cover
Contact Name
Andriyana
Contact Email
andriyana03@gmail.com
Phone
+6282121616969
Journal Mail Official
jurnal.guruku@uniku.ac.id
Editorial Address
Jl. Cut Nyak Dien no. 36A Cijoho-Kuningan
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Published by Universitas Kuningan
ISSN : -     EISSN : 30318181     DOI : https://doi.org/10.25134/jguruku
Core Subject : Education,
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru merupakan media publikasi dengan lingkup pendidikan yang terbuka bagi semua guru dan semua cabang ilmu. Penulis harus memiliki intansi di sekolah baik SD, SMP, dan SMA sebagai penulis, penulis lain dari luar intansi tersebut merupakan target lain dengan fokus tulisan pendidikan seperti mahasiswa, peneliti, tau dosen. Kami terbuka menerima naskah dari para penulis dengan mengikuti ketentuan yang ada dalam fokus dan lingkup, etika publikasi, petunjuk penulisan, proses review, dan template jurnal yang harus diikuti oleh penulis. Dengan ketentuan yang berlaku pada jurnal JGuruku, Naskah yang terbit pada jurnal ini diberikan akses terbuka yang artinya siapa saja bisa mengakses arsip jurnal yang diterbitkan dengan perlindungan ketentuan hak cipta mengikuti Creativ Cumon CC-BY-SA. Penerbitan mengunakan Lisensi LOCKSS akan muncul di Tentang Jurnal di bawah Pengarsipan: LOCKSS License. Lisensi CLOCKSS akan muncul di Tentang Jurnal di bawah Pengarsipan: CLOCKSS License.
Articles 91 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2023)" : 91 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI KPK DAN FPB KELAS V SDN TEMUKEREP 01 DENGAN TABEL FAKTORISASI EMI NURYANI
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik muatan pelajaran matematika kelas V SDN Temukerep 01 dengan alat peraga tabel faktorisasi pada materi menentukan KPK dan FPB. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjeknya adalah peserta didik kelas V yang berjumlah 10 peserta didik. Desain PTK ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan (evaluasi), serta refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase hasil belajar peserta didik, hal ini dapat dilihat dari setiap siklus. Didapatkan hasil belajar peserta didik meningkat dibanding nilai rata-rata pra siklus 59,50 menjadi 67,73 pada siklus I, kemudian menjadi 90,00 pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat peraga tabel faktorisasi pada materi menentukan FPB dan KPK dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Kata Kunci : hasil belajar, matematika, alat peraga, sekolah dasar. EFFORTS TO IMPROVE MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES KPK AND FPB MATERIAL CLASS V SDN TEMUKEREP 01 USING FACTORIZATION TABLES ABSTRACT This research was carried out with the aim of improving the learning outcomes of students in class IV mathematics at SDN Temukerep 01 by using factorization table props on the material to determine the KPK and FPB. This type of research is classroom action research (CAR). The subjects were class V students, totaling 10 students. This CAR design includes planning, implementation, observation (evaluation), and reflection. Data collection techniques using observation, tests, and documentation. Data analysis used quantitative descriptive statistics. The results showed an increase in the percentage of student learning outcomes, this can be seen from each cycle. It was found that student learning outcomes increased compared to the pre-cycle average score of 59.5 to 74.95 in the first cycle, then to 90.00 in the second cycle. Thus, it can be concluded that the use of factorization table props on the material to determine FPB and KPK can improve student learning outcomes. Keywords: learning outcomes, mathematics, teaching aids, elementary school.
