cover
Contact Name
Vivi Yosefri Yanti
Contact Email
viviummuba@gmail.com
Phone
+6285266498749
Journal Mail Official
viviummuba@gmail.com
Editorial Address
Publish by Program Studi Bisnis Digital Universitas Muhammadiyah Muara Bungo Kompleks Islamic Center, Jl. Rang Kayo Hitam, Cadika, Rimbo Tengah, Kab.Bungo, Prov.Jambi
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Bisinis Digital
ISSN : -     EISSN : 29881218     DOI : https://doi.org/10.52060/j-bisdig.v2i1
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Bisnis Digital J-BisDig adalah jurnal yang diterbitkan oleh program studi Bisnis Digital Fakultas Teknologi, Kesehatan dan Sains Universitas Muhammadiyah Muara Bungo Jambi. Jurnal ini terbit dua kali per tahun. J-BisDig membuka akses untuk semua artikel atau jurnal yang memiliki tema seputar bisnis digital. Kami menerima jurnal penelitian, misalnya penelitian kualitatif, kuantitatif, eksperimen, ataupun pandangan konseptual dari era glabalisasi. J-BisDig memiliki fokus pada pemasaran digital, platform digital, iklan digital, kewirausahaan digital, brand produk dan layanan digital, start-up, strategi bisnis digital, teknologi dalam bisnis, revolusi industri 4.0, Sistim Informasi, Multimedia.
Articles 92 Documents
INTEGRASI PENDEKATAN STEAM-VH DALAM BISNIS DIGITAL: ANALISIS BIBLIOMETRIK ATAS LITERATUR ILMIAH Faizal; Fadly Yashari Soumena
Jurnal Bisnis Digital Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Bisnis Digital, Vol. 3 No. 1 Mei-2025
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/j-bisdig.v3i1.3137

Abstract

Pertumbuhan teknologi digital menghadirkan tantangan dan peluang baru dalam bisnis, namun penerapan pendekatan interdisipliner STEAM-VH (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics, Values, and Humanities) di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini menganalisis perkembangan riset terkait integrasi STEAM-VH dalam bisnis digital melalui pendekatan bibliometrik dengan data dari berbagai database ilmiah. Analisis menggunakan VOSviewer memetakan kolaborasi penulis, institusi, serta tren dan tema penelitian. Hasilnya menunjukkan peningkatan publikasi sejak 2018, dengan fokus pada produk berbasis nilai kemanusiaan dan solusi teknologi humanistik. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan pemahaman, hambatan budaya, dan minimnya sumber daya. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas SDM, strategi inovatif untuk mengatasi hambatan budaya, serta kolaborasi multidisipliner antara akademisi dan praktisi guna mendorong inovasi dan keberlanjutan bisnis digital yang berlandaskan prinsip STEAM-VH secara menyeluruh dan efektif.
POLA HUBUNGAN BISNIS DIGITAL DALAM ERA INDUSTRI 5.0; KAJIAN ANALISIS BIBLIOMETRIK Andi hijratul Aswad latippa; Fadly Yashari Soumena
Jurnal Bisnis Digital Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Bisnis Digital, Vol. 3 No. 1 Mei-2025
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/j-bisdig.v3i1.3166

Abstract

Era Industri 5.0 membawa perubahan signifikan dalam lanskap bisnis global, dengan penekanan pada integrasi teknologi digital yang semakin mendalam dan kehadiran teknologi biometrik sebagai komponen kunci dalam strategi bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tren penelitian bisnis digital secara global dengan pendekatan biometrik deskriptif. Metode biometrik yang diterapkan dalam penelitian ini memungkinkan dilakukannya analisis mendalam terhadap pola perilaku konsumen dan interaksi pengguna dengan inovasi digital dalam konteks Industri 5.0. Analisis bibliometrik mengungkapkan bahwa negara-negara seperti China, Malaysia, dan Amerika Serikat merupakan kontributor utama dalam publikasi ilmiah di bidang ini, meskipun Inggris menonjol dalam hal dampak sitasi. Selain itu, institusi seperti Universiti Sains Malaysia dan University of Johannesburg menunjukkan jaringan kolaborasi riset yang luas. Di sisi lain, kelompok peneliti dari Yunani memperlihatkan struktur kolaborasi yang solid dengan kontribusi sitasi yang tinggi, sementara sebagian peneliti lain masih menunjukkan keterbatasan dalam jejaring kolaboratif.

Page 10 of 10 | Total Record : 92