cover
Contact Name
Damar Jati
Contact Email
damar.74t1@gmail.com
Phone
+6285647176931
Journal Mail Official
journal.wikuacitya@gmail.com
Editorial Address
https://wikuacitya.unwiku.ac.id/index.php/wikuacitya/EditorialTeam
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29644631     DOI : https://doi.org/10.56681/wikuacitya.v3i2.185
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya ekonomi dan bisnis, teknik, peternakan, administrasi publik, dan hukum. WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit enam bulan sekali, yaitu Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 364 Documents
PEMBUATAN PETA LOKASI UMKM BAGI MASYARAKAT DI KELURAHAN WONOROTO Brata, R.Panji Putra Hasta; Pratama, Naufal Ezar Yuda; Hermawan, Tedi; Andriyani, Viona; Bachtiar, Hans Badrol; Yustinah, Yusma Fika; Dewi, Salsabila Puspita; Viorista, Ankyana; Khasanah, Tazkiya Putri; Anugerah, Fitrayoka Surya; Fitriana, Rizti
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i2.388

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan mempermudah masyarakat dalam menemukan serta mendukung keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Wonoroto melalui pembuatan peta lokasi berbasis Geographic Information System (GIS). Peta digital ini dirancang agar dapat diakses dengan mudah melalui perangkat mobile, sehingga masyarakat dapat mengetahui lokasi UMKM secara cepat dan akurat. Penelitian dilakukan melalui beberapa metode, antara lain observasi lapangan untuk mengidentifikasi lokasi, jenis usaha, serta kondisi fisik UMKM; wawancara semi-struktural dengan pemilik atau pengelola UMKM guna menggali informasi mengenai operasional usaha, kendala pemasaran, dan harapan terhadap pemetaan lokasi; serta pemanfaatan aplikasi pemetaan digital untuk mencatat koordinat geografis setiap UMKM yang kemudian diproses dalam sistem GIS. Selain itu, studi literatur dan dokumentasi dari instansi seperti Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Koperasi dan UKM, serta dokumen dari pemerintah kelurahan digunakan untuk memperkuat validitas data dan kerangka konseptual penelitian. Hasil studi menunjukkan bahwa meskipun UMKM di Kelurahan Wonoroto tersebar di berbagai titik, masyarakat masih kesulitan mengakses informasi tentang lokasi mereka. Oleh karena itu, peta digital ini menjadi solusi praktis untuk meningkatkan visibilitas UMKM, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta mempermudah kolaborasi antara pelaku UMKM dan masyarakat. Dalam pengembangannya, penelitian ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah kelurahan, masyarakat setempat, dan stakeholder lain, guna memastikan keberlanjutan dan akurasi informasi dalam peta tersebut.
PERENCANAAN LOKASI DAN SITE PLAN SENTRA KULINER : STRATEGI UNTUK PENGEMBANGAN KAWASAN KULINER Nugroho, Yoga Eko Achmad; Alfarizi, Hanifan Ardhi; Bastyan, Roy; Wardana, Bagus Kusuma; Faustina, Evelyn; Janatin, Dwi; Rosmalena, Khansa Khalila; Fitriani, Veni; Terawati, Gita; Prasetyo, Alfit Budi; Felisya, Radhika Fara
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i2.389

Abstract

Penataan ruang memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang tertib, nyaman, dan fungsional bagi aktivitas manusia. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan merancang site plan Sentra Kuliner di Desa Bumiroso, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Desa ini dikenal sebagai sentra produksi tahu dan tempe, namun masih menghadapi permasalahan penataan kawasan, khususnya di sepanjang jalan utama yang sering digunakan oleh pedagang kaki lima. Kondisi tersebut menyebabkan kemacetan dan menurunkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif, meliputi tahapan sosialisasi, observasi lapangan, pemetaan lokasi, dan perancangan desain menggunakan software AutoCAD dan SketchUp. Hasil program berupa gambar kerja 2D dan 3D, mencakup site plan di Dusun Bumiroso dan Siwatu, serta desain elemen pendukung seperti gazebo, stand makanan, meja, dan kursi. Rancangan kawasan kuliner ini mempertimbangkan aspek fungsional, estetika, serta potensi ekonomi lokal. Dengan melibatkan UMKM setempat, program ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik desa sebagai destinasi wisata kuliner sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas. Hasil ini menjadi langkah awal menuju pengembangan kawasan yang berkelanjutan.
PEMBUATAN LUBANG RESAPAN BIOPORI UNTUK KONSERVASI AIR DI DESA LIMBANGAN Setyawan, Hendrik Adista; Saputro, M.Andrean Dwi; Nahar, Raikhan Aiman; Hartinah, Dini; Aeni, Devika Nurul; Yunita, Sri; Wardani, Rahmalia Hana; Pratiwi, Hawa Dwi; Laila, Hanna; Pratama, Nur Rizky
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i2.390

