cover
Contact Name
Rigel Sampelolo
Contact Email
rigelsampelolo@gmail.com
Phone
+6281355901918
Journal Mail Official
rigelsampelolo@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Kristen Indonesia Toraja Kampus II UKI Toraja, Kakondongan Jln. Poros Sa’dan Tallunglipu, Toraja Utara Sulawesi Selatan- Indonesia
Location
Kab. tana toraja,
Sulawesi selatan
INDONESIA
AgroSainT: Jurnal Ilmiah
ISSN : 20862237     EISSN : 27154521     DOI : https://doi.org/10.47178/nkqt4j63
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah AgroSainT diterbitkan sejak tahun 2010 dengan nomor ISSN 2086-2237 dan E-ISSN 2715-4521 adalah salah satu jurnal ilmiah yang diterbitkan dan dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kristen Indonesia Toraja. Jurnal ini mulai diterbitkan secara online melalui Online Journal System (OJS) pada tahun 2019. Untuk memuat artikel pada Jurnal AgroSainT, penulis dapat menyampaikan naskah artikel secara langsung maupun mengirimkan artikel secara daring kepada alamat dewan redaksi. Fokus dan Scope Jurnal ini adalah Pertanian, Ilmu Petanian, Agroteknologi
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 1 (2022)" : 5 Documents clear
Pengaruh Bokashi Tephrosia dan ZPT Ekstrak Kecambah Kacang Hijau (Taoge) Terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Seli Kende’
AgroSainT Vol 13 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/4jrch525

Abstract

Tujuan untuk melaksanakan penelitian ini agar dapat diketahui bahwa bokashi tephrosia dan ZPT ekstrak taoge yang diberikan memberikan pengaruh terhadap partumbuhan bibit kopi arabika (Coffea arabica L). Penelitian dilaksanaka diperkebunan kopi PT. Sulotco Jaya Abadi yang bertempat di Lembang Tiroan Kecamatan Bittuang Kabupaten Tana Toraja. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk percobaan faltorial yang disusun menggunakan rancang acak kelompok (RAK) dengan 2 faktor perlakuan berbeda yaitu : factor 1 (dosis bokashi tephrosia (B)) yang terdsiri atas 4 taraf perlakuan yaitu: B0 (control) B1(100g/pohon) B2 ( 200g/pohon) B3 (300g/pohon). Factor II (konsentrasi eksrak kecambah kacang hijau (taoge)) yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu E0 (control), E1 ( 15 ml/1 l air), E2 ( 30ml/ 1 l air), E3 (45 ml/1 l air), sehingga terdapat 1 kombinasi perlakuan yaitu: B0E0; B0E1; BOE3; B1E0;B1E1; B1E2; B1E3; B2E0; B2E1; B2E2’ B2E3; B3E0; B3E1; B3E2; B3E3.Perlakuan bokashi tephrosia dengan dosis 20g/pohon memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan bibit kopi arabika, khususnya pada tinggi tanaman diameter batang, jumlah daun, luas daun, laju asimilasi neto, dan laju asimilasi relatif. Perlakuan ZPT ekstrak kacang hijau dengan konsentrasi 30ml/1 l air merupakan perlakuan terbaik terhadap pertumbuhan bibit kopi arabika , khususnya pada tinggi tanaman diameter batang, jumlah daun, luas daun,laju asimilasi relatif, dan laju asimilasi neto. Kombinasi dengan 200g bokashi/pohon dengan 30ml/1 l air ZPT taoge merupakan perlakuan terbaik terhadap pertumbuhan bibit kopi arabika khususnya pada tingi tanaman, diameter batang, jumlah dau, luas daun, laju asimilasi neto, dan laju asimilasi relatif.
Respon Tanaman Buncis (Phaseolus Vulgaris.L) Terhadap Pemberian Pupuk Bokashi Isi Rumen Kerbau Arman; Adewidar Marano Pata'dungan
AgroSainT Vol 13 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/txrwf096

