cover
Contact Name
Ramadhan Cakra Wibawa
Contact Email
ramadhanwibawa@unesa.ac.id
Phone
+6281333624976
Journal Mail Official
ramadhanwibawa@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung A10, Fakultas Teknik, Kampus Ketintang, Universitas Negeri Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
IT-Edu: Jurnal Information Technology and Education
ISSN : -     EISSN : 25409263     DOI : https://doi.org/10.26740/it-edu.v9i2
Core Subject : Science, Education,
IT-Edu merupakan jurnal yang berisi kajian tentang pengembangan dan penerapan teknologi pembelajaran yang didukung dengan teknologi informasi bidang ilmu Rekayasa Perangkat Lunak dan Game serta Jaringan Komputer.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2016): Volume 01 No 2 2016" : 5 Documents clear
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android pada Mata Pelajaran Pemrograman Dasar Kelas X Di SMK Negeri 3 Surabaya Adi Putri Kusumadewi, Wulandari
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 1 No. 2 (2016): Volume 01 No 2 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v1i2.16738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Merancang dan membuat media pembelajaran berbasis Android pada mata pelajaran pemrograman dasar kelas X di SMK Negeri 3 Surabaya. (2) Mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran berbasis Android dengan yang tidak menggunakan media pembelajaran berbasis Android pada mata pelajaran pemrograman dasar kelas X di SMK Negeri 3 Surabaya. (3) Mengetahui respon siswa terhadap media pembelajaran berbasis Android pada mata pelajaran pemrograman dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D). Tahapan penelitian ini yaitu (1) Potensi dan masalah, (2) Pengumpulan data, (3) Desain produk, (4) Validasi desain, (5) Revisi desain, (6) Uji coba produk, (7) Analisa dan pelaporan. Analisis data menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa, sedangkan untuk mengetahui respon siswa menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hasil validasi media pembelajaran mendapatkan nilai validitas sebesar 93,33% dengan kriteria sangat valid (2) Hasil validasi RPP mendapatkan nilai validitas sebesar 96,53% dengan kriteria sangat valid (3) Hasil validasi butir soal mendapatkan nilai validitas sebesar 91,67% dengan kriteria sangat valid. (4) Respon peserta didik tentang pengembangan media pembelajaran berbasis Android memperoleh rata-rata hasil rating sebesar 92,53% dikategorikan sangat baik.
Pengembangan Media Video Pembelajaran Materi Pokok Instalasi Sistem Operasi Open Source Untuk Siswa Kelas X TKJ Di SMKN 2 Lamongan BRILLIAN RETNANINGRUM, IQNAS
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 1 No. 2 (2016): Volume 01 No 2 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v1i2.16863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui tingkat kelayakan pengembangan media video pembelajaran materi pokok instalasi sistem operasi open source. (2) Mengetahui respon siswa dengan adanya media video pembelajaran materi pokok instalasi sistem operasi open source. (3) Mengetahui hasil belajar siswa yang menggunakan media video pembelajaran dan hasil belajar siswa yang tidak menggunakan media video pembelajaran pada materi pokok instalasi sistem operasi open source.Penelitian ini mengacu pada model Research and Development (R&D). Dengan alur penelitian (1) Potensi dan masalah, (2) Pengumpulan data, (3) Desain Produk, (4) Validasi Desain, (5) Revisi Desain, (6) Uji Coba Produk, (7) Analisis dan Pelaporan. Analisis data menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa. Untuk mengetahui respon dari siswa terhadap video menggunakan angket respon. Subjek penelitian adalah siswa kelas X TKJ di SMKN 2 Lamongan yang terdiri dari 2 kelas sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan hasil dari analisis data dapat disimpulkan bahwa : (1) Hasil dari validasi media dinilai oleh tiga validator dengan rata-rata 83.5% (2) Hasil dari validasi RPP dinilai oleh 3 validator dengan rata-rata 90.2% (3) Hasil dari validasi butir soal dinilai oleh 3 validator dengan rata-rata 93.8% (4) Hasil dari respon siswa terhadap media yang digunakan jika dirata-rata menghasilkan nilai 84% (5) Siswa yang diajarkan menggunakan video pembelajaran atau kelas eksperimen memiliki hasil belajar dengan nilai rata-rata 76.57 sedangkan kelas kontrol dengan nilai rata-rata 70.30. Pada penelitian berikutnya diharapkan video pembelajaran dapat lebih meningkatkan prestasi belajar siswa.
Pengembangan E-Learning Dengan Menggunakan Media Schoology untuk Meningkatan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Jaringan Dasar Kelas X TKJ Di SMKN 3 Jombang SIS WIDYAWATI, NISMA
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 1 No. 2 (2016): Volume 01 No 2 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v1i2.16870

