cover
Contact Name
Andy Budiarto
Contact Email
Andy Budiarto
Phone
+6281367313120
Journal Mail Official
jurnal-destek@univ-tridinanti.ac.id
Editorial Address
Jalan Kapten Marzuki No. 2446 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Desiminasi Teknologi
ISSN : 2303212X     EISSN : 25035398     DOI : https://doi.org/10.52333/destek.v12i2
Core Subject : Engineering,
Journal of Dissemination of Technology is a journal that contains articles and scientific work as a result of research by lecturers and or students of the Faculty of Engineering which is published periodically 2 (two) times per year by the Faculty of Engineering, University of Tridinanti Palembang.
Articles 65 Documents
ANALISIS GANGGUAN TEGANGAN PADA SISTEM DISTRIBUSI LISTRIK DI PT HOKTONG PALEMBANG Angga Andriansyah; Letifa Shintawaty; Dina Fitria
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 14, Nomor 2, Juli 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformator merupakan komponen vital dalam Sistem distribusi listrik merupakan bagian penting dalam penyaluran energi listrik dari gardu distribusi ke konsumen. Dalam proses penyaluran tersebut sering terjadi gangguan tegangan yang dapat mempengaruhi kualitas daya listrik, seperti voltage sag dan voltage swell. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gangguan tegangan pada sistem distribusi listrik di PT Hoktong Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis berdasarkan data pengukuran tegangan pada sistem distribusi yang terhubung dengan transformator berkapasitas 2000 kVA. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis data pengukuran tegangan, diperoleh bahwa nilai voltage sag terbesar terjadi pada pukul 14.00 sebesar 2,5%, sedangkan nilai voltage swell terbesar terjadi pada pukul 12.00 dan 16.00 sebesar 2,5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi fluktuasi tegangan pada sistem distribusi listrik yang disebabkan oleh perubahan beban pada jaringan distribusi.
BEYOND THE DOOR: PINTU BUKAN SEKEDAR PINTU, MENGUNGKAP TIGA LAPIS FUNGSI YANG TERABAIKAN DALAM BANGUNAN GEDUNG Ramadisu Mafra; Zulfikri; Riduan
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 14, Nomor 2, Juli 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pintu merupakan salah satu elemen bangunan yang paling sering digunakan, namun sering dipahami hanya sebagai elemen akses dan pembatas ruang. Padahal berbagai regulasi dan standar teknis di Indonesia menempatkan pintu sebagai bagian penting dari sistem aksesibilitas, keselamatan kebakaran, dan keandalan bangunan gedung. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, mengelaborasi, dan mengharmonisasikan persyaratan pintu yang tersebar dalam Permen PU No.30/PRT/M/2006, SNI 03-1735-2000, SNI 03-1736-2000, Permen PU No.26/PRT/M/2008, Permen PUPR No.14/PRT/M/2017, dan PP No.16 Tahun 2021. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi regulasi, analisis komparatif, dan sintesis konseptual terhadap berbagai ketentuan yang berkaitan dengan pintu pada bangunan gedung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama bukan terletak pada kurangnya regulasi, melainkan pada fragmentasi pengaturan dan belum terintegrasinya pemahaman antara regulasi, desain, dan perilaku pengguna. Penelitian ini mengusulkan konsep Three Layers of Door Function yang terdiri atas fungsi regulatif, fungsi arsitektural, dan fungsi perilaku sebagai kerangka untuk memahami kompleksitas fungsi pintu secara lebih utuh. Berdasarkan konsep tersebut dikembangkan Door Compliance Framework sebagai model evaluasi pintu yang mengintegrasikan kepatuhan regulatif, kualitas desain, dan perilaku pengguna. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pintu tidak dapat dinilai hanya dari satu perspektif, melainkan harus dipahami sebagai hasil harmonisasi antara regulasi, arsitektur, dan perilaku pengguna dalam satu sistem bangunan yang utuh
ANALISIS KUALITAS AIR BERSIH MENGGUNAKAN METODE ANOVA Rafi Gunawan; Faizah Suryani; Tolu Tamalika
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 14, Nomor 2, Juli 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kualitas air bersih berdasarkan parameter pH, Total Dissolved Solids (TDS) serta kandungan logam besi (Fe) dan mangan (Mn). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai masing-masing parameter kualitas air, menilai kesesuaiannya dengan standar baku mutu air minum berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492 Tahun 2010 serta menganalisis perbedaan kualitas air antar cabang distribusi menggunakan metode Analysis of Variance (ANOVA). Data penelitian diperoleh dari hasil pengujian laboratorium pada 20 titik distribusi yang tersebar di empat cabang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai pH berkisar antara 6,7–7,6, TDS antara 421–494 mg/L, kandungan Fe antara 0,2–0,3 mg/L, dan Mn antara 0,06–0,10 mg/L, yang secara umum masih berada dalam batas baku mutu. Hasil uji ANOVA menunjukkan nilai signifikansi < 0,05 yang menandakan adanya perbedaan kualitas air yang signifikan antar cabang distribusi. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun kualitas air secara umum memenuhi standar, tetap terdapat variasi kualitas air yang perlu mendapat perhatian melalui pengawasan dan pengelolaan distribusi secara berkelanjutan.
