cover
Contact Name
Marcellius Lumintang
Contact Email
marcelliuslumintang@sttikat.ac.id
Phone
+628129929141
Journal Mail Official
lppm@sttikat.ac.id
Editorial Address
Jl. Rempoa Permai No. 2 Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, 12330
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
ISSN : -     EISSN : 27211622     DOI : https://doi.org/10.52220/sikip.v4i2.196
Core Subject : Religion, Education,
SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen merupakan wadah publikasi hasil penelitian ilmiah yang berkaitan dengan isu-isu Pendidikan Agama Kristen, yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta. Focus dan Scope penelitian SIKIP adalah: 1. Pendidikan Agama Kristen 2. Pendidikan Keluarga Kristen 3. Pendidikan Kristen di Gereja 4. Manajemen Pendidikan Kristen 5. Teknologi Pendidikan Kristen SIKIP menerima artikel dari dosen dan para praktisi pendidikan dari segala institusi teologi atau Sekolah Tinggi Agama Kristen, baik dari dalam maupun luar negeri. Artikel yang telah memenuhi persyaratan akan dinilai kelayakannya oleh reviewer yang ahli di bidangnya melalui proses double blind-review.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1: Pebruari 2022" : 5 Documents clear
Penanaman Nilai dan Norma Kristiani melalui Keteladalan Guru terhadap Anak Didik Ezra Yani Sibuea; Teguh Parluhutan Saragih; Paulus Karaeng Lembongan
SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 3, No 1: Pebruari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52220/sikip.v3i1.142

Abstract

Education should be able to create a positive change for the nation. In Christian religious education, the intended change should be a change from bad values to the values of Christ in students. Teachers of Christian Religious Education as figures who play an important role in education are expected to be able to be role models in providing and instilling Christian values in students. This study aims to describe the cultivation of Christian values and norms of teachers for students as role models. The data collection was carried out by conducting a study of library sources related to the discussion in this paper. The results of this study indicate that the example of a Christian Religious Education teacher affects the values that will be adopted by students.  AbstrakPendidikan seharusnya dapat menciptakan sebuah perubahan yang positif bagi bangsa. Dalam pendidikan agama Kristen, perubahan yang dituju seharusnya perubahan dari nilai-nilai yang tidak baik kepada nilai-nilai Kristus dalam diri anak didik. Guru Pendidikan Agama Kristen sebagai sosok yang berperan penting dalam kependidikan diharapkan mampu menjadi teladan dalam menanamkan nilai-nilai Kristen kepada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai penanaman nilai dan norma Kristiani guru bagi anak didik sebagai keteladan. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan kajian terhadap sumber-sumber pustaka yang berkaitan dengan pembahasan dalam tulisan ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keteladan seorang guru Pendidikan Agama Kristen berpengaruh kepada nilai-nilai yang akan dianut oleh peserta didik. 
Urgensi Profesional Guru dalam Perkembangan Kognitif Nara didik Felia Limbong; Yonatan Alex Arifianto
SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 3, No 1: Pebruari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52220/sikip.v3i1.141

Abstract

Teaching and learning process activities in the school environment are referred to as the transfer of knowledge process. This learning process involves students’ cognitive development, while the cognitive development of each student is not at the same level even though they are of the same age. In general, what happens in the learning process, the teacher’s models and techniques in teaching and conveying knowledge are the same for all students. In response to this, the teacher’s professional urgency in student development is very important. This research has the aim of solving the problem of how the professional urgency of teachers in the cognitive development of students. This study uses a descriptive qualitative approach through a literature review. As for the results of this research, that professional teachers are very important in responding to the cognitive development of students who are not the same as every student, professional teachers must pay attention to and understand the cognitive development of each student and the professional of a teacher must continue to be improved and developed so that it is able to meet the needs of students, especially in the cognitive development of students. Thus, the professional urgency of teachers in the cognitive development of students is necessary for the continuity of the learning process to be more effective and efficient in meeting the cognitive needs of each student.  AbstrakKegiatan proses belajar mengajar dalam lingkungan sekolah disebut sebagai proses transfer of knowledge. Proses pembelajaran ini melibatkan kognitif siswa sedangkan perkembangan kognitif setiap siswa tidak sama tingkatannya meskipun memiliki usia yang sama. Secara umum yang terjadi dalam proses pembelajaran tersebut, model dan teknik guru dalam mengajarkan dan menyampaikan pengetahuan sama bagi semua siswa. Dalam menanggapi hal tersebut urgensi profesional guru dalam perkembangan siswa sangat penting. Melalui penelitian ini memiliki tujuan dalam menyelesaikan permasalahan bagaimana Urgensi Profesional guru dalam Perkembangan Kognitif Nara Didik. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui tinjauan pustaka. Adapun hasil dari penelitian ini, bahwa profesional guru sangat penting dalam menanggapi perkembangan kognitif nara didik yang tidak sama pada setiap nara didik, guru yang profesional harus memperhatikan dan memahami perkembangan kognitif pada setiap nara didik dan profesionalitas dari seorang guru harus terus ditingkatkan dan dikembangkan sehingga mampu memenuhi kebutuhan nara didik terutama dalam perkembangan kognitif nara didiknya. Sehingga pada saat guru menyajikan pembelajaran bagi nara didik tidak hanya terpaku pada satu metode pembelajaran saja tetapi guru bisa mengetahui dan menerapkan berbagai metode pembelajaran dalam proses belajar mengajar. Dengan demikian urgensi profesional guru dalam perkembangan kognitif nara didik mutlak untuk di lakukan dalam keberlangsungan proses belajar agar lebih efektif dan efisien dalam memenuhi kebutuhan kognitif setiap nara didik.         
Meningkatkan Produktivitas Kerja Guru Agama Kristen di Indonesia Jannes Eduard Sirait
SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 3, No 1: Pebruari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52220/sikip.v3i1.74