PEMANFAATAN MEDIA POP-UP BOOK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGENAI CIRI CIRI PUBERTAS DI KELAS 6 SD NEGERI TONJONG 05 Mukti Wibowo
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Setelah dilaksanakan penelitian mengenai pemanfaatan media pop-up book terhadap peningkatan hasil belajar siswa aktifitas guru dan aktifitas siswa yang dilaksanakan di kelas VI SD tonjong 05.tahun ajaran 2022/2023 menegenai ciri ciri pubertas Hasilnya menunjukan bahwa aktifitas siswa pada ketiga komponen pembelajaran terjadi peningkatan yang cukup signifikanhasil belajar siklus 1 (25%) suklus 2 (87%,), aktifitas siswa siklus 1 (66,3%) dan siklus 2 (87,5% serta aktifitas guru silus 1 (70% ) dan siklus 2 (96%) Kata kunci: Pop-up Book. Pubertas. USE OF POP-UP BOOK MEDIA TO IMPROVE STUDENT LEARNING OUTCOMES REGARDING THE CHARACTERISTICS OF PUBERTY IN CLASS 6 OF TONJONG NEGERI PRIMARY SCHOOL 05 ABSTRACT After conducting research regarding the use of pop-up book media to improve student learning outcomes, teacher activities and student activities carried out in class VI of SD Tonjong 05. 2022/2023 academic year regarding the characteristics of puberty. The results show that student activity in the three learning components has increased significantly. quite significant learning outcomes for cycle 1 (25%) for cycle 2 (87%), student activities for cycle 1 (66.3%) and cycle 2 (87.5%) and teacher activities for cycle 1 (70%) and cycle 2 (96% ) Keywords: Pop-up Book. Puberty
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS V INDIKATOR MENGHITUNG LUAS SEGI BANYAK DENGAN ALAT PERAGA DAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK (Studi Kasus di SD Negeri Maparah 01 Ciamis) Titin Mustaotinah
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Setelah dilakukan penelitian mengenai peningkatan hasil belajar matematika di kelas V indikator menghitung luas segi banyak dengan alat peraga dan pendekatan matematika realistic di SD Negeri 1 Maparah Ciamis. Hasilnya menunjukanbahwa dengan menggunakan pendekatan ini menunjukan adanya ketuntasan dalam pembelajaran dengan capaian 88,8% siswa tuntas sedangkan sisanya sekitar 11,2 % perlu dilakukan remediasi. Pembelajaran matematika realistic lebih mendekatkan kepada hal hal yang real dan menjauhi segala sesuatu yang sifatnya abstrak Kata kunci: segi banyak, pendekatan matematika realistik. IMPROVING CLASS V MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES INDICATORS FOR CALCULATING THE AREA OF A MANUFACTURER USING PROPS AND A REALISTIC MATHEMATICAL APPROACH (Case Study at SD Negeri Maparah 01 Ciamis) ABSTRACT After conducting research regarding improving mathematics learning outcomes in class V, indicators for calculating the area of ​​polygons using visual aids and a realistic mathematical approach at SD Negeri Maparah 01 Ciamis. The results show that using this approach shows completeness in learning with 88.8% of students completing while the remaining 11.2% need to undergo remediation. Realistic mathematics learning brings things closer to real things and away from everything that is abstract Keywords: polygon, realistic mathematical approach
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MATERI TATA SURYA DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA Dul Khayat
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dari hasil penelitian mengenai Upaya peningkatan hasil belajar IPA materi Tata Surya dengan menggunakan alat peraga . yang dilaksanakan di SD Negeri Grinting 03 hasilnya menunjukan bahwa penggunaan alat bantu ternyata bisa menuntaskan pembelajaran IPA. Hal ini karena dengan menggunakan alat peraga peserta didik akan lebih memahami materi yang diajarkan, selain itu dengan penggunaan alat peraga bisa mendorong motivasi pembelajaran karena hal ini memberikan daya Tarik terhadap pembelajaran itu sendiri. Hasil pembelajaran pada siklus kedua menunjukan bahwa sebanyak 95,6% peserta didik dianggap tuntas dengan rata rata secara klasikal 84. Satu peserta didik yang gak tuntas diselesaikan dengan cara remedial Kata kunci: Alat peraga , IPA, tata surya. EFFORTS TO IMPROVE SCIENCE LEARNING OUTCOMES IN TATA MATERIAL SOLAR USING PROPS ABSTRACT From the results of research regarding efforts to improve science learning outcomes on Solar System material by using teaching aids. which was carried out at SD Negeri Grinting 03, the results showed that the use of assistive devices could actually complete science learning. This is because by using visual aids students will better understand the material being taught, besides that using visual aids can encourage learning motivation because this provides an attraction to the learning itself. The learning results in the second cycle showed that 95.6% of students were considered complete with a classical average of 84. One student who did not complete was completed using remedial methods. Keywords: Teaching aids, science, solar system.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KURIKULUM MERDEKA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DI KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 5 KAWUNGLARANG CIAMIS Siti Fatimah
