cover
Contact Name
Tomy Hartanto
Contact Email
opr@stikespid.ac.id
Phone
+6281288399973
Journal Mail Official
journal@stikespid.ac.id
Editorial Address
STIKES PELITA ILMU DEPOK Jl. Bojongsari No. 34 Bojongsari, Depok-Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Stikes Pelita Ilmu Depok
ISSN : 25411799     EISSN : 29628563     DOI : https://doi.org/10.69935/jidan.v2i2.3
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kebidanan (JIDAN) karya ilmiah/artikel yang relevan dengan bidang/mata kuliah kebidanan, meliputi: Kesehatan Ibu dan Anak: Ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, ibu menyusui, bayi, anak balita dan pra sekolah. Keluraga Berencana (KB) Kesehatan Reproduksi Remaja Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular Seksual (PMS) termasuk HIV/ AIDS Wanita Usia Subur Kesehatan Reproduksi pada Usia Lanjut.
Articles 72 Documents
HUBUNGAN ASUPAN MAKANAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI MAHASISWI TINGKAT II AKADEMI KEBIDANAN PELITA ILMU DEPOK, JAWA BARAT Daifa, Destin Daifa; Oktobriariani, Rona Riasma Oktobriariani; Kartini, Afrilia Indah Kartini
Jurnal Ilmiah Bidan Vol. 3 No. 1 (2019): JIDAN : Jurnal Ilmiah Bidan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pelita Ilmu Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69935/jidan.v3i1.18

Abstract

Masa remaja merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan, baik secara fisik, mental, dan aktivitas sehingga kebutuhan makanan akan zat-zat gizi cukup besar. Salah satu zat yang penting dalam pertumbuhan dan perkembangan remaja terutama remaja putri adalah zat besi (Fe). Remaja putri banyak mengalami kekurangan zat-zat gizi dalam konsumsi makanan sehari-harinya. Anemia menyebabkan darah tidak cukup mengikat dan mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Penelitian deskriptif dilakukan dengan metode kuantitatif berdesain cross sectional. Sampel diambil keseluruhan sebanyak 26 orang. Data diambil dengan mengunakan instrumen kuesioner dan alat pemeriksaan kadar hemoglobin kepada sampel penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi square dan tingkat kepercayaan 95% didapatkan hasil p= 0,03 sehingga dapat dikatakan ada hubungan yang signifikan antara asupan makan dengan kejadian anemia. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa OR= 4,5 (95% CI= 3,5-59,1) sehingga mahasiswi yang asupan makanannya tidak setiap hari mengandung Fe berisiko mengalami anemia sebesar 3,5 kali dibanding dengan yang asupan makanannya mengandung Fe.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM DI PUSKESMAS TAJUR HALANG KABUPATEN BOGOR TAHUN 2020 romaulinasipayung, Romaulina Sipayung; adejubaedah, Ade Jubaedah
Jurnal Ilmiah Bidan Vol. 4 No. 1 (2020): JIDAN : Jurnal Ilmiah Bidan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pelita Ilmu Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69935/jidan.v4i1.19

