cover
Contact Name
Andy Budiarto
Contact Email
Andy Budiarto
Phone
+6281367313120
Journal Mail Official
jurnal-destek@univ-tridinanti.ac.id
Editorial Address
Jalan Kapten Marzuki No. 2446 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Desiminasi Teknologi
ISSN : 2303212X     EISSN : 25035398     DOI : https://doi.org/10.52333/destek.v12i2
Core Subject : Engineering,
Journal of Dissemination of Technology is a journal that contains articles and scientific work as a result of research by lecturers and or students of the Faculty of Engineering which is published periodically 2 (two) times per year by the Faculty of Engineering, University of Tridinanti Palembang.
Articles 58 Documents
PEMANFAATAN SERBUK KARET ALAM PADAT SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS DALAM CAMPURAN AC-WC DENGAN PENGUJIAN MARSHALL Bazar Asmawi; Zulkarnain, Yules Pramona; Fuad, Indra Syahrul; Anisah
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 13 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/1-10

Abstract

Pertumbuhan sektor transportasi darat di Indonesia menyebabkan peningkatan signifikan dalam limbah ban bekas akibat semakin banyaknya kendaraan. Hal ini berdampak pada kerusakan jalan yang semakin sering terjadi sebelum masa yang direncanakan, yang disebabkan oleh penggunaan material yang tidak sesuai, kondisi cuaca, dan beban lalu lintas yang tinggi. Untuk mendorong efisiensi energi dan penggunaan bahan baku yang ramah lingkungan, ada upaya untuk memanfaatkan limbah dan produk sampingan, termasuk karet. Indonesia, sebagai penghasil karet terbesar, menghadapi masalah ketidakstabilan harga karet, yang mendorong penelitian penggunaan karet sebagai bahan tambahan dalam campuran aspal. Penelitian ini berfokus pada penggunaan karet alam dalam bentuk padat dan serbuk sebagai pengganti sebagian agregat halus dalam campuran beraspal, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas perkerasan jalan dan memberikan informasi baru tentang manfaat karet dalam konstruksi jalan. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan karet alam padat sebagai pengganti sebagian pasir pada campuran AC-WC mempengaruhi parameter Marshall, dengan peningkatan VMA, fluktuasi pada VIM dan VFA, penurunan stabilitas, dan peningkatan flow. Sampel yang menggunakan 10% karet alam padat menunjukkan karakteristik Marshall terbaik, dengan stabilitas lebih baik dibandingkan sampel normal.
ANALISA PERFORMA SISTEM PEMBANGKIT TENAGA UAP DI PT. BAHARI GEMBIRA RIA (BGR) SUNGAI GELAM JAMBI Erna Rahayu EW; Jatmiko Edi Siwanto
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 13 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/1-10

Abstract

Energi merupakan unsur yang sangat penting dalam usaha meningkatkan kuantitas hidup masyarakat, kebutuhan terhadap energy sangat diperlukan, sekarang ini konsumsi energy sangat berhubungan langsung dengan tingkat kuantitas kehidupan penduduk serta derajat industrylisasi suatu negara PT. Bahari Gembira ria (BGR) Sungai Gelam Jambi, Memproduksi kelapa sawit 30 ton/jam. Boiler mempunyai peranan yang sangat penting dalam kelangsungan kinerja dari sebuah pabrik pehghasil minyak kelapa sawit. Sistem kerja dari turbin uap dalam system tenaga uap mengikuti siklus rankin, yang mana peralatan terdiri dari pompa, boiler, turbin dan kondensor yang bekerja secara terus menerus dimana uap yang keluar turbin tekanan masih tinggi, karena sebagian akan digumakan untuk proses perebusan sawit dan sebagian akan kembali masuk ke kondensor untuk dipakai di boiler, dari perhitungan didapat daya generator yang makin besar efesiensi thermal meningkat, efesiensi tekecil 73,6 % pada daya generator 599 watt dan efesiensi terbesar 80,5 % pada daya generator 644 kw
WORKLOAD ANALYSIS MENGGUNAKAN METODE FULL TIME EQUIVALENT (FTE) UNTUK MENENTUKAN KEBUTUHAN TENAGA KERJA DI PT. XYZ Suryani, Faizah; Moulita, R.A Nurul; Azhari
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 13 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/1-10

