cover
Contact Name
P. D'YAN YANIARTHA SUKARTHA
Contact Email
ejurnalakuntansi@unud.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalakuntansi@unud.ac.id
Editorial Address
Jl. P.B. Sudirman, Dangin Puri Klod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80112
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
E-JURNAL AKUNTANSI
Published by Universitas Udayana
ISSN : -     EISSN : 23028556     DOI : https://doi.org/10.24843/EJA.2024.v35.i01
Core Subject : Economy,
E-Jurnal Akuntansi covered various research approaches, namely: quantitative, qualitative and mixed-method. E-Jurnal Akuntansi focuses related on various themes, topics and aspects of accounting and investment, including (but not limited) to the following topics: Financial Accounting Managerial Accounting Public Sector Accounting Sharia Accounting Auditing Forensic Accounting Behavioral Accounting (Including Ethics and Professionalism) Accounting Education Taxation Capital Markets and Investments Accounting for Banking and Insurance Accounting for SMEs Accounting Information Systems Environmental Accounting Accounting for Rural Credit Institutions
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2013)" : 15 Documents clear
PENGARUH PERBEDAAN LABA AKUNTANSI, LABA FISKAL, TINGKAT HUTANG PADA PERSISTENSI LABA I Made Andi Suwandika, Ida Bagus Putra Astika
E-Jurnal Akuntansi Vol 5 No 1 (2013)
Publisher : Accounting Department, Economic and Business Faculty of Universitas Udayana in collaboration with the Association of Accounting Department of Indonesia, Bali Region

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Permasalahan yang hendak dijawab dalam penelitian ini adalah bagimana pengaruh perbedaan antara laba akuntansi dengan laba fiskal serta tingkat hutang pada persistensi laba. Penelitian ini memilih 23 sampel perusahaan perbankan di BEI pada tahun 2007 sampai 2011 dengan metode purposive sampling dan regresi linear berganda sebagai teknik analisisnya. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa semakin besar perbedaan laba akuntansi dengan laba fiskal (large negative book-tax differences) tidak menujukkan persistensi laba rendah sedangkan semakin besar perbedaan laba akuntansi dengan laba fiskal (large positive book-tax differences) maka semakin rendah persistensi laba. Perusahaan dengan large negative book-tax differences tidak terbukti memiliki persistensi laba lebih rendah dibanding perusahaan dengan small book-tax differences, sedangkan perusahaan dengan large positive book-tax differences terbukti memiliki persistensi laba lebih rendah dibanding perusahaan dengan small book-tax differences. Tingkat hutang tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan pada persistensi laba. Kata kunci: book-tax differences, persistensi laba, tingkat hutang
MANAJEMEN LABA DAN RESPON PASAR DI SEKITAR PERGANTIAN CEO Putu Yuvita Jayanthi, I Wayan Putra
E-Jurnal Akuntansi Vol 5 No 1 (2013)
Publisher : Accounting Department, Economic and Business Faculty of Universitas Udayana in collaboration with the Association of Accounting Department of Indonesia, Bali Region

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Laporan keuangan yang didasarkan atas akuntansi berbasis akrual memberikan kebebasan pihak manajemen dalam memilih kebijakan akuntansi yang diperkenankan SAK dalam pembuatan laporan keuangan, sehingga dapat menyebabkan terjadi praktik manajemen laba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen laba dan respon pasar disekitar pergantian CEO. Manajemen laba diproksikan dengan Modified Jones Model dan pengujiannya melalui Independent Sample t-Test. Respon pasar diproksikan dengan abnormal return dan diuji menggunakan Paired Sample t-Test. Penelitian membuktikan bahwa terjadi praktik income increasing di akhir masa jabatan CEO lama dan income decreasing di awal masa jabatan CEO baru serta tidak terdapat perbedaan respon pasar pada praktik manajemen laba disekitar pergantian CEO. Kata Kunci : manajemen laba, pergantian CEO, dan respon pasar
DAMPAK PENGUMUMAN PEMECAHAN SAHAM PADA PERBEDAAN ABNORMAL RETURN I Made Andika Pradnyana Wistawan, A.A.G.P. Widanaputra
E-Jurnal Akuntansi Vol 5 No 1 (2013)
Publisher : Accounting Department, Economic and Business Faculty of Universitas Udayana in collaboration with the Association of Accounting Department of Indonesia, Bali Region

