cover
Contact Name
Yenda Puspita
Contact Email
yendapuspitah@gmail.com
Phone
+6282390436300
Journal Mail Official
yendapuspitah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Mutiara Cadika Blok A Nomor 5 Bangkinang Kota, Kab. Kampar, Riau 28411
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 29868300     DOI : 10.37985
Core Subject : Education,
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan menerbitkan artikel ilmiah yang meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pendidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025" : 24 Documents clear
Penanaman Nilai Kewirausahaan melalui Aktivitas Harian di TK Amanah Kampar Mukhyar, Mukhyar
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman nilai-nilai kewirausahaan pada anak usia dini melalui aktivitas harian di TK Amanah Kampar, dengan fokus pada tiga aspek utama: kemandirian, kreativitas, dan tanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kemandirian ditanamkan melalui pembiasaan kegiatan sehari-hari yang dilakukan anak secara mandiri, seperti memakai sepatu, mencuci tangan, dan merapikan alat makan. Nilai kreativitas dikembangkan melalui kegiatan yang memberi ruang eksplorasi dan imajinasi anak, seperti proyek seni, memilih aktivitas sendiri, dan membuat karya berdasarkan ide mereka. Sementara itu, nilai tanggung jawab ditanamkan melalui kegiatan rutin dan terstruktur seperti merawat tanaman, role playing, serta kegiatan market day yang memberikan pengalaman nyata kepada anak tentang pentingnya menyelesaikan tugas dan menghargai proses. Kesimpulannya, penanaman nilai kewirausahaan melalui aktivitas harian di TK Amanah Kampar mampu menumbuhkan karakter dasar yang mendukung pembentukan jiwa wirausaha anak sejak usia dini.
Strategi Kepemimpinan Visioner dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan Abad 21 di Sekolah Menengah Pertama Mulyadi, Mulyadi
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi kepemimpinan visioner kepala sekolah dalam merespons tantangan pendidikan abad ke-21 di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan mendesak akan kepemimpinan yang adaptif, transformatif, dan kontekstual dalam menghadapi dinamika global yang ditandai oleh kemajuan teknologi, globalisasi, dan kompleksitas kebutuhan peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah dengan gaya kepemimpinan visioner mampu merumuskan visi jangka panjang yang inspiratif, menginternalisasikan nilai visi ke seluruh warga sekolah, serta menerapkan strategi-strategi kolaboratif dan inovatif, seperti penguatan budaya sekolah, pengembangan kapasitas guru, serta pemanfaatan teknologi pendidikan. Temuan juga menunjukkan bahwa kepala sekolah visioner tanggap terhadap perubahan kebutuhan konstituen, proaktif dalam membangun jaringan kemitraan, serta menjadikan nilai-nilai etis dan moral sebagai dasar kepemimpinan.
Peningkatan Penanaman Akhlak Mahmudah (Jujur) Dengan Metode Demontrasi Pada Anak Usia Dini di Ra Mau`Izah Hasanah 1 Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau Rusmaidah, Rusmaidah
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1093

