cover
Contact Name
Zulfah Zulfah
Contact Email
zulfahasni670@gmail.com
Phone
+6282271279237
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Bangkinang Kota, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal on Pustaka Cendekia Informatika
ISSN : 29871883     EISSN : 29871891     DOI : https://doi.org/10.70292/pctif.v2i3
Core Subject : Engineering,
Journal on Pustaka Cendekia Informatika (PCIF) is published by the PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP (NOMOR : AHU-012686.AH.01.30.Tahun 2023) in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. PCIF is a double blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of Informatics Engineering. All publications in the PCIF Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. PCIF is a national journal with P-ISSN: 2987-1883 e-ISSN: 2987-1891. Journal of Pustaka Cendekia Informatika (PCIF) publishes articles periodically three times a year May, September, January. PCTIF uses Turnitin plagiarism checks, Mendeley for reference management and supported by Crossref (DOI) for identification of scientific paper.
Articles 61 Documents
Fenomena Golput Masyarakat Kabupaten TTU dalam Pemilihan UMUM Kepala Daerah Tahun 2024 (Studi Tentang Golput Di Dapil I Kec.Kota Kefamenanu dan Dapil IV Kec.Biboki Feotleu) Filipus Fernando Amfotis; Rex Tiran; Boli Tonda Boso
Journal on Pustaka Cendekia Informatika Vol. 3 No. 2 (2025): Journal on Pustaka Cendekia Informatika: Volume 3 Nomor 2 June-September Tahun
Publisher : PT Pustaka Cendekia Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pctif.v3i2.123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena golongan putih (golput) pada masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024, dengan fokus pada Dapil I Kecamatan Kota Kefamenanu dan Dapil IV Kecamatan Biboki Feotleu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena golput di Kabupaten TTU dipengaruhi oleh berbagai faktor yang dapat diklasifikasikan dalam empat tipologi, yaitu golput teknis, golput teknis-politis, golput politis, dan golput ideologis. Golput teknis dominan terjadi di wilayah pedesaan akibat faktor pekerjaan, keterbatasan akses, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat. Sementara itu, di wilayah perkotaan ditemukan variasi golput yang lebih kompleks hingga pada tingkat ideologis yang dipengaruhi oleh sikap kritis dan ketidakpercayaan terhadap politik.Selain itu, tingkat partisipasi politik masyarakat menunjukkan perbedaan antara wilayah kota dan desa. Masyarakat perkotaan memiliki tingkat partisipasi yang lebih beragam, mulai dari apatis, spektator, hingga pengkritik aktif, sedangkan masyarakat pedesaan cenderung terbatas pada partisipasi apatis dan spektator.Temuan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunjukkan bahwa penurunan partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 dipengaruhi oleh kejenuhan politik pasca Pemilu Nasional, serta permasalahan administratif seperti ketidaksesuaian data dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), termasuk pemilih yang berada di luar daerah dan data pemilih yang belum diperbarui. Sementara itu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menegaskan bahwa faktor mobilitas penduduk, kondisi kesehatan, serta kurangnya pembaruan data kependudukan turut berkontribusi terhadap meningkatnya angka golput.memengaruhi perilaku politik masyarakat perkotaan dan pedesaan.