WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya ekonomi dan bisnis, teknik, peternakan, administrasi publik, dan hukum. WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit enam bulan sekali, yaitu Februari dan Agustus.
Articles
294 Documents
PENCATATAN KEUANGAN DAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UMKM
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i1.58
Accounting practice is a solution for SMEs. MSMEs need to prepare financial reports in accordance with the regulations listed in the Regulation of the Minister of Cooperatives and Small and Medium Enterprises. The importance of applying accounting knowledge in managing the finances of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) is considered to be poorly understood by actors. There are still many business actors who have not recorded their business financial statements properly, in fact, some have not kept records. Small and medium entrepreneurs usually only do bookkeeping to the extent of recording income and expenses. Because accounting has a big influence on the success of business actors. Chronologically, the order in the accounting cycle goes through several stages, such as the recording stage, the summary stage, and the financial report preparation stage. This community service activity aims to increase knowledge and ability to record and prepare financial reports for MSMEs in Maruyung Village, Padaherang District, Pangandaran Regency.
PERENCANAAN DAN PENDAMPINGAN PELAKSANAAN PEMBANGUNAN RUMAH SEDERHANA UNTUK KELUARGA PRA SEJAHTERA KABUPATEN BANYUMAS
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i1.59
Rumah atau tempat tinggal adalah salah satu kebutuhan pokok bagi manusia. Setiap orang membutuhkan rumah, tempat berteduh dari segala cuaca. Berlindung dari hujan dan matahari serta hawa panas dan dingin yang setiap musim selalu berganti. Di rumah segala aktivitas sehari-hari dilakukan, dan di rumah pula setiap manusia bertumbuh dan berkembang secara kodrati, baik secara fisik dan mental. Rumah menjadi salah satu kebutuhan pokok yang harus terpenuhi. Bapak Suwarno, seorang Bapak muda dengan 2 anak yang masih kecil sangat merindukan adanya tempat tinggal yang layak untuk keluarganya. Beliau berasal dari Purbalingga dan bekerja di Purwokerto. Banyak pihak pemerhati yang bersimpati kepadanya. Terutama pimpinan tempat dia bekerja, mempunyai inisiatif untuk membangunkan rumah dengan cara gotongroyong. Berbagai Pihak, turut bersimpati dan tergerak untuk membantu. Pelaksanaan pembangunan secara gotongroyong dan mendapat bantuan dari dana umat di Paroki Katedral Kristus Raja Purwokerto. Bangunan sederhana dengan ukuran 37,5m2 ditambah teras 5 m2 di bagian depan dan 5 m di bagian belakang rumah. Tahapan perencanaan dan pembangunan dilaksanakan dengan bantuan Tim Teknis dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma. Pekerjaan ini dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu Tahap 1. Perencanaan dan perancangan, Tahap 2. Pelaksanaan Pembangunan dan Tahap 3. Penyusunan laporan dan penyerahan bangunan kepada Romo Paroki sebagai penggagas dan donator utama. Dalam pelaksanaan dibangun 2 unit sekaligus dengan 1 unit untuk yang kelak membutuhkan. Pelaksanaan memakan waktu kurang lebih 3 bulan dan selesai seperti yang diharapkan. Biaya yang dikeluarkan lebih kecil dari anggaran karena adanya berbagai pihak yang turut membantu dalam bentuk material ataupun tenaga.
DIVERSIFIKASI PRODUK PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH BATAGOR KRIYUUK FARDAN
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i1.60
Tujuan kegiatan pengabdian adalah membantu mencarikan solusi jalan keluar terkait dengan permasalahan UMKM agar dapat bersaing dengan para pelaku UMKM yang lain khususnya yang serupa. Memberikan inovasi produk agar dapat meningkatkan daya jual dan memberikan pengetahuan tentang etika dan prinsip bisnis serta diversifikasi produk. Metode pendekatan yang dilakukan adalah penyuluhan langsung secara tatap muka dengan materi yang disampaikan tentang etika dan prinsip bisnis serta diversifikasi produk yang di Kelurahan Purwokerto Lor Kecamatan Purwokerto Timur Kabupatan Banyumas dengan sasaran kegiatan pelaku usaha UMKM Batagor Kriyuuk Fardan. Hasil pengabdian pada masyarakat menunjukkan bahwa pelaku usaha dapat memahami tentang etika dan prinsip bisnis, diversifikasi produk. Pelaku usaha dapat menerapkan etika dan prinsip bisnis dalam sebuah usaha dan melakukan diversifikasi produk agar dapat bersaing dengan produk usaha serupa, meningkatkan daya jual, untuk mengembangkan usaha dan memperluas layanannya.