Abstract

Salah satu jenis kontrasepsi yang memiliki most efektif mencegah kehamilan adalah AKDR meskipun AKDR memiliki efektifitas jangka panjang, aman, dapat di andalkan, sederhana dan murah akan tetapi pemakaian kontrasepsi AKDR cenderung menurun. Berdasarkan data SP2TP Puskesmas Tajurhalang tahun 2018 jumlah pemakai alat kontrasepsi AKDR sebesar 128 orang (22,9%) menurun ditahun 2019 menjadi sebesar 92 orang (16,4%). Tujuan penelitian diketahui faktor- faktor yang berhubungan dengan penggunaan alat kontrasepsi AKDR pada akseptor KB di Wilayah Kerja Puskesmas Tajurhalang Kabupaten Bogor Tahun 2020. Jenis penelitian adalah kuantitatif, desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh akseptor KB sebesar 348 orang, jumlah sampel 78 orang, teknik pengambilan sampel simple random sampling. Serta Analisa data univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapat pengetahuan akseptor KB lebih tinggi pada kategori kurang baik yaitu sebesar 53 orang (67,9%), pendidikan akseptor KB lebih tinggi pada kategori rendah yaitu sebesar 50 orang (64.1%) dan status ekonomi akseptor KB lebih tinggi pada kategori rendah yaitu sebesar 52 orang (66,7%). Hasil uji chi square ada hubungan pengetahuan (p value= 0,028 < 0,05), ada hubungan pendidikan (p value = 0,007 < 0,05) dan ada hubungan status ekonomi (p value = 0,002 < 0,05). Diharapkan peran dan dukungan petugas kesehatan Tajurhalang untuk mensosialisasikan informasi tentang AKDR dengan cara memberikan penyuluhan menggunakan bahasa yang mudah difahami dan menggunakan media alat peraga yang menarik serta membagikan leaflet dan brosur untuk membantu akseptor KB memahami materi yang disampaikan.
HUBUNGAN PENGGUNAAN KB SUNTIK 3 BULAN DENGAN PERUBAHAN SIKLUS MENSTRUASI DI PMB BD I. KEL.CIBOGO KEC. CISEENG KAB. BOGOR TAHUN 2020 vitapratiwi, Vita Pratiwi
Jurnal Ilmiah Bidan Vol. 4 No. 1 (2020): JIDAN : Jurnal Ilmiah Bidan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pelita Ilmu Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69935/jidan.v4i1.20

Abstract

Alat kotrasepsi yang paling sering digunakan yaitu suntik, alat kontrasepsi suntik adalah obat yang disuntikkan 1 bulan sekali atau 3 bulan sekali. Untuk 1 bulan sekali berisi estrogen dan progesterone, dan yang 3 bulan sekali berisi progesterone saja. Dalam memilih alat kontrasepsi sebaiknya mengetahui keuntungan dan kerugian yang mungkin terjadi.Penelitian ini merupakan descriptive analitik, dilakukan untuk mengetahui hubungan penggunaan kb suntik 3 bulan dengan perubahan siklus menstruasi di PMB bd I, Ciseeng – Bogor Besar sample sebanyak 34 orang (15%). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Dari 4 variabel yang diteliti, terdapat 1 variabel menujukan adanya hubungan bermakna dengan perubahan siklus menstruasi adalah Pengetahuan denga p value 0,037.Dari pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa pengetahuan mempengaruhi perubahan siklus menstruasi terhadap penggunaan kb suntik 3 bulan. Diharapkan bagi pihak PMB dapat lebih mensosialisasikan metode Keluarga Berencana (KB) dan keefektivitasannya terlebih pada efek sampingnya. The most frequently used contraceptives are injections, injectable contraceptives are drugs that are injected once a month or every 3 months. For 1 month it contains estrogen and progesterone, and once every 3 months it contains only progesterone. In choosing contraception, it is better to know the advantages and disadvantages that may occur. This research is descriptive analytic, conducted to determine the relationship between the use of 3-month injection contraceptives and changes in the menstrual cycle in PMB bd I, Ciseeng - Bogor. The sample size is 34 people (15%). Data were collected using a questionnaire. Of the 4 variables studied, there is 1 variable showing a significant relationship with changes in the menstrual cycle, namely Knowledge with a p value of 0.037. From the above statement it can be concluded that knowledge affects changes in the menstrual cycle to the use of 3-month injections. It is hoped that the PMB can further socialize the Family Planning (KB) method and its effectiveness, especially on its side effects.
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN KEBIASAAN OLAH RAGA DENGAN KEJADIAN DISMENORE PRIMER PADA MAHASISWI D-III KEBIDANAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO oktobriariani, Rona Riasma Oktobriariani
Jurnal Ilmiah Bidan Vol. 4 No. 1 (2020): JIDAN : Jurnal Ilmiah Bidan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pelita Ilmu Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69935/jidan.v4i1.21

