemampuan berpikir kritis meningkat hingga sekitar 54–58%. Pada Siklus 2, setelah perbaikan LKPD, penambahan fitur AI, dan peningkatan dukungan guru, capaian siswa meningkat menjadi 70,1%, dengan indikator berpikir kritis mencapai 61–70%. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi PBL, TaRL, dan AI ChatGPT efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merekomendasikan kelanjutan dan penyesuaian strategi pembelajaran untuk hasil yang lebih optimal di masa depan.
Meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa dengan menggunakan Metode Eksperimen melalui model pembelajaran PJBL pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Viona Tiara Santi; Dyah Worowirastri Ekowati; Rizki Juni Sulistyawati
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v4i3.26315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode eksperimen melalui model Project Based Learning (PJBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas 4A di SDN Purwantoro 1. Dengan subjek penelitian berjumlah 28 siswa dan menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK), penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Selama siklus pertama, para peneliti memperkenalkan metode PJBL dengan fokus pada penggunaan eksperimen dalam pembelajaran, sementara pada siklus kedua, mereka melanjutkan dengan lebih mendalam dan memperbaiki pelaksanaan metode tersebut berdasarkan hasil siklus pertama. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berpikir kritis siswa. Dalam analisis data, nilai rata-rata individu meningkat dari 38,57 pada pra siklus, menjadi 66,25 pada siklus I, dan mencapai 85,71 pada siklus II. Terlebih lagi, metode PJBL melalui eksperimen terbukti berhasil melebihi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan mencapai kategori A pada siklus II, menunjukkan efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa secara keseluruhan.
Penggunaan modul elektronik berbasis canva untuk meningkatkan partisipasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila Sukma Ulandari; Moh Wahyu Kurniawan
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v4i3.26477

Abstract

Perubahan zaman yang cepat menuntut manusia untuk lebih adaptif dalam upaya  meningkatkan kualitas sumber  daya  manusia. Peningkatan sumber daya manusia dilakukan melalui pendidikan. Pendidikan yang baik merupakan pendidikan yang adaptif terhadap segala inovasi dan perubahan teknologi. Penggunaan elektronik modul berbasis canva menjadi solusi yang dapat diterapkan pada kondisi tersebut. Temuan saat proses pembelajaran di awal periode adalah rendahnya partisipasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Artikel ini memaparkan mengenai pengunaan modul elektronik berbasis canva untuk meningkatkan partisipasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Tahapan penelitian adalah perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observing) dan refleksi (reflecting). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan elektronik modul berbasis canva dapat meningkatkan partisipasi belajar siswa melalui pengoptimalan materi yang beragam sebagai forum diskusi. Dedikasi dan peran proaktif guru memegang peranan penting dalam pengoptimalan penggunaan elektronik modul berbasis canva pada pembelajaran sehingga partisipasi belajar siswa mengalami peningkatan.
Peningkatan motivasi belajar peserta didik melalui model problem based learning (PBL) berbantuan media online Putri Aminatun Ulfa; Agung Deddiliawan Ismail; Eka Mustikawati
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v4i3.26914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika melalui penerapan model problem-based learning (PBL). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas VII-A yang terdiri dari 32 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam ini dilakukan dengan observasi dan angket. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari lembar observasi dan lembar angket motivasi belajar. Teknik analisis data berupa deskriptif kualitatif, sehingga didapatkan hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik pada setiap siklusnya. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus di mana setiap siklusnya terdiri dari 2 pertemuan. Masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil observasi motivasi belajar mengalami peningkatan sebesar 10% dan hasil dari angket motivasi belajar peserta didik mengalami peningkatan sebesar 11,25%.
Peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar menggunakan model PBL pada mata pelajaran matematika Ditma Ayu Pradani; Z. Zukhrufurrohmah; Liliek Rahayu
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v4i3.27064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar murid menggunakan model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian merupaan murid kelas X-1 SMA Negeri 4 Malang yang berjumlah 34 murid terdiri dari 14 murid laki-laki dan 20 murid perempuan. Metode pengumpulan data yaitu lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dengan model PBL, tes kemampuan berpikir kritis dan angket kemandirian belajar.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model PBL dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus 1 dan siklus 2, keterlaksanaan pembelajaran dengan model PBL meningkat sebesar 9%, kemampuan berpikir kritis meningkat sebesar 11% sedangkan kemandirian belajar meningkat sebesar 10%.

Page 1 of 1 | Total Record : 5