cover
Contact Name
Mashuri
Contact Email
lppmstiesyariahbengkalis@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
iqtishaduna.stiesyariahbks@gmail.com
Editorial Address
Jl. Poros Sungai Alam - Selat Baru, Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau, Indonesia 28711
Location
Kab. bengkalis,
Riau
INDONESIA
IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita
ISSN : 23033568     EISSN : 26848228     DOI : https://doi.org/10.46367/iqtishaduna
Core Subject : Economy,
IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita was published in print and online by LPPM ISNJ Bengkalis. IQTISHADUNA is expected to be able to add economic insights, especially Islamic economics for academics, practitioners, researchers, policymakers (regulators), and other parties who are interested in developing economics knowledge and practice. IQTISHADUNA accepts written contributions from various parties through field research. IQTISHADUNA contains research results about economics, especially Islamic economics. The main focuses of IQTISHADUNA include Economics, Islamic Economics, Islamic Financial Institutions, Accounting, Finance, Islamic Banking and Management, Public Sector Management, Zakat, Infaq, Sadaqah, Waqf, Inheritance, Corporate Governance, Sustainability Reporting, Ethics and Professionalism, Business, Business Management, Sharia Business Management, e-Commerce, Capital Markets and Investment, Taxation, Financial Management, Sharia Financial Management, Economic Law and Sharia Economic Law.
Articles 253 Documents
Pengaruh Return On Asset, Investment Opportunity Set Dan Good Corporate Governance Terhadap Nilai Perusahaan LQ45 Lukman Hakim
IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita Vol 8 No 1 (2019): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June
Publisher : LPPM ISNJ Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46367/iqtishaduna.v8i1.150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Return on asset, Investment Opportunity set berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2011-2013. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang termasuk dalam LQ45 secara konsisten 2011-2013 serta memiliki laporan keuangan lengkap 2011-2013. Hasil pengujian mengemukan bahwa Return on asset, Investment Opportunity set berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan LQ45 secara simultan. Pengujian hipetesis membuktikan Return on Asset tidak berpengaruh dalam meningkatkan Nilai Perusahaan, Investment Opportunity set berpengaruh signifikan dalam meningkatkan Nilai Perusahaan dan Good Corporate Governance berpengaruh signifikan dalam meningkatkan Nilai Perusahaan.
Wakaf Produktif Di Malaysia Sri Rahmany
IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita Vol 8 No 1 (2019): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June
Publisher : LPPM ISNJ Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46367/iqtishaduna.v8i1.151