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dari hasil penelitian mengenai peningkatan aktifitas dan hasil belajara kurikulum Merdeka dengan menggunakan PBL dikelas IV SD Negeri 5 Kawunglarang Ciamis didapatkabn hasil adanya peningkatan aktifitas dari siklus 1 ke siklus 2 masih rendahnya aktifitas di siklus 1 disebabkan oleh karena siswa baru pertama kali menggunakan PBL dalam pembelajaran , sehingga mereka masih ragu . akan tetapi pada siklus ke 2 terjadi peningkatan yang cukup signifikan. Hasil belajar siswa siklus 1 masih belum menunjukan ketuntasan akan tetapi pada siklus ke dua terjasi lonjakan hasil belajar yang sempurna Dimana 100% siswa mencapai KKM dengan rata rata klasikkal 90 Kata kunci: kurikulum Merdeka, PBL, aktifitas belajar, hasil belajar INCREASED ACTIVITIES AND LEARNING OUTCOMES INDEPENDENT CURRICULUM USING A MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) IN CLASS IV STATE PRIMARY SCHOOL 5 KAWUNGLARANG CIAMIS ABSTRACT From the results of research regarding increasing activities and learning outcomes in the Merdeka curriculum using PBL in class IV at SD Negeri Kawunglarang 04 Ciamis, it was found that there was an increase in activity from cycle 1 to cycle 2. The activity in cycle 1 was still low due to the fact that students were using PBL for the first time in learning, so they still have doubts. However, in the second cycle there was a significant increase. The first cycle student learning results still did not show completeness, but in the second cycle there was a surge in perfect learning results where 100% of students achieved the KKM with a classical average of 90 Keywords: Merdeka curriculum, PBL, learning activities, learning outcomes
PENERAPAN MODEL STAD GUNA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS DI KELAS IV SD NEGERI KECIPIR 02 Ratih Indrianto
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model Student Teams Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan hasil belajar IPAS pada murid kelas IV SD Negeri Kecipir 02. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Desain penelitian tindakan kelas yang digunakan adalah desain Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah murid kelas IV SD Negeri Kecipir 02 yang berjumlah 19 anak. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi dan tes Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dikatakan berhasil apabila murid kelas IV SD Negeri Kecipir 02 yang mencapai KKM minimal 75%. Pembelajaran menerapkan model STAD dengan guru menayangkan presentasi powerpoint dalam menjelaskan materi, kemudian para murid menggunakan smartphone untuk mengeksplorasi masalah dalam menyelesaikan tugas kelompok. Pada pra tindakan persentase KKM murid secara klasikal yaitu 41%. Pada siklus 1 persentase KKM murid secara klasikal sebanyak 58% yang berarti terjadi peningkatan sebesar 17% dari pra tindakan. Sedangkan pada siklus 2 persentase KKM murid secara klasikal yaitu 82% yang berarti terjadi peningkatan sebesar 24% dari siklus 1 dimana persentase tersebut telah mencapai target yang diinginkan yaitu minimal sebanyak 75% murid kelas IV SD Negeri Kecipir 02 telah mencapai KKM. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode STAD berhasil untuk meningkatkan hasil belajar IPAS di kelas IV SD Negeri Kecipir 02. Kata kunci: Hasil Belajar, Pembelajaran IPAS di SD, Model STAD APPLICATION OF THE STAD MODEL TO IMPROVE SCIENCE LEARNING OUTCOMES IN CLASS IV OF KECIPIR NEGERI 02 PRIMARY SCHOOL ABSTRACT This research aims to find out whether the Student Teams Achievement Division (STAD) model can improve science learning outcomes for fourth grade students at SD Negeri Kecipir 02. This type of research is classroom action research. The classroom action research design used is the Kemmis and Mc Taggart design which consists of four stages, namely planning, action, observation and reflection. The research subjects were 19 grade IV students at SD Negeri Kecipir 02. Data collection in this research was carried out by observation and Classroom Action Research (PTK) tests. This was said to be successful if the fourth grade students at SD Negeri Kecipir 02 achieved a minimum KKM of 75%. Learning applies the STAD model with the teacher showing a PowerPoint presentation to explain the material, then students use smartphones to explore problems in completing group assignments. In pre-action, the classical KKM percentage of students was 41%. In cycle I, the percentage of students' classical KKM was 58%, which means there was an increase of 17% from pre-action. Meanwhile, in cycle II, the classical KKM percentage of students was 82%, which means there was an increase of 24% from cycle I, where this percentage had reached the desired target, namely at least 75% of class IV students at SD Negeri Kecipir 02 had reached the KKM. From these results it can be concluded that the STAD method was successful in improving science learning outcomes in class IV at SD Negeri Kecipir 02. Keywords: Learning Outcomes, Science and Technology Learning in Elementary Schools, STAD Model
