cover
Contact Name
Agus Dian Mawardi
Contact Email
yptbkalsel@gmail.com
Phone
+6285654963323
Journal Mail Official
yptbkalsel@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pematon No.10 Komplek Pembangunam I RT.18 RW.02 Banjarmasin Barat, Kode Pos 70116
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ekonomi dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 29647665     DOI : https://doi.org/10.71456/sur
Core Subject : Economy,
SURPLUS adalah jurnal Ekonomi dan Bisnis. Jurnal ini membahas ilmu ekonomi, manajemen, bisnis, dan perbankkan.
Articles 191 Documents
Peran Digitalisasi UMKM dalam Transformasi Ekonomi Pedesaan: Studi Peningkatan Pendapatan dan Kemandirian Masyarakat Desa Kibu, Tomy Almijun; Hos, Jamaluddin
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v4i2.1773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi UMKM dalam transformasi ekonomi pedesaan, khususnya dalam meningkatkan pendapatan dan kemandirian masyarakat desa. Digitalisasi UMKM menjadi fenomena penting dalam perkembangan ekonomi berbasis teknologi, terutama di wilayah pedesaan yang masih menghadapi keterbatasan akses pasar dan informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pelaku UMKM dan perangkat desa, serta didukung oleh dokumentasi dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi UMKM di pedesaan masih berada pada tahap awal, di mana pemanfaatan teknologi digital masih terbatas pada penggunaan media sosial sebagai sarana promosi. Dampak digitalisasi terhadap peningkatan pendapatan bersifat tidak merata, karena hanya pelaku UMKM yang memiliki literasi digital dan kemampuan adaptasi yang baik yang mampu memperoleh manfaat ekonomi lebih signifikan. Selain itu, digitalisasi juga mulai mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui berkurangnya ketergantungan terhadap perantara dalam proses distribusi produk. Namun demikian, kemandirian tersebut masih bersifat terbatas karena adanya kendala literasi digital, akses teknologi, dan dukungan ekosistem yang belum optimal. Secara keseluruhan, digitalisasi UMKM memiliki potensi besar dalam mendorong transformasi ekonomi pedesaan, tetapi masih memerlukan penguatan dari aspek sumber daya manusia, infrastruktur, dan kebijakan pendukung agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih merata dan berkelanjutan.