Abstract

Wakaf dalam doktrin agama Islam merupakan salah satu bentuk ibadah yang syarat nilai, karena selainmengandung dimensi vertikal, juga berdimensi horizontal, yang dalam istilah bahasa yuridis formaldikatakan dengan kata-kata kepentingan ibadah dan keperluan umum. Sebagaimana telah diatur dalam Undang-undang No.1 Akta Pentadbiran Undang-undang Islam (Wilayah-wilayah Persekutuan) 1993 (Akta 505) Bahagian 1 Sek. 2- Tafsiranmenurut peraturan pemerintah bab amanah khairat seksyen 61 wakaf dan nazar. P.U (A) 352/85. Akta A585. Secara substantif terdapat beberapa pasal (seksyen) dalam Enakmen yang menunjukkan bagaimana seharusnya pola kerja lembaga otoritas (Majlis) dalam menangani proses-proses prosedural wakaf. Di antaranya pasal 61dan 62 Akta Pentadbiran Undang-undang Islam (Wilayah-wilayah Persekutuan) yang berbunyi:Walaupun apa-apa peruntukan yang bertentangan yang terkandung dalam mana-mana surat cara atau peristiharaan yng mengwujudkan, mengawal atau menyentuh perkara itu, Majlis hendaklah menjadi pemegang amanah yang tunggal bagi semua wakaf, samaada ‘am atau wakaf khas, semua nazar ‘am dan semua amanah dari pada segala perihal khairat bagi menyokong dan memajukan agama Islam atau bagi faedah orang-orang Islam mengikut hukum syarak setakat mana-mana harta yang tersentuh olehnya dan terletak di dalam wilayah-wilayah persekutuan dan jika pemberi harta itu atas orang lain yang mengwujudkan amanah wakaf atau nazr ‘am itu telah berdomisili di wilayah-wilayah Persekutuan setakat semua harta yang tersentuh olehnya di mana-mana jua harta itu terletak.‚ Prosedur dan langkah-langkah mewakafkan harta benda selama ini berjalan melalui tahapan-tahapan sebagai berikut: (i) Peristirahan Niyat yaitu pemberitahuan tertulis dari pihak wakif kepada Majlis. Di dalamnya harus ditulis dengan jelas maksud dan tujuan wakaf; dan juga lampiran berupa (semacam akte tanah) yang menjustifikasi bahwa tanah atau harta dimaksud milik wakif; (ii) Pemeriksaan Harta yaitu pemeriksaan harta benda yang dimaksud oleh wakif sebagai wakaf yang dilakukan oleh Majlis dengan tujuan agar ia dapat dipastikan keberadaannya, sehingga pengesahan yang dibuat dapat dipastikankeadaannya; (iii) Majlis Penyerahan Harta yaitu pengesahan yang dilakukan oleh wakif di depan Majlis dengan disaksikan dua saksi di atas kertas ‚Borang Lafadz Wakaf yang secara detail di dalamnya terpaparkan jenis harta, tujuan, dan tempat tanda tangan bagi pihak-pihak terlibat pengesahan; (iv) Proses Tukar Hakmilik Harta yaitu menulis ulang dan melengkapi surat-surat administrasi yang dilakukan oleh Baitulmal setelah Majlis menyerahkan kepadanya. Baitulmal akan mengajukan secara resmi kepada Pejabat tanah (semacam Badan Agraria) untuk mengurus akte hak milik tanah; (v) Proses Pembangunan Harta Wakaf yaitu pelaksanaan pembangunan harta wakaf sesuai dengan rencana Baitulmal dengan mengikuti tujuan yang telah ditetapkan.
Analisis Pemasaran Ikan Dalam Meningkatkan Pendapatan Nelayan Di Kabupaten Bengkalis (Tinjauan Perspektif Ekonomi Islam) Susilawati Susilawati
IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita Vol 8 No 1 (2019): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June
Publisher : LPPM ISNJ Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46367/iqtishaduna.v8i1.152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) Mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal dalam menjalankan kegiatan pemasaran ikan di Kabupaten Bengkalis, (2) Saluran distribusi pemasaran yang ditempuh oleh nelayan di Kabupaten Bengkalis, (3) Tinjauan perspektif ekonomi Islam terhadap pemasaran ikan yang dilakukan oleh nelayan di Kabupaten Bengkalis. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan dengan metode kualitatif. Populasi dan sampel penelitian adalah nelayan yang ada di Kabupaten Bengkalis dengan jumlah populasi sebesar 2986 orang pada tahun 2015 diperkecil dengan rumus Solvin sehingga jumlah sampel menjadi 97 orang. Teknik pengumpulan data melalui observasi, pembagian angket (koesioner), wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Faktor Internal meliputi; kekuatan dan kelemahan. a. Kekuatan yaitu, Kemampuan hasil produksi perikanan yang cukup besar, Melimpahnya sumberdaya kelautan dan perikanan, dan letak wilayah yang strategis. b. kelemahan yaitu, produksi hasil tangkapan yang tidak menentu, harga yang tidak setabil, kelembagaan TPI (tempat pendaratan ikan) yang tidak berfungsi, dan lemahnya pengetahuan pemasaran. Dan faktor eksternal meliputi peluang dan ancaman; a. Peluang yaitu, produksi hasil tangkapan yang bervariasi, wilayah pemasaran yang luas, dan kualitas hasil tangkapan yang segar. b. Ancaman yaitu, produksi hasil tangkapan yang mudah rusak, penetapan harga secara sepihak, pengetahuan masyarakat tentang harga yang masih rendah, dan perkembangan teknologi dalam pemasaran yang masih minim. Saluran distribusi pemasaran ikan yang ditempuh nelayan Kabupaten Bengkalis adalah 1) Nelayan memasarkan langsung kepada Konsumen; 2) Nelayan memasarkan langsung kepada pedagang pengumpul untuk kemudian dipasarkan kembali kepada pedagang pengecer maupun konsumen akhir; 3) Nelayan memasarkan langsung kepada pedagang pengecer untuk kemudian didistribusikan kepada konsumen akhir. Ditinjau dari perspektif ekonomi Islam, pemasaran ikan yang terjadi di Kabupaten Bengkalis dalam kegiatan pemasaran harus berlandaskan nilai-nilai Islam berkaitan dengan kualitas dan keberadaan barang, penetapan harga barang, tempat distribusi barang, serta promosi barang yang terhindar dari adanya unsur garar, Ikhtikar, menzolimi, terzolimi dan unsur riba dalam aktivitas pemasaran.
Analisis Persepsi Konsumen Tentang Labelisasi Halal Pada Pembelian Produk Makanan Impor Dalam Kemasan Ditinjau Perspektif Ekonomi Syariah Di Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis Iis Sutardi
IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita Vol 8 No 1 (2019): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June
Publisher : LPPM ISNJ Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46367/iqtishaduna.v8i1.153

