cover
Contact Name
Nurul Makrifah
Contact Email
pgmistital@gmail.com
Phone
+6285852640051
Journal Mail Official
pgmistital@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Galis No.3, Kec. Galis, Kab. Bangkalan, Jawa Timur, Indonesia, 69173.
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : -     EISSN : 3048197X     DOI : https://doi.org/10.61815/jemi
Core Subject : Education,
Jurnal Edukasi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah is a scientific journal that contains the results of research, analysis, or literature review in the fields of mathematics, science, Indonesian language, citizenship and social studies education for basic education levels. This journal publishes research studies using various qualitative, quantitative and/or development methods and approaches Scope Including: Learning model in elementary school Learning media in elementary school Elementary school curriculum Basic literacy Elementary school management Policy in elementary school
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2026)" : 5 Documents clear
UPAYA GURU KELAS DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA (DISKALKULIA) PADA SISWA KELAS V SDN GUNGGUNG 1 Rafikatul Arifa; Bella Helliyana Febria; Moh. Ainor Rofiqi
Jurnal Edukasi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Learning difficulties in mathematics are a common issue faced by elementary school students, particularly in basic arithmetic operations, which can impact academic performance and attitudes towards mathematics in the future. This study aims to examine teachers' efforts to address learning difficulties in mathematics among fifth-grade students, especially those with dyscalculia. The research employs a qualitative approach using a case study method at SDN Gunggung 1, with the fifth-grade homeroom teacher selected as the research subject through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using qualitative descriptive analysis techniques. The results indicate that fifth-grade students experience difficulties in learning mathematics, particularly in multiplication and division, driven by low learning motivation, minimal parental supervision due to work commitments, and reliance on technology that diminishes the habit of memorizing basic concepts. The efforts made by the teacher include strengthening multiplication memorization, implementing heterogeneous group learning, and communicating with parents through home visits. This study concludes that overcoming difficulties in learning mathematics requires effective collaboration between teachers, schools, and parents to create optimal continuity in learning. Keywords: learning difficulties, dyscalculia, efforts of teachers Abstrak Kesulitan belajar matematika merupakan permasalahan yang sering dialami siswa sekolah dasar, khususnya dalam operasi hitung dasar yang dapat berdampak pada prestasi akademik dan sikap terhadap matematika di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar matematika pada siswa kelas V, khususnya yang mengalami diskalkulia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di SDN Gunggung 1, dengan guru wali kelas V sebagai subjek penelitian yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas V mengalami kesulitan belajar matematika terutama pada operasi perkalian dan pembagian yang disebabkan oleh rendahnya motivasi belajar, minimnya pengawasan orang tua akibat kesibukan kerja, dan ketergantungan pada teknologi yang mengurangi kebiasaan menghafal konsep dasar. Upaya yang dilakukan guru meliputi penguatan hafalan perkalian, penerapan pembelajaran kelompok heterogen, dan komunikasi dengan orang tua melalui kunjungan rumah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan mengatasi kesulitan belajar matematika memerlukan kolaborasi efektif antara guru, sekolah, dan orang tua untuk menciptakan kontinuitas pembelajaran yang optimal Kata kunci: kesulitan belajar, diskalkulia, upaya guru
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP KESEHATAN MENTAL ANAK SEKOLAH DASAR Desinta Nurina Dwi Maharani
Jurnal Edukasi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial adalah platform atau sarana daring yang dimanfaatkan oleh pengguna untuk mendapatkan informasi yang diperlukan. Selain itu, media sosial juga berfungsi sebagai alat untuk berkomunikasi. Terlebih di era sekarang, semua yang dibutuhkan manusia dapat diakses melalui media sosial dengan cepat. Media sosial telah menjadi sesuatu yang populer di berbagai kalangan, baik anak-anak, remaja, maupun orang dewasa. Perkembangan media sosial mempercepat proses kerja, membuatnya lebih tepat dan akurat sehingga dapat meningkatkan hasil produktivitas. Beberapa platform media sosial yang banyak digunakan saat ini mencakup facebook, twitter, instagram, whatsApp, dan lainnya. Salah satu kelompok pengguna media sosial saat ini adalah siswa, karena mereka dapat dengan mudah berkomunikasi baik secara lokal maupun jarak jauh tanpa perlu bertemu secara langsung. Bagi pelajar, media sosial telah menjadi elemen penting, bukan hanya sebagai sumber informasi yang menarik, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup mereka.
