cover
Contact Name
Jakson Sespa Toisuta
Contact Email
jakson.toisuta28@gmail.com
Phone
+6285103507153
Journal Mail Official
jakson.toisuta28@gmail.com
Editorial Address
Jl. G. Bambapuang I. No.26 C. Lariangbangi, Kec.Makassar, Kota Makassar - Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
ISSN : 29629349     EISSN : 28298381     DOI : https://doi.org/10.62738/ej.v1i1
EULOGIA (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani) adalah merupakan wadah publikasi hasil penelitian teologi dan Pendidikan Agama Kristen dengan nomor ISSN: 2829-8381 (online), ISSN: 2962-9349 (print), yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar. dengan lingkup kajian penelitian adalah: Teologi Sistematika Teologi Biblikal Pelayanan Pastoral Konseling Gereja, Misi, dan Masyarakat Pendidikan Kristen Kepemimpinan Kristen Musik Gerejawi
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2024): Mei 2024" : 5 Documents clear
Menyongsong Inovasi: Peningkatan Kreativitas Guru Pendidikan Agama Kristen untuk Meningkatkan Kualitas Belajar Siswa Manang, Erson Umbu Ndula; Bria, Selfiana; Nessi, Yohanes
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 4, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v4i1.77

Abstract

Abstract: This study examines the impact of increasing creativity and innovation among Christian Religious Education (PAK) teachers on the quality of student learning. PAK teachers with high levels of creativity and innovation can create engaging and meaningful learning experiences for students through the application of innovative teaching methods, diverse approaches, and the use of technology in instruction. The results of the study indicate that the enhancement of creativity and innovation among PAK teachers has a positive effect on the quality of student learning. Creative and innovative teaching encourages active student participation in the learning process, enhances interest in PAK subjects, and deepens understanding of religious values. Additionally, creative and innovative PAK teachers can help students develop critical thinking skills, creativity, and problem-solving abilities through interactive approaches such as group discussions, creative projects, and simulations, all of which increase student engagement in the learning process. This research provides a strong foundation for the development of more effective teaching strategies and approaches to improve the quality of student learning in Christian Religious Education subjects.Keywords: Creativity and Innovation, Impact on Student Learning QualitAbstrak : Penelitian  ini mengkaji  dampak peningkatan kreativitas dan inovasi guru Pendidikan Agama Kristen terhadap mutu pembelajaran siswa. Guru PAK yang memiliki tingkat kreativitas dan inovasi yang tinggi dapat menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan bermakna bagi siswa melalui penerapan metode pengajaran yang inovatif, pendekatan yang variatif, dan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Hasil studi menunjukkan bahwa peningkatan kreativitas dan inovasi guru PAK berdampak positif terhadap mutu pembelajaran siswa. Pengajaran yang kreatif dan inovatif mendorong partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran, meningkatkan minat terhadap mata pelajaran PAK, dan memperdalam pemahaman nilai-nilai agama. Selain itu, guru PAK yang kreatif dan inovatif juga dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan keterampilan pemecahan masalah melalui pendekatan interaktif seperti diskusi kelompok, proyek kreatif, dan simulasi, yang semuanya meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini memberikan landasan yang kuat untuk pengembangan strategi dan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dalam meningkatkan mutu pembelajaran siswa pada mata pelajaran Agama Kristen. Kata kunci: Kreativitas dan Inovasi, Dampak Bagi Kualitas Belajar Siswa
Transformasi Pendidikan Melalui Pengantar Kurikulum: Tinjauan Terkini dan Tantangan Masa Depan Laia, Serfin; Firmansyah, Firmansyah; Krismonika, Krismonika; Bogha, Putry
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 4, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v4i1.78