TEKNIK PENGEMASAN DAN LABELING PRODUK PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH KERIPIK FAZA
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i1.61
Tujuan dilaksanakan kegiatan pengabdian adalah pelaku usaha memahami dan menerapkan teknik pengemasan dan pelabelan produk sehingga dapat mengembangkan UMKM Keripik Faza. Metode digunakan dalam kegiatan pengabdian di Desa Pasinggangan Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas adalah penyuluhan dan pelatihan terkait teknik pengemasan dan pelabelan produk. Sasaran kegiatan adalah pelaku usaha UMKM Keripik Faza di Desa Pasinggangan Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas. Hasil pengabdian pada masyarakat, menunjukkan bahwa pelaku usaha memahami dan menerapkan teknik pengemasan dan pelabelan produk. Pelaku usaha mengenal dan menciptakan strategi branding yang tepat melalui teknik pengemasan dan pelabelan produk yang menarik sehingga produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha terlindungi dan didistribusikan dengan baik.
MAKSIMALISASI KEUNTUNGAN PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH MANGGLENG DABAKIR
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i1.63
Tujuan pendampingan adalah meningkatkan pengetahuan terkait kapasitas serta kompetensi yang harus dimiliki oleh pemilik usaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Manggleng Dabakir. Metode pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat pada UMKM Manggleng Dabakir adalah pendampingan langsung dengan memberikan coaching dan mentoring tentang kinerja produksi, teknik managerial, dan pemasaran yang baik, dan kinerja kelembagaan dengan sasaran kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah pelaku usaha UMKM Manggleng Dabakir, yang memproduksi manggleng di Kelurahan Bancarkembar Kecamatan Purwokerto Utara Kabupaten Banymas. Hasil kegiatan pengabdian pemilik UMKM Manggleng Dabakir memahami tentang pentingnya dan menerapkan cara untuk meningkatkan kapasitas serta kompetensi yang harus dimiliki UMKM dengan meningkatan kinerja produksi, kinerja pemasaran, pengembangan Sumber Daya Manusia melalui peningkatan kapasitas kewirausahaan, teknis dan managerial, serta kinerja kelembagaan dalam rangka meningkatkan daya saing UMKM.
STRATEGI DIGITAL MARKETING PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH SABUSA ROLL
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i1.64
Tujuan kegiatan penyuluhan dan penlatihan adalah pelaku usaha Sabusa Roll dapat mengetahui dan memahami tentang brand image dan digital marketing. Metode pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah penyuluhan dan pelatihan tentang brand image dan digital marketing. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah pelaku usaha UMKM Sabusa Roll di Kelurahan Sumampir Kecamatan Purwokerto Utara Kabupaten Banyumas. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini menghasilkan bahwa pelaku usaha Sabusa Roll dapat meningkatkan kreativitasnya dan terciptanya brand image pada sebuah produk usaha sebagai strategi digital marketing sehingga mendorong pelaku usaha mengembangkan usahanya.
POLA KEWIRAUSAHAAN PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH RISOL MAYO
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i1.65
Kegiatan pengabdian pada masyarakat bertujuan agar pelaku usaha dapat mengetahui dan memahami tentang pola pikir kewirausahaan dan manajemen strategi kewirausahaan. Metode penyuluhan dan diskusi merupakan metode yang digunakan dalam pengabdian ini dengan sasaran kegiatan adalah pelaku usaha UMKM Risol Mayo “Mayonice”. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Kober, Kecamatan Purwokerto Barat Kabupaten Banyumas. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini memberikan motivasi bagi pelaku usaha untuk berani mengatasi tantangan, bersikap tegas, dan menerima tanggunga jawab atas hasil yang diperoleh. Selain itu, melalui strategi wirausaha pelaku usaha dapat menilai kekuatan dan kelemahan usaha, mengamati lingkungan sekitar untuk mengetahui peluang dan ancaman yang dihadapi usaha, menanalisis persaingan, memilih strategi yang tepat dan dapat menentukan pengendalian dari usahanya.
PENYUSUNAN DED REDESAIN OBJEK WISATA CURUG GOMBLANG DI DESA KALISALAK, KEDUNGBANTENG, BANYUMAS
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i1.66
Desa Kalisalak, Kedungbanteng, Banyumas memiliki potensi air terjun yang bernama Curug Gomblang. Namun saat ini hanya dimanfaatkan untuk kegiatan kemping saja, itupun kondisi area kemping sangat terbatas, minim fasilitas. Padahal dilihat dari potensi view yang sangat indah dari Curug Gomblang, mestinya banyak dikunjungi wisatawan. Untuk itu perlu dilakukan redesain objek wisata Curug Gomblang untuk dapat menambah Pendapatan Asli Daerah masyarakat setempat. Metode yang digunakan berupa pendampingan selama proses penyusunan gambar kerja redesain Curug Gomblang yang bersifat komprehensif dan terus menurus. Lamanya proses pendampingan ini sekitar 3 (tiga) bulan. Hasil dari kegiatan pengabdian adalah tersusunnya Gambar Kerja Redesain Curug Gomblang di Desa Kalisalak dengan Pendekatan Konsep Arsitektur Organik.