Abstract

Dismenore sangat berdampak pada remaja putri, hal ini menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari. Remaja yang mengalami dismenore pada saat menstruasi membatasi aktivitas harian mereka khususnya aktivitas belajar disekolah, Banyak faktor yang diduga berperan terhadap terjadinya dismenore primer. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status gizi dan kebiasaan olah raga dengan kejadian dismenore. Dalam penelitian ini populasi terjangkau adalah mahasiswi kebidanan UMPO yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penentuan besar sampel dilakukan dengan menggunakan rumus ukuran sampel untuk analisis koefisien korelasi didapatkan jumlah sampel sebanyak 53 orang. Pemilihan subjek dilakukan secara acak, dengan teknik proportional random sampling. Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Pengambilan data primer dilakukan dengan menggunakan format pengkajian status gizi, kebiasaan olah raga, lembar observasi nyeri. Analisis data dilakukan dengan uji chi square. Penelitian dilakukan di Prodi DIII Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Waktu penelitian bulan Juli 2020. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada korelasi antara status gizi dengan dismenore (p = 0,336 > 0,05), ada korelasi antara kebiasaan olahraga dengan dismenore (p = 0,007 < 0,05). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa mahasiswi yang tidak memiliki kebiasaan olahraga berisiko 6,66 kali (1 / 0,150 = 6,66) lebih besar mengalami nyeri berat dibandingkan mahasisiwi yang memiliki kebiasaan olahraga.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG SEKS PRA NIKAH KELAS XII DI SMK MUHAMMADIYAH 04 PARUNG BOGOR destin, Destin Daifa; oktobriariani, Rona Riasma Oktobriariani
Jurnal Ilmiah Bidan Vol. 4 No. 1 (2020): JIDAN : Jurnal Ilmiah Bidan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pelita Ilmu Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69935/jidan.v4i1.22

Abstract

Masa remaja merupakan masa perubahan atau peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa, yang kemungkinan besar dapat mengalami masa kritis, yang ditandai dengan kecenderungan munculnya perilaku menyimpang. Kondisi tersebut apabila didukung oleh lingkungan yang kurang kondusif dan sifat kepribadian yang kurang baik akan menjadi pemicu timbulnya berbagai penyimpangan perilaku dan perbuatan-perbuatan negatif yang melanggar aturan norma yang ada di masyarakat salah satunya adalah seks pranikah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan denganpengetahuan remaja tentang seks pranikah kelas XII di SMK Muhammadiyah 04 Parung. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional menunjukkan bahwa terdapat faktor yang berhubungan dan dominan dengan pengetahuan yaitu pendidikan ibu yaitu (p= 0,020; OR= 11,000). Pendidikan tentang kesehatan reproduksi terutama seks pranikah sangat diperlukan agar masa remaja dapat terhindar dari perilaku menyimpang.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN RESPON REMAJA TERHADAP LGBT (LESBIAN, GAY, BISEKSUAL DAN TRANSGENDER) DI MA YATASHI TAHUN 2019 vitapratiwi, Vita Pratiwi
Jurnal Ilmiah Bidan Vol. 4 No. 1 (2020): JIDAN : Jurnal Ilmiah Bidan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pelita Ilmu Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69935/jidan.v4i1.23