Abstract

Labelisasi halal merupakan pencatuman tulisan atau pernyataan halal pada kemasan produk untuk menunjukkan bahwa produk yang dimaksud berstatus sebagai produk halal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis persepsi konsumen tentang labelisasi halal pada pembelian produk makanan impor dalam kemasan ditinjau perspektif ekonomi syariah di Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis dan untuk mengetahui faktor-faktor yang menentukan persepsi konsumen tentang labelisasi halal pada pembelian produk makanan impor dalam kemasan. Lokasi penelitian ini pada Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis. Populasi penelitian ini berjumlah 442.211 orang dan sampel yang diperoleh sebanyak 100 orang dengan teknik sampel menggunakan rumus slovin yang kemudian diklasifikasikan dengan menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket secara langsung kepada konsumen di Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis dengan menggunakan skala likert kemudian diberi skor. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan kategori pengukuran “Sangat Baik” pada kategori 81%-100%, “Baik” pada kategori 61%-80%, “Tidak Pasti” pada kategori 41%-60%, “Buruk” pada kategori 21%-40%, dan “Sangat Buruk” pada kategori 0%-20%. Berdasarkan analis data dapat diketahui analisis persepsi konsumen tentang labelisasi halal pada pembelian produk makanan impor dalam kemasan ditinjau perspektif ekonomi syariah di Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis dikatakan “Baik” dengan persentase 74% yang berada pada 60%-80%. Adapun faktor yang menentukan persepsi konsumen tentang labelisasi halal pada pembelian produk makanan impor dalam kemasan ditinjau perspektif ekonomi syariah di Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis yaitu faktor memilih. Dalam menentukan (mengambil dan sebagainya) sesuatu yang dianggap sesuai dengan kesukaan selera dan sebagainya. Sedangkan mengatur yakni tentang kepastian hukum yang berlaku tentang produk makanan yang berlabel halal. Menafsirkan apakah produk makanan impor dalam kemasan sudah berlabel halal MUI.
Membangun Masyarakat Desa Melalui Pemberdayaan Ekonomi Dengan Budidaya Tanaman Pucuk Merah Pada Unit Usaha BUMDes Desa Sepotong Irawan Fakhrudin Mahalizikri
IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita Vol 8 No 1 (2019): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June
Publisher : LPPM ISNJ Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46367/iqtishaduna.v8i1.154

Abstract

Pembangunan disektor fisik yang terus malaju seiring dengan pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi perlu diimbangi dengan kemajuan masyarakat pada aspek nonfisik. Sejauh ini kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi masih menyisakan ketertinggalan masyarakat pada aspek nonfisik. Dunia pendidikan, kesehatan masyarakat, dan kesejahteraan masih jauh manjadi problem klasik yang butuh penanganan serius dari semua pihak. Perguruan Tinggi sangat berperan dalam ikut serta menyukseskan program pembangunan Nasional. Tujuan utama pembangunan Nasional adalah pembentukan masyarakat Indonesia yang modern namun tetap berpegang teguh pada Pancasila dan UUD 45. Dalam pembentukan masyarakat yang modern ini, perguruan tinggi bertugas menciptakan tenaga-tenaga ahli yang harus memiliki pengetahuan tinggi dan mampu mengembangkan ilmunya melalui teknologi yang akhirnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Dengan mengikuti derap langkah pembangunan yang semakin dinamis untuk meningkatkan sumber daya manusia baik dalam pemamfaatan serta pengolahan sumber daya alam dan sumber daya manusia. Dalam mengimplementasikan keilmuan yang dimiliki dari berbagai disiplin ilmu yang untuk selanjutnya dapat diterapkan di tengah-tengah masyarakat khususnya desa Sepotong dalam memberdayakan salah satu unit potensi yakni tanaman pucuk merah.
Analisis Produksi Lempuk Durian Di Kabupaten Bengkalis (Ditinjau Dalam Perspektif Ekonomi Islam) Ade Suhartini
IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita Vol 8 No 1 (2019): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June
Publisher : LPPM ISNJ Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46367/iqtishaduna.v8i1.155