Abstract

This study discusses "Educational Transformation Through Curriculum Introduction: Current Review and Future Challenges" with the aim of exploring the role of curriculum in the process of educational transformation, as well as current approaches and future challenges in its implementation. Using a qualitative methodology with a literature review design, this study examines how changes in the curriculum can increase the relevance and effectiveness of learning. The focus of the research includes the latest approaches such as competency-based curriculum, project-based learning, and technology integration that aims to make learning more applicable and responsive to the needs of the times. Adaptive curriculum models, which adapt to students' learning styles and individual needs, are also being explored as a solution to create a more personalized and effective educational experience. However, the study also identifies challenges in the implementation of the new curriculum, including social and economic gaps, practical constraints, and resistance to change. Strategies to address these challenges include developing policies that support equitable access to education, training for educators, and efficient managerial approaches. The results of the study emphasize the importance of continuous adaptation and improvement of the curriculum to ensure relevant and effective education in the future.Keywords: Educational Transformation, Introduction to Curriculum; Recent surveys; Future challenges Abstrak: Penelitian ini membahas "Transformasi Pendidikan Melalui Pengantar Kurikulum: Tinjauan Terkini dan Tantangan Masa Depan" dengan tujuan mengeksplorasi peran kurikulum dalam proses transformasi pendidikan, serta pendekatan terkini dan tantangan masa depan dalam implementasinya. Menggunakan metodologi kualitatif dengan desain tinjauan literatur, penelitian ini mengkaji bagaimana perubahan dalam kurikulum dapat meningkatkan relevansi dan efektivitas pembelajaran. Fokus penelitian meliputi pendekatan terkini seperti kurikulum berbasis kompetensi, pembelajaran berbasis proyek, dan integrasi teknologi yang bertujuan menjadikan pembelajaran lebih aplikatif dan responsif terhadap kebutuhan zaman. Model kurikulum adaptif, yang menyesuaikan dengan gaya belajar dan kebutuhan individu siswa, juga dieksplorasi sebagai solusi untuk menciptakan pengalaman pendidikan yang lebih personal dan efektif. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dalam implementasi kurikulum baru, termasuk kesenjangan sosial dan ekonomi, kendala praktis, dan resistensi terhadap perubahan. Strategi untuk mengatasi tantangan ini meliputi pengembangan kebijakan yang mendukung akses pendidikan yang adil, pelatihan bagi pendidik, dan pendekatan manajerial yang efisien. Hasil penelitian menekankan pentingnya adaptasi dan penyempurnaan kurikulum secara berkelanjutan untuk memastikan pendidikan yang relevan dan efektif di masa depan.Kata Kunci: Transformasi Pendidikan,Pengantar Kurikulum; Tinjaun terkini; Tantangan masa depan
Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Untuk Membentuk Mentalitas Siswa Menghadapi Tindakan Perundungan (Bullying) Dalam Pergaulan Honya, Rizal; Toisuta, Jakson Sespa
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 4, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v4i1.79

Abstract

Abstract: These days there are increasing cases of bullying that occur among school students. As a result of bullying, students who becomevictims experience verbal and physical violence. The worts consequence is that there are students who end their lives by committing suicide because of shame and severe depression. Based on this phenomenon, this research aims to provide a theoretical contribution to understanding wich is studied based on the values of Biblical truth assimilated with science in general, regardinghow Christian Religious Educatin teachers in schools should carry out their role in cultivating and improving the mental strength of student when facing bullying in social situations. The research method used is descriptive qualitative with a literature study approach (library research). Researchers collect data in the form of theories related to research topics sourced from scientific journal articles, book and the Bible. The data obtained was then collected and mixed ideas and data elaboration were carried out, discussions were carried out and conclusions were drawn to answer the research problem. The results of the research are that a Christian Religious Education teacher must carry out his duties and responsibilities by implementing his role not only as a teacher, but also must act as a motivator, facilitator, counselor, inspirer and mentor for students guided by Biblical truth to grow and improve the student’s mentality when experiencing social bullying.Key words: bullying; Christian Religious Educatin; Christian Religious Education teacher, student’s mentality;  Abstrak: Hari-hari ini sedang maraknya kasus perundungan (bullying) yang terjadi dalam pergaulan siswa sekolah. Akibat perundungan, siswa yang menjadi korban mengalami kekerasan secara verbal maupun tindakan fisik. Akibat paling buruknya adalah, ada siswa yang sampai mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri karena malu dan depresi berat. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini hadir dengan tujuan untuk memberikan sumbangsih pemahaman secara teoritis yang dikaji berlandaskan nilai-nilai kebenaran Alkitab yang diasimilasikan dengan ilmu pengetahuan secara umum, tentang bagaimana seharusnya guru Pendidikan Agama Kristen di sekolah melaksanakan perannya dalam menumbuhkan dan meningkatkan kekuatan mentalitas siswa ketika menghadapi tindakan perundungan dalam pergaulan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur (library research). Peneliti mengumpulkan data berupa teori yang berhubungan dengan topik penelitian yang bersumber dari artikel jurnal ilmiah, buku, dan Alkitab. Data yang diperoleh kemudian dikumpulkan dan dilakukan mixing ide serta elaborasi data, dilakukan pembahasan dan penarikan kesimpulan untuk menjawab masalah penelitian. Hasil penelitian adalah bahwasanya seorang guru Pendidikan Agama Kristen harus melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan mengimplementasikan perannya yang tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga harus berperan sebagai motifator, fasilitator, konselor, inspirator dan mentor bagi siswa dengan berpedoman kepada kebenaran Alkitab untuk menumbuhkan dan meningkatkan mentalitas siswa saat mengalami perundungan dalam pergaulan.   Kata Kunci : guru PAK; mentalitas siswa; pendidikan agama Kristen; perundungan
Perspektif Etika Kristen Terhadap Perceraian Dan Gagasan Untuk Mencegah Perceraian Lawolo, Aprianus; Hatlan, Ruby
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 4, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v4i1.71