Abstract

Kualitas layanan dan kepuasan tamu adalah faktor penting yang memengaruhi kinerja perusahaan. Untuk meningkatkan layanan, diperlukan perencanaan dan pengelolaan sumber daya manusia yang baik melalui analisis beban kerja. Penelitian ini menerapkan metode Full Time Equivalent (FTE) untuk menganalisis beban kerja di PT. XYZ. Hasil penelitian menunjukkan posisi dengan beban kerja tertinggi adalah supervisor balitas (474%), diikuti oleh admin gudang (183%), supervisor layanan mess dan griya (179%), supervisor gudang (177%), serta supervisor layanan umum (103%). Untuk mengatasi kelebihan beban kerja, direkomendasikan penambahan 5 tenaga kerja untuk supervisor balitas, 3 untuk admin gudang, dan masing-masing 2 untuk supervisor layanan umum, supervisor layanan mess dan griya, serta supervisor gudang. Sementara pada posisi admin layanan mess dan griya serta admin layanan umum tidak memerlukan tambahan tenaga kerja
SPRINGKLER MANDATORY : PENEGASAN REGULATIF KEWAJIBAN SISTEM SPRINGKLER BERDASARKAN KLASIFIKASI BANGUNAN GEDUNG DI INDONESIA Mafra, Ramadisu; Zulfikri; Riduan
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 13 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/1-10

Abstract

Penelitian ini menganalisis kewajiban penerapan sistem springkler otomatis pada bangunan gedung berdasarkan harmonisasi antara Permen PU No. 26/PRT/M/2008 dan SNI 03-3989-2000. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi celah regulasi dan potensi multitafsir dalam klasifikasi bangunan yang wajib dilindungi springkler. Metodologi yang digunakan adalah studi dokumen normatif dengan pendekatan komparatif. Hasil menunjukkan bahwa sistem springkler diwajibkan pada fungsi bangunan tertentu, seperti apartemen, mall, fasilitas rawat inap, dan rumah tinggal, namun tidak secara eksplisit pada bangunan perkantoran. Selain itu, ditemukan pula belum adanya regulasi mandatory springkler untuk bangunan bandara, stasiun, pelabuhan, dan terminal, padahal bangunan tersebut memiliki tingkat risiko kebakaran dan kepadatan hunian yang tinggi. Tidak ada dasar normatif yang membolehkan penggantian springkler dengan hidran atau APAR. Temuan ini penting dalam proses penilaian teknis oleh Tim Profesi Ahli (TPA) dalam PBG dan SLF, karena tanpa kepastian hukum yang harmonis, akan muncul banyak multitafsir di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan penegasan regulatif baru yang mampu mengisi kekosongan pengaturan dan menyelaraskan acuan teknis nasional.
PENGARUH PERLAKUAN HARDENING PADA BAJA AISI-1020 TERHADAP LAJU KOROSI DI DALAM AIR LAUT R. Kohar; M. Amin Fauzie; Sofwan Hariady
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 13 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/1-10

Abstract

Baja yang mengalami perlakuan Hardening, maka ketahanan korosinya akan menurun. Korosi merupakan gejala alamiah yang tidak dapat dihindari, namun dapat dikendalikan. Dalam penelitian ini, benda uji yang digunakan adalah baja AISI 1020 setara dengan baja karbon rendah yang mendapat perlakuan panas pada suhu 870oC yang ditahan selama 15 menit dan dilanjutkan dengan pendinginan cepat di dalam air laut. Pengujian korosi dilakukan dengan cara merendam benda uji di dalam larutan NaCl pengganti air laut, selama 1, 2, 3, 4 dan 5 hari. Dari pengujian tersebut diperoleh bahwa dengan memberikan perlakuan hardening pada benda uji, maka laju korosi akan meningkat dan bentuk korosi yang diperoleh adalah korosi merata.
PENERAPAN METODE REGRESI LINIER DALAM PERAMALAN KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK LENTUR CAMPURAN BETON DENGAN PENAMBAHAN POTONGAN RANTING BAMBU Wartini
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 13 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/1-10