Abstract

Banjir menjadi masalah tahunan yang melanda wilayah perkotaan maupun pedesaan, terutama akibat saluran pembuangan air yang tersumbat, kebiasaan membuang sampah sembarangan, serta berkurangnya lahan terbuka untuk resapan air. Selain itu, sampah organik rumah tangga yang tidak dimanfaatkan juga menjadi permasalahan tersendiri. Menanggapi hal tersebut, mahasiswa KKN UNWIKU menggagas program pembuatan lubang resapan biopori sebagai solusi. Lubang resapan biopori tidak hanya membantu mengatasi genangan air dan meningkatkan penyerapan air tanah, tetapi juga berfungsi sebagai tempat pengolahan sampah organik. Program ini dilaksanakan dengan menggali lubang secara vertikal di lokasi-lokasi rawan banjir seperti halaman rumah dan area sekitar permukiman. Selain pembuatan biopori, mahasiswa juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait manfaat dan cara perawatan lubang biopori agar fungsinya tetap optimal. Kegiatan ini mendapat respon positif dan partisipasi aktif dari warga, yang turut menjaga kebersihan lingkungan serta mulai menyadari pentingnya pengelolaan sampah organik. Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat lebih peduli terhadap lingkungan dan mengadopsi teknologi sederhana ini secara mandiri demi keberlanjutan sumber daya air dan keseimbangan ekosistem.
UPAYA PEMANFAATAN ULANG LIMBAH SAMPAH PLASTIK MENJADI ECO-PAVING BLOCK DI DESA WONOSROYO Subekti, Rizky Hafiz Dwi; Septiawan, Bayu; Saputra, Prastiyo Damar; Atmaja, Nur Aulia Dea; Fitriana, Hellen; Innayah, Lailatul; Wijaya, Wasi Yuliawan; Fadilah, Nawal; Sumarnis, Larasati Varehel; Anggraeni, Nilam; Maharani, Desta
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i2.391

Abstract

Eco Pavings merupakan sebuah paving block yang menggunakan bahan dasar dari bahan-bahan daur ulang sampah plastik. Konstruksi yang terdiri dari pasir dan plastik Mixes. Untuk menghasilkan eco-paving block, campuran pasir dan beton diganti Sebagian dengan pasir dan plastic. Jenis bahan plastik yang digunakan dalam hal ini adalah PETE atau PET (Polyethylene terephthalate), Yang memiliki karakteristik fleksibel dan tinggi sifat perekat ; Bersama ABS yang dapat menahan tekanan. Didesa Wonosroyo terdapat bank sampah yang berisi jenis-jenis plastic contohnya jenis plastic PET dan ABS yang cukup banyak. Dengan penyuluhan dan pembuatan sample eco-paving menjadi Solusi dalam mengelola sampah plastic PET dan ABS serta memajukan ekonomi Pembangunan desa. Metode yang digunakan adalah dengan uji coba bahan serta trial pembuatan eco-paving dengan alat yang cukup sederhana. Paving tersebut dibuat sebagai sample untuk Solusi dalam mengelola plastic PET dan ABS dalam penangan sampah didesa. Hal Ini berpotensi dikembangkan menjadi eco-paving block. Penggunaan paving block yang ramah lingkungan ini sangat cocok dipasang di bahu jalan untuk pejalan kaki maupun teras rumah.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT: PENTINGNYA PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI PENDIRIAN BANK SAMPAH Leriansyah Naufal Daffa H; Melani Putri Rahmawati; Imam Taufiqurrahman Hakim; Retno Susanti; Arin Novitasari; Rolaila Nadiyah Luqyana; Ningtiyas Eva Ayu D; Nisa Nur Atikah Tian Putri; Dwi Akhmad Nur Saladin; Khafid Qurunul Bahri; Hanif Abrar Fauzan; Gani Putra Pratama
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 04 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i4.445

