cover
Contact Name
NIA APRILLA
Contact Email
niaaprilla.ariqa@gmail.com
Phone
+6285271713592
Journal Mail Official
admin@excellent-health.id
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EXCELLENT HEALTH JOURNAL
ISSN : -     EISSN : 29854822     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Journal focuses to attract, reviewing, and publishing high-quality original research that contributes to advancing public health science and using it as an important means to improve health quality worldwide. This journal is committed to tackling the most pressing issues across all aspects of public health in emerging and developing countries according to International Monetary Fund. We have a strong commitment to publishing original research articles that explore the topic from a broad array of academic disciplines, methodologies, and public health perspectives
Articles 44 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024" : 44 Documents clear
Asuhan Keperawatan Pada Tn.A Dengan  Tuberculosis Paru Di Ruang Isolasi RSUD Bangkinang Tahun 2024 Aprilia, Uci; Hidayat, Ridha
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.57

Abstract

TB paru merupakan penyakit kronis menular yang sering kambuh, biasanya disebabkan oleh bakteri mikobakterium yang menyerang paru-paru. Berdasarkan data dari Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang jumlah penderita TB pada tahun 2024 sebanyak 25 kasus (Rekam Medis RSUD Bangkinang, 2024). Tujuan dari laporan kasus ini adalah untuk menerapkan asuhan keperawatan pada pasien TB paru meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan mengumpulkan data, menganalisa data dan menarik kesimpulan. Subjek pada laporan kasus ini adalah Tn.A berusia 51 tahun dengan diagnosa medis TB paru. Pada saat pengkajian pasien mengatakan  sesak, batuk berdarah dan dada terasa sakit. Peneliti dapat merumuskan diagnosa utama yaitu bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan sekresi yang berlebih, nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik, gangguan pola tidur berhubungan dengan kontrol tidur. Pelaksanaan tindakan keperawatan pada Tn.A dilakukan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama 3 hari pada pasien didapatkan masalah telah teratasi. Pada tahap evaluasi keperawatan dengan SOAP didapatkan masalah teratasi dan planning tindakan dihentikan. Diharapkan penelitian ini menjadi pedoman baik Rumah Sakit dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien TB paru dan menjadi acuan bagi peneliti selanjutnya dalam memberikan asuhan keperawatan bagi pasien dengan TB paru.
Asuhan Keperawatan Pada An.Z Dengan Post Op Apendisitis Di Ruang Khadijah RSUD Bangkinang Tahun 2024 Redila, Puspita; Virgo, Gusman
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.58

Abstract

Apendisitis adalah suatu peradangan yang diakibatkan adanya infeksi dan merupakan penyebab apendisitis yang paling sering dan memerlukan pembedahan apendektomi dalam prosedur penanganannya. Apabila  appendisitis dibiarkan semakin lama  maka resiko komplikasi yang ditimbulkan semakin besar. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sampai melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan post op apendisitis di ruang Khadijah RSUD Bangkinang Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan metode pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pengumpulan data dan dokumentasi. Subjek penelitian pada laporan kasus ini adalah An. Z yang berusia 13 tahun dengan apendisitis. Data yang didapatkan dengan wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pada saat pengkajian pasien mengatakan  nyeri perut kanan bawah, nyeri terasa berat ketika bergerak, nyeri terasa ketika ditekan dan dilepas, nyeri dirasakan seperti ditusuk-tusuk. Peneliti merumuskan diagnosa keperawatan utama yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis (prosedur pembedahan) (D. 0007). Intervensi pada diagnosa tersebut yaitu berikan teknik nonfarmakalogis untuk mengurangi rasa nyeri dengan cara teknik relaksasi nafas dalam dan terapi murotal qur’an. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada An.Z dengan post op apendisitis dilaksanakan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama tiga hari pada klien yaitu masalah teratasi. Harapan peneliti dari penulisan laporan kasus ini sebagai acuan dalam asuhan keperawatan pada anak dengan masalah post op apendisitis.
Asuhan Keperawatan Pada Ny.T Dengan Diabetes Mellitus Tipe Ii Di Ruangan Pejuang RSUD Bangkinang Tahun 2024 Putri, Angelina Amaliyah; Aprilla, Nia
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.60

