cover
Contact Name
-
Contact Email
lkp2m@uin-malang.ac.id
Phone
+6285173116244
Journal Mail Official
lkp2m@uin-malang.ac.id
Editorial Address
Gedung Jenderal Besar H.Muhammad Soeharto (Sport Center) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Jl. Gajayana No.50, Dinoyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
LoroNG
ISSN : 26848171     EISSN : 18299245     DOI : https://doi.org/10.18860/lorong.v
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya adalah jurnal ilmiah mahasiswa yang diterbitkan sebagai wadah pengkajian sosial dan budaya. Jurnal ini bertujuan menjadi tempat pengembangan kemampuan kritis dan analitis mahasiswa serta menjadi sarana untuk menggairahkan kembali tradisi menulis di kalangan akademisi. Lorong memuat tulisan ilmiah populer, gagasan orisinal yang kritis dan segar, serta ulasan buku. Jurnal ini diterbitkan secara berkala pada bulan Juni dan Desember setiap tahun oleh UKM LKP2M (Lembaga Kajian Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 2 (2019)" : 5 Documents clear
Interaksi Sosial Antar Etnis Hindu Bali dan Muslim di Desa Mulyosari Kecamatan Pasir Sakti Kabupaten Lampung Timur Nurjannah, Rafika
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v8i2.936

Abstract

This study aims to reveal the patterns of social interaction that occur between Balinese Hindus as immigrants and Lampung Muslims as natives in Mulyosari Village. As well as see how the communication pattern that becomes a bridge during the process of social interaction runs between the two. This study uses a qualitative approach and descriptive analysis method. Data collection techniques include observations, interviews, and documentation. The results of the study show that the forms of social interaction between the Balinese Hindu community and the Lampung Muslims are cooperation, accommodation, and assimilation. Meanwhile, conflict or conflict in social interaction is not clear. And for communication patterns that act as intermediaries in bridging during the process of social interaction taking place in a circular form because of the feedback between the communicant and the communicator and also linear, the communication process runs in one direction with the difference in strata between the communicator and the communicant. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimanakah pola interaksi sosial yang terjadi antara masyarakat Hindu Bali sebagai pendatang dengan Muslim Lampung sebagai pribumi di Desa Mulyosari. Serta melihat bagaimana pola komunikasi yang menjadi jembatan selama proses interaksi sosial berjalan di antara keduanya. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk interaksi sosial antara masyarakat Hindu Bali dengan Muslim Lampung berupa kerja sama, akomodasi, dan asimilasi. Sedangkan untuk konflik atau pertentangan dalam interaksi sosial tidak tampak jelas. Dan untuk pola komunikasi yang menjadi perantara dalam menjembatani selama proses interaksi sosial berlangsung berbentuk sirkular karena adanya feedback atau umpan balik antara komunikan dan komunikator dan juga linier proses komunikasinya berjalan satu arah dengan adanya perbedaan strata antara komunikator dan komunikan.
Kebijakan Politis Presiden Soeharto untuk Melanggengkan Kekuasaannya Zaman, Jamrud Qomaruz
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v8i2.938