Abstract

The purpose of this study is to analyze the factors that affect the productivity of teachers in their performance. Christian religious teachers who lose their enthusiasm have an impact on the ups and downs of work productivity to the lowest level. Teacher work productivity includes values, namely increasing morale through hard work and smart work. The teacher does not only fulfill his duties as a teacher but includes the overall ownership of the desire to carry out tasks according to his skills. They can be mature and independent and communicate effectively with peers. This research is descriptive in nature so that the resulting collection of facts is descriptive. This method can describe the object under study in detail. The position researcher is the main informant. Research informants are parents of students, prospective Christian teachers, lecturers, and Christian leaders. The method used in collecting information through observation includes the use of Google Forms. Conducting special interviews with some of the people who are considered the most knowledgeable about teacher work productivity by telephone and WhatsApp. Data analysis was carried out according to the Miles concept. The conclusion of the study is that teacher work productivity is influenced by various factors such as needs, psychological, social, economic, skills, experience, age, talent, physical condition, education level, temperament, and others. The main factors that affect the productivity of the teacher's performance are teaching skills and abilities, attitudes and character, school environment and conditions, work motivation, welfare, education level, work agreements, and the ability to apply technological achievements. AbstrakTujuan penelitian ini adalah menganalisis anasir-anasir yang mempengaruhi produktivitas guru dalam kinerjanya. Guru agama Kristen yang kehilangan semangat berdampak terhadap naik turunnya produktivitas kerja hingga terjun ke level terendah. Produktivitas kerja guru mencakup nilai, yaitu meningkatkan moral melalui kerja keras dan kerja cerdas. Guru bukan hanya melakukan pemenuhan tugas sebagai pengajar tetapi mencakup keseluruhan kepemilikan hasrat melakukan tugas sesuai kecakapan. Mereka dapat dewasa serta mandiri dan berkomunikasi secara efektif bersama rekan sejawat. Riset ini bersifat deskriptif sehingga kumpulan fakta yang dihasilkan adalah deskriptif. Metode ini mampu menggambarkan objek yang diteliti dengan detail. Kedudukan periset merupakan informan utama. Informan riset adalah orang tua siswa, calon guru agama Kristen, dosen, dan tokoh-tokoh Kristen. Cara yang digunakan dalam mengumpulkan informasi melalui pengamatan termasuk pemanfaatan Google Forms. Melakukan interviu secara khusus kepada beberapa orang yang dianggap paling mengerti tentang produktivitas kerja guru lewat telepon dan WhatsApp. Analisis data dilakukan menurut konsep Miles. Kesimpulan penelitian adalah produktivitas kerja guru dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kebutuhan, psikologis, sosial, ekonomi, keterampilan, pengalaman, usia, bakat, kondisi fisik, tingkat pendidikan, temperamen dan lain-lain. Anasir-anasir utama yang mempengaruhi produktivitas kinerja guru tersebut adalah kecakapan dan kemampuan mengajar yang dimiliki, sikap dan karakter, lingkungan dan kondisi sekolah, motivasi kerja, kesejahteraan, tingkat pendidikan, perjanjian kerja dan kemampuan menerapkan capaian teknologi.  
Peranan Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Pembentukan Karakter Siswa Kristen Janwar Tambunan
SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 3, No 1: Pebruari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52220/sikip.v3i1.102