Abstract

Beton merupakan elemen yang kuat dalam tekan tetapi mempunyai kuat tarik yang rendah. Penambahan serat merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi kelemahan tersebut. Serat bambu adalah serat alami yang mudah didapat dan pertumbuhannya relatif cepat. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji peningkatan kuat tekan dan kuat tarik beton akibat penambahan serat bambu. Penelitian berupa studi eksperimental dengan membuat benda uji silinder berdiameter 150 mm dan tinggi 300 mm. Kadar serat yang digunakan adalah ranting bambu dengan panjang ± 2 cm diameter ± 2-5 mm dengan persentase 0,3% , 0,4% , 0,5% dari berat beton normal. Beton tanpa serat juga dibuat sebagai pembanding. Hasil penelitian penambahan serat menaikkan kuat tekan, tetapi tidak signifikan, yaitu beton campuran 0,3 % naik sebesar 1,625 %, beton campuran 0,4 % naik sebesar 6,31 %, beton campuran 0,5 % naik sebesar 10,58 % dari beton normal, dengan persamaan regresi liniernya Y’ = 22,355 + 4,45X, dan kuat tarik lentur beton normal pada umur 28 hari adalah 22,64 MPa, beton campuran 0,3 % naik sebesar 12,73 %, beton campuran 0,4 % naik sebesar 35,24 %, beton campuran 0,5 % naik sebesar 89,94 % dari beton normal, dengan persamaan regresi liniernya Y’ = 2,29 + 3,97X
OPTIMASI JUMLAH LUBANG UDARA PADA REAKTOR KOMPOR BIOMASSA UNTUK PENINGKATAN DAYA TERMOELEKTRIK GENERATOR Rita Maria Veranika; M. Ali; Madagaskar; M. Fadli
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 13 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/1-10

Abstract

Energi merupakan kebutuhan utama manusia, dan seiring pertumbuhan populasi serta industri, permintaan energi terus meningkat. Sumber energi fosil semakin menipis dan berkontribusi pada perubahan iklim, sehingga pencarian sumber energi alternatif yang ramah lingkungan menjadi penting. Biomassa, yang masih digunakan di banyak desa di Indonesia sebagai bahan bakar memasak, menawarkan solusi terbarukan. Penelitian ini mengembangkan kompor biomassa efisien, khususnya kompor gasifikasi dengan sistem blower, untuk memaksimalkan pembakaran. Selain itu, penelitian ini memanfaatkan panas dari kompor untuk menghasilkan energi listrik menggunakan Termoelektrik Generator (TEG), yang dapat menyalakan lampu dan alat listrik berdaya rendah, sehingga mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya yang dapat dihasilkan oleh pembangkit listrik berbasis termoelektrik dengan memanfaatkan panas dinding kompor biomassa. Proses dimulai dengan pembuatan reaktor dengan variasi jumlah lubang (20, 27, dan 34) dengan diameter lubang 0,008 m, serta 34 lubang asli berdiameter 0,006 m. Pengujian daya termoelektrik dilakukan secara seri, diikuti analisis data. Hasil menunjukkan bahwa lima modul TEG SP1848-27145 yang dipasang pada dinding kompor menghasilkan daya maksimum 1,242 Watt dengan 34 lubang modifikasi. Reaktor dengan 34 lubang asli menghasilkan 0,874 Watt, 27 lubang 0,518 Watt, dan 20 lubang 0,306 Watt. Meskipun demikian daya yang dihasilkan masih tergolong kecil, karena kebutuhan listrik input lebih besar daripada output yang dihasilkan.
PEMETAAN PERILAKU PENGUNJUNG TERHADAP FASILITAS PUBLIK DI ALUN-ALUN TAMAN KOTA PANGKALAN BALAI Aditha Maharani Ratna; Harum Clara; Andy Budiarto
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 13 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/1-10

