cover
Contact Name
Nina Herlina
Contact Email
bidansrikandi@gunadarma.ac.id
Phone
+6221-78881112
Journal Mail Official
bidansrikandi@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jalan Margonda Raya 100
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Bidan Srikandi
Published by Universitas Gunadarma
ISSN : -     EISSN : 30318688     DOI : https://doi.org/10.35760/jbs
Core Subject : Health,
Jurnal Bidan Srikandi menerima naskah kebidanan dengan scope kebidanan dan kesehatan ibu dan anak yang meliputi kesehatan reproduksi remaja dan pranikah, kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan anak-anak, keluarga berencana, masa kliakterium, kebidanan komunitas, pendidikan di bidang kebidanan, terapi holistik dan komplementer dalam kebidanan, kesehatan reproduksi.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol. 4 no. 2 (2026)" : 5 Documents clear
HUBUNGAN USIA IBU, PARITAS, USIA KEHAMILAN, ANEMIA, CEPHALOPELVIC DISPROPORTION DAN MALPRESENTASI DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI DI RSUD CIBINONG TAHUN 2024 Siti Robiah; Arini Kusmintarti
Jurnal Bidan Srikandi Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jbs.2026.v4i2.289

Abstract

Ketuban Pecah Dini (KPD) merupakan salah satu komplikasi obstetri yang ditandai dengan pecahnya selaput ketuban sebelum proses persalinan berlangsung dan dapat meningkatkan risiko infeksi, persalinan prematur, serta morbiditas dan mortalitas ibu maupun bayi. Kejadian KPD masih menjadi masalah kesehatan maternal karena angka kejadiannya cukup tinggi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor maternal serta obstetri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia ibu, paritas, usia kehamilan, anemia, cephalopelvic disproportion (CPD), dan malpresentasi dengan kejadian Ketuban Pecah Dini (KPD) pada ibu bersalin di RSUD Cibinong Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Data yang digunakan berupa data sekunder dari rekam medis ibu bersalin di RSUD Cibinong Tahun 2024. Sampel penelitian sebanyak 387 responden dengan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 387 responden, sebanyak 178 ibu (46,0%) mengalami KPD. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara usia ibu (p=0,000), paritas (p=0,003), usia kehamilan (p=0,000), anemia (p=0,000), cephalopelvic disproportion (CPD) (p=0,000), dan malpresentasi (p=0,001) dengan kejadian Ketuban Pecah Dini. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa usia ibu, paritas, usia kehamilan, anemia, CPD, dan malpresentasi merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian Ketuban Pecah Dini pada ibu bersalin di RSUD Cibinong Tahun 2024. Tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan deteksi dini terhadap faktor risiko KPD guna mencegah komplikasi pada ibu dan bayi.
HUBUNGAN ANTARA POLA NUTRISI IBU HAMIL TRIMESTER 3 DENGAN KEJADIAN DEFISIENSI ZAT GIZI MIKRO DI DEPOK 2024-2025 Jihan abidah; Johan Harlan
Jurnal Bidan Srikandi Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jbs.2026.v4i2.641

Abstract

Defisiensi zat gizi mikro pada ibu hamil trimester 3 berisiko tinggi menyebabkan komplikasi maternal dan gangguan perkembangan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola nutrisi dengan kejadian defisiensi zat gizi di Depok 2024-2025. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif cross-sectional menggunakan data sekunder rekam medis di Puskesmas Tapos. Hasil analisis menunjukkan hubungan signifikan antara pemberian tablet Fe (p=0,002) dan asam folat (p=0,000) dengan kejadian defisiensi zat gizi. Sebaliknya, pemberian kalsium tidak menunjukkan hubungan signifikan (p=0,364). Kesimpulannya, kejadian defisiensi zat gizi mikro pada ibu hamil trimester 3 berkaitan erat dengan ketidakcukupan asupan zat besi dan asam folat. Disarankan peningkatan edukasi dan kepatuhan konsumsi suplemen nutrisi tersebut untuk mencegah anemia dan masalah kesehatan selama kehamilan.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA KEBIDANAN DENGAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN Dinda Pramestya Utami; Nina Herlina
Jurnal Bidan Srikandi Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jbs.2026.v4i2.681