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF DAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PjBL DI SDN PASIRMUKTI KABUPATEN TASIKMALAYA Ariyani Dewi
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pada proses pembelajaran di dunia pendidikan khususnya di jenjang pendidikan sekolah dasar, siswa mendapatkan satu pelajaran yang dapat dijadikan sebagai landasan dasar untuk memecahkan persoalan yang ada di kehidupan sehari-hari. Pelajaran ini ialah Matematika. Pelajaran Matematika dapat menuntun siswa untuk berfikir logis dan kritis untuk memecahkan permasalahan sehari-hari melalui angka ataupun teori (Sumarni, 2023). Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif dan keaktifan belajar siswa melalui model Project-based Learning (PjBL) dengan bantuan media tusuk sate dan plastisin (TUTESIN). Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri Pasirmukti. Prosedur Penelitian Tindakan Kelas yang digunakan mengacu pada metodologi action research, yaitu (1) perencanaan, (2) implementasi tindakan, (3) pengamatan dan evaluasi, (4) refleksi yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Teknik analisis data menggunakan penggabungan antara nilai sikap, pengetahuan dan keterampilan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penilaian kognitif siswa antara siklus 1 dan siklus 2 menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif pada indikator soal C2 sampai C6 dengan hasil yang lebih baik. Pada siklus 1 sebelum menggunakan model PjBL, nilai terendah siswa yaitu 50, sedangkan nilai tertingginya yaitu 100. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan diperoleh nilai rata- rata yaitu 71,4. Sedangkan setelah menggunakan model PjBL, nilai terendah siswa menjadi 60, sedangkan nilai tertingginya yaitu 100. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan diperoleh nilai rata-rata yaitu 83,3 dari jumlah siswa 15 orang. Model pembelajaran Project Based Learning berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa. Kesimpulan dari penelitian ini, bahwa dengan menerapkan model PJBL, kemampuan kognitif dan keaktifan belajar siswa menjadi meningkat, dan siswa juga lebih mudah memahami konsep matematika dalam proses pembelajaran. Saran dari penelitian ini adalah sebagai berikut : perbanyak latihan untuk siswa dan perhatikan intensitas latihan agar siswa lebih mudah memahami kemampuan kognitifnya; agar siswa tidak mengalami kejenuhan dan aktif di kelas, guru harus terampil dalam memilih model pembelajaran yang tepat. Kata kunci: Project-Based Learning, metode PTK, kemampuan kognitif dan keaktifan belajar IMPROVING STUDENTS' COGNITIVE ABILITIES AND LEARNING ACTIVITIES THROUGH THE PJBL MODEL AT SDN PASIRMUKTI, TASIKMALAYA DISTRICT ABSTRACT In the learning process in the world of education, especially at the elementary school level, students receive a lesson that can be used as a basic basis for solving problems that exist in everyday life. This lesson is Mathematics. Mathematics lessons can guide students to think logically and critically to solve everyday problems through numbers or theory (Sumarni, 2023). The aim of this study is to determine the increase in students' cognitive abilities and active learning through the Project-based Learning (PjBL) model with the help of skewers and plasticine (TUTESIN). The population in this study were sixth grade students at Pasirmukti State Elementary School. The Classroom Action Research procedure used refers to the action research methodology, namely (1) planning, (2) action implementation, (3) observation and evaluation, (4) reflection carried out in 2 cycles. The data analysis technique uses a combination of attitude, knowledge and skills values ​​with the Classroom Action Research (CAR) method. The results of students' cognitive assessments between cycle 1 and cycle 2 showed an increase in cognitive abilities in question indicators C2 to C6 with better results. In cycle 1 before using the PjBL model, the student's lowest score was 50, while the highest score was 100. Based on the calculations that had been carried out, the average score was 71.4. Meanwhile, after using the PjBL model, the lowest student score was 60, while the highest score was 100. Based on the calculations that had been carried out, the average score was 83.3 from a total of 15 students. The Project Based Learning learning model has a positive effect on students' mathematics learning outcomes. The conclusion of this research is that by implementing the PJBL model, students' cognitive abilities and learning activeness increase, and students also understand mathematical concepts more easily in the learning process. The suggestions from this research are as follows: increase training for students and pay attention to the intensity of training so that students can more easily understand their cognitive abilities; So that students do not experience boredom and are active in class, teachers must be skilled in choosing the right learning model. Keywords: Project-Based Learning, PTK method, cognitive abilities and active learning
