cover
Contact Name
Ihsani Mazelfi
Contact Email
ihsanimazelfi@eb.unand.ac.id
Phone
+6285363002444
Journal Mail Official
ihsanimazelfi@eb.unand.ac.id
Editorial Address
Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Akuntansi dan Governance Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 22422363     EISSN : 27976785     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Akuntansi dan Governance Andalas (JAGA) merupakan media publikasi untuk tulisan asli yang belum pernah diterbitkan di dalam jurnal ilmiah nasional maupun internasional, dan berkaitan dengan bidang akuntansi dan governance. JAGA menerima naskah dalam bentuk hasil penelitian (artikel ilmiah) dan pemikiran konseptual. Jurnal JAGA diterbitkan sejak 1 Maret 2015 dengan frekuensi dua kali setahun dengan p-ISSN No 2442-2363. Mulai tahun 2019, JAGA sebagai jurnal nasional sudah dikembangkan melalui sistem pengelolaan secara online dengan e-ISSN 2797-6785 dan diterbitkan setiap bulan Juni dan Desember. Proses submission/pendaftaran artikel dan proses telaah artikel dikerjakan secara online. Artikel yang dimuat di JAGA berasal dari manuskrip yang dikirim ke Redaksi JAGA setelah melalui proses review oleh Dewan Redaksi dan/atau Mitra Bebestari. Setiap artikel yang dikirimkan harus terbebas dari unsur plagiarima maupun autoplagiarsma.
Articles 118 Documents
PENILAIAN RISIKO USAHA KECIL MENENGAH COFFEE SHOP DI PADANG MENGGUNAKAN METODE ISO 31000 Hamiki, Syifa Hudiana; Febrianto, Rahmat; Indra, Irma Suryani; Yulianti, Melia
Jurnal Akuntansi dan Governance Andalas Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL AKUNTANSI DAN GOVERNANCE ANDALAS
Publisher : Unand Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jaga.v6i2.108

Abstract

Tidak ada bisnis yang kebal terhadap risiko karena risiko melekat pada setiap perusahaan. Perusahaan besar dan kecil hanya berbeda dalam cara mereka mengelola risiko. Kelemahan perusahaan kecil adalah kurangnya sumber daya yang memadai untuk mengelola risiko. Penelitian kami bertujuan untuk memetakan risiko yang dihadapi oleh UKM. Kami memilih UKM karena keterbatasan sumber daya yang mereka miliki, sehingga sangat mungkin mereka tidak memahami risiko yang mereka hadapi. Kami meneliti kedai-kedai kopi di Padang. Dengan menggunakan kuesioner berbasis ISO 31000, kami mensurvei 20 kedai kopi di Padang. Kedai-kedai kopi tersebut dibagi menjadi dua kelompok: kedai kopi baru dan kedai kopi lama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan persepsi antara kedua kelompok kedai kopi tersebut mengenai risiko yang mereka hadapi. Survei ini membuka wacana untuk penelitian lebih lanjut mengenai sikap dan perilaku UKM setelah mereka memahami risiko mereka.
WHY THE AUTOMOTIVE INDUSTRY IS THE RIGHT CHOICE FOR INVESTMENT Amelia, Novi; Andriani, Wery; Primadyan, Maretha
Jurnal Akuntansi dan Governance Andalas Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL AKUNTANSI DAN GOVERNANCE ANDALAS
Publisher : Unand Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jaga.v6i2.109