Abstract

Indonesia is a democratic country that highly values the interests of its people. Therefore, authoritarian actions and absolute power by a leader do not show democratic values. Nevertheless, Indonesia has been recorded in its history to be led by an authoritarian and longstanding president, President Soekarno and President Suharto. Suharto was in power the longest between the two presidents, approximately 30 years (1968-1998). One of Suharto’s leadership hallmarks that distinguished him from other presidential leaderships was the formation of the ABRI Dwi Function doctrine. With the Dwi Function ABRI formation, Suharto intended to make it his prominent supporter in politics. The application of the dual function of ABRI has another motive to strengthen Suharto’s power during his presidency by making the party with the tremendous potential to overthrow him be subtly removed or made into an ally, namely the military. The policies to maintain his power, among others, were realized by giving the post of general to someone who was not capable, purging leftists (PKI), restricting the press, acting harshly on demonstrators, and attracting the sympathy of the Islamic group to be used. Negara Indonesia merupakan negara demokrasi yang sangat mengagungkan kepentingan rakyatnya. Oleh sebab itu tindakan otoriter dan berkuasa mutlak oleh seorang pemimpin sangat tidak menunjukkan nilai-nilai demokrasi. Walaupun demikian, Indonesia pernah tercatat dalam sejarahnya dipimpin oleh seorang presiden yang otoriter dan berkuasa lama, yakni presiden Soekarno dan presiden Soeharto. Diantara kedua presiden tersebut, Soeharto yang berkuasa paling lama dengan waktu lebih kurang 30 tahun (1968-1998). Salah satu ciri khas dari kepemimpinan Soeharto yang membedakannya dengan kepemimpinan presiden lainnya adalah pembentukan doktrin Dwi Fungsi ABRI. Dengan pembentukan Dwi Fungsi ABRI, Soeharto berniat menjadikannya sebagai pendukung utamanya dalam berpolitik. Penerapan Dwi Fungsi ABRI memiliki motif lain sehingga dapat memperkokoh kekuasaan Soeharto selama menjadi presiden dengan menjadikan pihak yang akan berpotensi besar melengserkannya dapat disingkirkan secara halus atau dijadikan sekutu, yaitu pihak militer. Adapun kebijakan-kebijakan sebagai upaya mempertahankan kekuasaanya tersebut antara lain diwujudkan dengan memberi jabatan jenderal kepada seseorang yang tidak cakap, membersihkan penganut paham kiri (PKI), membatasi pers, bertindak kasar terhadap para demonstran, dan menarik simpati golongan Islam untuk diperalat.
Meningkatkan Literasi Keuangan Syariah dengan Pemberdayaan Relawan Bunga (Belajar Keuangan Syariah) dan Penerapan NERACAH (Senandung Ceramah dan Bacaan Keuangan Syariah) Bagi Masyarakat Dusun Benel Desa Baturetno Kecamatan Singosari Malang) Syahputra Hasibuan, Razali Ade
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v8i2.939

