cover
Contact Name
Herianto
Contact Email
muslimhid@gmail.com
Phone
+6285345631391
Journal Mail Official
e.journal@stishid.ac.id
Editorial Address
Jl. Mulawarman, Ponpes Hidayatullah Gunung Tembak, Kel. Teritip, Kec. BPN Timur, Kota Balikpapan, Prov. Kaltim
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Ulumul Syar’i : Jurnal Ilmu-Ilmu Hukum dan Syariah
ISSN : 20860498     EISSN : 26224674     DOI : 10.52051/ulumulsyari.v10i2
Ulumul Syari: Jurnal Ilmu Ilmu Hukum dan Syariah is a peer-reviewed journal managed by LPPM STIS Hidayatullah Balikpapan. The scope of the Journal is in the field of Islamic Law Studies with the main topics focused on Akhwal Syahsiyah (Islamic Family Law), Muamalah (Sharia Economic Law), Jinayah (Islamic Criminal Law), Studies of the Quran and Hadith, using an approach normative, history, philosophy, and sociology.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 1 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2017): Ulumul Syar'i" : 1 Documents clear
Obyektivitas dan Subyektivitas Dalam Sains, Ilmu Agama dan Sosial Abdurrohim Abdurrohim
Ulumul Syar'i : Jurnal Ilmu-Ilmu Hukum dan Syariah Vol. 6 No. 2 (2017): Ulumul Syar'i
Publisher : LPPM STIS Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persoalan sejarah ilmu pengetahuan dari dahulu selalu diwarnai oleh persaingan dan saling tarik-menarik untuk mendominasi antar berbagai ide pemikiran dalam memperjuangkan eksistensi ilmu pengetahuannya. Tujuan mulia ilmu yang berasas pada pencapaian kebenaran yang hakiki demi kepentingan pengetahuan manusia itu sendiri menjadi semacam pondasi dari munculnya perselisihan dinamika ilmu pengetahuan selanjutnya. Akan tetapi dalam perkembangan selanjutnya, terjadi dikotomi antara obyektivitas dan subyektivitas yang membuat konteks ilmu pengetahuan mengalami segregasi, bukan integrasi. Ilmu tersegmentasi dalam sekian banyak nomenklatur yang membingungkan, terpisah antara sains, ilmu agama dan ilmu sosial. Pada akhirnya ilmu agama semakin terpisah dari ilmu lainnya, dan sekularisasi terhadap ilmu pengetahuan menjadi semakin tidak terelakkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 1