Abstract

Hasil SKDI 2012 Kesehatan Reproduksi Remaja menunjukan bahwa pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi belum memadai yang dapat dilihat dengan hanya 9.9% remaja perempuan dan 10.6% remaja laki-laki usia 15-19 tahun memiliki pengetahuan komprehensif mengenai HIV/AIDS. Berdasarkan data Dinkes Kota Bogor pada Tahun 2015 jumlah di Bogor mencapai 3000 orang. Data Dinkes pada Tahun 2017 per Juni hingga Desember jumlah LGBT di Bogor bertambah mencapai 1.165 orang. Oleh Sebab itu ingin mengetahui apakah ada hubungan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan respon remaja terhadap LGBT di MA Yatashi.Penelitian ini bersifat deskriptif dengan rancangan cross sectional dan jenis data yang diambil adalah data primer dengan menggunakan kuesioner kemudian hasilnya diolah dengan tahap editing, tabulating, dan perhitungan presentase. Populasi pada penelitian ini adalah populasi target adalah dari kelas 1 sampai kelas 3 berjumlah 93 orang dan populasi yang di ambil saat itu berjumlah 66 orang yang memiliki Kartu Tanda Pelajar.Berdasarkan uji korelasi Spearman Rho menunjukan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan persepsi mahasiswa terhadap LGBT dengan P=0,031. Uji korelasi Spearman Rho menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan sikap mahasiswa terhadap LGBT dengan nilai P=0,943. Uji korelasi Spearman Rho menunjukan bahwa terdapat hubungan antara persepsi dengan sikap mahasiswa terhadap LGBT dengan P= 0,000.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan persepsi remaja terhadap LGBT dengan korelasi negatif. Tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan sikap remaja terhadap LGBT. Terdapat hubungan antara persepsi dengan sikap remaja terhadap LGBT dengan korelasi positif. SKDI 2012 Results of Adolescent Reproductive Health shows that adolescent knowledge about reproductive health is inadequate which can be seen with only 9.9% of adolescent girls and 10.6% of adolescent boys aged 15-19 years having comprehensive knowledge about HIV / AIDS. Based on data from the Bogor City Health Office in 2015 the number in Bogor reached 3000 people. Data from the Health Office in 2017 from June to December the number of LGBT people in Bogor increased to 1,165 people. Therefore, we want to find out whether there is a relationship between the level of reproductive health knowledge with adolescent responses to LGBT in MA Yatashi. This research is descriptive with cross sectional design and the type of data taken is primary data using a questionnaire then the results are processed by editing, tabulating, and percentage calculation. The population in this study is the target population is from class 1 to class 3 amounted to 93 people and the population taken at that time amounted to 66 people who have a Student Identity Card. Based on the Spearman Rho correlation test shows that there is a relationship between the level of reproductive health knowledge with the perception of students against LGBT with P = 0.031. The Spearman Rho correlation test shows that there is no relationship between the level of reproductive health knowledge with the attitudes of students towards LGBT with a value of P = 0.943. Spearman Rho correlation test shows that there is a relationship between perceptions with student attitudes towards LGBT with P = 0,000. Conclusion: There is a relationship between the level of reproductive health knowledge with adolescent perceptions of LGBT with a negative correlation. There is no relationship between the level of reproductive health knowledge with adolescent attitudes towards LGBT. There is a relationship between perceptions with adolescent attitudes towards LGBT with a positive correlation.
Pengaruh KIE (Komunikasi Informasi Edukasi) Alat Kontrasepsi pada Ibu Hamil Trimester IIITerhadap Keikutsertaan Pemakaian IUD di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang tita, Tita Oktya
Jurnal Ilmiah Bidan Vol. 5 No. 1 (2021): JIDAN : Jurnal Ilmiah Bidan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pelita Ilmu Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69935/jidan.v5i1.24

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Dunia masih tinggi dan begitu juga di Indonesia termasuk dalam kategori tinggi. Oleh karena itu, keluarga berencana pascapersalinan sangat penting untuk memastikan kesehatan, hak asasi manusia dan kesejahteraan perempuan dan bayi mereka. Salah satu strateginya adalah program KB MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) terkhusus untuk IUD (IntraUterin Device). Penggunaan MKJP masih sangat rendah dikarenakan pengetahuan masyarakat yang masih rendah tentang kelebihan metode MKJP (IUD) maka dilakukan peningkatan KIE (Komunikasi Informasi edukasi) dan promosi KB MKJP. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh dari pemberian KIE terhadap ibu hamil trimester III terhadap keikutsertaan pemakaian KB IUD.Penelitian ini menggunakan desain True Experiment dengan rancangan Pretest-Posttest With Control Group terhadap 48 responden yang dibagi menjadi dua kelompok. Pengumpulan data diperoleh dari kuesioner dan data dokumentasi. Analisa data menggunakan uji Chi-square dan untuk melihat efeknya digunakan uji Beda Dua Mean Dependen (Paired Sample).Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh dari pemberian KIE terhadap pengetahuan, terbukti bahwa p Value 0,01 ini membuktikan ada pengaruh dari pemberian KIE KB IUD. Begitu juga pada efek yang memakai IUD ada pengaruh dari KIE tersebut karena terbukti p Value nya 0,004 yang berarti terdapat pengaruh dari KIE terhadap pemakaian KB IUD.
HUBUNGAN UMUR DAN PENDIDIKAN DENGAN KEJADIAN INFERTILITAS PADA WANITA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) silviayolanda, Silvia Yolanda; arniamir, Arni Amir; andaniekaputra, Andani Eka Putra
Jurnal Ilmiah Bidan Vol. 5 No. 1 (2021): JIDAN : Jurnal Ilmiah Bidan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pelita Ilmu Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69935/jidan.v5i1.25