Abstract

Produksi adalah kegiatan menghasilkan atau menambah nilai guna barang atau jasa baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan.penelitian ini menganalisa 10 usaha dagang yang ada di bengkalis dengan berbagai Masalah yang sering dihadapi dalam usaha lempuk durian adalah stok durian bersifat musiman. Selama ini para petani di Indonesia masih mengandalkan teknologi sederhana dalam mengembangkan produksinya. Hal ini tentu mempengaruhi komoditas panen yang dihasilkan, sehingga persediaan barang juga bersifat musiman (belum stabil). Ketika panen tiba, stok barang melimpah ruah dan harga jualnya bisa anjlok dengan nilai yang sangat rendah. Sedangkan pada saat belum musim, ketersediaan barang menjadi sangat terbatas sehingga harga jualnya bisa melambung tinggi. Pada umumnya produsen lempuk durian mengalami kesulitan untuk memproduksi lempuk durian dalam jumlah besar dengan masa simpan yang cukup panjang. Produk ini tidak tahan lama hingga menunggu musim durian berikutnya, sehingga terjadi kekosongan suplai pada waktu-waktu tertentu. disamping itu, penampilan produk ini masih kurang menarik, terutama dari cata teknik pengemasan yang masih sederhana dan belum dilakukan pelabelan yang mencerminkan nilai gizi, masa kadaluarsa dan jaminan mutu. Pada dasarnya kerusakan yang menyebabkan lempuk durian tidak tahan lama disimpan dalam waktu relatif lama. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk menganalisa produksi pada usaha dagang lempuk durian di Kabupaten Bengkalis dan menganalisis kendala-kendala yang dihadapi dalam memproduksi lempuk durian pada usaha dagang di Kabupaten Bengkalis serta menganalisa perspektif ekonomi Islam terhadap produksi lempuk durian di Kabupaten Bengkalis.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, karena yang menjadi sorotan adalah Produksi Usaha Dagang lempuk durian. teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa produksi lempuk durian ini sangat berpengaruh kepada tenaga kerja, modal, bahan baku dan metode. Kendala-kendala yang dihadapi dalam memproduksi lempuk durian di Kabupaten Bengkalis adalah manajemen, pemasaran dan distribusi. Produksi lempuk durian berdasarkan tinjauan dari perspektif ekonomi islam harus berlandaskan nilai-nilai islam yang berkaitan dengan tenaga kerja, modal, bahan baku dan metode agar durian dapat diolah menjadi lempuk durian yang dapat dikonsumsi oleh konsumen dan mendatangkan manfaat bagi produsen dengan menghasilkan pendapatan dan usaha dapat berjalan dengan sesuai syariah.
Fenomenologi Ramadanomic Di Negeri Junjungan Bengkalis Saiful Bahri
IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita Vol 8 No 1 (2019): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June
Publisher : LPPM ISNJ Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46367/iqtishaduna.v8i1.156

Abstract

Allah SWT. tidak hanya memberi tugas kepada manusia sebagai khalifah di muka bumi melainkan juga melengkapi kebutuhan manusia itu sendiri dalam bentuk limpahan rezeki. Kesempurnaan nikmat itu telah Allah SWT. gariskan sebelum Rasulullah SAW. wafat, itu lah wahyu terakhir. Kesempurnaan nikmat itu begitu melimpah turun di bulan suci Ramadhan. Geliat ekonomi sangat jelas terlihat bahkan sebelum bulan suci itu tiba. Dialah Ar-Rahman Ar-Rahim dan Khairur Raziqin yang mencurahkan rezeki-Nya kepada bumi pertiwi dan khususnya Negeri Junjungan Bengkalis. Fenomena ekonomi di bulan suci itu pada akhirnya dikenal dengan istilah Ramadanomic yang menjadi kajian kali ini. Dengan menggunakan metode analisis deskriptif, kajian sederhana ini diharapkan memberi pencerahan meskipun hanya seperti “setetes embun pagi”.
Market Share Islamic Banking In Indonesia Zulfikar Hasan
IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita Vol 8 No 1 (2019): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June
Publisher : LPPM ISNJ Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46367/iqtishaduna.v8i1.157