KONSEP DAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA LEMBAGA PENDIDIKAN DASAR : (STUDI KASUS DI SDN KARPOTE 2 BLEGA BANGKALAN) Rohman, Syaiful; Tohari, Mustofa; Ishaq Syahid
Jurnal Edukasi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The goal of the independent learning curriculum is to provide students with a wide range of relevant competencies and skills to be developed in the future. This is coupled with a radical (deep and deeply rooted) understanding and practice of monotheistic values, freedom to choose their chosen field of study, and learning practices that reflect future needs and projections. This article uses a qualitative case study approach, where researchers conduct in-depth explorations of programs, events, processes, and activities involving one or more individuals. A case study is bound by time and activity, and researchers collect detailed data using various data collection procedures over a continuous period. Teachers' perspectives on the independent learning curriculum concept significantly impact their readiness to implement it in elementary schools or madrasas. Age, reluctance to develop personal capacity or learn IT, and reluctance to apply various methods using innovative learning media are key obstacles. On the other hand, limited infrastructure, such as mobile devices or laptops, also poses a barrier to the implementation of digital-based learning, making it difficult to innovate with current learning models. Keywords: Elementary education institutions, Concept and Implementation of the independent curriculum
PENERAPAN PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM TERHADAP KEAKTIFAN PESERTA DIDIK PADA MATERI PECAHAN DI KELAS III SDN KRAMAT 01 BANGKALAN Alfiyatin, Yuliana
Jurnal Edukasi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika menuntut keaktifan peserta didik menerapkan sesuatu yang berbeda dalam memenuhi kebutuhan belajarnya. Maka pembelajaran aktif sangat perlu diadakan untuk membantu mendengarkannya, melihatnya, mengajukan pertanyaan tentang pelajaran tertentu, dan mendiskusikannya dengan yang lain.. Pembelajaran aktif masih sulit direalisasikan oleh guru khususnya guru di SDN Kramat 01 Bangkalan. Berdasarkan wawancara yang dilakukan peneliti dengan guru mata pelajaran matematika di SDN Kramat 01 Bangkalan. Guru juga menyatakan saat pembelajaran berlangsung masih banyak peserta didik yang berdiskusi diluar pembahasan dan pasif dalam proses pembelajaran. Pembelajaran Flipped Classroom diharapkan mampu mengatasi permasalahan tersebut. Pembelajaran ini menuntut peserta didik untuk aktif dalam memenuhi kebutuhan belajarnya. Pembelajaran Flipedd classroom adalah model dimana dalam proses pembelajaran berlangsung tidak seperti pada umumnya, yaitu dalam proses pembelajaran peserta didik mempelajari materi pelajaran dirumah sebelum kelas dimulai dan kegiatan belajar mengajar dikelas berupa mengerjakan tugas, berdiskusi tentang materi atau masalah yang belum dipahami peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan Penerapan pembelajaran Flipped Classroom serta ada tidaknya pengaruh Pembelajaran Flipped Classroom terhadap keaktifan peserta didik pada materi pecahan di kelas III SDN Kramat 01 Bangkalan. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan instrumen angket dan observasi yang kemudian untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh antara Penerapan pembelajaran Flipped Classroom serta ada tidaknya pengaruh Pembelajaran Flipped Classroom terhadap keaktifan peserta didik pada materi pecahan di kelas III SDN Kramat 01 Bangkalan yaitu menggunakan analisis product moment. Diperoleh hasil rxy hitungnya adalah adalah 0,703 dan r table pada taraf signifikan 5% adalah 0,433. r hitung diperoleh 0,703 yang kemudian dibandingkan dengan r tabelnya diperoleh 0,433 menunjukkan bahwa lebih besar r hitung dibandingkan r table, artinya H1 diterima dan H0 ditolak, maka ada pengaruh Penerapan pembelajaran flipped classroom terhadap keaktifan peserta didik pada materi pecahan di kelas III SDN Kramat 01 Bangkalan.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENERAPKAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR Makrifah, Nurul; Nur Fauzi
Jurnal Edukasi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to describe the role of the Principal at UPTD SDN Longkek 1, as well as to describe the Principal's efforts in improving the quality of education at UPTD SDN Longkek 1. Data collection techniques in this study are through observation, interviews, and documentation. While data analysis in this study uses qualitative descriptive with data reduction steps, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that the Principal at UPTD SDN Longkek 1 carries out several roles including, first, the Principal as an educator, proven by improving the quality of learning, providing encouragement, and advice to teachers. Second, the Principal as a manager, this is seen from the way the Principal empowers Education Personnel through Cooperation, providing opportunities for teachers to improve their profession. Third, the Principal as an administrator by driving teacher performance improvement. Fourth, the Principal as a supervisor. Fifth, the Principal as a supervisor by compiling educational supervision programs at school; controlling teaching and learning activities, utilizing the results of supervision that has been implemented. Sixth, the Principal as a Leader. Seventh, the principal acts as a motivator, as evidenced by the physical environment, work atmosphere, discipline, encouragement, and recognition. Meanwhile, the principal's achievement in improving educational quality is evident in achievement, which is a competency measured by knowledge, success created by learning and school management, and a positive impact that significantly influences student learning outcomes.

Page 1 of 1 | Total Record : 5