Abstract

Latar Belakang: Budaya keselamatan pasien merupakan aspek penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan mencegah terjadinya insiden yang merugikan pasien. Pengetahuan dan sikap mahasiswa kebidanan selama praktik klinik diduga berperan dalam penerapan budaya keselamatan pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan sikap mahasiswa kebidanan dengan budaya keselamatan pasien. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 58 mahasiswa kebidanan Universitas Gunadarma. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang terdiri atas 10 item pengetahuan, 5 item sikap, dan 5 item budaya keselamatan pasien. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Fisher's Exact Test dengan tingkat kemaknaan 95% (α=0,05). Hasil: Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik (94,8%), sikap positif (96,6%), dan budaya keselamatan pasien yang baik (98,3%). Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan budaya keselamatan pasien (p=0,973) maupun antara sikap dengan budaya keselamatan pasien berdasarkan Fisher's Exact Test (p=1,000). Kesimpulan: Tingkat pengetahuan dan sikap mahasiswa kebidanan tidak berhubungan secara signifikan dengan budaya keselamatan pasien pada responden penelitian ini.
PENERAPAN TEKNIK GYMBALL TERHADAP DURASI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF IBU PRIMIGRAVIDA DI KLINIK PRATAMA ATHALLAH Liana Elfaristo Ariani; Gracea Petricka; Rochmawati
Jurnal Bidan Srikandi Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jbs.2026.v4i2.737

Abstract

Perlambatan kemajuan persalinan kala I fase aktif pada ibu primigravida meningkatkan risiko komplikasi maternal dan neonatal, seperti atonia uteri dan asfiksia janin. Pemanfaatan gymball merupakan salah satu asuhan kebidanan komplementer non-farmakologis yang diharapkan dapat mempercepat penurunan kepala janin ke dasar panggul melalui optimalisasi gaya gravitasi dan posisi tubuh vertikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerapan teknik gymball terhadap durasi persalinan kala I fase aktif pada ibu primigravida di Klinik Pratama Athallah Sukabumi. Penelitian ini merupakan penelitian kohort retrospektif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan data sekunder rekam medik ibu bersalin primigravida periode April 2024 hingga April 2025 di Klinik Pratama Athallah Sukabumi. Total sampel dalam penelitian ini berjumlah 55 responden yang memenuhi kriteria inklusi, terdiri dari 43 responden pada kelompok intervensi (gymball) dan 12 responden pada kelompok kontrol (non-gymball). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square (α = 0,05). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa pada kelompok ibu yang menerapkan teknik gymball, sebanyak 21 responden (48,8%) mengalami durasi persalinan kala I fase aktif kategori cepat (≤ 6 jam). Sebaliknya, pada kelompok kontrol (non-gymball), hanya sebagian kecil responden yang mengalami persalinan cepat. Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value sebesar 0,028 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara penerapan teknik gymball dengan durasi persalinan kala I fase aktif. Penerapan teknik gymball efektif secara signifikan dalam membantu mempercepat durasi persalinan kala I fase aktif pada ibu primigravida. Fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya Klinik Pratama Athallah, disarankan untuk mengintegrasikan penggunaan gymball sebagai salah satu standar asuhan kebidanan komplementer pada persalinan normal.
HUBUNGAN JENIS KPD TERHADAP DERAJAT ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD KOTA TANGERANG Amelia Indah Roswanah; Kasyafiya Jayanti
Jurnal Bidan Srikandi Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jbs.2026.v4i2.920

Abstract

Ketuban pecah dini (KPD) merupakan kondisi pecahnya selaput ketuban sebelum proses persalinan dimulai dan dibedakan menjadi Premature Rupture of Membranes (PROM) pada usia kehamilan ≥37 minggu dan Preterm Premature Rupture of Membranes (PPROM) pada usia kehamilan <37 minggu. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko komplikasi neonatal, salah satunya asfiksia neonatorum. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan jenis KPD (PROM dan PPROM) dengan derajat asfiksia neonatorum di RSUD Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis ibu bersalin dengan KPD selama periode lima tahun. Sampel berjumlah 375 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p< 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPROM merupakan jenis KPD terbanyak yaitu 299 responden (79,7%), sedangkan PROM sebanyak 76 responden (20,3%). Berdasarkan derajat asfiksia yaitu sebanyak 233 bayi (62,1%) tidak mengalami asfiksia, 128 bayi (34,1%) mengalami asfiksia ringan, dan 14 bayi (3,7%) mengalami asfiksia berat. Uji Chi-Square menunjukkan p=0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara jenis KPD dengan derajat asfiksia neonatorum. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara jenis KPD dengan derajat asfiksia neonatorum di RSUD Kota Tangerang.  

Page 1 of 1 | Total Record : 5