Abstract

Penanaman akhlak pada anak usia dini merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter yang mulia, salah satunya adalah nilai kejujuran. Akhlak jujur perlu ditanamkan sejak dini agar menjadi kebiasaan positif yang tertanam dalam diri anak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penanaman akhlak mahmudah, khususnya sikap jujur, melalui metode demonstrasi pada anak usia dini di RA Mau’izah Hasanah 1, Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelompok B dengan jumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan anekdot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode demonstrasi secara signifikan dapat meningkatkan perilaku jujur pada anak. Pada siklus I, persentase pencapaian indikator kejujuran sebesar 60%, dan meningkat menjadi 87% pada akhir siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa metode demonstrasi efektif dalam membantu anak memahami dan mempraktikkan nilai kejujuran dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, metode demonstrasi direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai akhlak pada anak usia dini secara konkret dan bermakna.
Peningkatan Keterampilan Memecahkan Masalah Anak Usia 5–6 tahun Melalui Metode Bermain Puzzle Di RA Baiti Jannati Rahmatina, Amin
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah anak usia 5–6 tahun melalui metode bermain puzzle di RA Baiti Jannati, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemecahan masalah anak yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang kurang variatif dan tidak menyentuh aspek kognitif secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara, serta dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media puzzle secara sistematis dan berulang dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengenali, menganalisis, dan menyelesaikan permasalahan secara mandiri. Pada siklus I, hanya 4 anak yang mampu menyusun puzzle secara utuh, sementara pada siklus II meningkat menjadi 11 anak. Anak-anak menjadi lebih aktif, berpikir kritis, dan kreatif dalam menyelesaikan tantangan yang diberikan. Temuan ini menunjukkan bahwa metode bermain puzzle efektif dalam menstimulasi kemampuan berpikir analitis dan sistematis anak usia dini. Dengan demikian, puzzle dapat dijadikan alternatif media pembelajaran yang menyenangkan dan edukatif dalam mengembangkan aspek kognitif khususnya keterampilan pemecahan masalah anak.
IMPLIKASI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DALAM PERSPEKTIF HADIST DI ERA GLOBALISASI Marzuki, Marzuki; Safitr, Sri Dewi
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1099

Abstract

Sesuai dengan fenomena yang terjadi saat ini, dimana anak usia dini lebih mengenal budaya luar bahkan memiliki kebiasaan yang tidak sejalan dengan nilai – nilai keIslaman. Sehingga pentingnya penanaman nilai keIslaman pada anak sejak usia dini agar dapat menciptakan generasi kedepannya yang memiliki kepribadian cerdas dan akhlak mulia sesuai dengan perspektif hadis Rasulullah SAW. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah library research (studi pustaka) dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, laporan resmi, maupun dokumen-dokumen lainnya yang kredibel dan relevan. Penerapan prinsip pendidikan Islam sesuai dengan perspektif hadis dalam pendidikan anak usia dini juga mencakup aspek spiritual dan emosional. Dengan melakukan penerapan nilai – nilai Islam dalam setiap pembelajaran yang relevan seperti membiasakan membaca doa sebelum memulai kegiatan, atau mengajarkan tentang adab menghormati sesama terlebih lagi kepada orang tua. Sehingga berdasarkan aktifitas tersebut anak akan memahami tentang kejujuran, kepedulian, sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW. Dengan demikian generasi yang akan datang tidak hanya cerdas namun memiliki budi pekerti yang baik dan siap menghadapi tantangan di era globalisasi
Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Sejarah Kebudayaan Islam di MTs Nurul Islam Pasenggerahan Kalsum, Umi
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTs Nurul Islam Pasenggerahan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas VIII yang dianalisis melalui observasi keterlibatan siswa, diskusi kelompok, dan penilaian berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus pertama, kemampuan berpikir kritis siswa masih rendah, dengan hanya 40% siswa yang aktif dalam diskusi dan refleksi. Setelah perbaikan dilakukan pada siklus kedua, dengan penambahan pertanyaan pemicu, media visual, dan penugasan berbasis studi kasus, keterlibatan siswa meningkat signifikan menjadi 80%. Selain itu, indikator berpikir kritis seperti mengidentifikasi masalah, menyusun argumen logis, mengevaluasi informasi, dan menyimpulkan materi juga mengalami peningkatan yang signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode kooperatif dapat secara efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, yang berdampak positif pada kualitas pembelajaran di era pendidikan abad ke-21.
The Overserving Parenting Patterns and Their Impact on Early Childhood Development: Pola Pengasuhan yang Terlalu Melayani (Overservice) dan Dampaknya Terhadap Perkembangan Anak Usia Dini Sundari, Sri; Febrilyan, Ryan; Grahani, Puri
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1113