Abstract

Diabetes mellitus (DM) adalah kondisi di mana kadar glukosa darah meningkat secara persisten, yang ditandai dengan ketidakstabilan glukosa darah (hiperglikemia), gangguan hormonal dapat menyebabkan disfungsi metabolik yang berpotensi memicu komplikasi kronis pada organ dan sistem tubuh seperti mata, ginjal, saraf, dan pembuluh darah. Diabetes mellitus dapat disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan pola hidup seseorang. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sampai melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan diabetes mellitus tipe II di ruang Pejuang RSUD Bangkinang Tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang berbentuk studi kasus. Subjektif pada laporan kasus adalah Ny.T yang berusia 65 tahun dengan diabetes mellitus tipe II di ruang Pejuang RSUD Bangkinang yang dilakukan selama 4 hari pada tanggal 08 sampai 11 Mei 2024. Data yang didapatkan dengan wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pada saat pengkajian klien merasakan badan terasa lemas, tidak nafsu makan, mual-muntah, nyeri di kepala dan bagian kaki serta bengkak, dan sering buang air kecil. Peneliti menegakkan masalah utama dengan diagnosa keperawatan ketidakstabilan glukosa darah berhubungan dengan hiperglikemia (D.0027). Evaluasi keperawatan selama tiga hari pada klien yaitu masalah teratasi. Harapan peneliti dari penulisan laporan hasil studi kasus ini  sebagai pedoman bagi peneliti selanjutnya dalam melakukan penelitian tentang Diabetes Mellitus, bagi kampus: sebagai referensi dalam pembelajaran, dan bagi Rumah Sakit: sebagai referensi dalam melakukan asuhan keperawatan pada pasien.
Asuhan Keperawatan Pada Ny.N Dengan CKD (Chronic Kidney disease) Di Ruangan Pejuang Di RSUD Bangkinang Tahun 2024 Putri, Bella Amelia; Erma Kasumayanti, Erma
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.61

Abstract

CKD atau ditandai dengan penurunan fungsi ginjal yang cukup besar, yaitu biasanya kurang dari 20% dari  nilai GFR (Glomerulus Filtrasi Rate) normal, dalam periode waktu yang lama biasanya lebih dari 3 bulan. Penyakit CKD bisa berlangsung tanpa keluhan dan gejala selama bertahun-tahun dengan peningkatan uremia dan gejala yang menyertai ketika GFR sudah turun hingga di bawah 60 mL/menit. Pada saat pengkajian pasien mengatakan sesak nafas, perut dan kaki bengkak, pasien mengatakan sulit tidur dan sering terbangun dimalam hari, pasien mengatakan tidak napsu makan. Penelitian studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana asuhan keperawatan pada klien dengan masalah CKD (Chronic Kidney Disease) diruangan pejuang RSUD Bangkinang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan metode pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pengumpulan data dan dokumentasi.  Subjek penelitian pada laporan kasus ini adalah NY.N yang berusia 23 tahun dengan diagnosis CKD (Chronic Kidney Disease) yang dilakukan selama 3 hari dari tanggal 15-17 Mei 2024 di RSUD Bangkinang. Sehingga peneliti dapat merumuskan masalah yang utama dengan diangnosa keperawatan pola napas tidak efektif b.d hambatan upaya napas (D.0022). Intervensi yang diberikan yaitu monitor pola napas (frekuensi, kedalaman, usaha napas), monitor bunyi napas tambahan (mis, gurgling, mengi, wheezing, ronkhi kering), pertahankan kepatenan jalan napas dengan head-tilt dan chin-lift, posisikan semi-powler atau powler, ajarkan teknik batuk efektif. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada Ny.N dengan CKD dilaksanakan sesuai rencana pada klien telah didapatkan dengan masalah teratasi pada tahap evaluasi keperawatan dengan SOAP didapatkan masalah teratasi dan planning dihentikan. Harapan peneliti dari laporan kasus ini agar dapat menjadi pedoman baik instalasi, masyarakat dan penelitian selanjutnya dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan CKD.  
Asuhan Keperawatan pada An.D dengan Gastroenteritis Akut (GEA) di ruangan sahabat RSUD Bangkinang Rahmadillah, Anggini; Hamidi, M.Nizar Syarif
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.62

Abstract

Hingga saat ini penyakit gastroenteritis merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, hal ini dapat dilihat dengan meningkatnya angka kesakitan diare dari tahun ke tahun, sebagian besar merupakan anak-anak dibawah usia 5 tahun. Masalah utama gastroenteritis adalah dehidrasi akibat kehilangan cairan dan elektrolit melalui feses. Gatroenteritis menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan nutrisi penting yang tubuh sehingga akan menyebabkan dehidrasi parah dan malnutrisi, terutama pada anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana asuhan keperawatan pada klien dengan masalah gastroenteritis akut di Ruang Sahabat RSUD Bangkinang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan metode pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pengumpulan data dan dokumentasi. Subjek penelitian pada laporan kasus ini adalah An.D yang berusia 10 bulan dengan diagnosis gastroenteritis akut yang dilakukan selama 3 hari dari tanggal 29 - 31 Mei 2024. Pada saat pengkajian pasien mengalami kekurangan cairan karena BAB yang terus menerus sehingga ditegakkan masalah utama dengan diagnose keperawatan hypovolemia berhubungan dengan kekurangan cairan aktif (D.0023). Intervensi yang diberikan yaitu manajemen cairan. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada An.D dengan gastroenteritis dilaksanakan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama tiga hari pada klien yaitu masalah teratasi. Evaluasi keperawatan selama tiga hari pada klien ini sebagai pedoman bagi peneliti selanjutnya dalam melakukan penelitian tentang gastroenteritis, bagi perawat ruangan yaitu sebagai referensi dalam melakukan asuhan keperawatan pada pasien dengan gastroenteritis.
Asuhan Keperawatan Pada Tn.A Dengan Hipertensi Di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang Tahun 2024 Nurzahirah, Ira; Virgo, Gusman
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.63

