cover
Contact Name
Jakson Sespa Toisuta
Contact Email
jakson.toisuta28@gmail.com
Phone
+6285103507153
Journal Mail Official
jakson.toisuta28@gmail.com
Editorial Address
Jl. G. Bambapuang I. No.26 C. Lariangbangi, Kec.Makassar, Kota Makassar - Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
ISSN : 29629349     EISSN : 28298381     DOI : https://doi.org/10.62738/ej.v1i1
EULOGIA (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani) adalah merupakan wadah publikasi hasil penelitian teologi dan Pendidikan Agama Kristen dengan nomor ISSN: 2829-8381 (online), ISSN: 2962-9349 (print), yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar. dengan lingkup kajian penelitian adalah: Teologi Sistematika Teologi Biblikal Pelayanan Pastoral Konseling Gereja, Misi, dan Masyarakat Pendidikan Kristen Kepemimpinan Kristen Musik Gerejawi
Articles 49 Documents
Analisis Teologis Terhadap Berbagai Pandangan Soteriologi Dintinjau Dari Kebenaran Alkitab Selvie Lasewa
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 3, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v3i2.57

Abstract

The aim of the research is to provide a theological understanding of various Soteriological views. Soteriology is a science that studies the eternal salvation of humans. All humans have sinned, so humans need a way of salvation and a person who can save. Every church denomination must have teachings about how to obtain a guarantee of eternal salvation. Even though the doctrine about salvation in each church or religious denomination is not the same, still everyone, regardless of religion or whatever church denomination, all people must have certainty of salvation. It is very important to know and understand the various theories that state the certainty of salvation, and what responses and answers are correct and in accordance with Biblical truth to serve as the basis of the Christian faith in terms of obtaining certainty of salvation. The research method used in this study is qualitative. The method used is the analytical method, with the data collection technique being document data from literature review to study and analyze soteriology, so that the conclusion is drawn that true soteriology must be in accordance with Biblical truth. Keywords: Analysis, Soteriology, Theology, Various Views Tujuan penelitian untuk memberikan pemahaman secara teologis tentang berbagai pandangan Soteriologi. Soteriologi adalah ilmu yang mempelajari tentang keselamatan kekal manusia. Semua manusia telah berbuat dosa maka manusia memerlukan jalan keselamatan dan pribadi yang dapat menyelamatkan. Dalam setiap denominasi gereja pasti memiliki ajaran tentang bagaimana memperoleh jaminan keselamatan kekal, meskipun doktrin tentang keselamatan dalam setiap denominasi gereja atau agama tidak sama, tetapi tetap saja semua orang baik beragama apapun atau denominasi gereja manapun semua manusia harus memiliki kepastian keselamatan. Merupakan suatu hal yang sangat penting untuk mengetahui dan memahami berbagai teori yang menyatakan tentang kepastian keselamatan, dan bagaimana tanggapan dan jawaban yang benar dan sesuai dengan kebenaran Alkitab untuk dijadikan sebagai dasar Iman Kristen dalam hal memperoleh kepastian keselamatan. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan yaitu metode analisis, dengan teknik pengumpulan data adalah data dokumen dari kajian kepustakaan untuk mengkaji dan menganalisis tentang soteriologi, sehingga ditarik kesimpulan bahwa Soteriologi yang sejati harus sesuai dengan kebenaran yang Alkitabiah.Kata Kunci : Analisis, Teologis, Berbagai Pandangan, Soteriologi
Efektivitas Aplikasi YouTube sebagai Media Pembelajaran Sekolah Minggu: Studi pada Gereja Golden Gate Community Church, Semarang Daniel Supriyadi; Kharisda Mueleni Waruwu
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 2, No 2: November 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v2i2.40

