cover
Contact Name
Asrar Aspia Manurung
Contact Email
ptibm66@gmail.com
Phone
+6287722311617
Journal Mail Official
ptibm66@gmail.com
Editorial Address
Sekretariat: Jalan Gambir Perumahan Grand Algeria Kec. Percut Sei Tuan Kab. Deli Serdang Sumatera Utara-20237
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Azkayra: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Sosial
ISSN : -     EISSN : 30470021     DOI : -
Core Subject : Social,
Azkayra: Journal of Community and Social Service is a journal published by PT Ibnu Baharuddin Manurung in partnership with Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Azkayra Journal has a focus and scope in the field of social and community service. Jurnal Azkayra is a forum for scholarly publications that focus on community service activities carried out by the academic community related to the application of innovations and solutions related to solving problems in society and also the field of social science which includes research related to human relations. In addition, Azkayra Journal also has a scope related to the field of human development, solving poverty problems based on local resources, managing rural and coastal areas based on local wisdom and strengthening community economy both from livestock, fisheries, forestry, economic development, entrepreneurship, cooperatives, creative industries, MSMEs and technology development sectors.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 22 Documents
MOTIVASI SELF – DISCLOSURE AKTIVITAS PILATES PADA AKUN INSTAGRAM @YUYUZHUANG Beby Cerra Audina; Sigit Hardiyanto
Azkayra: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Sosial Vol 3, No 1 (2026)
Publisher : Azkayra: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55311/azkayra.v3i1.68

Abstract

Tren gaya hidup sehat memiliki dampak yang signifikan terhadap konten yang dibagikan di media sosial. Semakin meningkatnya kesadaran Masyarakat akan Kesehatan, banyak individu dan influencer yang mulai mempromosikan pola hidup sehat seperti yang dilakukan oleh pengguna akun @yuyuzhuang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi self-disclosure yang dilakukan oleh pemilik akun @yuyuzhuang dalam membagikan aktivitas pilates di media social Instagram. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan analisis konten dari unggahan di akun Instagram @yuyuzhuang. Hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi utama pemilik akun @yuyuzhuang adalah untuk menginspirasi dan memotivasi audiens dalam menjaga kebugaran tubuh dan mental. Keterbukaan dalam membagikan pengalaman pilates juga memperkuat persepsi pengikut terhadapkeahlian dan integritas pemilik akun @yuyuzhuang sebagai pelatih professional. Dengan menggunakan strategi self-disclosure yang terencana, pemilik akun @yuyuzhuang mampu menciptakan interaksi yang lebih intens dan membangun hubungan emosional dengan audiens. 
REPRESENTASI KRITIK SOSIAL DALAM FILM FULL TIME KARYA JON RYAN SUGIMOTO DAN THE LOOP KARYA SADIEL GOMEZ syafwan Difaza; Puji Santoso
Azkayra: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Sosial Vol 3, No 1 (2026)
Publisher : Azkayra: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55311/azkayra.v3i1.69

Abstract

Penelitian ini membahas representasi kritik sosial dalam dua film pendek, Full Time karya Jon Ryan Sugimoto dan The Loop karya Sadiel Gomez. Kedua film tersebut menyoroti realitas kehidupan modern yang sarat rutinitas, tekanan kerja, serta mitos kesuksesan dan produktivitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kritik sosial direpresentasikan melalui simbol, narasi, dan visual dalam kedua film. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes, yang menganalisis makna denotatif, konotatif, dan mitos pada tanda-tanda visual dan naratif film. Penelitian ini membagi data menjadi dua yaitu data primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi terhadap objek penelitian dalam hal ini film Full Time dan The Loop. Data sekunder dikumpulkan dari berbagai kajian literature dan penelitian terdahulu terhadap topik representasi kritik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Full Time merepresentasikan kritik social terhadap budaya kerja korporat, peraturan yang kaku, ilusi promosi sebagai kesuksesan, hingga persoalan penggunaan waktu hidup yang berujung pada penyesalan di masa tua. Sementara itu, The Loop merepresentasikan kritik social melalui rutinitas berulang yang awalnya tampak produktif, namun perlahan runtuh akibat kejenuhan dan kelelahan mental, sehingga menyindir mitos produktivitas dalam kehidupan modern. Kedua film sama-sama menyoroti keterasingan individu dalam sistem sosial yang menekan, meski dengan fokus berbeda, Full Time pada aspek pekerjaan, sedangkan The Loop pada siklus hidup.

Page 3 of 3 | Total Record : 22