Abstract

The condition of Islamic financial literacy must continue to accept all breakthroughs to support its growth and development. The aim is to educate the public about how important and useful Islamic finance is in life. With the existence of a financial concept that is run based on Islamic principles, it is expected to support the welfare, blessing, and halalness of various financial activities. Especially for the Muslim community in Indonesia. Therefore, this study discusses the effectiveness of the BUNGA volunteer recruitment program and the application of NERACAH products in Benel Hamlet, Baturetno Village, Singosari District, Malang. The methodology used in this study is a qualitative descriptive method. With data collection techniques using the method of observation, interviews, and documentation. Several references related to the level of Islamic financial literacy, and previous research with the concept and aim of increasing Islamic financial literacy were used to support this research. The results showed that the level of Islamic financial literacy of the people of Benel Hamlet, Baturetno Village, Singosari District, had a fairly low level of Islamic financial literacy. Public understanding is only limited to knowing, not knowing, and understanding the concepts and systems of Islamic finance. Although 100% of the population is Muslim, the community is still strong in Kejawen customs. For that, we need a solution to this problem. Improving Islamic financial literacy through the empowerment of BUNGA (Sharia Finance) volunteers and the application of NERACAH products (Sanndung Lectures and Sharia Financial Readings) in Benel Hamlet, Baturetno Village, Singosari District. This program is expected to increase Islamic financial literacy in Benel Hamlet, Baturetno Village, Singosari District. Kondisi literasi keuangan syariah harus terus menerima segala terobosan baru untuk menunjang pertumbahan dan perkembangannya. Tujuannya adalah untuk mengedukasi masyarakat tentang betapa penting dan bermanfaatnya keuangan syariah dalam kehidupan. Dengan adanya sebuah konsep keuangan yang dijalankan berdasarkan prinsip Islam, maka diharapkan dapat menunjang kesejahteraan, keberkahan dan kehalalan berbagai aktivitas keuangan. Terutama bagi masyarakat muslim di Indonesia. Karena itu, penelitian ini membahas tentang keefektifan program perekrutan volunteer BUNGA dan penerapan produk NERACAH di Dusun Benel Desa Baturetno Kecamatan Singosari Malang. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, interview, dan dokumentasi. Beberapa referensi yang berkaitan mengenai tingkat literasi keuangan syariah, dan penelitian terdahulu yang berkonsep dan bertujuan meningkatkan literasi keuangan syariah digunakan untuk mendukung penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan syariah masyarakat Dusun Benel Desa Baturetno Kecamatan Singosari, memiliki tingkat literasi keuangan syariah yang cukup rendah. Pemahaman masyarakat hanya sebatas mengetahui, tidak mengenal dan memahami konsep dan sistem keuangan syariah. Meskipun 100% penduduknya Islam, tetapi masyarakat masih kental akan adat Kejawen. Untuk itu diperlukan solusi atas permasalahan ini. Peningkatan literasi keuangan syariah melalui pemberdayaan relawan BUNGA (Belajar Keuangan Syariah) dan penerapan produk NERACAH (Senandung Ceramah dan Bacaan Keuangan Syariah) di Dusun Benel Desa Baturetno Kecamatan Singosari. Dengan program ini diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan syariah di Dusun Benel Desa Baturetno Kecamatan Singosari.
Obat Penunda Mestruasi untuk Malam Pertama Perspektif Madzhab Syafi’i Ali, Muhammad Asyif
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v8i2.943

Abstract

Menstruation is the nature of a woman. Women who are menstruating are forbidden to pray, fast, read, and touch the Qur’an, enter mosques, i’tikaf, tawaf, divorce, and have sex. However, in the current era, drugs for delaying menstruation have been found. So that the woman can carry out worship, without worrying about having menstruation. The use of menstruation-delaying drugs for Hajj and fasting in previous studies has been allowed, but studies on the use of menstrual-delaying drugs for the first night for married couples are still minimal. This study finds out how the limitations of sexual activity during menstruation for brides and know how to use drugs to delay menstruation. The type of research used is library research. The results found include: First, the limitations of sexual activity during menstruation for the bride and groom according to a strong opinion (ashoh) stating that the wife’s body parts that must be avoided during menstruation are the limbs between the knees and the navel. Second, the use of menstruation-delaying drugs is allowed by fulfilling the conditions. [1] Not bad (negative impact), [2] does not cause infertility, [3] Intended to worship, and [4] Must get permission from the husband. Menstruasi merupakan tabiat seorang perempuan. Perempuan yang mengalami menstruasi diharamkan untuk melakukan salat, puasa, membaca dan menyentuh Al-Qur’an, memasuki masjid, i’tikaf, tawaf, talak dan berhubungan intim. Namun, pada era sekarang telah ditemukan obat penunda menstruasi. Sehingga perempuan tersebut dapat menjalankan ibadah, tanpa rasa khawatir mengalami menstruasi. Penggunaan obat penunda menstruasi untuk haji dan puasa pada penelitian sebelumnya telah diperbolehkan, namun kajian penggunaan obat penunda menstruasi untuk malam pertama bagi pasangan suami istri masih minim untuk dikaji. Penelitian ini mengetahui bagaimana batasan-batasan aktivitas seksual ketika menstruasi bagi pengantin dan mengetahui bagaimana hukum penggunaan obat penunda menstruasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan. Hasil yang ditemukan meliputi: : Pertama, Batasan-batasan aktivitas seksual ketika menstruasi bagi pengantin menurut pendapat yang kuat (ashoh) menyatakan bahwa anggota tubuh istri yang harus dijauhi saat menstruasi adalah anggota tubuh antara lutut dan pusar. Kedua, Penggunaan obat penunda menstruasi diperbolehkan dengan memenuhi syarat. [1] Tidak madarat (berdampak negatif), [2] tidak menyebabkan kemandulan, [3] Diniatkan untuk beribadah dan [4] Harus mendapatkan izin dari suami.
Strategi Branding Kopi Lokal Panderman Melalui Citra Pariwisata Kota Batu Studi Kasus Pada Kelompok Tani Margo Joyo, Dusun Srebet Timur, Batu. M, Fadhil
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v8i2.944