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Toraja Utara tepatnya di Kecamatan Denpina selama kurang lebih 3 bulan mulai dari bulan Juni sampai dengan bulan Agustus 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Apakah tanaman buncis (Phaseolus vulgaris. L ) memberikan respon terhadap pemberian pupuk bokashi isi rumen kerbau. Penelitian dilakukan dalam bentuk percobaan dengan perlakuan faktor tunggal di susun dalam rancangan acak kelompok (RAK) sebagai perlakuan yang terdiri atas 5 taraf perlakuan dosis isi rumen kerbau dan ulangan tiga kali . Variabel yang diamati adalah jumlah daun (helai), jumlah polong per tanaman, jumlah polong per petak, jumlah polong per tandan, panjang polong , bobot polong per tanaman, dan bobot polong per petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dosis 400g bokashi isi rumen kerbau/tanaman R4 memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan dan produksi tanaman buncis, seperti : jumlah daun (helai), jumlah polong per tanaman, jumlah polong per petak,jumlah polong per tandan, bobot polong per tanaman, dan bobot polong per petak.
Respon Bibit Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Kulit Pisang Nirmala Sari; Aris Tanan; Adewidar Marano Pata'dungan
AgroSainT Vol 13 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/6f4qrb31

Abstract

Respon Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea arabica) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Kulit Pisang, dilakukan pada bulan September 2021 sampai Januari 2022 di Perkebunan Kopi PT. Sulotco Jaya Abadi Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, dengan ketinggian tempat 1400 meter dpl dengan tipe iklim A (Scmidt Ferguson).Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit kopi arabika terhadap pemberian pupuk organik cair kulit pisang. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan percobaan faktorial tunggal yang disusun dalam bentuk Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri atas 5 taraf perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali yaitu P0 (kontrol/tanpa POC kulit pisang), P1 ( 100ml POC kulit pisang/liter air), P2 (200ml POC kulit pisang/liter air), P3 (300ml POC kulit pisang/liter air), P4 (400ml POC kulit pisang/liter air). Konsentrasi 100 ml POC kulit pisang/liter air direspon lebih baik oleh tinggi tanaman dan bobot kering tanaman,jumlah daun,volume akar dan bobot kering bibit tanaman kopi arabika.
Pengaruh Bokashi Jerami Dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Wortel (Daucus Carota L.) Wolfaldus Madul; Pasari Lempang
AgroSainT Vol 13 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/7j393e33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh takaran Bokashi jerami dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman wortel (Daucus carotaL). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2021 - Februari 2022, di kebun percobaan Fakultas Pertanian, UKI Toraja Kakondongan, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara, dengan ketinggian tempat 780 m dpl. Tanah pada lokasi penelitian memiliki PH tanah 4.5Penelitian dilaksanakan dengan 2 perlakuan percobaan yang disusun dengan Rancangan Acak Dua Faktorial (RAKL) Perlakuan berupa dosis Bokashi jerami 3 taraf dan pupuk NPK 3 taraf. Adapun taraf dosis perlakuan Bokashi i jerami yang akan dicobakan terdiri atas B0 = Kontrol (Tanpa perlakuan), B1 = 2 kg/petak (20 Ton/ha) dan B2 = 4 kg/petak (40 ton/ha). taraf dosis pupuk NPK yakni N0 = Kontrol (Tanpa perlakuan), N1 = 10 g/petak (100 kg/ha), dan N2 = 20 g/petak (200 Kg/ha).Perlakuan bokashi jerami dengan dosis 2 kg/petak (20 ton/ha) berpengaruh sangat nyata pada variabel tinggi tanaman, jumlah daun, panjang umbi, bobot per umbi, dan bobot umbi per petak. Pemberian pupuk NPK memberikan hasil terbaikterhadap semua variabel yang diamati dengan dosis terbaik yaitu 20 g/petak (200 kg/ha). Interaksi perlakuan bokashi jerami dengan dosis 2 kg/petak (20 ton/ha) dan pupuk NPK dengan dosis 20 g/petak (200 kg/ha) (B1N2) merupakan perlakuan terbaik terhadap semua variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman (55,32 cm), jumlah daun (10,03 helai), panjang umbi (15,15 cm), bobot per umbi (102,13 g) dan bobot umbi per petak (4,90 kg atau setara dengan 49 ton/ha).
UJI DAYA HASIL DAN KARAKTERISASI AGRONOMI 15 GALUR F4 PADI TIPE BARU AROMATIK TOLERAN CEKAMAN SUHU RENDAH Yosua Kambaro Putra Bone
AgroSainT Vol 13 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/avvmjz46

