cover
Contact Name
M. Gunawan Supiarmo
Contact Email
edupedikajurnal@gmail.com
Phone
+6285338677454
Journal Mail Official
edupedikajurnal@gmail.com
Editorial Address
Graha Pelita Nusa Tenggara Perumahan LA Green Blok F No 8 Terong Tawah, Kab. Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
EDUPEDIKA
Published by Pelita Nusa Tenggara
ISSN : -     EISSN : 28294319     DOI : -
Core Subject : Education,
Edupedika: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran is a scientific journal which is managed by Pelita Nusa Tenggara. Edupedika is published in Februari and September with several topic. 1. Teaching and learning design 2. Education technology 3. Educational psychology 4. Education Management 5. Education Evaluation 6. Life outside of school and non-formal education 7. Education on specific content 8. Educational Science
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025" : 5 Documents clear
ETNOMATEMATIKA: EKSPLORASI POLA GEOMETRIS DALAM MOTIF KAIN TENUN SASAK Aulia Nur Azima; Mar'atun Sholihah; Mutiara Dwi Anjani Putri Wahyudi; Dea Mustika
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v4i1.190

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan budaya yang sangat beragam, salah satunya tercermin dalam tradisi menenun masyarakat Sasak di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kain tenun Sasak bukan hanya memiliki nilai estetika dan filosofi, tetapi juga menyimpan konsep-konsep matematis yang dapat dianalisis melalui pendekatan etnomatematika. Dalam konteks ini, etnomatematika menjadi jembatan antara warisan budaya dan ilmu matematika formal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep geometris yang terkandung dalam motifmotif kain tenun Sasak, seperti Subahnale, Rangrang, Bintang Empat, dan Kabut. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif berpendekatan etnografi melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap pengrajin tenun di Desa Sukarara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif-motif tersebut mengandung prinsip-prinsip matematika seperti simetri lipat dan putar, transformasi (translasi, refleksi, rotasi), serta pola fraktal. Temuan ini menunjukkan bahwa masyarakat Sasak telah menerapkan konsep-konsep matematika secara intuitif dalam proses menenun. Selain memperkaya pemahaman tentang budaya lokal, hasil penelitian ini juga membuka peluang pemanfaatan kain tenun sebagai media pembelajaran matematika yang kontekstual, sehingga siswa dapat memahami materi secara lebih konkret dan bermakna.
ETNOMATEMATIKA DALAM PERDAGANGAN TRADISIONAL KAIN TENUN DESA SUKARARA, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Heti septiana; Raehana Qolbi; Nurmala Andika Aysah
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v4i1.191

Abstract

Budaya lokal sering menjadi wadah berkembangnya konsep-konsep ilmu pengetahuan, termasuk matematika. Salah satunya tercermin dalam praktik perdagangan tradisional di masyarakat. Aktivitas sehari-hari yang dilakukan mengandung unsur matematis yang kaya namun sering tidak disadari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep matematika dalam aktivitas perdagangan tradisional kain tenun di Sukarara, Lombok Tengah khususnya pada penerapan konsep perbandingan, aritmatika sosial, dan prinsip ekonomi mikro yang dilakukan oleh masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah menggunakan data hasil wawancara, observasi, dokumentasi dan kajian literatur. Hasil pada penelitian menunjukkan bahwa pada aktivitas perdagangan kain tenun di Sukarara ini melibatkan konsep perbandingan harga berdasarkan ukuran, motif, kualitas, dan lama pengerjaan kain tenun. Penggunaan aritmatika sosial dalam tawar menawar harga, dan pemberian diskon oleh penjual, serta penerapan konsep ekonomi mikro terkait dengan permintaan dan penawaran. Matematika telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari budaya perdagangan tradisional, dan dapat digunakan sebagai sumber pembelajaran matematika berbasis etnomatematika.
KONSEP GEOMETRI DALAM KERAJINAN GERABAH BANYUMULEK -, Lisa Anggun Aulia; Kirani A Seva; Haliza Ramadan; Muhammad Turmuzi; Dita Oktavihari
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v4i1.215

Abstract

Kerajinan gerabah Banyumulek merupakan warisan budaya yang tidak hanya bernilai estetika saja tetapi mengandung konsep-konsep matematika yang dapat dianalisis dan dimanfaatkan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep matematika dalam pembuatan gerabah, mengidentifikasi konsep-konsep geometri yang terkandung dalam desain dan struktur gerabah, serta menjelaskan pemanfaatan etnomatematika dalam konteks kerajinan ini. Pendekatan etnomatematika digunakan untuk mengaitkan aspek budaya dengan pemahaman matematis, sehingga menghasilkan perspektif yang lebih kontekstual dan aplikatif bagi pendidikan matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep-konsep seperti geometri dan simetri ditemukan dalam berbagai bentuk gerabah Banyumulek. Selain itu, keterlibatan para pengrajin dalam praktik matematis secara tidak langsung memperkuat pentingnya pembelajaran berbasis budaya dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap matematika. Dengan demikian, integrasi etnomatematika dalam pendidikan dapat menjadi strategi yang efektif untuk menghubungkan aspek tradisional dan akademik guna memperkaya pengalaman belajar. Kata Kunci: Banyumulek, Gerabah, Geometri, Etnomatematika
PENERAPAN METODE GAMES BASED LEARNING (GBL) DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV MI NWDI TOYA Harmonika, Sri; Sariani, Ristika
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v4i2.141

Abstract

Games Based Learning adalah pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan elemen permainan untuk menciptakan suasana belajar interaktif, menyenangkan, dan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan hasil belajar IPAS pada tema gaya di sekitar kita subtopik 3 benda yang elastis dan plastis melalui metode games based-learning (GBL) di kelas IV MI NWDI TOYA.Rendahnya pemahaman dan hasil belajar siswa pada tema "Gaya di Sekitar Kita," subtopik "Benda yang Elastis dan Plastis," menjadi tantangan di kelas IV MI NWDI Toya. Data awal menunjukkan hanya 12 dari 33 siswa atau 36,37% mencapai ketuntasan belajar. Maka, dilakukan penerapan metode inovatif, yaitu Games-Based Learning (GBL).Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus, melibatkan 33 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes untuk mengukur pemahaman dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar siswa dari 36,37% pada pra-siklus, menjadi 69,70% pada siklus I, dan 93,94% pada siklus II. Dengan demikian, metode GBL terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa pada materi gaya di sekitar kita.
ETNOMATEMATIKA PADA TARI RUDAT LOMBOK Al- Cendy Ivan Finanda; Yuliana Sari; I Gusti Ayu Gayatri Febrianty Putri; Baiq Ika Masni Aprianti
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v4i2.557

Abstract

Etnomatematika merupakan suatu cara yang digunakan untuk mempelajari matematika dengan melibatkan aktivitas atau budaya daerah sekitar sehingga memudahkan seseorang untuk memahami pembelajaran matematika. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana kebudayaan memiliki kaitan dengan matematika, khususnya yang peneliti angkat adalah kebudayaan tarian tradisional suku sasak yaitu tari Rudat. Yang mana pada tari Rudat ini, ditemukannya pola-pola Gerakan yang membentuk suatu bentuk geometri dan besaran sudut yang berulang. Adapun bentuk geometri yang dibentuk seperti persegi dan jajar genjang, untuk sudut yang dibentuk dari Gerakan penari berupa sudut siku-siku, sudut tumpul, dan sudut lancip. Dari pola-pola tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran matematika yang erat kaitannya dengan kebudayaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5