Abstract

Hipertensi adalah gangguan sistem sirkulasi darah yang menyebabkan tekanan darah meningkat, dengan tekanan darah sistolik diatas 140 mmHg dan tekanan darah diastolik diatas 90 mmHg. Faktor yang menjadi resiko terjadinya hipertensi diantaranya adalah usia, jenis kelamin, merokok, dan obesitas. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sampai melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan hipertensi di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang Tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang berbentuk studi kasus. Responden pada laporan kasus adalah Tn. A yang berusia 67 tahun dengan hipertensi. Asuhan keperawatan dilakukan selama 4 hari di mulai pada tanggal 14 Mei sampai dengan tanggal 17 Mei di ruang Pejuang tahun 2024. Data yang didapatkan dengan wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pada saat pengkajian pasien mengatakan lemah anggota gerak di sebelah kanan, kepala nyeri dan menjalar hingga ke leher dan pundak, dada terasa berat dan nyeri terutama sebelah kanan, seluruh badan terasa lemas, lidah terasa berat. Sehingga peneliti dapat merumuskan masalah utama dengan diagnosa keperawatan risiko perfusi serebral tidak efektif berhubungan dengan hipertensi (D.0017). Intervensi yang diberikan yaitu memonitor MAP (Mean Arterial Pressure), status pernapasan, tekanan darah, nadi, dan suhu tubuh. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada Tn. A dengan hipertensi dilaksanakan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama empat hari pada klien yaitu teratasi dan planning dihentikan. Harapan peneliti dari penulisan laporan kasus ini agar dapat menjadi acuan perawat dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan hipertensi
Asuhan Keperawatan Pada Tn. S Dengan Ulkus Diabetikum Di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang 2024 Saren, Elsa Meiyati; Safitri, Yenny
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.64

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang disebabkan karena tidak efektifnya penggunaan insulin yang dihasilkan pankeas. Penyumbatan pembuluh darah di ekstermitas bawah dapat mengakibatkan ulkus di kaki sehingga banyak penderita DM harus diamputasi. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk melakukan asuhan keperawatan pada Tn. S dengan ulkus diabetikum di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang. Metode penelitian yaitu deskriptif yang berbentuk studi kasus. Subjektif penelitian adalah Tn. S yang diambil secara purposive sampling. dengan diagnosa medis ulkus pedis dextra. Penelitian studi kasus dilakukan dari tanggal 10 - 13 Mei 2024. Berdasarkan data pengkajian keperawatan terdapat 2 diagnosa keperawatan yang ditemukan pada pasien yaitu ketidakstabilan glukosa darah berhubungan dengan hiperglikemia (D.0027), gangguan integritas kulit/jaringan berhubungan dengan neuropati perifer (D.0129). Intervensi Keperawatan pada ketidakstabilan glukosa darah berhubungan dengan hiperglikemia, yaitu monitor kadar glukosa darah. Intervensi keperawatan gangguan integritas kulit/jaringan berhubungan dengan neuropati perifer, yaitu monitor karakteristik luka (mis, drainase, warna, ukuran, bau). Pada tahap evaluasi keperawatan dengan SOAP didapatkan masalah teratasi dan planning dihentikan. Diharapkan agar penelitian ini menjadi pedoman, baik bagi instansi, masyarakat dan peneliti selanjutnya dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan ulkus diabetikum
Asuhan Keperawatan Pada Ny.D Dengan Diagnosa Post Op Sectio Ceasarea (SC) Di Ruangan Khadijah RSUD Bangkinang Delfira, Riri; Hidayat, Ridha
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.66