Abstract

Padi Aromatik merupakan padi yang memiliki aroma yang khas sehingga mutu beras menjadi tinggi. Galur persilangan padi aromatik lokal Toraja perlu dilakukan uji daya hasil untuk mencari produksi terbaik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji galur-galur F4 PTB padi aromatik hasil persilangan pada empat lokasi yang berbeda ketinggian di Toraja. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Mei sampai bulan Oktober 2021 di 4 Kecamatan di Toraja yaitu Rantebua, Tallunglipu, Bittuang dan Sesean Suloara. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok gabungan, setiap galur diulang tiga kali pada setiap lokasi, setiap petak terdiri atas 5 baris tanam dengan jarak tanam 25x25 cm. Karakter yang diamati sejumlah karakter agronomi komponen hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya hasil galur tertinggi diperoleh pada lokasi Tallunglipu oleh galur F4UKIT102-2-312 yaitu 8.02 ton/Ha, F4UKIT102R-2-018 (8.0 ton/Ha), F4UKIT102-2-010 (7.8 ton/Ha), F4UKIT103-2-019 (7.4 ton/Ha), dan F4UKIT102-2-056 (7.1 ton/Ha). Karakter agronomi tinggi tanaman terbaik dihasilkan oleh galur F4UKIT103-2-110, F4UKIT103-2-078, dan F4UKIT103-2-100. Umur panen terbaik yaitu galur F4UKIT102-2-056, F4UKIT101-2-188, dan F4UKIT103-2-094. Jumlah anakan terbaik yaitu F4UKIT102R-2-018, F4UKIT102R-2-100, F4UKIT102R-2-078, F4UKIT102-2-010, F4UKIT103-2-100, dan F4UKIT103-2-110. Panjang bulir terbaik yaitu galur F4UKIT102R-2-078, F4UKIT102-2-312, F4UKIT102R-2-018, F4UKIT103-2-019, F4UKIT102-2-010, dan F4UKIT102-2-188. Jumlah gabah terbaik yaitu galur F4UKIT102-2-312, F4UKIT102R-2-018, F4UKIT102-2-010, F4UKIT102-2-078 dan F4UKIT102R-2-001. Panjang gabah terbaik yaitu galur F4UKIT103-2-110, F4UKIT102R-2-018, dan F4UKIT103-2-094. Bobot gabah bernas per malai dan rumpun yaitu galur F4UKIT102-2-312, F4UKIT103-2-018, F4UKIT102-2-010, F4UKIT102-2-019, dan F4UKIT102R-2-078. Hasil analisis heritabilitas menunjukkan nilai haritabilitas yang sangat tinggi pada semua karakter yang diuji. Karakter yang memiliki korelasi positif terhadap peningkatan potensi produktivitas yaitu karakter bobot gabah bernas per rumpun, jumlah gabah bernas per malai, panjang bulir dan jumlah anakan produktif. Galur yang memiliki mutu nasi tertinggi adalah galur F4UKIT102-2-056, F4UKIT102-2-010, dan F4UKIT103-2-094. Galur agak toleran terhadap suhu rendah yaitu F4UKIT102R-2-100, F4UKIT102R-2-018, F4UKIT102-2-024, dan F4UKIT102R-2-078.

Page 1 of 1 | Total Record : 5