cover
Contact Name
Nurida Safriyani
Contact Email
nurida.sy@gmail.com
Phone
+6285664218690
Journal Mail Official
decodingummetro@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Metro Jl. Ki Hajar Dewantara, No.116, Iringmulyo, Metro Timur, Kota Metro, Lampung 34111.
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI
ISSN : 27472507     EISSN : 27472515     DOI : https://doi.org/10.24127
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI adalah jurnal yang fokus untuk memfasilitasi diskusi ilmiah dan menerbitkan artikel akademis hasil penelitian dan kajian literatur dari mahasiswa di seluruh dunia dalam bidang komunikasi dan penyiaran Islam. Ruang lingkup dalam jurnal ini adalah: 1. Kajian komunikasi Islam 2. Kajian ilmu dakwah 3. Kajian ilmu komunikasi secara umum 4. Komunikasi politik 5. Perkembangan komunikasi 6. Ilmu komunikasi yang mempelajari psikologi dan sosial budaya 7. Public Relations (PR) 8. Kajian media 9. Isu Media dan Sosial 10. Jurnalisme DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Metro.
Articles 55 Documents
ANALISIS PESAN DAKWAH DALAM KONTEN VIDEO INSTAGRAM @LUTHFIHINELO ZANNATI, RISMA NELLA; Hariyanto
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/decoding.v6i1.10045

Abstract

Dakwah digital melalui Instagram telah menjadi fenomena populer, salah satunya adalah akun @luthfihinelo dengan konten animasi "Benda Mati Universe" yang unik, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai substansi pesan dakwah di balik format hiburannya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tema-tema pesan dakwah yang mencakup aspek akidah, syariah, dan muamalah, serta menganalisis pendekatan kreatif visual dan naratif yang digunakan dalam penyampaiannya. Analisis ini berlandaskan pada teori framing dari Robert N. Entman untuk membingkai pesan dan prinsip dakwah bil hikmah sebagai kerangka strategi komunikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan data yang diperoleh dari 20 video sampel yang dipilih secara purposive sampling untuk periode Agustus 2024 hingga Februari 2025 dan wawancara mendalam bersama pemilik akun. Hasil penelitian menunjukkan pesan dakwah yang dibingkai secara konsisten didominasi oleh aspek muamalah yang diperkuat landasan akidah, serta dibingkai dalam lingkup syariah yang hadir secara tersirat maupun tersurat. Pesan tersebut terwujud dalam tiga klaster tema utama: (1) Adaptasi, Ketahanan, dan Fleksibilitas dalam Kehidupan, (2) Empati dan Kompleksitas Interaksi Sosial, (3) Pilihan Hidup dan Tanggung Jawab. Pesan tersebut disampaikan secara implisit melalui strategi kreatif yang cermat, meliputi visual yang minimalis, narasi dialogis, personifikasi benda mati, serta bahasa yang relevan dan humor untuk menciptakan harmoni antara hiburan dan nilai. Keseluruhan strategi disimpulkan sebagai implementasi kontekstual dari prinsip dakwah bil hikmah di era media digital.
ANALISIS ISI PESAN KONTEN INSTAGRAM @IKMAHR DALAM MENINGKATKAN KOMUNIKASI KELUARGA Indah Putri Amalia Adha; M. Samson Fajar; Sabdo
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/decoding.v6i1.10054

Abstract

Media sosial telah menjadi sarana strategis dalam menyampaikan nilai-nilai kehidupan, termasuk dalam komunikasi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isi pesan konten Instagram @ikmahr yang berfokus pada upaya meningkatkan komunikasi keluarga melalui pendekatan edukatif dan Islami. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik analisis isi terhadap sepuluh unggahan pada periode Februari–Maret 2025, dilengkapi observasi daring dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bentuk konten dominan berupa carousel dan video singkat (reels) dengan narasi edukatif. Jenis pesan meliputi informatif, edukatif, persuasif, motivatif, dan religius. Nilai-nilai komunikasi keluarga yang direpresentasikan mencakup keterbukaan, empati, kasih sayang, tanggung jawab, dan spiritualitas. Konten disampaikan dengan gaya lembut dan reflektif, selaras dengan nilai-nilai Islam. Akun @ikmahr berperan dalam memberikan edukasi pentingnya membangun komunikasi keluarga yang sehat melalui media sosial.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL USTADZAH KEPADA SANTRI DALAM MEMBINA KARAKTER ISLAM DI TPA INSAN MULIA SUMBERREEJO KECAMATAN WAWAY KARYA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR W. Anisa Fitri; Junaidi Songidan; Alfan Fahmi Al Faqih
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/decoding.v6i1.10176