Abstract

The rapid development of the era in the technology field has significantly impacted aspects of human life. It is the same with teaching and learning activities in Sunday schools. The activities also use electronic tools such as hardware and software as learning media. Many digital platforms have emerged that are used as teaching media, including YouTube. This research was conducted to find out whether the YouTube platform is effectively used as a medium in Sunday School learning. The authors applied qualitative field research methods at the Golden Gate Community Church Semarang (G2CC) in this study. The data collection technique in this study is by conducting observations and interviews. This research makes Sunday school learning more accessible for students to understand. Sunday school learning activities have become more attractive. Teachers can implement YouTube-based learning media well. Learning media with the YouTube platform is one of the media that can be an effective learning tool for both students and teachers themselves.  AbstrakPerkembangan jaman dalam bidang teknologi yang begitu pesat memberikan dampak yang sangat besar dalam aspek kehidupan manusia. Sama halnya dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah minggu, dimana saat ini kegiatan yang dilakukan juga menggunakan alat-alat elektronik dalam bentuk hardware maupun software sebagai media pembelajaran. Banyak platform digital yang bermunculan yang digunakan sebagai media pembelajaran salaha satunya adalah YouTube. Penelitian ini dilakukan sebagai sebuah tujuan untuk mengetahui apakah platform YouTube efektif digunakan sebagai media dalam pembelajaran Sekolah Minggu. Dalam penelitian ini penulis menerapkan metode kualitatif penelitian lapangan di gereja Golden Gate Community Church Semarang (G2CC). Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan observasi serta wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah pembelajaran sekolah minggu menjadi lebih mudah dipahami oleh peserta didik. Kegiatan pembelajaran sekolah minggu menjadi lebih menarik. Guru-guru mampu mengimplementasikan media pembelajaran berbasis YouTube secara baik. Media pembelajaran dengan platform YouTube merupakan salah satu media yang dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif baik bagi peserta didik maupun guru-guru itu sendiri. 
Pengaruh Komunikasi Suami-Istri yang Efektif terhadap Keharmonisan Rumah Tangga di Gereja Bethel Indonesia Filadelfia, Makassar Rudy Tankoma
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 1, No 2: November 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v1i2.14

Abstract

This research was conducted at Bethel Indonesia Filadelfia Church Makassar, using a quantitative design. The research sample was 260 congregations from 800 congregations that were married by random sampling. This paper was written with the aim of knowing: First, the level of understanding of effective communication between husband and wife at Bethel Indonesia Filadelfia Church Makassar (variable X). Second. to determine the level of family harmony in the Bethel Indonesia Filadelfia Church Makassar (variable Y). Third, to find out how much influence effective communication between husband and wife (X) has on family harmony at the Indonesian Bethel Church Filadelfia Makassar (Y). The results obtained are the first hypothesis in this study is the variable (X) tends to be moderate. The results of the statistical test Variable (X) in the moderate to the high category in the interval class table with the Lower Bound and Upper Bound values of 95.21 to 97.51 with a confidence interval at a significance level of 0.05. The findings from the initial hypothesis, Variable (X) tends to be moderate, are proven. The second hypothesis in this study is the tendency of the variable (Y) to be moderate. The results of the statistical test found that the variable (Y) was in the high category, with the Lower Bound and Upper Bound values being 64.41 to 66.21. So based on the results of the study, it is concluded that the second hypothesis of the variable (Y) tends to be moderate and is not proven. The third hypothesis in this study is that the effect of variable (X) on variable (Y) tends to be moderate. The results of the hypothesis test are as follows: There is a relationship between the variable (X) and the variable (Y) with a ryx value of 44.6% or 0.446 and a positive value, meaning that the relationship between the two variables is in the medium category because it is at an interval value of 0.400— 0.599. So based on the results of the research above, it is concluded that the third hypothesis in this study, that the effect of Variable (X) on Variable (Y) tends to be moderate, is proven. AbstrakPenelitian ini dilaksanakan di Gereja Bethel Indonesia Filadelfia Makassar, dengan menggunakan rancangan kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 260 jemaat dari 800 populasi jemaat yang sudah berkeluarga secara random sampling.. Tulisan ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui : Pertama, tingkat pemahaman komunikasi yang efektif  antara suami istri di Gereja Bethel Indonesia Filadelfia Makassar (variabel X). Kedua.untuk mengetahui tingkat  keharmonisan keluarga  di Gereja Bethel Indonesia Filadelfia Makassar (variabel Y). Ketiga, untuk mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi yang efektif  antara suami istri (X) terhadap keharmonisan keluarga di Gereja Bethel Indonesia Filadelfia Makassar (Y). Hasil yang diperoleh adalah Hipotesis pertama dalam penelitian ini adalah Variabel (X) cenderung sedang. Hasil uji statistik Variabel (X) dalam kategori cukup menuju tinggi di dalam tabel klas interval dengan nilai Lower Bound dan Upper Bound yakni 95,21 s/d  97,51 dengan confidence interval pada taraf signifikansi 0,05. Temuan dari hasil hipotesis awal, Variabel (X) cenderung sedang, adalah terbukti. Hipotesis kedua dalam penelitian ini yaitu kecenderungan Variabel (Y) adalah sedang . Hasil uji statistik menemukan bahwa Variabel (Y) dalam kategori tinggi , dengan nilai Lower Bound dan Upper Bound yakni  64,41 s/d 66,21. Jadi berdasarkan hasil penelitian, maka disimpulkan bahwa hipotesa kedua Variabel (Y) cenderung sedang adalah tidak terbukti. Hipotesis ketiga dalam penelitian ini adalah Pengaruh Variabel (X) terhadap Variabel (Y) adalah cenderung sedang.  Adapun  hasil uji hipotesisnya adalah sebagai berikut: Terdapat hubungan antara variabel (X) dengan variabel (Y) dengan nilai ryx  sebesar  44,6% atau 0,446 dan bernilai positif  , artinya hubungan antara kedua variabel dalam kategori sedang, karena berada pada nilai interval 0,400—0,599. Jadi berdasarkan hasil penelitian di atas, maka disimpulkan bahwa hipotesa ketiga dalam penelitian ini, bahwa pengaruh Variabel (X) terhadap Variabel (Y) cenderung sedang adalah terbukti.
Menyongsong Inovasi: Peningkatan Kreativitas Guru Pendidikan Agama Kristen untuk Meningkatkan Kualitas Belajar Siswa Manang, Erson Umbu Ndula; Bria, Selfiana; Nessi, Yohanes
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 4, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v4i1.77

