cover
Contact Name
Gigih Forda Nama
Contact Email
gigih@eng.unila.ac.id
Phone
+6285289774152
Journal Mail Official
gigih@eng.unila.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sumantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung Rectorat Building
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri
Published by Universitas Lampung
ISSN : 27220192     EISSN : 27220184     DOI : https://doi.org/10.23960/jtii.v5i2.92
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri merupakan jurnal ilmiah online yang dibuat untuk wadah publikasi artikel-artikel ilmiah dari para peneliti, perekayasa dan akademisi, sebagai tindak lanjut kebijakan Pemerintah mengenai publikasi ilmiah. Dalam jurnal ini akan dimuat artikel ilmiah dalam bentuk artikel review, hasil penelitian, hasil pengembangan teknologi dan inovasi hasil produk sebagai bentuk penerapan metode. Dewan redaksi diisi oleh Dosen, Peneliti dan Praktisi berbagai bidang ilmu Teknik dan beberapa mitra bestari yang direkrut dari luar.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2020)" : 5 Documents clear
Pengolahan limbah cair industry karet secara elektrokoagulasi dengan rancangan percobaan Taguchi fractional factorial Hermida, Lilis
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v1i2.17

Abstract

Penelitian pengolahan limbah cair indutri karet telah dilakukan dengan cara elektrokoagulasi menggunakan lima elektroda besi yang disusun secara bipolar. .Rancangan percobaan menggunakan Taguchi fractional factorial untuk mengetahui kondisi optimal tingkat penurunan kekeruhan. Adapun parameter-parameter kondisi operasi yang di variasikan adalah: jarak antar elektroda, kuat arus dan koduktivitas limbah cair. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa persentase penurunan kekeruhan optimal diperoleh sebesar 96,57%  pada kondisi operasi:  konduktivitas limbah cair 1400 μs/cm, jarak antar elektroda 1,5 cm, pemakaian kuat arus 0,2 A dan waktu operasi selam 180 menit.
Pemodelan dispersi udara ambien oleh polutan karbon monoksida sektor transportasi di kota Bandar Lampung Ofrial, Siti Anugrah Mulya Putri
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v1i2.18

Abstract

Penelitian ini akan memodelkan kualitas udara yang berada pada Lokasi Stasiun ISPU Kota Bandar Lampung yang padat penduduk. Mengidentifikasi dampak polusi kendaraan terhadap lingkungan, dalam rangka mengurangi kebutuhan bahan bakar kendaraan dan emisi yang dikeluarkan. Pengukuran konsentrasi kadar dari CO dilakukan dengan menggunakan CO meter. Data yang didapatkan nantinya akan dikomparasi dengan data stasiun yang didapatkan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung, kemudian dihitung model dispersinya dengan menggunakan Gaussian Model yang akan digambarkan dengan software Octave. Didapat jarak minimum terbesar bedasarkan kendaraan berbahan bakar bensin sebesar 68,65 meter, sehingga menjadi acuan jarak aman pembangunan pemukiman agar kualitas hidup masyarakat dapat berlangsung dengan baik, yaitu kesehatan masyarakat dapat terjaga dan terhindar dari paparan pencemaran udara, khususnya CO.
Kajian dampak lingkungan sistem pengelolaan sampah di kawasan wisata Pantai Pariaman menggunakan metode life cycle assessment Nurunnisa, Syarah
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v1i2.21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengelolaan sampah eksisting menggunakan metode Life Cycle Assessment (LCA) dan memberikan rekomendasi perbaikan sistem pengelolaan sampah Kawasan Wisata Pantai Pariaman dan alternatif solusi dalam meminimalkan dampak lingkungan. Batasan sistem mencakup aspek teknis operasional pengelolaan sampah, semua sampah dan energi yang dibutuhkan dan dihasilkan. Kajian dilakukan terhadap kondisi eksisting pengelolaan. Sampah yang dikelola sebesar 170,51 kg/h, dengan komposisi sampah organik 90,79 % dan anorganik 9,21%. Pengelolaan dilakukan dengan pendekatan skala kota, pewadahan yang digunakan individual dan komunal dalam keadaan tercampur, sampah dikumpulkan dan langsung dibawa ke TPA dengan pola pengumpulan individual langsung dan pengolahan di TPST berupa pengomposan. Metode penilaian dampak yang digunakan adalah CML-IA (Center of Environmental Science of Leiden University). Hasil karakterisasi dampak untuk kategori dampak Global Warming Potential (GWP)108.098,3 kg CO2-eq, Acidification Potential (AP) 20,4173 kg SO2-eq dan Eutrophication Potential (EP) 2.450,005 kg PO43-eq. Dampak terbesar terjadi pada tahap landfill di TPA untuk ketiga kategori dampak, yang disebabkan oleh emisi gas dan lindi akibat operasional pengurugan sampah di TPA. Untuk mendapatkan sistem pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan direkomendasikan agar menerapkan pengolahan sampah di kawasan wisata, menggunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan untuk alat transportasi, menggunakan energi listrik pada pengolahan sampah, dan menerapkan metode sanitary landfill pada TPA Tungkal Selatan.
Perhitungan gas content berdasarkan formula Kim pada seam batubara formasi Muara Enim JUniarto, Reinaldi
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v1i2.20