Abstract

Anisa Fitri NPM 21420010 Skripsi: Komunikasi Interpersonal Ustadzah Kepada Santri dalam Membina Karakter Islami di TPA Insan Mulia Sumberrejo Kecamatan Waway Karya Kabupaten Lampung Timur. Skripsi ini dibimbing oleh Dr. Junaidi Songidan, M. Sos. I dan Hariyanto M. Sos. Komunikasi interpersonal antara ustadzah dan santri memegang peranan krusial dalam pembentukan karakter Islami di lembaga pendidikan Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk komunikasi interpersonal yang terjalin di TPA Insan Mulia Sumberrejo dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi ustadzah dalam proses pembinaan tersebut, Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi teknik yang meliputi observasi, wawancara mendalam, dan document.Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal ustadzah terwujud melalui pendekatan yang personal dan ramah, kombinasi efektif antara komunikasi verbal (nasihat, cerita) dan nonverbal (senyuman, sentuhan), serta penciptaan suasana belajar yang menyenangkan. Tantangan utama yang teridentifikasi meliputi keragaman karakter santri, minimnya dukungan dari lingkungan keluarga, serta keterbatasan waktu pembelajaran. Disimpulkan bahwa komunikasi interpersonal yang empatik dan adaptif yang diterapkan oleh ustadzah merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pembinaan karakter Islami santri di TPA Insan Mulia. Kata Kunci: Interpersonal, Islam, Karakter, Komunikasi, Santri,
STRATEGI KOMUNIKASI PENGURUS MASJID DALAM MEMBINA SHALAT BERJAMAAH (STUDI PADA REMAJA MASJID BAITUL ILMI DESA TRESNOMULYO, KECAMATAN BATANGHARI NUBAN, KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2025) Fajar Dwiyan Saputra; Muhammad Nur
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/decoding.v6i1.10201

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena semakin berkurangnya keterlibatan remaja dalam kegiatan keagamaan, khususnya shalat berjamaah di masjid. Padahal, remaja merupakan generasi penerus yang sangat penting dalam menjaga eksistensi masjid di tengah masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi yang tepat dalam membina dan mengajak mereka aktif beribadah secara berjamaah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi yang dilakukan oleh pengurus Masjid Baitul Ilmi dalam membina remaja agar rutin melaksanakan shalat berjamaah, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pengurus masjid dilakukan melalui pendekatan kekeluargaan, pemberian peran kepada remaja, serta pelibatan dalam kegiatan masjid secara aktif. Komunikasi dilakukan secara interpersonal, persuasif, dan menggunakan media sosial sebagai pendukung. Faktor pendukungnya antara lain kekompakan pengurus, fasilitas masjid yang memadai, dan dukungan tokoh masyarakat. Sementara itu, faktor penghambatnya meliputi kesibukan remaja, pengaruh gadget, serta kurangnya komunikasi dengan orang tua. Kata kunci: Komunikasi Interpersonal; Pendekatan Keluargaan; Pengurus Masjid; Remaja Masjid; Shalat Berjamaah; Strategi Komunikasi
PERAN PEMUDA MUHAMMADIYAH DALAM PENGUATAN DAKWAH DI DESA WONOSARI KECAMATAN PEKALONGAN KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Iskandar; Fathur Rohman
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/decoding.v6i1.10202

Abstract

Latar belakang penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran Pemuda Muhammadiyah dalam penguatan dakwah Islam di Desa Wonosari, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur. Latar belakang dari penelitian ini adalah maraknya pengaruh budaya Barat yang secara masif masuk ke Indonesia tanpa filter nilai, sehingga menyebabkan krisis moral, khususnya di kalangan generasi muda. Masa remaja merupakan masa transisi yang rentan terhadap penyimpangan perilaku, dan jika tidak ditangani secara serius, dapat berdampak buruk pada tatanan sosial masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemuda Muhammadiyah memainkan peran yang sangat penting dalam memperkuat dakwah dan membina generasi muda. Peran ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan keagamaan, sosial, dan edukatif seperti kajian rutin bulanan, sharing time, safari Ramadhan, bakti sosial, serta pembinaan kader. Kegiatan-kegiatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai media dakwah, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, peningkatan wawasan keislaman, dan penguatan semangat pengabdian sosial di kalangan pemuda. Strategi dakwah yang diterapkan mencakup empat pendekatan utama, yaitu: dakwah bil hikmah (edukatif), dakwah bil mau’izhah hasanah (emosional dan moral), dakwah bi al-hal (keteladanan dan aksi nyata), serta dakwah digital (melalui media sosial). Keberhasilan dakwah ini ditopang oleh sejumlah faktor pendukung, baik internal maupun eksternal, seperti semangat dan militansi anggota, dukungan tokoh masyarakat, struktur organisasi Muhammadiyah yang kuat, ketersediaan sarana dan prasarana, sinergi dengan organisasi otonom dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), partisipasi aktif masyarakat, serta kemampuan adaptasi terhadap teknologi. Kata kunci: Dakwah; krisis moral; pemberdayaan pemuda; pemuda muhammadiyah; strategi dakwah