Abstract

The purpose of this study was to see the effect of the Quantum Teaching learning model used by Christian Religious Education teachers in the formation of student character. The sample in this study was 50 people. This study used descriptive methods, while the data analysis carried out in the hypothesis research was Pearson's product-moment correlation with data collection tools, namely a questionnaire for Variable X (Influence of Quantum Teaching Learning Model) and Variable Y (Student Character Building) The statistical test used in this research is using the Pearson Product Moment Correlation statistical test. From the test results obtained correlation test (r) 0.96 with a determination test of 92% and to determine whether or not the correlation coefficient is significant at the real level (α) = 0.05, the "t" test is held. From the test results obtained t-count t-table (3.19 1.67), then the hypothesis is accepted. Thus, it can be stated that there is an influence of the Quantum Teaching Learning model in PAK learning on the character formation of students in the era of online learning.  AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching yang digunakan oleh guru Pendidikan Agama Kristen dalam Pembentukan Karakter Siswa. Sampel pada penelitian ini sebanyak 50 orang Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, sedangkan analisis data yang dilakukan dalam penelitian hipotesis adalah korelasi product moment pearson dengan alat pengumpulan data adalah angket untuk Variabel X (Pengaruh Model Pembelajaran Quantum Teaching) dan Variabel Y (Pembentukan Karakter Siswa). Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan uji statistik Korelasi Product Moment Pearson. Dari hasil pengujian diperoleh pengujian korelasi (r) 0,96 dengan uji determinasi sebesar 92% dan untuk mengetahui signifikan tidaknya koefisien korelasi pada taraf nyata (α) = 0,05 maka diadakan uji “t”. Dari hasil pengujian diperoleh t-hitung t-tabel ( 3,19 1,67 ), maka hipotesis diterima. Dengan demikian dapat dikemukakan adanya pengaruh model Pembelajaran Quantum Teaching dalam Pembelajaran PAK terhadap pembentukan karakter Siswa di Era pembelajaran Online. 
Peran Pendidikan Teologi dan Kepemimpinan Kristen dalam Pembentukan Karakter Guru Sekolah Minggu Yunida Bawamenewi; Lidia Marbun; Andreas Fernando; Reni Triposa
SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 3, No 1: Pebruari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52220/sikip.v3i1.106

Abstract

Theological education actually has an important role for Sunday school teachers in giving a more specific understanding to a teacher in guiding, directing, and educating Sunday school children. Because Sunday school is a place for character building, attitude, and introduction of children from an early age about the truth of God's word. Not only theological education has an important role for Sunday school teachers, Christian leadership also has an important role for Sunday school teachers. Christian leadership is leadership that has the heart of a servant in serving others where the model is Jesus. A Christian leader has a very strong influence on Sunday school teachers in bringing positive changes to Sunday school teachers so that the teacher is able to transform this positive influence on Sunday school children. This writing uses a literature research method where this research method is carried out with a descriptive qualitative approach so that it can describe the role of theological education and Christian leadership for Sunday school teachers because theological education and Christian leadership are the basis for Sunday school teachers in teaching children. Sunday school kids.  AbstrakPendidikan teologi sesungguhnya memiliki peran penting untuk guru sekolah Minggu dalam memberi pemahaman ynag lebih spesifik kepada seorang guru dalam membimbing, mengarahkan dan mendidik anak sekolah Minggu. Oleh karena sekolah Minggu merupakan wadah pembentukan karakter, sikap dan pengenalan anak sejak dini tentang kebenaran firman Tuhan. Tidak hanya pendidikan teologi saja yang memiliki peran penting bagi guru sekolah Minggu, kepemimpinan kristen juga memiliki peran penting bagi guru sekolah Minggu. Kepemimpinan kristen adalah kepemimpinan yang memiliki hati seorang hamba dalam melayani orang lain dimana yang menjadi modelnya adalah Yesus. Seorang pemimpin kristen memiliki pengaruh yang sangat kuat bagi guru sekolah Minggu dalam mebawa perubahan positif bagi guru sekolah Minggu sehingga guru tersebut mampu mentransformasi pengaruh positif tersebut kepada anak sekolah Minggu. Penulisan ini menggunakann metode penelitian pustaka dimana metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, sehingga dapat mengdeskripsikan peran pendidikan teologi dan kepemimpinan kristen itu bagi guru sekolah Minggu, oleh karena pendidikan teologi dan kepemimpinan kristen ini merupakan dasar bagi para guru sekolah Minggu dalam mengajar anak-anak sekolah Minggu.

Page 1 of 1 | Total Record : 5