Abstract

Alun-Alun Taman Kota Pangkalan Balai adalah ruang terbuka yang dibangun sebagai tempat rekreasi dan bertemu masyarakat di tengah kota Pemerintahan Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini bertujuan untuk mengenal dan menganalisis cara pengunjung menggunakan fasilitas yang ada di taman tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Place Centered Behaviour Mapping, yang membantu menggambarkan kegiatan pengunjung berdasarkan titik-titik fasilitas yang ada. Observasi dilakukan untuk mengenali jenis aktivitas, tingkat penggunaan, dan pola penggunaan ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pengunjung dipengaruhi oleh jam kunjungan, cuaca, dan karakteristik demografi. Fasilitas seperti tempat duduk dan area bermain anak digunakan dengan aktif, terutama di sore hari hingga malam hari. Sedangkan pada siang hari penggunaan menurun karena panas. Temuan ini menyarankan perlunya perbaikan desain dan pengelolaan ruang publik yang fleksibel agar lebih nyaman dan ramah untuk berbagai usia.
PENINGKATAN KUALITAS PRODUK FILTER UDARA INDUSTRI MELALUI PENERAPAN METODE SIX SIGMA DAN KAIZEN Fasihuddin, Achmad Fahmi; Yuliawati, Evi
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 14 Nomor 1 Januari 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v14i1.1418

Abstract

Di tengah era globalisasi, perusahaan dituntut menjaga daya saing melalui produk berkualitas. CV. XYZ sebagai produsen filter udara industri menghadapi tantangan berupa cacat visual seperti sambungan frame tidak rapat, lem tidak rapi, kertas kotor, dan lipatan tidak standar. Data Oktober 2024–Maret 2025 menunjukkan persentase cacat pada periode tersebut mencapai 12%, melebihi standar 10%, dengan cacat “sambungan frame tidak rapat” sebagai yang paling dominan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kualitas produk melalui metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC serta perbaikan berkelanjutan menggunakan Kaizen. Hasil analisis menunjukkan nilai sigma awal 3,4 dengan DPMO sebesar 26.887. Penyebab utama cacat adalah metode kerja yang belum distandarkan. Usulan perbaikan berupa SOP pemotongan dan perakitan, penggunaan jig, serta pelatihan operator. Diharapkan, setelah implementasi, nilai sigma meningkat dan jumlah cacat menurun.
ANALISIS LINE BALANCING PADA LINTASAN PRODUKSI PT. X DENGAN RANKED POSITIONAL WEIGHT (RPW) Sari, Maria Puspita; Vika Indriana; Suprapto
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 14 Nomor 1 Januari 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v14i1.1697

Abstract

Line balancing adalah metode penugasan sejumlah pekerjaan kedalam stasiun-stasiun kerja yang saling berkaitan dalam suatu lintasan produksi untuk meminimumkan ketidakseimbangan waktu antar stasiun kerja. PT. X merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri garment. Penelitian ini difokuskan pada satu line yang mengerjakan jenis pants, dengan 7 pembagian stasiun kerja. Pada saat proses produksi berlangsung terdapat stasiun kerja yang terjadi kesibukan sehingga mengakibatkan bottleneck, yaitu pada stasiun kerja 6. Dalam penelitian ini digunakan pemecahan masalah dengan metode Ranked Positional Weight (RPW) yaitu memaksimalkan efisiensi dari lintasan produksi yang ada dengan menghasilkan perubahan jumlah stasiun kerja dari 7 stasiun kerja menjadi 6 stasiun kerja. Nilai Idle Time menurun 89 detik dari sebelumnya 190 detik menjadi 176 detik, nilai Balance Delay menurun menjadi 12,71% atau mengalami penurunan sebesar 2,20% dari 14,91%, sedangkan nilai Efisiensi Lintasan produksi meningkat 2,83% menjadi 87,92% dari 85,09%.