Abstract

Permasalahan sampah merupakan isu utama dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Data menunjukkan timbulan sampah nasional mencapai 68 juta ton per tahun, dengan sebagian besar berakhir di TPA melalui sistem open dumping yang menyebabkan pencemaran lingkungan. Upaya dalam mengatasi masalah ini, program pengabdian masyarakat difokuskan pada pendirian bank sampah sebagai strategi pengelolaan berbasis komunitas dengan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle). Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui beberapa tahapan. Tahapan tersebut meliputi sosialisasi dan edukasi tentang dampak sampah, pembentukan bank sampah, serta pendampingan dan monitoring berkelanjutan. Metode ini dipilih karena efektif dalam mengintegrasikan transfer pengetahuan dan pembangunan kelembagaan lokal. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi warga, di mana seluruh dusun di Desa Karanggedang kini berpartisipasi dalam program bank sampah. Terdapat inovasi berupa penggunaan hasil penjualan sampah untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), yang meringankan beban warga. Secara ekologis, volume sampah yang berakhir di TPA berkurang sekitar 40% dalam satu bulan.
PERANCANGAN DAN PEMANFAATAN PERANGKAP SERANGGA TENAGA SURYA DENGAN LAMPU ULTRAVIOLET UNTUK PERLINDUNGAN TANAMAN PERTANIAN Isromzi Hilal Masrur; Sevriansah Sevriansah; Oktavia Fernanda; Sindi Eka Rahmadani; Edward Safrilda; Nadiyah Aulia; Anggi Nur Hidayat; Yohani Oktaviana; Mufida Sakti; May Linda Dwi S; Muhammad Ricko P P; Angga Setiawan
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 04 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i4.446

Abstract

Serangan hama serangga merupakan salah satu faktor utama yang menurunkan produktivitas pertanian. Oleh karena itu, dalam upaya mengurangi ketergantungan pada insektisida kimia, maka dilakukan perancangan dan memanfaatkan perangkap serangga tenaga surya dengan lampu ultraviolet (UV) gelombang UVA (365–395 nm). Sistem ini menggunakan panel surya 5 V sebagai sumber energi, transistor TIP42 sebagai saklar penguat, resistor 100 Ω sebagai pembatas arus, dioda 1N4007 untuk proteksi polaritas, serta lampu UV 3,4 V sebagai pemikat serangga. komponen tambahan seperti paralon ¾ inch dan fitting E27 digunakan sebagai rangka mekanik dan dudukan lampu. Hasil pengujian menunjukkan perangkap ini mampu menarik dan menangkap serangga malam secara efektif dengan konsumsi energi yang rendah. Alat ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga dapat diaplikasikan secara luas oleh petani sebagai bagian dari sistem Pengendalian Hama Terpadu (PHT) untuk mendukung pertanian berkelanjutan.
INOVASI PERTANIAN ORGANIK: PESTISIDA NABATI DAUN PEPAYA UNTUK PRODUKTIVITAS TANAMAN Sahwal Ari Sasongko; Arif Rohman; Aprilia Nur Alam; D. Ajeng Noer Anisa; Khalif Lintang Pratama; Pandu Tri Songko; Sri Findriana; Anggia Kusuma Mahanani; Mochammad Bintang Benyamin; Riris Arta D Simanjuntak; Devi Purwanti; Muhammad Osama Andika Aryo
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 04 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i4.447

Abstract

Penggunaan pestisida kimia secara terus-menerus menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Cinyawang, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap pada 12 Agustus 2025, dengan tujuan memberikan edukasi kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Ibu-Ibu PKK mengenai pembuatan pestisida nabati berbahan dasar daun pepaya. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan praktik langsung pembuatan pestisida, dengan bahan utama berupa daun pepaya, bawang putih, air, dan sedikit cairan pencuci piring (sunlight), serta melalui tahapan pencacahan, penghalusan, fermentasi, dan penyaringan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep pestisida nabati serta terampil dalam praktik pembuatannya. Selain efektif dalam mengendalikan hama, pestisida daun pepaya juga terbukti lebih aman bagi lingkungan dan berpotensi meningkatkan produktivitas pertanian. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kesadaran petani mengenai pentingnya pertanian organik serta membuka peluang pengembangan inovasi serupa di masa mendatang.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MARGASARI MELALUI PROGRAM BANK SAMPAH Ahmad Nur Syifa; Via Ami; Muchamad Aji Prasetyo; Aktif Fadilah; Arif Sukmawan; Indah Apriliany; Putri Yunita Asyari; Nur Tsalats Qoriatul Firdaus; Fauzi Irman Maulana; Cahya Tri Aizzani; Damar Kusumapradana; Dika Saputra
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 04 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i4.448