Abstract

Abstract: This study examines the impact of increasing creativity and innovation among Christian Religious Education (PAK) teachers on the quality of student learning. PAK teachers with high levels of creativity and innovation can create engaging and meaningful learning experiences for students through the application of innovative teaching methods, diverse approaches, and the use of technology in instruction. The results of the study indicate that the enhancement of creativity and innovation among PAK teachers has a positive effect on the quality of student learning. Creative and innovative teaching encourages active student participation in the learning process, enhances interest in PAK subjects, and deepens understanding of religious values. Additionally, creative and innovative PAK teachers can help students develop critical thinking skills, creativity, and problem-solving abilities through interactive approaches such as group discussions, creative projects, and simulations, all of which increase student engagement in the learning process. This research provides a strong foundation for the development of more effective teaching strategies and approaches to improve the quality of student learning in Christian Religious Education subjects.Keywords: Creativity and Innovation, Impact on Student Learning QualitAbstrak : Penelitian  ini mengkaji  dampak peningkatan kreativitas dan inovasi guru Pendidikan Agama Kristen terhadap mutu pembelajaran siswa. Guru PAK yang memiliki tingkat kreativitas dan inovasi yang tinggi dapat menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan bermakna bagi siswa melalui penerapan metode pengajaran yang inovatif, pendekatan yang variatif, dan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Hasil studi menunjukkan bahwa peningkatan kreativitas dan inovasi guru PAK berdampak positif terhadap mutu pembelajaran siswa. Pengajaran yang kreatif dan inovatif mendorong partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran, meningkatkan minat terhadap mata pelajaran PAK, dan memperdalam pemahaman nilai-nilai agama. Selain itu, guru PAK yang kreatif dan inovatif juga dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan keterampilan pemecahan masalah melalui pendekatan interaktif seperti diskusi kelompok, proyek kreatif, dan simulasi, yang semuanya meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini memberikan landasan yang kuat untuk pengembangan strategi dan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dalam meningkatkan mutu pembelajaran siswa pada mata pelajaran Agama Kristen. Kata kunci: Kreativitas dan Inovasi, Dampak Bagi Kualitas Belajar Siswa
Pentingnya Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Menghadapi Tantangan Di Era Revolusi Industri 4.0 Agus Prihanto; Kadek Eunike Dwi Nirmala Putri
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 1, No 1: Mei 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v1i1.5