Abstract

The automotive industry is one of the industries attracting international investors. In Indonesia, the automotive industry serves as a crucial foundation for the development of the manufacturing sector. Financial analysis is needed to analyze company prospects and performance using figures available in financial reports. This analysis is necessary to assess whether company policies are appropriate, resulting in good performance and a return on investment for investors and creditors. This study attempts to assess whether the automotive industry is a suitable investment option. The data used in the analysis are obtained from the financial statements of automotive companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The observation period is 2019-2023. The analysis uses solvency ratios, profitability ratios, market ratios, and dividend policies. The results of the analysis show fluctuating results for the five automotive companies analyzed. Over the past year, observations have shown that automotive companies have fluctuated in performance but are showing signs of improving. Investors are advised to choose companies with sufficient stability if they wish to continue investing in this industry
PENGARUH DIGITAL TECHNOLOGY, BOARD SIZE, BOARD GENDER DIVERSITY, DAN LEVERAGE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN TAHUN 2020-2024 Ghaitsa Zahira Shofa; Warnida
Jurnal Akuntansi dan Governance Andalas Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL AKUNTANSI DAN GOVERNANCE ANDALAS
Publisher : Unand Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh digital technology, board size, board gender diversity, dan leverage terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor pertambangan tahun 2020-2024. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 58 perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai populasi, dengan periode penelitian dimulai dari tahun 2020-2024. Sampel yang diperoleh berjumlah 21 perusahaan, sehingga jumlah data observasi penelitian yang digunakan adalah 105. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel digital technology dan leverage berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor pertambangan, sedangkan variabel board size dan board gender diversity tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor pertambangan. Temuan tersebut mengimplikasikan bahwa perusahaan perlu memprioritaskan pengelolaan utang dengan menetapkan rasio utang yang lebih rendah demi melindungi kinerja keuangan perusahaan. Selain itu, perusahaan juga harus berfokus pada strategi digital jangka panjang, serta memberikan kewenangan yang cukup bagi dewan komisaris perempuan agar dapat memberikan pengaruh pengawasan yang nyata. Riset ini memberikan pemahaman tentang pengaruh digital technology, board size, board gender diversity, dan leverage terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor pertambangan.
ENVIRONMENTAL DISCLOSURE: UMUR PERUSAHAAN, DEWAN KOMISARIS DAN KINERJA LINGKUNGAN Hasna Alifa Rosyada; Ina Mutmainah
Jurnal Akuntansi dan Governance Andalas Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL AKUNTANSI DAN GOVERNANCE ANDALAS
Publisher : Unand Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Umur Perusahaan, Dewan Komisaris, dan Kinerja Lingkungan Terhadap Environmental Disclosure. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan ialah metode purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini yaitu perusahaan manufaktur yang terindeks BEI tahun 2019-2024. Dengan jumlah 13 perusahaan sebanyak 78 sempel. Penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif, pemilihan model seleksi data panel, uji asumsi klasik, analisis regresi data panel, uji hipotesis, dan uji koefisien determinasi dengan software Eviews 12. Hasil penelitian umur perusahaan, dewan komisaris dan kinerja lingkungan secara simultan berpengaruh terhadap environmental disclosure dengan nilai F hitung sebesar 6,014838 > F tabel yaitu 2,72828 dan nilai sig. 0,000000 < 0,05. Secara parsial penelitian umur perusahaan, dewan komisaris, dan kinerja lingkungan terhadap environmental disclosure dengan nilai t hitung pada umur perusahaan 5,571604 > t tabel 1,991673 dengan nilai t hitung dewan komisaris 0,292482 < t tabel 1,991673 dengan nilai t hitung kinerja lingkungan 1,282120 < t tabel 1,991673. Umur perusahaan dapat berpengaruh terhadap environmental disclosure, namun dewan komisaris dan kinerja lingkungan tidak dapat berpengaruh.
PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2021-2023 Mochammad Rafi Setyawan
Jurnal Akuntansi dan Governance Andalas Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL AKUNTANSI DAN GOVERNANCE ANDALAS
Publisher : Unand Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja keuangan yang diproksikan oleh Return on Assets (ROA) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa efektif dan efisien kemampuan manajemen bank dalam memperoleh keuntungan secara keseluruhan, semakin besar Return on Asset semakin besar pula tingkat keuntungan yang dicapai bank tersebut dan semakin baik pula posisi bank dari segi penggunaan aset. Dalam penentuan tingkat kesehatan suatu bank, Bank Indonesia lebih mementingkan penilaian Return on Assest karena Bank Indonesia lebih mengutamakan nilai profitabilitas suatu bank yang diukur dengan aset yang dananya sebagian besar berasal dari dana simpanan masyarakat sehingga Return on Asset lebih mewakili dalam mengukur tingkat profitabilitas perbankan. Faktor yang mempengaruhi ROA yaitu proporsi dewan komisaris independen, jumlah dewan direksi dan jumlah komite audit. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh proporsi dewan komisaris independen, jumlah dewan direksi dan jumlah komite audit terhadap Return on Assets (ROA) pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023 baik secara parsial maupun simultan. Penelitian mengenai proporsi dewan komisaris independen, jumlah dewan direksi, jumlah komite audit dan Return on Assets (ROA) yang dilakukan di Bursa Efek Indonesia. Subjek dalam penelitian ini yaitu perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2021-2023. Jumlah sampel yang dilakukan dalam penelitian ini sebanyak 14 perusahaan menggunakan metode penarikan sampel dengan teknik purposive sampling, metode analisis data berupa analisis kuantitatif dengan menggunakan uji asumsi klasik, uji hipotesis dan analisis linear berganda dengan menggunakan program SPSS 22 Kata Kunci: Proporsi Dewan Komisaris Independen, Jumlah Dewan Direksi, Jumlah Komite Audit dan Return On Assets.