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki sumberdaya batubara yang besar, salah satunya berada di formasi Muara Enim, Sumatra selatan. Pemanfaatan batubara biasanya digunakan untuk menghasilkan listrik melalui kalor hasil dari pembakaran batubara peringkat tinggi. Batubara tingkat rendah dapat menghasilkan gas metana yang disebut dengan Coal Bed Methane (CBM). CBM merupakan Gas Methane yang terdapat dan terbentuk pada Batubara selama terjadi aktivitas mikrobial (biogenic) atau panas (thermogenic) dalam proses pembentukan Batubara. Guna mendapatkan kandungan gas yang besar, maka seam batubara haruslah memiliki kedalaman yang besar juga. Semakin dalam maka semakin besar kandungan CBM. Salah satu hal yang berperan besardalam cbm adalah nilai gas content (GC) dan gas in place (GIP). Guna mendapatkan nilai gas content di perlukan perhitungan metode kim dengan menggunakan data proksimat batubara. Kemudian dilakukan perhitungan rumus Mavor Nelson untuk mendapatkan Gas in place dilokasi penelitian. Berdasarkan perhitungan formula kim dan rumus Mavor Nelson gas content sebesar 47-122,2 scf/ton dan gas in place sebesar 1628752 hingga 5987457 m3. berdasarkan penilaian gas content lokasi penelitian berpotensi sebagai pengembangan Coal Bed Methane.
Pengaruh waktu dan ukuran partikel pada pengeringan batubara dengan menggunakan gelombang mikro Haviz, Muhammad
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v1i2.19

Abstract

Sekitar 40 miliar ton batubara di Indonesia, 45% berada di Pulau Sumatera. Kebanyakan dari batubara tersebut dikategorikan sebagai batubara peringkat rendah dengan 15-31% kandungan Total Moisture (TM). Pada batubara peringkat rendah, proses pengeringan dapat berjalan tidak efektif karena menggunakan energi yang besar pada prosesnya. Dengan menggunakan microwave diharapkan dapat berjalan secara efektif, karena menggunakan frekuensi yang spesifik 2,45 MHz. Berdasarkan hasil Analisa Proksimat, terdapat sekitar 15-16% Total Moisture (TM) pada batubara yang digunakan sebagai objek penelitian ini. Pada penelitian ini, ukuran partikel batubara yang akan dianalisa dibagi menjadi 16-20, 20-40, dan 40-60 mesh  dengan berat yang seragam yaitu 5 gram. Batubara akan diiradiasi selama 5 menit dengan menggunakan oven microwave 400 watt, dan dihitung massanya tiap menit. Kehilangan kadar air paling banyak terjadi pada proses pengeringan batubara ukuran partikel 40-60 mesh selama 5 menit, yaitu sebesar 0,045 gram atau 5,73%.

Page 1 of 1 | Total Record : 5