Abstract

Infertilitas adalah sebuah permasalahan sistem reproduksi yang digambarkan dengan kegagalan untuk memperoleh kehamilan setelah 12 bulan atau lebih melakukan hubungan seksual 2-3 kali seminggu secara teratur tanpa menggunakan alat kontrasepsi. Salah satu faktor yang mempengaruhi infertilitas yakni umur dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan umur dan pendidikan dengan infertilitas pada wanita pasangan usia subur. Penelitian ini merupakan penelitian studi analitik dengan pendekatan case control dilakukan di labor mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas pada bulan Juni hingga November 2019. Sampel pada penelitian ini yakni wanita pasangan usia subur infertilitas dan fertilitas yang berkunjung ke labor mikrobiologi serta dibagi menjadi kelompok kasus dan kontrol sesuai kriteria inklusi sebanyak 33 sampel diambil secara consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan hasil pemeriksaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan umur dan pendidikan dengan kejadian infertilitas pada wanita pasangan usia subur(PUS).
HUBUNGAN SENAM HAMIL TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN MENGHADAPI PROSES PERSALINAN DI RS SUCI PARAMITA TAHUN 2021 vitapratiwi, Vita Pratiwi; ferayulita, Fera Yulita
Jurnal Ilmiah Bidan Vol. 5 No. 1 (2021): JIDAN : Jurnal Ilmiah Bidan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pelita Ilmu Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69935/jidan.v5i1.26

Abstract

Latar Belakang : Senam hamil sangat diperlukan oleh setiap ibu hamil, karena senam hamil dapat membuat tubuh yang bugar dan sehat, sehingga stres akibat rasa cemas menjelang persalinan akan dapat diminimalkan Pada studi pendahuluan didapatkan 10 orang ibu hamil TR III , 8 diantaranya mengaku cemas menghadapi persalinan dan 2 diantaranya mengaku biasa saja karena mengikuti senam hamil. . Tujuan Penelitian : Mengetahui Hubungan Senam Hamil terhadap penurunan tingkat kecemasan menghadapi proses persalinan di RS Suci Paramita ,Metode Penelitian : dengan desain case control. Sampel pada penelitian ini adalah 36 ibu hamil yang sebelumya rutin mengikuti senam hamil, dan 36 ibu hamil yang belum pernah mengikuti senam hamil. Hasil Penelitian : P= 0,007. Ada pengaruh senam hamil terhadap menurunnya tingkat kecemasan menghadapi proses persalinan pada ibu hamil di RS Suci Paramita Abstrak Background: Pregnancy exercise is very necessary for every pregnant woman, because pregnancy exercise can make the body fit and healthy, so that stress due to anxiety before delivery will be minimized. In a preliminary study it was found 10 pregnant women TR III, 8 of whom admitted anxious about childbirth and 2 of them admitted that they were normal because they participated in pregnancy exercises. . Research Objectives: To find out the relationship between Pregnancy Exercises and the reduction of anxiety levels during childbirth at the Suci Paramita Hospital. Research Method: with a case control design. The sample in this study were 36 pregnant women who previously regularly participated in pregnancy exercise, and 36 pregnant women who had never participated in pregnancy exercise. Research Results: P = 0.007. There is an effect of pregnancy exercise on decreasing the level of anxiety facing the delivery process in pregnant women at the Suci Paramita HospitalKeywords: Anxiety, Pregnancy Exercise, Pregnanc
STUDI KUALITATIF: PENGALAMAN ADAPTASI IBU HAMIL TAHUN 2021 romaulinasipayung, Romaulina Sipayung
Jurnal Ilmiah Bidan Vol. 5 No. 1 (2021): JIDAN : Jurnal Ilmiah Bidan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pelita Ilmu Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69935/jidan.v5i1.27