PERAN RELAWAN PAJAK DALAM MEMODERASI PENGARUH DIGITALISASI MELALUI APLIKASI CORETAX TERHADAP EFISIENSI PELAPORAN PAJAK Fara Muthia Azzahra; Silmi Silmi
Jurnal Akuntansi dan Governance Andalas Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL AKUNTANSI DAN GOVERNANCE ANDALAS
Publisher : Unand Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara yang bergantung pada kepatuhan dan efisiensi pelaporan Wajib Pajak Orang Pribadi. Namun, tantangan seperti rendahnya literasi digital dan pemahaman perpajakan masih dihadapi. Untuk meningkatkan efisiensi pelaporan, Direktorat Jenderal Pajak mengembangkan sistem administrasi perpajakan digital bernama Coretax. Meskipun bertujuan menyederhanakan proses pelaporan, implementasinya belum sepenuhnya optimal. DJP juga menginisiasi program Relawan Pajak untuk mendampingi wajib pajak dalam penggunaan sistem digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh digitalisasi melalui Coretax terhadap efisiensi pelaporan pajak serta menguji peran relawan pajak sebagai variabel moderasi. Data diperoleh melalui kuesioner kepada WPOP di Kota Palembang yang telah menggunakan Coretax. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi melalui Coretax berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi pelaporan pajak. Namun, relawan pajak tidak terbukti secara signifikan memoderasi hubungan tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun teknologi digital meningkatkan efisiensi pelaporan, peran relawan pajak belum memperkuat pengaruh digitalisasi secara signifikan.
PENGARUH PERSEPSI WAJIB PAJAK UMKM ATAS UNDANG–UNDANG HARMONISASI PERATURAN PERPAJAKAN DAN SOSIALISASI PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK UMKM: Studi Pada UMKM Binaan Science Techno Park Universitas Andalas Alzena Vania Rahma Dahlan; Silmi; Ihsani Mazelfi
Jurnal Akuntansi dan Governance Andalas Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL AKUNTANSI DAN GOVERNANCE ANDALAS
Publisher : Unand Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taxation remains the principal source of national revenue and plays a pivotal role in supporting economic development. However, achieving optimal tax compliance, particularly among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), continues to present substantial challenges in developing countries. This study investigates the influence of MSME taxpayers' perceptions regarding the Tax Regulation Harmonization Law (UU HPP) and the effectiveness of tax socialization efforts with tax compliance among MSMEs registered at the Science Techno Park, Universitas Andalas. This research used a quantitative research design with survey method, data were collected using structured questionnaires and analyzed through multiple linear regression to determine the relationships between the independent variables (taxpayer perception and tax socialization) and the dependent variable (tax compliance). The results indicate a statistically significant positive relationship between taxpayers’ perceptions of the UU HPP and their compliance behavior. A well-informed understanding of tax policy was found to enhance both awareness and the willingness to fulfill tax obligations. Furthermore, tax socialization efforts—defined as the dissemination of tax-related knowledge through education and outreach—also demonstrated a significant positive effect on compliance levels. These findings suggest that targeted and accessible tax education initiatives may serve as effective tools in improving compliance among MSMEs. This study contributes to the growing body of literature on tax compliance behavior in emerging economies and offers policy implications for tax authorities and government institutions. Specifically, it provides empirical support for the formulation of more tailored communication strategies and educational interventions to foster a more compliant tax culture among MSMEs.
FINANCIAL STATEMENT FRAUD: DENGAN PENDEKATAN TEORI FRAUD HEXAGON Husna Roza; Ikhwanuddin
Jurnal Akuntansi dan Governance Andalas Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL AKUNTANSI DAN GOVERNANCE ANDALAS
Publisher : Unand Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menganalisis pengaruh teori Fraud Hexagon terhadap pendeteksian kecurangan laporan keuangan. Teori Fraud Hexagon merupakan pengembangan dari teori fraud sebelumnya yaitu Fraud Triangle, Fraud Diamond dan Fraud Pentagon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris bahwa teori Fraud Hexagon berpengaruh dalam mendeteksi kecurangan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2022. Sampel dalam penelitian ini adalah 24 perusahaan Badan Usaha Milik Negara. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Purposive Sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistik dengan tools program Eviews 10. Hasil dari penelitian ini adalah variabel stabilitas keuangan; tekanan ekstenal; kesempatan; rasionalisasi; kemampuan; arogansi dan kolusi tidak berpengaruh dalam mendeteksi kecurangan laporan keuangan.

Page 12 of 12 | Total Record : 118