Abstract

Dampak dari post op sectio ceasarea biasanya akan menimbulkan nyeri atau rasa sakit setelah dilakukan operasi bisa berlangsung hingga 6 bulan dan juga akan terjadi resiko infeksi yang meningkat jika bekas luka tidak di jaga kebersihannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan asuhan keperawatan pada pasien pasca operasi sectio caesarea di Ruang Khadijah mulai dari pengkajian hingga evaluasi di ruang Khadijah RSUD Bangkinang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain studi kasus. Subjek pada laporan kasus adalah Ny. D yang berusia 24 tahun dengan post op sectio ceasarea di ruang Khadijah RSUD Bangkinang yang dilakukan selama 3 hari dari tanggal 15 - 17 Mei 2024. Data yang didapatkan dengan wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pada saat pengkajian, klien merasakan nyeri dibagian bekas operasi SC. Nyeri yang dirasakan klien berada pada skala 8. Peneliti menyatakan bahwa masalah utama dalam diagnosa keperawatan nyeri akut berhubungan dengan luka insisi (D.0007). Setelah evaluasi keperawatan selama tiga hari, masalah tersebut pada klien berhasil diatasi. Peneliti berharap bahwa laporan hasil studi kasus ini dapat digunakan sebagai pedoman untuk penelitian lebih lanjut mengenai post op sectio caesarea. Selain itu, diharapkan laporan ini dapat menjadi referensi pembelajaran di kampus serta panduan bagi rumah sakit dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien.
Asuhan Keperawatan Pada Ny.I Dengan Gout Arthritis Di Ruangan Nusa Indah UPT Panti Sosial Tresna Werdha Husnul Khatimah Tahun 2024 Wirda, Wirda; Sudiarti, Putri Eka
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.67

Abstract

Gout terjadi sebagai respon terhadap produksi berlebihan atau ekskresi asam urat yang kurang, menyebabkan tingginya kadar asam urat dalam darah (hiperurisemia) dan pada cairan tubuh lainnya, termasuk cairan synovial. Asam urat yang berlebihan akan membentuk kristal-kristal di sendi dan menimbulkan rasa nyeri. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sampai melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan gout arthritis di ruangan Nusa Indah UPT Panti Sosial Tresna Werdha Husnul Khatimah Tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang berbentuk studi kasus. Subjek pada laporan kasus adalah Ny.I yang berusia 62 tahun dengan gout arthritis diruangan nusa indah UPT Panti Sosial Tresna Werdha Husnul Khatimaah yang dilakukan selama 4 hari pada tanggal 23 Mei sampai 26 Mei 2024. Data yang di dapatkan dengan wawancara, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang pada saat pengkajian klien merasakan nyeri dibagian muskuloskeletal di skala 6. Nyeri yang dirasakan seperti tertusuk-tusuk dan hilang timbul. Sehingga peneliti menegakkan masalah utama dengan diagnosa keperawatan nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis. Evaluasi keperawatan selama empat hari pada klien yaitu masalah teratasi. Harapan peneliti dari penulisan laporan hasil studi kasus ini sebagai pedoman baik instansi, masyarakat dan penelitian selanjutnya dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan gout arthritis.
Asuhan Keperawatan Pada Tn.Y Dengan Diabetes Mellitus Tipe II Di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang  Tahun 2024 Azizah, Wafit; Indrawati, Indrawati
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.69

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit gangguan metabolik menahun akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin yang diproduksi secara efektif.  Berdasarkan data dari Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang jumlah penderita diabetes pada tahun 2024 sebanyak 184 kasus (RSUD Bangkinang, 2024). Tujuan dari laporan kasus ini adalah untuk menerapkan asuhan keperawatan pada pasien diabetes mellitus meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, imlementasi dan evaluasi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan mengumpulkan data, menganalisa data dan menarik kesimpulan. Subjek pada laporan adalah Tn.Y berusia 58 tahun dengan diabetes mellitus.penelitian ini dilakukan dari tanggal 16-18 Mei 2024. Pada saat pengkajian pasien mengatakan badan lemas sejak 2 hari yang lalu, keluhan disertai nyeri perut, nyeri yang dirasakan dikanan atas, kanan tengah dan hulu hati, mual (+), muntah (-), nafsu makan menurun. Peneliti dapat merumuskan diagnosa yaitu ketidakstabilan kadar glukosa darah berhubungan dengan hiperglikemia, nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis, defisit nutrisi berhubungan dengan ketidakmampuan mengabsorbsi nutrien, dan gangguan pola tidur berhubungan dengan nyeri/kolik. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada Tn.Y dilakukan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama 3 hari pada pasien telah didapatkan masalah telah teratasi. Pada tahap evaluasi keperawatan dengan SOAP didapatkan masalah teratasi dan planning dihentikan. Harapan peneli agar menjadi sebuah pedoman baik instansi, masyarakat dan peneliti selanjutnya dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan diabetes mellitus tipe II.