cover
Contact Name
Khoerul Umam
Contact Email
hamkainsight@uhamka.ac.id
Phone
+6281319297200
Journal Mail Official
hamkainsight@uhamka.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Bogor, Km. 23, No. 99, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta, 13830
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
HAMKA INSIGHT
ISSN : 29858445     EISSN : 29628334     DOI : https://doi.org/10.51574/hamka
Core Subject : Education,
HAMKA Insight E-ISSN: 2962-8334, ISSN: 2985-8445, DOI Prefix 10.22236/HAMKA Insight is a peer-reviewed open-access international journal that aims to the sharing, dissemination, and discussion of current trends research results, experience, and perspectives across a wide range of education, teaching, development in instruction, innovations in learning, and current trends issue in education research. This journal will be published two-issue per year in June and December published by the Lemlitbang UHAMKA Press. Given that the journal prioritizes research reports in education, viewpoint articles in the same field will be considered for publication. HAMKA Insight welcomes research articles, literature reviews, and book reviews from various countries in the world that have high-quality on all topics related to current trends and issues in education research to publish in this journal. Submitted papers must be written in English dan Bahasa Indonesia for the initial review stage by editors and further review process by an international reviewer. Publication language of HAMKA Insight Journal is English and Indonesia. Manuscripts should be submitted in English and Bahasa Indonesia. The submitted manuscript should comply with the grammar rules and the related scientific literature. After the acceptance of the manuscript, the final copy should be submitted in English. Submitted final copies are checked by the language editors of HAMKA Insight Journal. Language editors may request a proofreading in case of insufficiency. Proofreading should be made by one of the accredited language institutions proposed below. The author(s) are responsible for the submission of the muniment.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2023)" : 6 Documents clear
Kurikulum 2013 ke kurikulum Merdeka : Revitalisasi Kurikulum Pendidikan di Indonesia Aditya Tri Saputra, Aditya Tri Saputra
HAMKA INSIGHT Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hamka.v2i2.100

Abstract

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pembelajaran serta metode yang digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran sebagai pedoman untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Secara umum Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Kahfi tetap menggunakan dua kurikulum di sekolahnya. Kedua kurikulum tersebut adalah kurikulum 2013 yang digunakan di kelas 3 dan 6, serta kurikulum merdeka yang digunakan di kelas 1, 2, 4, dan 5. Kurikulum 2013 yang diterapkan di sekolah dasar ini mulai tahun 2014. hingga tahun 2024, kemudian kurikulum merdeka dilaksanakan pada tahun 2023 hingga saat ini. Tujuan penggunaan kurikulum di sekolah dasar merupakan acuan peraturan pertama dalam dunia pendidikan Indonesia. Peneliti melakukan pendekatan terhadap sekolah dasar ini melalui metode wawancara yang ditujukan kepada wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan guru kelas tinggi.
Penerapan Kurikulum International Baccalaureate (IB) pada Tingkat Primary Years Programme (PYP) di Sekolah Dasar: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan1, Universitas Muhammadiyah Prof.Dr. Hamka2, Jakarta3, Indonesia4 Dini Agustin, Dini Agustin
HAMKA INSIGHT Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hamka.v2i2.101

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan Kurikulum International Baccalaureate (IB) pada tingkat Primary Years Programme (PYP) di Sekolah Tunas Muda. Penelitian bertujuan untuk memahami bagaimana kurikulum IB PYP diimplementasikan, serta tantangan dan dampak yang muncul dari penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum IB PYP di Sekolah Tunas Muda diterapkan dengan pendekatan yang holistik dan berfokus pada pengembangan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan pemahaman global. Namun, tantangan yang dihadapi termasuk adaptasi guru terhadap metode pengajaran baru dan keterbatasan sumber daya. Secara keseluruhan, penerapan kurikulum ini memiliki dampak positif terhadap perkembangan akademik dan karakter siswa.
Pengembangan Teknologi berbasis Kurikulum Merdekan di Sekolah Dasar Dalam menguatkan profil Pancasila Nailah Hasanah, Nailah Hasanah
HAMKA INSIGHT Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hamka.v2i2.109

Abstract

Pengembangan teknologi dalam pendidikan dasar memiliki peran penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Penerapan Kurikulum Merdeka di Indonesia memberikan kebebasan kepada pendidik untuk menyesuaikan metode pembelajaran sekaligus menguatkan profil Pelajar Pancasila, yang mencakup karakter kritis, inovatif, dan berwawasan kebangsaan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model implementasi teknologi berbasis Kurikulum Merdeka untuk memperkuat profil Pelajar Pancasila di sekolah dasar. Melalui metode campuran, penelitian ini melibatkan 200 siswa dan 20 guru dari 10 sekolah dan menemukan bahwa teknologi seperti augmented reality dan pembelajaran berbasis proyek digital efektif dalam mendukung penguatan karakter siswa. Hasil penelitian ini menawarkan panduan praktis bagi pendidik dan pembuat kebijakan dalam merancang program pembelajaran berbasis teknologi yang relevan dengan tujuan penguatan karakter, sekaligus menyiapkan siswa menghadapi tantangan globalisasi dan disrupsi digital.   The development of technology in primary education plays a crucial role in creating a more interactive, adaptive, and relevant learning experience that aligns with the needs of the times. The implementation of the Kurikulum Merdeka (Independent Curriculum) in Indonesia provides educators with the freedom to tailor teaching methods while also strengthening the profile of Pelajar Pancasila (Pancasila Students), which encompasses critical thinking, innovation, and a strong sense of national identity. This research aims to develop a technology-based implementation model rooted in the Kurikulum Merdeka to enhance the Pelajar Pancasila profile in primary schools. Using a mixed-methods approach, the study involved 200 students and 20 teachers from 10 schools, and it found that technologies such as augmented reality and digital project-based learning were effective in supporting the reinforcement of student character. The findings of this research offer practical guidance for educators and policymakers in designing technology-based learning programs that are relevant to the goal of character strengthening, while also preparing students to face the challenges of globalization and digital disruption
Komaparasi Kurikulum Cambridge terhadap Pengembangan Kurikulum Pendidikan di Indonesia Tia Rahmania, Tia Rahmania
HAMKA INSIGHT Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hamka.v2i2.114