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA TENTANG ALAT PERNAPASAN MANUSIA DAN HEWAN DENGAN MENGGUNAKAN COOPERATIVE LEARNING TYPE STAD BERBANTU MEDIA VIDEO PADA SISWA KELAS V SD NEGERI KARANGJUNTI 02 KABUPATEN BREBES Wawan Gunawan
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA siswa kelas V SD Negeri Karangjunti 02 . Metode penelitian yang digunakan pada penelitian kali ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Instrument yang digunakan pada penelitian kali ini adalah lembar observasi hasil belajar afektif dan psikomotor. Tes belajar kognitif dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar kognitif, afektif dan psikomotor pada penerapan metode pembelajaran Cooperative Learning Type STAD Peningkatan hasil belajar IPA siswa terlihat pada hasil penelitian siklus I yaitu rata-rata hasil belajar sebesar 73,77 dengan aspek kognitif sebesar 72,5, pada aspek afektif sebesar 61,76 dan psikomotor sebesar 87,06. Pada siklus II meningkat menjadi 83,64 dengan pembagian aspek kognitif sebesar 83.09 dan afektif sebesar 84,19 dan ketuntasan klasikal kelas sebesar 100% meliputi kognitif, afektif dan psikomotor. Kata kunci: Kooperative learning , STAD, Hasil Belajar IMPROVING SCIENCE LEARNING OUTCOMES ABOUT THE RESPIRATORY APPARATUS OF HUMAN AND ANIMALS USING COOPERATIVE LEARNING TYPE STAD ASSISTED WITH VIDEO MEDIA IN CLASS V STUDENTS OF KARANGJUNTI STATE 02 PRIMARY SCHOOL BREBES DISTRICT ABSTRACT This research aims to improve student learning outcomes in science subjects for class V students at SD Negeri Karangjunti 02. The research method used in this research is Classroom Action Research (PTK) which consists of four stages, namely planning, implementation, observation and reflection. The instrument used in this research was an observation sheet on affective and psychomotor learning results. Cognitive learning tests and documentation. The research results revealed that there was an increase in cognitive, affective and psychomotor learning outcomes when applying the Cooperative Learning Type STAD learning method. An increase in students' science learning outcomes was seen in the results of the first cycle of research, namely an average learning outcome of 73.77 with a cognitive aspect of 72.5. in the affective aspect it was 61.76 and psychomotor was 87.06. In cycle II it increased to 83.64 with a division of cognitive aspects of 83.09 and affective of 84.19 and classical class completeness of 100% including cognitive, affective and psychomotor. Keywords:Cooperative learning, STAD
IMPLEMENTASI MODEL PROJEC BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENGAKTIFKAN KOMUNIKASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X SMA MANDIRI KEDAWUNG DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI SUB MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN Asih Illahiah
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK SMA Mandiri Kedawung terus mengembangkan berbagai cara untuk menerapkan Kurikulum merdeka yang dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menghadapi era globalisasi. Kemampuan peserta didik saat ini dituntut untuk mampu berkolaborasi, berkomunikasi dengan efektif, berpikir kritis dan kreatif atau yang lebih dikenal dengan keterampilan abad 21. Selain keterampilan tersebut peserta didik juga dituntut untuk memiliki kemampuan pengetahun yang lebih tinggi, tidak hanya memahami atau menghafal namun juga peserta didik harus mampu menganalisis materi pembelajaran yang diberikan. Salah satu materi yang memiliki kompetensi dasar menganalisis adalah Pencemaran lingkungan, materi Biologi kelas X. Untuk ketercapaian pembelajaran tersebut model pembelajaran Project Based Learning melalui eco-produk dipilih agar peserta didik memiliki keterampilan berkomunikasi, berpikir kritis, dan berpikir kreatif dalam merancang projek daur ulang limbah plastik. Selain itu eco-produk juga dapat memberikan gambaran yang lebih nyata tentang bagaimana mengurangi limbah plastik yang ada dilingkungan sekitar dengan menghasilkan produk ramah lingkungan, sehingga memudahkan peserta didik dalam berpikir kreatif dan inovatif. Kegiatan pembelajaran dengan model Project Based Learning melalui eco-produk pada materi pencemaran lingkungan telah menunjukan hasil penilaian kognitif dengan pretes dan postest meningkat dengan