PENINGKATAN DAYA SAING BAGI UMKM GUNA MEWUJUDKAN KEBERLANGSUNGAN USAHA DI ERA DIGITAL
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i1.67
Kegiatan pengabdian masyarakat kali ini dilaksanakan di Desa Karangsari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat digitalisasi usaha dan memberikan pengetahuan pentingnya akuntansi digital dan pemasaran digital dalam meningkatkan daya saing usaha dan menjaga keberlangsungan usaha. Kegiatan ini perlu dilakukan karena kondisi pelaku usaha di Desa Karangsari masih belum banyak yang memanfaatkan kemajuan teknologi digital. Untuk mendorong keberlangsungan usaha diperlukan strategi dan adaptasi yang baik terhadap perkembangan jaman yang ada. Salah satunya meningkatkan daya saing usaha dengan mulai mengenali dan menerapkan metode pemasaran digital dan akuntansi digital. Metode kegiatan pengabdian dilakukan dengan cara presentasi materi secara interaktif, dan dilanjutkan dengan diskusi seputar materi dan penerapannya. Pelaku UMKM yang hadir nampak cukup antusias untuk bertanya mengenai bagaimana cara membuat konten digital untuk pemasaran dan juga seputar akuntansi digital. Hasil dari kegiatan pengabdian ini diantaranya adalah menumbuhkan kesadaran bagi para peserta yang hadir bahwa ada beberapa keuntungan yang tidak terfikirkan sebelumnya dengan pemanfaatan digital untuk pemasaran dan akuntansi. Selain itu, kegiatan ini juga penting dalam memotivasi para peserta untuk dapat meningkatkan daya saing usahanya dengan menerapkan digital marketing dan digital akuntansi. Pemasaran secara konvensional dan secara digital akan menjadi hal baik jika dapat dilakukan secara bersama, terlebih dengan pengelolaan keuangan yang semakin baik dan real time dengan bantuan aplikasi yang tersedia, para pelaku usaha dapat lebih terbantu dalam pengambilan keputusan bisnis dan mendorong keberlangsungan usahanya.
MENINGKATKAN KREATIFITAS KELOMPOK BATIK LESTARI DESA BUGEL DENGAN BELAJAR ECOPRINT: -
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i1.68
Info Artikel Abstrak Diajukan: - Diterima: - Diterbitkan: - Kata Kunci: Kata: Batik; Ecoprnt; Kelompok Batik Lestari Desa Bugel. Keywords: Batik; Ecoprnt; Kelompok Batik Lestari Desa Bugel. Copyright © 2022 penulis Batik merupakan warisan budaya adiluhung, sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan non bendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) oleh UNESCO. Kelompok Batik Lestari Desa Bugel Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo perlu lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan karyanya, agar tidak kalah dalam persaingan pasar. Salah satu cara untuk memacu kreatifitas dan inovasi adalah dengan memberikan pelatihan membuat ecoprint. Metode yang diterapkan dalam pelatihan ini adalah metode ceramah, diskusi dan praktik. Dengan praktik membuat ecoprint teridentufikasi bahwa bahan warna ecoprint yang paling nyata adalah daun jati. Garadasi warna daun jati tergantung dari umur daun, daun muda semakin jelas warnanya. Dari hasil pelatihan ini akan dapat dikembangkan menjadi produk batik yang lebih inovatif dengan membuat kolaborasi antara batik dengan ecoprint di masa yang akan datang. Abstract Batik is a noble cultural heritage, as a humanitarian heritage for oral and non-material culture (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) by UNESCO. The Batik Lestari Group in Bugel Village, Bagelen District, Purworejo Regency needs to be more creative and innovative in creating their works, so as not to lose out in market competition. One way to spur creativity and innovation is to provide training on making ecoprints. The methods applied in this training are lecture, discussion and practice methods. With the practice of making ecoprints it was identified that the most obvious ecoprint color material is teak leaves. The color gradation of teak leaves depends on the age of the leaves, the lighter the color of the younger leaves. From the results of this training, it can be developed into more innovative batik products by creating collaborations between batik and ecoprint in the future.