Abstract

Ibu hamil mengalami berbagai perubahan pada masa kehamilannya seperti perubahan fisiologis, psikologis dan sosial. Ketidakmampuan ibu beradaptasi terhadap perubahan tersebut tidak hanya menyebabkan gangguan pada masa kehamilan, tetapi dapat berlanjut pada masa postpartum, salah satunya adalah depresi postpartum. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman adaptasi ibu hamil, meliputi stimulus yang dirasakan, koping yang digunakan serta respons perilaku adaptasi yang ditunjukkan. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan fenomenologi, Di Puskesmas Tajur Halang Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat 2021. Partisipan adalah 9 orang ibu hamil, usia 24-38 tahun, pendidikan SMP-Sarjana, usia kehamilan 5-29 minggu, jumlah anak hidup 1-5 orang, usia anak 9 bulan sampai dengan 3.5 tahun, pekerjaan bervariasi yaitu ibu rumah tangga, karyawati perusahaan, guru honor dan pedagang. Pengumpulan data melalui indepth interviews dan observasi, direkam menggunakan tape recorder, dan pencatatan hasil observasi. Menghasilkan 7 tema 1) gejala depresi pada ibu hamil; 2) keluhan ibu hamil berkaitan dengan asupan nutrisi; 3) masalah kesehatan ibu hamil; 4) masalah keluarga; 5) masalah keuangan keluarga; 6) koping yang digunakan ibu hamil serta; 7) respons perilaku adaptasi ibu hamil. Berbagai stimulus yang dirasakan oleh ibu hamil adalah stimulus fisiologis, psikologis dan sosial. Koping yang digunakan ibu hamil yaitu koping adaptif dan tidak adaptif, sedangkan respons perilaku adaptasi yang ditunjukkan ibu hamil adalah respons perilaku adaptasi fisiologis, konsep diri, fungsi peran dan interdependen. Oleh karena itu, perlu pengembangan model berupa pemberian edukasi kepada ibu hamil dan suami dalam membantu ibu beradaptasi, untuk mencegah terjadinya depresi postpartum. ABSTRACT Pregnant women experience various changes during pregnancy such as physiological, psychological and social changes. The mother's inability to adapt to these changes not only causes disturbances during pregnancy, but can continue in the postpartum period, one of which is postpartum depression. This study aims to explore the adaptation experience of pregnant women, including the perceived stimulus, the coping used and the response to the adaptation behavior shown. This qualitative research uses a phenomenological approach, at the Tajur Halang Health Center, Bogor Regency, West Java Province 2021. The participants are 9 pregnant women, aged 24-38 years, junior-bachelor education, gestational age 5-29 weeks, number of living children 1-5 people , children aged 9 months to 3.5 years, varied occupations, namely housewives, company employees, honorary teachers and traders. Collecting data through in-depth interviews and observations, recorded using a tape recorder, and recording the results of observations. Produce 7 themes 1) depressive symptoms in pregnant women; 2) complaints of pregnant women related to nutritional intake; 3) pregnant women's health problems; 4) family problems; 5) family financial problems; 6) coping used by pregnant women and; 7) the response to the adaptation behavior of pregnant women. Various stimuli felt by pregnant women are physiological, psychological and social stimuli. Coping used by pregnant women is adaptive and non-adaptive coping, while adaptive behavior responses shown by pregnant women are physiological adaptation behavior responses, self-concept, role functions and interdependence. Therefore, it is necessary to develop a model in the form of providing education to pregnant women and husbands in helping mothers adapt, to prevent postpartum depression.