Abstract

In the Industrial Revolution Era 4.0, developments and changes in technology occur rapidly. This change is especially marked by the existence of a cyber-physical. The Industrial Revolution Era 4.0 affects every aspect of life, including in the field of education. This causes teachers as educators to be required to improve their quality to keep pace with technological developments in the Industrial Revolution Era 4.0.This article uses descriptive qualitative research methods. The main discussion in this article is about how important is for a Christian Religious Education teacher to have competence in facing the challenges of the Industrial Revolution Era 4.0. This article is presented descriptively using data sources from journal articles, proceedings,books, and other secondary sources.Teacher competence becomes a reference in improving the quality of each teacher. Pedagogic competence, social competence, professional competence, personality competence, and spiritual competence are the standards for improving the quality of teachers, especially Christian Religious Education teachers. Each of these competencies must be continuously improved by every teacher to answer every challenge that exists in the Industrial Revolution 4.0 Era. Challenges in the Industrial Revolution Era 4.0 include accelerating developments in technology, moral degradation, shifting educational values, and affecting spiritual and moral life.   Abstrak Pada Era Revolusi Industri 4.0 perkembangan dan perubahan dalam bidang teknologi terjadi dengan sangat cepat. Perubahan ini khususnya ditandai dengan adanya sistem cyber physical. Era Revolusi Industri 4.0 ini mempengaruhi dalam setiap aspek bidang kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Hal ini menyebabkan guru sebagai pendidik dituntut untuk dapat meningkatkan kualitas mereka agar dapat mengimbangi terjadinya perkembangan teknologi di Era Revolusi Inustri 4.0 ini.Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pokok pembahasan pada artikel ini tentang bagaimana pentingnya seorang guru Pendidikan Agama Kristen memiliki kompetensi dalam menghadapi tantangan Era Revolusi Industri 4.0. Artikel ini disajikan secara diskriptif dengan menggunakan sumber data dari artikel jurnal, prosiding, buku-buku dan sumber sekunder lainnya.Kompetensi guru menjadi acuan dalam peningkatan kualitas setiap guru. Kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, kompetensi profesional, kompetensi kepribadian dan kompetensi spritual menjadi standar dalam peningkatan kualitas guru, khususnya guru Pendidikan Agama Kristen. Setiap kompetensi ini harus terus ditingkatkan oleh setiap guru untuk menjawab setiap tantangan yang ada pada Era Revolusi Industri 4.0. Tantangan pada Era Revolusi Industri 4.0 antara lain percepatan perkembangan dalam teknologi, degradasi moral, pergeseran nilai-nilai pendidikan, mempengaruhi kehidupan spritual dan moral kehidupan.Kata Kunci : Kompetens, Revolusi Industri 4.0. 
Memaknai Berkat Tuhan Sebagai Dampak Dari Ketaatan Kepada Perintah Tuhan Dan Penerapannya Dalam Kehidupan Orang Percaya Masa Kini Andreas Danang Rusmiyanto
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 3, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v3i1.48

Abstract

Berkat dijanjikan Tuhan akan diberikan kepada umatnya yang taat memegang perintah setiap perintah-perintahNya. Hidup dalam berkat Tuhan, merupakan hidup yang menjadi idaman dan harapan bagi setiap orang percaya. Perjalanan kehidupan yang dipenuhi dengan berkat secara jasmani maupun rohani menjadi sesuatu yang selalu didambakan dan membuat hidup semakin bersemangat. Terlebih lagi, jika hidup orang percaya ada dalam berkat Tuhan senantiasa. Tetap teguh dan setia memegang setiap ketetapan dan perintah Tuhan, maka akan berdampak bagi kehidupan orang percaya tersebut. Disaat kita mendapat suatu perlindungan dan penghasilan dari apa yang kita kerjakan dari sesama kita saja dapat memberikan rasa aman, kecukupan dan sukacita. terlebih lagi jika Tuhan sendiri yang memberikan hal itu kepada orang percaya, maka akan lebih dari apa yang sesama kita atau manusia berikan. Paper ini menyampaikan informasi tentang dampak dari sebuah ketaatan kepada Tuhan dalam kehidupan yang takut akan Tuhan, menuruti setiap perintah Tuhan dan menjaga hidup supaya berkenan di hadapan Tuhan. Memberikan suatu pemahaman dari arti sebuah ketaatan dan perilaku yang benar di hadapan Tuhan dan tidak menyimpang dari jalan Tuhan yang dikendaki-Nya. Dengan menggunakan metode deskripsi literatur diharapkan dapat memberikan informasi yang lengkap dan akurat
Kajian Teoretik Penelitian Khotbah Andreas Rudy Hartono
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 2, No 1: Mei 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v2i1.23