Abstract

Pengelolaan sampah merupakan isu penting yang berdampak pada kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat, termasuk di Desa Margasari, khususnya Dusun Warureja. Melalui program pengabdian masyarakat berbasis Gerakan Embun, dibentuklah bank sampah sebagai solusi pengelolaan sampah rumah tangga yang terintegrasi dan bernilai ekonomi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan pemilahan sampah, serta pendampingan operasional bank sampah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran warga, terbentuknya sistem tabungan sampah, dan berkurangnya volume sampah yang dibuang sembarangan. Rekomendasi selanjutnya adalah memperluas cakupan bank sampah, membangun jejaring mitra daur ulang, serta mengintegrasikan program dalam kebijakan desa.
PELATIHAN PEMBUATAN MINERAL BLOK: SOLUSI NUTRISI TERNAK DI DESA PENYARANG, KECAMATAN SIDAREJA Amin Fauzan; Tavif Akhsan; Ananda Dewi Saputri; Rafi Deka Fenanda; Azriel Hafid Wardhana; Eka Rizky Yuniantoro; Dian Gita Wardani; Reshiva Rahmawati Pramono Putri; Muhammad Arkhansyah Nur Putra; Nuravisha Olvi Prihutami; Davita Putri Azaria; Eka Fadillah Romadhoni; Novita Aprilia
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 04 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i4.449

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Desa Penyarang, Kecamatan Sidareja, memiliki potensi sektor peternakan namun menghadapi kendala keterbatasan pakan, terutama pada musim kemarau. Salah satu permasalahan utama adalah kurangnya asupan mineral bagi ternak yang berdampak pada kesehatan, pertumbuhan, dan produktivitas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, mahasiswa KKN Universitas Wijayakusuma Purwokerto melaksanakan program pelatihan pembuatan mineral blok bagi kelompok ternak Bala Ngarit. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan mineral blok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peternak mengenai pentingnya mineral, keterampilan dalam pembuatan mineral blok secara mandiri, serta terbentuknya produk mineral blok yang dapat diaplikasikan langsung pada ternak. Antusiasme dan partisipasi tinggi dari peternak menunjukkan bahwa kegiatan ini diterima dengan baik dan berpotensi untuk dikembangkan menjadi usaha produktif berkelanjutan. Dengan demikian, pelatihan ini mampu memberikan solusi sederhana dan efektif untuk meningkatkan kualitas nutrisi ternak serta kesejahteraan peternak di Desa Penyarang.
OPTIMALISASI PERAN MASYARAKAT DALAM PELESTARIAN LINGKUNGAN DENGAN PELATIHAN LUBANG RESAPAN BIOPORI Popi Nur Khalimah; Anis Faizah Nur; Mukhammad Adam Zoelva; Azizah Farah Diba; Muhammad Faizal Akbar; Irma Susanti; Ifdal Roup; Ade Ibnu Hartono; Wisnu Restu Aji; Azmi Iman Risharyanto; Izra Putra Laksana
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 04 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i4.450

Abstract

Pelestarian lingkungan menjadi isu penting di tengah meningkatnya sampah dan berkurangnya daya resapan air tanah. Desa Sidamulya, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, menghadapi masalah serupa sehingga mahasiswa KKN UNWIKU angkatan 50 melaksanakan program pelatihan pembuatan lubang resapan biopori (LRB). Topik ini dipilih karena LRB terbukti efektif meningkatkan resapan air, mengurangi genangan, serta memanfaatkan sampah organik menjadi kompos. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif, meliputi sosialisasi, demonstrasi pembuatan LRB, serta pendampingan praktik langsung kepada masyarakat. Evaluasi keberhasilan program dilakukan melalui observasi partisipasi warga dan respons terhadap implementasi LRB di lingkungan masing-masing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai manfaat dan cara pembuatan LRB. Selain itu, partisipasi aktif warga dalam praktik menunjukkan adanya antusiasme dan kesiapan untuk mengaplikasikan teknologi ini secara berkelanjutan. Program ini merekomendasikan agar pelatihan LRB terus diperluas melalui dukungan pemerintah desa dan lembaga terkait, serta diintegrasikan dengan kegiatan lingkungan lain, seperti pengelolaan sampah rumah tangga dan penghijauan. Dengan demikian, optimalisasi peran masyarakat dalam pelestarian lingkungan dapat terwujud, sekaligus menciptakan desa yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.