selisih 23, untuk hasil penilaian diskusi yaitu dengan indikator gotongroyong dengan rata-rata 95%, berpikir kritis 85%, dan berpikir kreatif 94% ini menggambarkan proses komunikasi saat berdiskusi sesuai dengan capaian tujuan pembelajaran untuk mengaktifkan komunikasi peserta didik. Untuk penilaian presentasi dengan indikator penguasaan materi rata-rata 86%, Komunikasi dengan rata-rata 95%, dan Informasi dengan rata-rata 98% ini menggambarkan proses berpikir kreatif peserta didik sesuai dengan capaian tujuan pembelajaran untuk menciptakan produk daur ulang limbah plastik yang bernilai guna dan ekonomis. selain itu juga kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan abad 21 yang ditunjukkan dengan perencanaan proyek dan hasil proyek berupa produk daur ulang limbah yang bernilai guna dan ekonomis. Kata kunci: Project Based Learning, Eco-produk, berkomunikasi, berpikir kritis, dan berpikir kreatif. IMPLEMENTATION OF THE PROJEC BASED LEARNING (PjBL) MODEL TO ACTIVATE THE LEARNING COMMUNICATION OF CLASS ABSTRACT Kedawung Mandiri High School continues to develop various ways to implement the independent curriculum which can improve students' abilities in facing the era of globalization. The abilities of today's students are required to be able to collaborate, communicate effectively, think critically and creatively or better known as 21st century skills. Apart from these skills, students are also required to have higher knowledge abilities, not only understanding or memorizing but also learning. Students must be able to analyze the learning material provided. One of the materials that has basic analytical competence is environmental pollution, class X Biology material. To achieve this learning, the Project Based Learning learning model through eco-products was chosen so that students have communication, critical thinking and creative thinking skills in designing plastic waste recycling projects. Apart from that, eco-products can also provide a more real picture of how to reduce plastic waste in the surrounding environment by producing environmentally friendly products, making it easier for students to think creatively and innovatively. Learning activities using the Project Based Learning model through eco-products on environmental pollution material have shown that the results of the cognitive assessment with pretest and posttest have increased by a difference of 23, for discussion assessment results, namely with indicators of mutual cooperation with an average of 95%, critical thinking 85%, and creative thinking 94% describes the communication process when discussing in accordance with the achievement of learning objectives to activate student communication. For the assessment of presentations with indicators of mastery of material on average 86%, Communication with an average of 95%, and Information with an average of 98%, this illustrates the creative thinking process of students in accordance with the achievement of learning objectives to create valuable plastic waste recycling products. useful and economical. Apart from that, this activity can also improve 21st century skills as demonstrated by project planning and project results in the form of waste recycling products that are useful and economical. Keywords: Project Based Learning, Eco-products, communicating, critical thinking, and creative thinking.
PENGARUH MODEL PROJEK BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KREATIVITAS SISWA KELAS VI PADA MATERI JARING-JARING BANGUN RUANG Andang Dewi Setiyati
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Setelah dilaksanakan penelitian mengenai peningkatan hasil belajar Matematika kelas VI SD Negeri Sindangwangi 04 melalui model pemebelajaran PJBL . dengan media audio visual. Sampel berjumlah 17 peserta didik dengan hasil kentuntasan Pra siklus 21,8%, siklus 1 80,9% dan siklus 2 100% (tuntas seluruhnya ) Adapun hal ini karena PJBL merupakan salah satu model pemebelajaran yang bisa menjadikan siswa aktif dan belajar mengkonstrutif pengetahuan selain itu penggunaan media audio visual sangat membantu siswa mempelajari hal yang abstrak menjadi konkrit. Kata kunci: PJBL Audio visual, Matematika THE INFLUENCE OF PROJECT BASED LEARNING MODELS ON LEARNING OUTCOMES AND CREATIVITY OF CLASS VI STUDENTS ON SPACE NETWORK MATERIAL ABSTRACT After conducting research regarding improving math learning outcomes for class VI of SD Negeri Sindangwangi 04 through the PJBL learning model. with audio-visual media. The sample consisted of 17 students with pre-cycle completion results of 21.8%, cycle 1 80.9% and cycle 2 100% (completely complete). This is because PJBL is a learning model that can make students active and learn to construct knowledge other than The use of audio visual media really helps students learn abstract things to become concrete. Keywords: Audio-visual PJBL, Math

Page 5 of 10 | Total Record : 91