Abstract

This study examines the parental caregiving pattern of overservice and its impact on early childhood development. Overservice, often characterized by parents excessively fulfilling all of their child’s needs, can influence the emotional, social, and cognitive development of the child. The research methodology used is a literature review, aiming to identify and analyze existing studies on this caregiving pattern and its effects on child development. This study also reviews developmental psychology theories, including Erikson's and Vygotsky's theories, and Baumrind’s typology of parenting styles (authoritarian, permissive, and authoritative) to explore how an overindulgent caregiving approach can affect a child's ability to develop independence, self-regulation, and social skills. Factors analyzed include parental personality, involvement in caregiving, and family dynamics. The findings suggest that an overservice caregiving style may lead to difficulties in a child’s ability to handle challenges, develop a sense of responsibility, and increase the likelihood of dependency and social skill deficits. The study concludes that a balanced approach to parenting, which allows space for children to learn independence and face challenges, better supports healthy emotional and social development in early childhood.
Manajemen Sarana Dan Prasarana Dalam Menunjang Lingkungan Belajar PAUD Virli Susanti, Utia; Erlia Ningsih, Savika; Khoirunnisa, Khoirunnisa
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1114

Abstract

Sarana dan Prasarana merupakan komponen penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung bagi anak usia dini. Artikel ini membahas pentingnya pengelolaan sarana dan prasarana dalam mendukung proses pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi jenis-jenis sarana dan prasarana yang dibutuhkan, serta fungsinya dalam mengoptimalkan perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana dan prasarana seperti alat permainan edukatif, ruang belajar yang nyaman, dan fasilitas pendukung yang lainnya berperan penting dalam menstimulasi perkembangan anak. Selain itu, pengelolaan yang baik terhadap fasilitas tersebut mampu menciptakan proses belajar yang lebih efektif dan menyenangkan. Oleh karena itu, penyediaan sarana dan prasarana menjadi tanggung jawab penting bagi lembaga PAUD dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.
Manajemen Kurikulum PAUD: Membangun Lingkungan Belajar Yang Responsif Terhadap Anak Virli Susanti, Utia; Nadiyah, Nadiyah; Destriani, Elma
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1115

Abstract

Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter dan perkembangan holistik anak. Lingkungan belajar yang responsif sangat dibutuhkan untuk mendukung proses tumbuh kembang pada masa keemasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana manajemen kurikulum dapat membangun lingkungan belajar yang responsif dalam konteks PAUD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi literatur dan wawancara semi-terstruktur. Fokus kajian diarahkan pada empat tahapan utama manajemen kurikulum, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif guru dalam merancang dan melaksanakan kurikulum memiliki pengaruh besar terhadap terciptanya suasana belajar yang positif, aman, dan adaptif terhadap kebutuhan perkembangan anak. Kurikulum yang fleksibel dan terstruktur terbukti mampu memberikan ruang bagi kreativitas guru serta mendorong partisipasi anak secara aktif dalam pembelajaran. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa manajemen kurikulum yang responsif, didukung oleh peran guru yang aktif sebagai fasilitator dan pengelola kelas, merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan ramah anak di satuan PAUD.
Meningkatkan Mutu PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Melalui Menajemen Virli Susanti, Utia; Nurohmah, Nurohmah; Anisa, Nurul
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Lembaga PAUD yang bermutu tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana yang tersedia, tetapi juga oleh efektivitas sistem manajemen yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi literatur, dengan menelaah berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen yang baik, mencakup fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi, berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan mutu layanan PAUD. Perencanaan yang terstruktur memungkinkan lembaga menetapkan tujuan pendidikan yang jelas; pengorganisasian yang efektif menjamin pembagian tugas yang proporsional; pelaksanaan yang profesional memastikan kegiatan pembelajaran berjalan sesuai standar; dan evaluasi yang berkelanjutan menjadi dasar untuk perbaikan. Selain itu, keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam proses pendidikan juga dipengaruhi oleh transparansi dan akuntabilitas manajemen. Dengan demikian, peningkatan mutu PAUD dapat dicapai secara optimal melalui penerapan manajemen yang terarah dan berkelanjutan.

Page 1 of 3 | Total Record : 24