Abstract

The essence of the sermon must be interpreted in terms of the true meaning and understanding of the sermon itself. The contents of the sermon may go hand in hand with the discrepancy with the true meaning of the sermon. This needs to be criticized theologically and practically so that anyone who delivers a sermon cannot be separated from the truth that has been standardized in God's Word. In the development of science and technology, the "spewing" of the science of preaching focuses more on the results of sermons that are considered good according to the "listener" than their preparation. While the listener's understanding and understanding of the preparation of a good and right sermon is not the main consideration. Sermon listeners only judge the results and not the process of the sermon delivered. The research method used is a descriptive qualitative method with a literature study approach (library research). Thus, the author wants to contribute in the form of this research so that it can provide input for preachers to be more accountable in preparing their sermons. AbstrakEsensi khotbah harus diinterpretasikan dalam pengertian serta pemahaman yang benar dari khotbah itu sendiri. Muatan-muatan khotbah bisa saja berjalan seiring dengan ketidak sesuaian dengan makna khotbah yang benar. Hal ini perlu dikritisi secara teologis praktis, sehingga siapapun yang menyampaikan khotbah, tidak terlepas dari kebenaran yang sudah dibakukan dalam Firman Tuhan. Dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, “pengkarbitan” ilmu berkhotbah itu lebih menfokuskan hasil khotbah yang dianggap bagus menurut “pendengar” dari pada persiapaannya. Sementara pemahaman dan pengertian pendengar mengenai persiapan khotbah yang baik dan benar itu bukan menjadi pertimbangan yang utama. Pendengar khotbah hanya menilai hasil dan bukan proses dari khotbah yang disampaikan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur (library research). Dengan demikian, penulis ingin memberikan sumbangsih dalam bentuk penelitian ini agar bisa memberi masukkan bagi pengkhotbah untuk lebih dipertanggungjawabkan dalam mempersiapkan khotbah-khotbahnya.
Pentingnya Manajemen Gereja terhadap Pertumbuhan Gereja Yesda Tangdiseru
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 1, No 2: November 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v1i2.10

Abstract

This paper aims to provide an understanding that church management is needed by the church to carry out the wheels of service and carry out God's great commission. The church should not be closed with management that is considered worldly patterns that will interfere with church services and limit the Holy Spirit. The research method used in this study is a qualitative method with a literature study approach. The author collects data from various literature such as journals, books, articles, Bibles, and other library sources and then synthesizes them into meaningful paragraphs to provide solutions for solving the problems at hand. The result obtained is that management is a planning method that has existed since Allah created the heavens, the earth, and everything in it. That God also gives lessons for humans, for his church to implement management because God himself is one of the best examples of managers in carrying out His works, from the creation of creation to the work of the plan of human salvation. The Bible also gives many examples of Bible characters in their lifetime and leadership, they apply management patterns. Therefore, the church also needs to implement management based on God's word, which can be called church management.   AbstrakTulisan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bahwa manajemen gereja sangat diperlukan oleh gereja untuk menjalankan roda pelayanan dan melaksanakan amanat agung Tuhan. Gereja tidak boleh tertutup dengan manajemen yang dianggap sebagai pola-pola duniawi yang akan mengganggu pelayanan gereja dan membatasi Roh Kudus. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Penulis melakukan pengumpulan data dari berbagai literatur seperti jurnal, buku, artikel, Alkitab, dan sumber pustaka lainnya kemudian disintesis menjadi paragraf yang mengandung makna untuk memberikan solusi bagi pemecahan masalah yang dihadapi. Hasil yang didapatkan adalah bahwa manajemen adalah sebuah metode perencanaan yang sudah ada semenjak Allah menciptakan langit, bumi dan segala isinya. Bahwa Allah juga memberikan pelajaran bagi manusia, bagi gerejanya untuk menerapkan manajemen karena Allah sendiri adalah salah satu contoh manejer yang terbaik dalam melaksanakan karya-karyaNya, baik dari mulai karya penciptaan sampai kepada karya rencana keselamatan manusia. Alkitab juga banyak memberikan contoh tokoh-tokoh Alkitab dalam masa kehidupan dan kepemimpinan mereka, mereka menerapkan pola manajemen. Oleh sebab itu, gereja pun perlu menerapkan manajemen yang berlandaskan pada firman Tuhan, yang dapat disebut sebagai manajemen gereja.
Manfaat Pendidikan Inklusif Dalam Mengatasi Masalah Keterampilan Sosial Anak Berkebutuhan Khusus Fify Joseph; Irwanto Mangedong
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 3, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v3i2.58

