cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+628111304014
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Islamic Psychology
ISSN : -     EISSN : 3063654X     DOI : https://doi.org/10.47134/islamicpsychology
Scope and Focus: The journal welcomes original research articles, reviews, case studies, and theoretical papers that address various aspects of psychology from an Islamic perspective. Topics of interest include, but are not limited to: Psychological well-being and mental health in Muslim communities Islamic perspectives on psychotherapy and counseling The role of faith and spirituality in psychological resilience Cross-cultural psychology and the Muslim experience Islamic approaches to family and community psychology Comparative studies on Islamic and Western psychological practices
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025): November" : 4 Documents clear
Education, Gender, and Identity: A Scoping Review of Young Muslim Experiences in Multicultural Contexts Perdana, Maulana
Journal of Islamic Psychology Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/islamicpsychology.v2i2.229

Abstract

This scoping review synthesizes multidisciplinary evidence on young Muslims' experiences across schools, universities, and nonformal learning contexts, focusing on the intersection of education, gender, and identity. Guided by Arksey and O’Malley’s framework and reported in line with PRISMA-ScR, the review canvassed Scopus, Web of Science, ERIC, PsycINFO, PubMed, and gray literature (2000–2024). Included studies, spanning qualitative, quantitative, and mixed-methods designs, involved participants aged 12–25 in Muslim-majority and Muslim-minority settings. Data were organized in a charting matrix and examined through descriptive and thematic analyses. Results highlight fluid and hybrid identities, a strong link between belonging and mental health/academic performance, and the tangible effects of Islamophobia, discrimination, and microaggressions. Gendered dynamics are salient—from heightened visibility for hijab-wearing women to securitized masculinity stereotypes for young men. Additional drivers include intersectional positioning, family/community influence, multiperspectival curricula, culturally responsive teaching, religious accommodations, and the digital ecosystem. Promising practices encompass anti-bias professional development, pluralistic curriculum design, confidential reporting systems, pragmatic accommodations, mentoring, and collaborative co-curricular programs. The review underscores the need to recalibrate identity models around hybridity, safety, and intersectionality; reinforce anti-discrimination governance; build educator capacity; strengthen family–community partnerships; and adopt data-driven monitoring. Future work should emphasize longitudinal and experimental studies, cross-cultural validation, participatory approaches, and context-sensitive digital literacy initiatives, noting the literature's skew toward the Global North.
Berpikir Kolektif dalam Perspektif Islam: Strategi Reframing untuk Penguatan Peran Pemuda Muslim Adriano Rusfi; Febi Robianti
Journal of Islamic Psychology Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/islamicpsychology.v2i2.281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemaknaan berpikir kolektif dalam perspektif Islam sebagai strategi reframing untuk memperkuat peran pemuda Muslim di tengah tantangan individualisme dan perubahan sosial modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif konseptual-deskriptif dengan analisis hermeneutik terhadap nilai-nilai Islam yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai syura, ukhuwah, mujahadah, dan maslahat membentuk landasan kesadaran sosial dan spiritual yang mendorong pola kepemimpinan kolaboratif, solidaritas, ketahanan moral, serta tanggung jawab sosial pemuda. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa berpikir kolektif berfungsi sebagai kerangka praksis yang mampu merevitalisasi semangat keislaman pemuda untuk berperan aktif dan berkelanjutan dalam membangun peradaban yang berkeadaban.
Optimal Stress dalam Pendidikan Kolaboratif Rumah dan Sekolah untuk Menyiapkan Diri sebagai Mukalaf Adriano Rusfi; Febi Robianti
Journal of Islamic Psychology Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/islamicpsychology.v2i2.282

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep optimal stress dalam pendidikan kolaboratif antara rumah dan sekolah dalam membentuk peserta didik sebagai mukalaf, yaitu individu yang memiliki kesadaran tanggung jawab ibadah dan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif konseptual-deskriptif dengan analisis nilai-nilai pendidikan Islam yang berkaitan dengan tekanan, kesungguhan (mujahadah), kesabaran, dan keikhlasan dalam proses belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang selaras antara rumah dan sekolah berperan penting dalam menjaga keseimbangan antara tekanan dan dukungan sehingga stres berada pada tingkat optimal. Tekanan yang terukur, disertai dukungan spiritual dan emosional serta refleksi iman, terbukti berkontribusi pada pembentukan ketangguhan moral, kemandirian spiritual, dan karakter peserta didik yang berlandaskan nilai-nilai ketauhidan.
Mengkaji Dampak Entertainful Learning terhadap Pembentukan Mental Resilience Pemuda: Perspektif Nilai Mujahadah dalam Islam Adriano Rusfi; Arsyanti, Dewi; Febi Robianti
Journal of Islamic Psychology Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/islamicpsychology.v2i2.283

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak entertainful learning terhadap pembentukan mental resilience pemuda melalui perspektif nilai mujahadah dalam Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif konseptual-deskriptif dengan studi literatur dan analisis hermeneutik tanpa melibatkan partisipan langsung. Hasil kajian menunjukkan bahwa entertainful learning meningkatkan keterlibatan dan mendukung pembelajaran berbasis pengalaman, namun ketergantungan berlebihan pada unsur hiburan berpotensi melemahkan daya juang apabila tidak diimbangi dengan prinsip mujahadah yang menekankan kesungguhan, kesabaran, dan pengendalian diri. Kombinasi entertainful learning dan nilai mujahadah terbukti membangun ketahanan mental dan ketekunan pemuda serta menyediakan kerangka konseptual bagi penelitian empiris lanjutan dalam pendidikan formal maupun nonformal.

Page 1 of 1 | Total Record : 4