Abstract

Abstract: Marriage is a divine mandate from God, He is the one who planned for it to happen. Allah gave humans the privilege of forming a family. However, marriage often becomes a way for people to simply channel their lust. As a result, divorce is inevitable. In fact, divorce often occurs due to cases of violence, and even infidelity. And ironically divorce also occurs in Christian families. Highlighting this, the author will look at it from the perspective of Christian ethics. Christian ethics is a science based on the Word of God, meaning that this ethics will explain the phenomenon of divorce that occurs among Christian families by looking at how the Bible actually provides an understanding of divorce cases. Therefore, the purpose of this study is to see how Christian ethics viewpoints respond to the phenomenon of divorce cases and offer ideas that can be applied by Christian couples before marriage or after marriage. The author uses a descriptive qualitative method with a literature study approach. The results of this study show that Christianity actually sees that divorce is not God's original idea, but arises because of the hard human heart and prioritizes one's own selfishness. marriage can remain well established when each partner has an attitude of prioritizing God's will, an attitude of humility, and also loving one another.Keywords: Divine Mandate; Divorce; God's Will; Humility; Love, Marriage;.  Abstrak: Abstrak Pernikahan adalah mandat ilahi dari Allah, Ialah yang merencanakan pernikahan itu dapat terwujud. Allah memberikan manusia keistimewaan untuk membentuk sebuah keluarga. Akan tetapi, pernikahan acapkali menjadi cara seseorang untuk sekadar menyalurkan nafsu mereka. Alhasil dampak dari tindakan tersebut adalah perceraian tidak terhindarkan. Bahkan perceraian kerap terjadi karena kasus kekerasan, dan bahkan perselingkuhan. Dan ironisnya perceraian juga terjadi di dalam kelurga Kristen. Menyoroti hal tersebut penulis akan melihatnya dari sudut pandang etika Kristen. Etika Kristen merupakan ilmu yang berasaskan pada Firman Tuhan artinya etika ini akan menjelaskan tentang fenomena perceraian yang terjadi di kalangan keluarga Kristen dengan melihat bagimana sebenarnya Alkitab memberikan pemahaman mengenai kasus perceraian. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah melihat bagimana sudut pandang etika Kristen di dalam menanggapi fenomena kasus percerain dan menawarkan gagasan yang bisa diterapkan oleh pasangan Kristen sebelum melangsungkan pernikahan atau setelah menikah. Penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebenarnya Kekristenan melihat bahwa perceraian bukanlah ide awal dari Tuhan, melainkan muncul karena hati manusia yang keras dan mengutamakan keegoisan sendiri. pernikahan dapat tetap terjalin dengan baik ketika setiap pasangan memiliki sikap mendahulukan kehendak Allah, sikap rendah hati, dan juga saling mengasihi satu sama lain.Kata kunci: Mandat Ilahi; Mengasihi; Kehendak Allah; Kerendahan hati; Pernikahan, Perceraian.
Studi Komparatif Hukuman Mati Berdasarkan Alkitab Dan Sistem Hukum Pidana Di Indonesia Kandou, Metsie; Ibrahim, Ibrahim
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 4, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v4i1.75

Abstract

Abstract:The idea of the death penalty is still a hot and interesting topic to discuss. There is an impact in the execution of the death penalty, where the death penalty is closely related to the right to life or human rights. The purpose of this study is to see a comparison of the death penalty from the legal view in Indonesia and the Biblical view. This study uses qualitative research methods that are descriptive. This research is based on data with references from various journals and books as sources in this paper. The results of this study show that the positive law of the State of Indonesia still recognizes and applies the death penalty. The death penalty is carried out through rigorous and meticulous procedures, considering the various reasons why the death penalty is a last resort for convicting people who commit serious crimes. From a Biblical perspective, law enforcement must not violate the value of justice. God is very concerned about the value of justice, so when judges choose someone who commits a serious offense, they must consider these elements and principles of justice. If God were truly just, He would not let those who make mistakes go unpunished. It is possible for further studies to find the best alternative as punishment for perpetrators of crimes as much as possible, but on the other hand does not eliminate and still respect the right to life of every individual.Keywords: comparative; Law; Punishment; Die; Bible; PunishmentAbstrak: Gagasan mengenai hukuman mati sampai saat ini masih menjadi topik yang hangat dan menarik untuk dibahas. Adanya dampak dalam eksekusi hukuman mati, dimana hukuman mati sangat berkaitan erat dengan hak hidup atau hak asasi manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbandingan hukuman mati dari pandangan hukum di Indonesia dan pandangan Alkitab. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian ini didasarkan pada data-data dengan acuan dari berbagai jurnal dan buku-buku sebagai sumber dalam tulisan ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hukum positif Negara Indonesia masih mengakui dan menerapkan hukuman mati. Hukuman mati dilaksanakan melalui prosedur yang ketat dan cermat, mempertimbangkan berbagai alasan mengapa hukuman mati menjadi pilihan terakhir untuk memvonis orang yang melakukan kejahatan berat. Dari perspektif Alkitab, Penegakan hukum tidak boleh melanggar nilai keadilan. Allah sangat memperhatikan nilai keadilan, jadi ketika hakim memilih seseorang yang melakukan pelanggaran berat, mereka harus mempertimbangkan elemen dan prinsip keadilan ini. Jika Allah benar-benar adil, Dia tidak akan membiarkan orang yang melakukan kesalahan bebas dari hukuman. Dimungkinkan adanya kajian lanjutan untuk mencari alternatif terbaik sebagai ganjaran hukuman bagi pelaku kejahatan semaksimal mungkin, namun di sisi lain tidak menghilangkan dan tetap menghormati  hak hidup setiap individu.

Page 1 of 1 | Total Record : 5