Abstract

This study aims to create a branding strategy for local Panderman coffee through the image of Batu City tourism. The background of this research is because Batu City is one of the tourist destinations in East Java which is surrounded by mountainous areas. On one of the slopes of a mountain in Batu City, namely Mount Panderman, there are coffee plants with arabica and robusta types. One of the variants is Yellow Caturra or yellow coffee with the characteristics of a larger fruit with yellow cherry beans. However, local coffee is not well known by the wider community. This is due to the lack of support from the Batu City Tourism Office for the Margo Joyo Farmer Group, especially in the post-harvest follow-up aspect. So that the coffee harvested by the Margo Joyo Farmers Group has difficulty entering the market. The image of Batu City as a Tourism City can help raise the image of Panderman local coffee as a distinctive commodity. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques used are observation, interviews, and literature study. The object of research is the Margo Joyo Farmer’s Group. The results of the study indicate that an elemental entity is needed that can associate local product brands with their area of origin including names, terms, signs, symbols, and product designs. The elements in the branding strategy include brand positioning, brand identity, and brand personality. So that if the three elements above are applied, Margo Joyo Farmers Group coffee products can show the superiority (specificity) of Panderman local coffee with competitors, able to convey messages that can shape consumer perceptions about Panderman local coffee, and able to increase consumer attractiveness through the image attributes of Batu City tourism. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan strategi branding pada kopi lokal Panderman melalui citra pariwisata Kota Batu. Latar belakang penelitian ini karena Kota Batu merupakan salah satu destinasi wisata di Jawa Timur yang dikelilingi oleh wilayah pegunungan. Pada salah satu lereng gunung di Kota Batu, yaitu gunung Panderman, terdapat tanaman kopi dengan jenis arabica dan robusta. Salah satu variannya yaitu Yellow Caturra atau kopi kuning dengan ciri-ciri buah lebih besar dengan cherry bean berwarna kuning. Namun, kopi lokal tersebut belum cukup dikenal oleh masyarakat luas. Hal ini disebabkan kurangnya dukungan Dinas Pariwisata Kota Batu terhadap Kelompok Tani Margo Joyo, terutama dalam aspek tindak lanjut pasca panen. Sehingga kopi yang dipanen oleh Kelompok Tani Margo Joyo kesulitan memasuki pasar. Padahal dengan citra Kota Batu sebagai Kota Pariwisata mampu ikut mengangkat citra kopi lokal Panderman sebagai komoditas khas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan studi pustaka. Objek penelitian adalah Kelompok Tani Margo Joyo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperlukan entitas elemen yang dapat mengasosiasikan brand produk lokal dengan daerah asalnya meliputi nama, istilah, tanda, symbol dan desain produk. Entitas elemen dalam strategi branding tersebut diantaranya brand positioning, brand identity dan personality brand. Sehingga apabila ketiga entitas elemen diatas diterapkan, produk kopi Kelompok Tani Margo Joyo mampu menunjukkan keunggulan (kekhasan) kopi lokal Panderman dengan pesaing, mampu menyampai pesan yang dapat membentuk persepsi konsumen tentang kopi lokal Panderman dan mampu menambah daya tarik konsumen melalui atribut citra pariwisata Kota Batu.

Page 1 of 1 | Total Record : 5