Abstract

Kurikulum adalah sebuah pengaturan dalam dunia pendidikan yang mengatur tujuan pembelajaran, isi dan materi, serta pedoman pencapaian pendidikan. Sekolah di Indonesia menggunakan kurikulum yang berbedabeda. Kurikulum nasional yang terdiri dar kurikulum merdeka, dan kurikulum 2013. Sedangkan kurikulum internasional menggunakan kurikulum Cambridge dan lainnya. Dalam penelitian ini, sekolah yang dijadikan tempat observasi menggunakan kolaborasi antara kurikulum nasional dan juga kurikulum Cambridge, namun pada artikel ini akan lebih terfokus pada pengimplementasian kurikulum Cambridge. Penelitian ini melalui metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pengambilan data yaitu teknik triangulasi. Penelitian ini didapatkan bahwa, kurikulum Cambridge merupakan kurikulum internasional yang sangat populer untuk diterapkan diberbagai sekolah baik di Indonesia maupun di negara lainnya. Kelebihan kurikulum mampu membuat peserta didik mengembangkan keterampilan yang dimiliki serta pemahaman mengenai matematika, sains dan juga bahasa Inggris.
Apakah perlu kurikulum 2013 di ganti menjadi kurikulum Merdeka? : Studi Analisis Multi Situs: Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Prof Dr. Hamka, JAKARTA TIMUR, INDONESIA Azi Alam Sudrajat, Azi Alam Sudrajat
HAMKA INSIGHT Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hamka.v2i2.117

Abstract

Pendidikan sebagai sarana pengembangan potensi tidak dapat terlaksana tanpa adanya kurikulum. indonesia telah menerapkan berbagai perubahan kurikulum, yang menonjol adalah dari kurikulum 2013 ke kurikulum merdeka. masih terdapat permasalahan atau kesulitan dalam pelaksanaanya, mulai dari penyusunan RPP yang rumit, banyaknya administrasi dalam penyusunan penilaian, serta kompetensi yang terbatas. penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana sekolah dapat menggunakan unsur pembelajaran yang digunakan dalam kurikulum merdeka dan memberikan pedoman cara mengajar siswa sesuai dengan minat, kapasistas dan potensinya. penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. temuan studi tersebut menunjukkan bahwa proses perubahan kurikulum tersebut kemungkinan besar berdampak pada kurikulum di masa depan, seperti proyek dan perubahan profil siswa. diawali dengan kegaiatan sosialisasi dan diakhiri dengan penyelenggaraan pendidikan karakter profil pancasila, memberikan sarana bagi peserta didik untuk menerapkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari melalu pembelajaran yang relevan dan interaktif.
Evaluasi Kurikulum Merdeka berbasis Understanding by Desaind dalam Implementasi Karakter Peserta Didik Mutira Ruslian, Mutira Ruslian
HAMKA INSIGHT Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hamka.v2i2.119

Abstract

Perubahan kurikulum pendidikan merupakan upaya untuk menyesuaikan proses pembelajaran dengan tuntutan zaman dan kebutuhan siswa yang terus berkembang. Penelitian ini berfokus pada implementasi Kurikulum Merdeka (KurMer) di SDN Kenari 01, Jakarta Pusat, yang merupakan salah satu sekolah yang menerapkan kurikulum ini sejak tahun 2022. Kurikulum Merdeka bertujuan untuk memberikan fleksibilitas dalam proses pembelajaran, meningkatkan kemandirian siswa, dan menyediakan pendekatan yang inklusif untuk siswa dengan kebutuhan khusus. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan wawancara dan observasi untuk mengumpulkan data. Wawancara dilakukan dengan Ibu Tutri Handayani, S. Pd, Kepala Sekolah SDN Kenari 01, untuk memperoleh informasi mendalam mengenai tujuan, pelaksanaan, tantangan, dan pencapaian Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka di SDN Kenari 01 telah berhasil meningkatkan kemandirian siswa dan memperbaiki karakter mereka melalui pendekatan pembelajaran yang lebih fleksibel dan inklusif. Meskipun menghadapi beberapa tantangan, seperti kurangnya pemahaman orang tua mengenai program P5 dan keterbatasan fasilitas, sekolah telah menunjukkan kemajuan dalam penerapan kurikulum dan terus melakukan evaluasi untuk perbaikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6