Abstract

Apart from the National Education aim to educate the life of the nation, today there are still various problems arisen in the world of education including the education for children with special needs, that it is implicitly needed of an educational institution that can accommodate children with special needs as well as other normal children in getting the same or equivalent education (inclusive). This writing is done qualitatively (literature study) by taking and processing data and information from various sources such as books, journals, or other articles. The objectives that can be obtained through this writing are first, to know and understand the importance of inclusive-based education for children with special needs. Second, to find out about the social skills needed by children with special needs. Third, to find out the benefits of inclusive education on the social skills of children with special needs. The results obtained are that inclusive-based education is an answer to an “education for all” system, namely an education system that accepts every child to be educated and equipped regardless of the differences in each child. The principle of non-discrimination contained in the implementation of inclusive-based education is a place where children with special needs get the same education services as other normal children, that children with special needs will receive good benefits, so as to create social interaction, building a sense of children's self-confidence, and train children to respect differences.Keywords: Inclusive Education; social skills; The child with special needsTerlepas dari tujuan pendidikan Nasional untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dewasa ini masih didapati berbagai masalah yang muncul dalam dunia pendidikan di antaranya pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) sehingga secara implisit dibutuhkan satu lembaga pendidikan yang bisa menampung anak berkebutuhan khusus bersama anak normal lainnya dalam mendapatkan pendidikan yang sama atau setara (inklusif).  Penulisan ini dilakukan secara kualitatif atau studi pustaka dengan mengambil danmengolah sumber data dari berbagai sumber seperti buku, jurnal-jurnal, ataupun artikel-artikellainnya.Tujuanyangdapatdiperolehmelaluipenulisaniniadalahpertama, untuk mengetahui dan memahami tentang pentingnya pendidikan berbasis inklusif bagi anak berkebutuhan khusus. Kedua, untuk mengetahui tentang keterampilan sosial yang diperlukan oleh anak berkebutuhan khusus. Ketiga, untuk mengetahui manfaat pendidikan inklusif terhadap keterampilan sosial anak berkebutuhan khusus. Hasil yang diperoleh adalah bahwa pendidikan berbasis inklusif merupakan suatu jawaban bagi suatu sistmm “pendidikan untuk semua”yaitu suatu sistem pendidikan yang menerima setiap anak untuk dididik dan dibekali tanpa memandang perbedaan yang terdapat pada setiap anak.  Prinsip non-diskriminasi yang terdapat pada penyelenggaraan pendidikan berbasis inklusif merupakan wadah di mana anak-anak berkebutuhan khusus mendapatkan layanan pendidikan yang sama dengan anak-anak normal lainnya, sehingga anak-anak berkebutuhan khusus akan menerima manfaat yang baik, juga tercipta interaksi sosial, dapat membangun rasa percaya diri anak, serta melatih anak menghargai perbedaan.Kata kunci: Pendidikan Inklusif; keterampilan sosial; Anak berkebutuhan khusus
Soteriologi Alkitab di tengah Eksklusivisme, Inklusivisme, dan Pluralisme Dylfard Edward Pandey; Lasino Lasino
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 2, No 2: November 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v2i2.41

Abstract

Salvation in Christianity has an exclusive nature and this raises problems not only with the views of other religions on this matter but also within the Christian religion itself. One of the fundamental problems faced by exclusive biblical soteriology is dealing with inclusivism and pluralism. In conducting the research, the author uses qualitative research methods with a thorough and accurate library research approach. the results of the study show that biblical soteriology can deal with exclusivism, inclusivism, and pluralism without losing its unique exclusivity. AbstrakKeselamatan dalam kekristenan memiliki sifat yang eksklusif dan hal ini menimbulkan persoalan bukan hanya pandangan agama-agama lain terhadap hal ini bahkan juga di kalangan agama Kristen sendiri. Salah satu persoalan mendasar yang dihadapi oleh Soteriologi Alkitab yang bersifat Eksklusif  adalah berhadapan dengan inkusivisme dan pluralisme. Dalam melakukan penelitian penulis menggunakan metode penelitian kulaititatif dengan pendekaan riset pustaka yang teliti dan akurat. hasil dari penelitian menunjukkan soteriologi Alkitab dapat berhadapan dengan ekslusivisme, inklusivism dan pluralisme tanpa kehilangan sifat ekslusifnya yang unik.Sifat eksklusif soteriologi Alkitab tidak dapat dipisahkan dari Yesus Kristus karena berkaitan dengan finalitas keselamatan dan holistik serta ketiadaan alternatif yang memadai.