Abstract

Berdasarkan hasil observasi, sekolah yang diobservasi telah memiliki fasilitas wifi dan SDM yang memadai untuk dikembangkannya e-learning. Selain itu, arus globalisasi yang mengisyaratkan pembelajaran berbasis IT dan beragamnya karakteristik siswa juga mendukung disusunnya sebuah e-learning. Penelitian ini bertujuan menunjukkan desain produk e-learning dengan menggunakan media Schoology yang sesuai dan layak dikembangkan untuk materi Jaringan Dasar dan difokuskan pada kompetensi dasar memahami topologi jaringan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dan metode penelitian quasi experiment dengan pendekatan kuantitatif. Subyek penelitian yaitu siswa kelas X TKJ SMKN 3 Jombang. Dilakukan uji kelayakan untuk mengukur perbedaan hasil belajar siswa antara kelas yang menggunakanan schoology dengan kelas konvesional. Dengan adanya media yang telah dibangun, pada penelitian ini dapat mengetahui tanggapan respon siswa terhadap pembelajaran e-learning dengan menggunakan media schoology dengan melalui angket kepada siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa e-learning dengan menggunakan media schoology pada kompetensi dasar memahami topologi jaringan di SMKN 3 Jombang dinyatakan sangat baik, dengan hasil rating 92,35% yang menunjukkan kelayakan media yang telah dikembangkan dalam kategori sangat baik. Berdasarkan penelitian respon siswa terhadap e-learning dengan menggunakan media schoology pada kompetensi dasar memahami topologi jaringan mendapat respon positif dari siswa. Dengan rata-rata hasil rating respon siswa sebesar 100% yang dikategorikan sangat baik atau dengan kata lain mendapat hasil respon yang sempurna.
Pengembangan Media Pembelajaran E-Learning Berbasis Moodle Pada Mata Pelajaran Sistem Operasi Di SMK Negeri 3 Bojonegoro RIDHA MAFAZA, ALFIN
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 1 No. 2 (2016): Volume 01 No 2 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v1i2.16871

Abstract

Dari hasil observasi sebelumnya diketahui bahwa sekolah yang di observasi telah memiliki fasilitaas wifi dan lab memadai untuk mengembangkan e-learning sebagai media pembelajaran. Namun pembelajaran dalam kelas tidak dapat berjalan dengan optimal dikarenakan pendidik atau guru melakukan pembelajaran hanya menggunakan metode ceramah. Hal tersebut menyebabkan siswa menjadi pasiv dan tidak tertarik dalam kegiatan belajar mengajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat suatu media pembelajaran E-learning berbasis moodle pada standar kopetensi memahami perkembangan sistem operasi closed source dan memahami struktur sistem operasi closed source yang layak digunakan ditinjau dari (1) Validasi media pembelajaran E-learning berbasis moodle, (2) Respon siswa terhadap media pembelajaran e-learning berbasis moodle, (3) Pencapaian hasil belajar siswa menggunakan media pembelajaran e-learning berbasis moodle. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan desain penelitian model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implementation, and Evaluation). Subjek penelitian ini adalah kelas X – Multimedia SMK Negeri 3 Bojonegoro. Desain penelitian menggunakan One Shot Case Study dimana dalam desain penelitian ini mengambil satu sempel tanpa ada sempel control sebagai pembanding. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket dan tertulis. Hasil penelitian ini adalah aplikasi media pembelajaran e-learning berbasis moodle yang telah divalidasi dengan rating mendapatkan presentase skor rata-rata 85% dengan kriteria nilai sangat baik . Hasil respon siswa terhadap media pembelajaran e-learning berbasis moodle presentase skor rata-rata 82,35% dengan kreteria nilai baik. Hasil belajar siswa mendapatkan rata-rata nilai 8 dari skala 1-10 dan kelulusan siswa yang menggunakan media E-learning sebesar 84,375 % dinyatakan tuntas. Hal ini membuktikan bahwa media pembelajaran e-learning berbasis moodle yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran di kelas.
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis M-Learning dalam Mata Kuliah Vokasional Cakra Wibawa, Ramadhan
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 1 No. 2 (2016): Volume 01 No 2 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v1i2.17197

Abstract

Pembelajaran berbasis multimedia interaktif dapat meningkatkan proses belajar mengajar, baik secara online, video-conference atau secara tradisional melalui proses tatap muka. Masalah penelitian ini adalah bagaimana kelayakan serta respon mahasiswa terhadap multimedia interaktif berbasis m-learning pada mata kuliah vokasional. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan deskripsi mengenai penilaian kelayakan media m-learning serta mengetahui respon mahasiswa terhadap media m-learning pada mata kuliah vokasional. Metode penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan 4D (Define-Design-Develop-Disseminate). Sumber data menggunakan instrumen angket validasi kelayakan materi dan media dan instrument angket respon mahasiswa. Validasi penelitian pengembangan melibatkan tiga validator. Subjek penelitian adalah 20 mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi angkatan 2014 Unesa. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Data tersebut juga ditafsirkan dengan kalimat yang bersifat kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan persentase penilaian dari para ahli yaitu kelayakan media m-learning secara keseluruhan sebesar 74,88% yang menunjukkan kelayakan media m-learning yang dikembangkan dalam kategori Layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Berdasarkan penelitian respon mahasiswa terhadap media m-learning mendapatkan persentase sebesar 79,37%. Dengan demikian media m-learning mendapatkan respon Baik sebagai media pembelajaran mahasiswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 5