Abstract

At the end of 2016, the Islamic banking market share stood at 356.5 trillion Indonesian rupiahs ($26.7 billion), equivalent to 5.03 per cent of the total banking sector’s assets. Islamic banking assets have risen faster year-on-year compared to conventional banking, registering a growth of 8.8 per cent in 2015 and 20.3 per cent in 2016. The performance of the Islamic banking industry in Indonesia has yet to satisfy the public’s expectations. Although with a market of more than 200 million Muslims, Islamic banks in Indonesia still face difficulties luring more customers and increasing their assets. For three consecutive years, the market share of the sharia banks in the country stood still at less than 5 per cent. According to the Global Advisors Islamic Finance Outlook Report for 2016, no Indonesian Islamic banks were ranked in the top five largest banks based on assets in Southeast Asia. This is an alarming situation for the industry and regulators. Thus, it evokes a question: Is the market becoming saturated for Islamic finance? This study aims to determine the factors that affect the market share of Islamic banks in Indonesia. With a focus on four main items, Islamic banking regulations, Islamic banking inclusion and literacy are still low from conventional banks, Islamic banking still does not have sufficient capital and the number and quality of Human Resources (HR) that are inadequate. This study uses an analytical descriptive study is to describe and analyzed data obtained based on primary and secondary data. While the method used is normative and focused on the study of literature, which is then analyzed qualitatively juridical.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Usaha Pedagang Pasar Sukaramai Di Kecamatan Bengkalis Mashuri Mashuri; Eryana Eryana; Ezril Ezril
IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita Vol 8 No 1 (2019): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June
Publisher : LPPM ISNJ Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46367/iqtishaduna.v8i1.158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modal, jumlah tenaga kerja, tingkat pendidikan, pengalaman, lama jam kerja, usia para pedagang pasar terhadap tingkat keberhasilan usaha para pedagang di pasar Sukaramai kecamatan Bengkalis. Penelitian ini merupakan penelitian inferensial dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling jumlah yang digunakan sebagai sampel sebanyak 47 orang pemilik toko (kios). Teknik pengumpulan data primer menggunakan kuesioner, wawancara serta observasi lapangan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif modal terhadap pendapatan pedagang di pasar Sukaramai Bengkalis yang ditunjukan dengan nilai koefisien standar regresi sebesar 0,673. Terdapat pengaruh tenaga kerja dengan nilai koefisien standar regresi sebesar 0,295, tidak terdapat pengaruh pendidikan (dummy variable) dan lama usaha (pengalaman) terhadap peningkatan pendapatan (keberhasilan usaha), terdapat pengaruh positif lama jam kerja dengan nilai koefisien standar regresi sebesar 0,229, dan tidak terdapat pengaruh usia terhadap keberhasilan para pedagang di pasar Sukaramai kecamatan Bengkalis. Sedangkan secara simultan yakni pengaruh modal, jumlah tenaga kerja, tingkat pendidikan, pengalaman, lama jam kerja, usia terhadap tingkat keberhasilan pedagang di pasar Sukaramai kecamatan Bengkalis sebesar 94,8% sedangkan sisanya sebesar 5,2% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Bisnis Dalam Peradaban Islam Sukma Mehilda
IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita Vol 8 No 2 (2019): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - December
Publisher : LPPM ISNJ Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46367/iqtishaduna.v8i2.169

Abstract

The most felt failure of modernization which is a direct result of the era of globalization is in the economic field. Modern capitalism which although finally able to prove its superiority from socialism, in fact, has given birth to various problems, especially for third world countries (including Muslim countries) which tend to be objects rather than subject to capitalism. Associated with the failure of Western capitalism in these Muslim countries, the realization that the roots of capitalism are not from Islam, then arouse the desire to reconstruct economic systems that are considered "authentic" derived from Islam. Moreover, history shows that economic thought has also been carried out by Islamic scholars, even long before Adam Smith wrote his monumental book The Wealth of Nations. In a very general sense, it can be said that the capitalist world is already very familiar with the teachings of Islam and its leaders. These conditions get the legitimacy of the verses of the Qur'an in collecting assets from a maximum effort. With so many verses of the Koran that teach the right way of business and wrong business practices even regarding very small matters, basically the position of business and commerce in Islamic civilization is very important.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2025): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June Vol 13 No 2 (2024): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - December Vol 13 No 1 (2024): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June Vol 12 No 2 (2023): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - December Vol 12 No 1 (2023): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June Vol 11 No 2 (2022): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - December Vol 11 No 1 (2022): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June Vol 10 No 2 (2021): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - December Vol 10 No 1 (2021): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June Vol 9 No 2 (2020): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - December Vol 9 No 1 (2020): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June Vol 8 No 2 (2019): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - December Vol 8 No 1 (2019): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June Vol 7 No 2 (2018): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - December Vol 7 No 1 (2018): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June Vol 6 No 2 (2017): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - December Vol 6 No 1 (2017): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June Vol 5 No 2 (2016): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - December Vol 5 No 1 (2016): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June Vol 4 No 2 (2015): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - December Vol 4 No 1 (2015): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June Vol 3 No 2 (2014): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - December Vol 3 No 1 (2014): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June Vol 2 No 2 (2013): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - December Vol 2 No 1 (2013): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June Vol 1 No 2 (2012): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - December Vol 1 No 1 (2012): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June More Issue