cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
urnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
ISSN : -     EISSN : 29632188     DOI : 10.70570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 4 (2023)" : 6 Documents clear
Dampak Modul Nusantara Terhadap Mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Nasri Simanjuntak; Kristiani Br Manik; Putri Sihombing
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 4 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modul Nusantara adalah rangkaian kegiatan yang ditujukan untuk merefleksikan pengalaman sehingga merasakan adanya sikap nasionalisme dan toleransi. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk mengetahui dampak modul nusantara terhadap mahasiswa program pertukaran mahasiswa merdeka. Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil Pengabdian kepada Masyarakat menunjukkan mahasiswa merasakan secara langsung keberagaman budaya Nusantara.
Mengenal Keberagaman Budaya Nusantara Melalui Mata Kuliah Modul Nusantara Pada Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Dearlina Sinaga; Ineke Junita Lumban Tobing; Erswendo Rumapea; Musicka Rezeky Hutabarat
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 4 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) adalah program yang memungkinkan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia untuk belajar di universitas lain di dalam negeri. Salah satu mata kuliah yang ditawarkan dalam program PMM adalah Modul Nusantara, yang bertujuan untuk memperkenalkan keberagaman budaya Nusantara kepada mahasiswa. Dan dari keempat jenis kegiatan modul Nusantara, kegiatan kebhinekaan adalah kegiatan yang akan membahas dan mempelajari mengenai keberagaman budaya Nusantara. Dengan mengenal keberagaman budaya Nusantara melalui mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih menghargai dan mengapresiasi budaya Indonesia serta menjaga kelestariannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif deskriptif yang berupaya memahami fenomena melalui mengumpulkan data, mengolah, dan menganalisis data untuk menemukan sebuah gambaran makna dibalik fenomena yang terjadi secara mendalam. Subjek penelitian adalah mahasiswa inbound Program Pertukaran Mahasiswa di Universitas Brawijaya dengan jumlah sampel sebanyak 17 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata kuliah Modul Nusantara telah membantu dalam memperkenalkan kepada mahasiswa pertukaran tentang keberagam budaya
Dampak Sosialisasi Penting Menjaga Diri Kebersihan Terhadap Mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Siska Yunita Hutagalung; Era Novita Sijabat; Fransiskalona Br Kaban
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 4 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modul Nusantara Merupakan rangkaian kegiatan yang ditunjukan untuk merefleksikan pada pengalaman sehingga dapat merasakan adanya sikap nasionalisme dan toleransi.Tunjuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya dampak sosialisasi penting menjaga kebersihan diri terhadap mahasiswa program pertukaran mahasiswa merdeka.penelitian ini juga dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif.Hasil penelitian ini juga menunjukan mahasiswa yang merasakan secara langsung dan keberangaman budaya Nusantara
Kegiatan Kontribusi Sosial Mahasiswa Peserta PMM 2 Inbound Institut Pendidikan Indonesia di Kabupaten Cianjur Dearlina Sinaga; Adelina Artauli Sinaga; Kartini Sihombing; Yohana Br Rumahorbo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 4 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertukaran Mahasiswa Merdeka merupakan program yang mengajak para mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar di perguruan tinggi di luar perguruan tinggi asal selama satu semester. Program ini telah berjalan setiap semester ganjil mulai dari tahun 2021 dan 2022. Melalui mata kuliah wajib 4 SKS yaitu modul nusantara yang dibagi kedalam empat jenis kegiatan yaitu kebhinekaan, inspirasi, refleksi dan kontribusi sosial. Kegiatan kontribusi sosial yang dilaksanakan oleh mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka Inbound Institut Pendidikan Indonesia yaitu dengan kunjungan ke daerah yang terdampak bencana alam gempa yaitu daerah Cianjur dan memberikan bantuan tenaga, penghiburan dan dana terhadap masyarakat yang terdampak tersebut. Bantuan dapat tersalurkan sesuaisasaran sehingga masyarakat terbantu dalam pemenuhan kebutuhan selama berada di posko bencana alam.
Peran Mata Kuliah Modul Nusantara dalam Meningkatkan Budaya dan Toleransi Mahasiswa Melalui Program Mahasiswa Merdeka Rima Melati Sinaga; Norta Sofani Simanihuruk,; Lela Cahaya Sinaga
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 4 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka tahun 2022 (PMM 2) merupakan sebuah program pertukaran mahasiswa dalam negeri selama 1 (satu) semester yang akan mengajak para mahasiswa penerus bangsa, untuk mendapatkan pengalaman belajar di perguruan tinggi (PT) terbaik di seluruh Indonesia. Mahasiswa juga dapat merasakan secara langsung keberagaman budaya Nusantara baik secara tertulis maupun praktik. Program Pertukaran Mahasiswa memberikan pengalaman kebinekaan dan kepemimpinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran mata kuliah modul nusantara dalam meningkatkan budaya dan toleransi mahasiswa melalui program mahasiswa merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa inbound pada program pertukaran mahasiswa di Universitas Jenderal Soedirman. Pengumpulan data menggunakan hasil observasi dan penelitianmenunjukkan bahwa peran mata kuliah modul nusantara dalam meningkatkan budaya dan toleransi mahasiswa, diantaranya Pertama, menghargai dan menghormati budaya orang lain. Peningkatan toleransi budaya PMM dilakukan melalui kegiatan. Kedua, tidak meninggikan atau merendahkan satu suku daripada suku yang lain. Kegiatan Modul Nusantara memberikan pandangan bahwa suku di Indonesia memiliki berbagai adat istiadat ses suku yang dimilikinya. Ketiga, tidak melakukan tindakan diskriminasi dengan memperlakukan semua orang sama meski berbeda.
Pendampingan Keluarga untuk meningkatkan Pengetahuan Keluarga dalam Pencegahan Stunting pada Balita di Kelurahan Harjosari Syafrisar Meri Agritubella; Usraleli; Yoza Misra Fatmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 4 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya percepatan penanganan stunting diperkotaan dilakukan melalui pendekatan keluarga. Hal ini dikaitkan dengan pelaksanaan pola asuh di perkotaan diberikan oleh pendamping keluarga selain orang tua balita. Keluarga merupakan unit terkecil yang membentuk karakter dan pola kebiasaan anak dalam mengkonsumsi makanan bergizi dan berperilaku hidup bersih dan sehat. Oleh sebab itu perlunya peningkatan pemahaman keluarga tentang peran keluarga dalam pencegahan stunting pada balita. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan pemahaman keluarga adalah pemberian edukasi metode penyuluhan secara terprogram dengan 3 tahapan yaitu pelaksanaan Pre Test, Penyuluhan tentang Stunting dan Peran keluarga dalam pencegahan stunting dan pelaksanaan Post Test. Hasil didapatkan bahwa perdapat peningkatan nilai rata-rata pengetahuan keluarga sebesar 4,85 dan pengetahuan keluarga tentang Peran Keluarga dalam pencegahan stunting sebesar 15,7. Hasil monitoring dan evaluasi pada kunjungan berikutnya didapatkan bahwa 100% ibu dapat menjawab dengan benar pertanyaan tentang pencegahan stunting pada balita. Diharapkan adanya peningkatan derajat kesehatan keluarga khususnya pendamping balita sehingga pola asuh dapat diberikan dengan baik

Page 1 of 1 | Total Record : 6