PENERAPAN LEAN MANUFACTURING PADA PROSES PRODUKSI DENGAN METODE VALUE STREAM MAPPING Devie Oktarini; Azhari
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 14, Nomor 2, Juli 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. BPKS merupakan perusahaan yang memproduksi buis beton, namun masih menghadapi permasalahan berupa aktivitas tidak bernilai tambah (waste) dan produk reject yang memengaruhi efisiensi produksi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis waste, menganalisis penyebab produk reject, serta memberikan usulan perbaikan menggunakan pendekatan Lean Manufacturing dan Value Stream Mapping (VSM). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pengukuran waktu proses produksi. Analisis dilakukan menggunakan Current State Value Stream Mapping, Process Activity Mapping (PAM), Fishbone Diagram, dan Future State Value Stream Mapping. Hasil penelitian menunjukkan waste dominan terjadi pada aktivitas penyimpanan, pemadatan, pemeriksaan kelembaban, dan finishing. Sebelum perbaikan, total waktu proses produksi mencapai 232 menit dengan Process Cycle Efficiency (PCE) sebesar 86,2%. Usulan perbaikan berupa penerapan check sheet inspeksi, standardisasi kerja, sistem First In First Out (FIFO), dan penataan area penyimpanan. Setelah perbaikan, waktu produksi menurun menjadi 210,71 menit dan produk reject berkurang dari 5,57% menjadi 3,10%, sehingga efisiensi proses produksi meningkat.
ANALISIS GEOKIMIA UNTUK MENENTUKAN POTENSI PEMBENTUKAN AIR ASAM TAMBANG (AAT) PADA OVERBURDEN BATUBARA DI PT. BUMI MERAPI ENERGI Iqbal Armanda; Aprilliana; Dania Rizkie
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 14, Nomor 2, Juli 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pembentukan Air Asam Tambang (AAT) pada overburden batubara di PT. Bumi Merapi Energi, Lahat, Sumatera Selatan. AAT terbentuk akibat paparan udara dan air pada overburden yang mengandung mineral sulfida, sehingga membahayakan lingkungan. Untuk mencegahnya, langkah penting yang dilakukan adalah mengidentifikasi material pembentuk asam (Potential Acid-Forming/PAF) dan non asam (Non Acid-Forming/NAF). Metodologi penelitian menggunakan analisis geokimia terhadap empat sampel overburden (batulempung, batupasir, batulempung karbonan, dan batulanau) menggunakan teknik grab sampling. Sampel diuji secara statis, meliputi pH slurry, total sulfur, Acid Neutralization Capacity (ANC), dan Net Acid Generation (NAG). Klasifikasi material sebagai PAF atau NAF didasarkan pada metode Net Acid Producing Potential (NAPP) dan Net Acid Generation (NAG). Hasil pengujian menunjukkan keempat sampel batuan tergolong material PAF. Meskipun batupasir dan batulanau memiliki nilai ANC tertinggi (25,16) dibandingkan batulempung dan batulempung karbonan (12,41). Kemampuan penetralan asam yang minim berpotensi memicu terbentuknya AAT di area penelitian.