cover
Contact Name
SARJITA
Contact Email
sarjita@stibsa.ac.id
Phone
+6285729560770
Journal Mail Official
sarjita@stibsa.ac.id
Editorial Address
Jl. Majapahit No.43 Ringroad Timur Wonocatur Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30637341     DOI : https://doi.org/10.54131/abdimas-stibsa.v1i2
Core Subject : Economy,
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Stibsa merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat berkala terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Juni dan Desember. Jurnal Abdimas Stibsa diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Bisnis Kumala Nusa. Jurnal ini diterbitkan sebagai media publikasi atas hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan dari jurnal ini yaitu guna menyebarluaskan hasil PKM dan teknologi terbaru kepada masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan. Selain itu juga untuk menghubungkan teori akademik dengan praktik di lapangan, membantu masyarakat menerapkan ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.
Articles 12 Documents
Penguatan Kemampuan Self-Selling untuk Calon Tenaga Kesehatan Melalui Pelatihan Bahasa Inggris Pratiwi, Nindyah; Hastuti Listyawati, Indri; Rini, Ika Tirta Candra
Abdimas STIBSA Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat STIBSA - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Bisnis Kumala Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54131/abdimas-stibsa.v1i2.213

Abstract

Abstrak Strategi self-selling menjadi kompetensi penting bagi calon tenaga kesehatan dalam menghadapi persaingan di dunia kerja global. Artikel ini membahas pelaksanaan pelatihan "English for Healthcare Professionals" yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan self-selling bagi tenaga kesehatan. Pelatihan ini mencakup penguasaan komunikasi verbal dan tertulis yang relevan dengan dunia kesehatan, seperti teknologi bank darah, rekam medis, dan farmasi. Dengan metode simulasi dan praktik langsung, peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi secara profesional. Artikel ini menyoroti pentingnya pelatihan berbasis kebutuhan profesi untuk membekali calon tenaga kesehatan dengan keterampilan bahasa Inggris yang aplikatif dan strategis dalam menunjang karier mereka.
Konsultasi KONSULTASI: MANAJEMEN PENGELOLAAN OBAT ANTIBIOTIKA BAGI WARGA PADUKUHAN IV IMOGIRI BANTUL Suryanto, Andri Suryanto
Abdimas STIBSA Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Stibsa STIBSA - Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Bisnis Kumala Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54131/abdimas-stibsa.v2i1.233

Abstract

Abstrak Warga masyarakat pada umumnya belum mengetahui cara mengelola penggunaan obat yang telah diberikan. Obat tersebut terutama jenis obat antibiotik. Antibiotik adalah jenis obat yang digunakan sebagai terapi penyakit infeksi bakteri. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat bisa menyebabkan terjadinya resistensi antibiotik. Resistensi antibiotik merupakan kondisi ketika bakteri penyebab infeksi memiliki ketahanan terhadap obat antibiotik yang diberikan. Pada tahun 2019 berdasarkan data World Health Organization terdapat 1.27 juta kematian karena resistensi antibiotik dengan 5 juta kematian yang dikaitkan dengan resistensi antibiotik. Para ahli memprediksi angka tersebut akan meningkat hingga 10 juta kematian pada tahun 2050 dan kerugian hingga 100 triliun dollar dengan distribusi terbanyak berada di Benua Asia dengan 4.7 juta kasus. Berdasarkan data tersebut, program konsultasi dari Akademi Analis Kesehatan Manggala Yogyakarta di Dusun IV Imogiri diharapan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman warga setempat. Hal ini dapat membantu mengurangi kemungkinan terjadinya resistensi dan meningkatkan keberhasilan terapi pengobatan dengan swamedikasi. Kata kunci: antibiotika, swamedikasi, warga dusun IV Imogiri Abstract The general public is generally unaware of how to manage the prescribed medication, particularly antibiotics. Antibiotics are a type of medication used to treat bacterial infections. Improper antibiotic use can lead to antibiotic resistance. Antibiotic resistance occurs when the bacteria causing the infection develop resistance to the prescribed antibiotic. In 2019, according to World Health Organization data, there were 1.27 million deaths due to antibiotic resistance, with 5 million deaths attributed to antibiotic resistance. Experts predict this number will increase to 10 million deaths by 2050, resulting in losses of up to $100 trillion, with the largest distribution in Asia, with 4.7 million cases. Based on this data, a consultation program from the Manggala Yogyakarta Health Analyst Academy in Imogiri Hamlet IV is expected to increase the knowledge and understanding of local residents. This can help reduce the likelihood of resistance and increase the success of self-medication therapy. Keywords: antibiotics, self-medication, residents of Hamlet IV Imogiri

Page 2 of 2 | Total Record : 12