cover
Contact Name
Gigih Forda Nama
Contact Email
gigih@eng.unila.ac.id
Phone
+6285289774152
Journal Mail Official
gigih@eng.unila.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sumantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung Rectorat Building
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri
Published by Universitas Lampung
ISSN : 27220192     EISSN : 27220184     DOI : https://doi.org/10.23960/jtii.v5i2.92
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri merupakan jurnal ilmiah online yang dibuat untuk wadah publikasi artikel-artikel ilmiah dari para peneliti, perekayasa dan akademisi, sebagai tindak lanjut kebijakan Pemerintah mengenai publikasi ilmiah. Dalam jurnal ini akan dimuat artikel ilmiah dalam bentuk artikel review, hasil penelitian, hasil pengembangan teknologi dan inovasi hasil produk sebagai bentuk penerapan metode. Dewan redaksi diisi oleh Dosen, Peneliti dan Praktisi berbagai bidang ilmu Teknik dan beberapa mitra bestari yang direkrut dari luar.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "vol. 7 no. 2 (2026)" : 1 Documents clear
KAJIAN KERAWANAN BANJIR DAN STRATEGI MITIGASI DI KECAMATAN PALAS, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Gloria Panggabean; Lily Muslimah; Putri Cintyasari Sidauruk; Karyanto; Nandi Haerudin; Rahmat Catur Wibowo; Rahmi Mulyasari
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v7i2.142

Abstract

Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, merupakan daerah yang rentan terhadap banjir akibat faktor topografi, kondisi hidrologi, serta aktivitas manusia yang mempengaruhi tata guna lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerawanan banjir serta merumuskan strategi mitigasi bencana yang efektif dalam mengurangi risiko bencana. Metode yang digunakan mencakup analisis spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG), kajian hidrologi, serta wawancara dengan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan kemiringan lahan rendah, dekat dengan aliran sungai, serta memiliki drainase yang buruk cenderung lebih rawan terhadap banjir. Selain itu, perubahan penggunaan lahan yang tidak terkendali, seperti alih fungsi lahan hijau menjadi permukiman dan lahan pertanian intensif, turut meningkatkan risiko banjir. Strategi mitigasi yang direkomendasikan meliputi perbaikan sistem drainase, rehabilitasi daerah resapan air, peningkatan kesadaran masyarakat melalui edukasi kebencanaan, serta penerapan kebijakan tata ruang yang lebih berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 1