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pemecahan saham merupakan salah satu kegiatan korporasi yang digunakan manajemen perusahaan untuk mengirimkan prospek perusahaan yang baik di masa mendatang. Secara matematis pengumuman pemecahan saham tidak memberikan dampak arus kas secara langsung bagi perusahaan maupun pemegang saham namun hasil penelitian terdahulu menjelaskan bahwa adanya reaksi pasar disekitar periode pengumuman pemecahan saham. Fenomena ini dapat dijelaskan secara teoritis melalui signaling theory dan optimal trade range theory. Signaling theory menjelaskan perusahaan tidak akan melakukan pemecahan saham jika tidak yakin terhadap prospek perusahaan di masa mendatang, sehingga secara teoritis pasar bereaksi terhadap informasi prospek perusahaan. Reaksi pasar dapat ditunjukkan melalui adanya perbedaan abnormal return sebelum dan sesudah pengumuman pemecahan saham pada periode peristiwa. Periode peristiwa sepanjang 15 hari dengan jumlah sample perusahaan yang melakukan pemecahan saham berjumlah 26 perusahaan dan 27 peristiwa pemecahan saham. Pengujian hipotesis menggunakan uji beda wilcoxon. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan adanya perbedaan abnormal return yang signifikan sebelum dan sesudah peristiwa pemecahan saham. Kata Kunci: Pemecahan Saham, Reaksi Pasar, Abnormal Return, Periode Estimasi  
ABNORMAL RETURN PORTOFOLIO WINNER-LOSER SAHAM MANUFAKTUR DI PT. BURSA EFEK INDONESIA Gusti Ayu Era Swandewi, I Made Mertha
E-Jurnal Akuntansi Vol 5 No 1 (2013)
Publisher : Accounting Department, Economic and Business Faculty of Universitas Udayana in collaboration with the Association of Accounting Department of Indonesia, Bali Region

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pasar modal yang terus berkembang menyebabkan para investor kini terfokus untuk melakukan investasi di pasar modal di Indonesia, khususnya masyarakat bisnis.Memahami peluang yang ada pada pasar modal, para masyarakat bisnis mencoba berusaha menggunakan berbagai strategi investasi agar mendapatkan keuntungan di atas normal (abnormal return), tetapi jika pasar efisien, investor tidak akan memperoleh abnormal return. Anomali winner-loser merupakan salah satu anomali yang tidak sejalan dengan efisiensi pasar modal yang dikemukakan oleh Debondt dan Thaler (1985). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara rata-rata kumulatif abnormal return portofolio winner-loser saham Industri Manufaktur periode formasi dengan periode pengujiannya di Pasar Modal Indonesia. Untuk memecahkan masalah tersebut digunakan teknik analisis data uji beda dua rata-rata (uji T-Paired) dengan bantuan Program SPSS For Windows. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata kumulatif abnormal return portofolio winner-loser saham Industri Manufaktur di Pasar Modal Indonesia. Kata kunci : abnormal return, portofolio saham winner-loser
PENGARUH RECEIVABLE TURNOVER, DEBT TO EQUITY RATIO, EQUITY TO TOTAL ASSETS RATIO PADA RETURN ON INVESTMENT I Gusti Agung Ayu Mas Candraeni; I Gd. Suparta Wisada; I G.A.M. Asri Dwija Putri
E-Jurnal Akuntansi Vol 5 No 1 (2013)
Publisher : Accounting Department, Economic and Business Faculty of Universitas Udayana in collaboration with the Association of Accounting Department of Indonesia, Bali Region

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari receivable turnover, debt to equity ratio, dan equity to total assets ratio pada return on investment. Ditemukan hasil yaitubesar kecilnya return on investment dipengaruhi oleh receivable turnover, debt to equity ratio, dan equity to total assets ratio.  Semakin meningkatnya tingkat receivable turnover maka semakin meningkat tingkat return on investment yang dihasilkan. Semakin meningkatnya tingkat debt to equity ratio yang dicapai akan menurunkan tingkat return on investment yang dicapai. Semakin meningkatnya equity to total assets ratio akan menurunkan return on investment yang dihasilkan. Kata Kunci : Receivable Turnover, Debt To Equity Ratio, Equity To Total Assets Ratio,Retun On Investment  
PENGARUH PRIOR OPINION, PERTUMBUHAN DAN MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE PADA PEMBERIAN OPINI AUDIT GOING CONCERN Ayu Febri Sulistya, Pt. Dyan Yaniartha Sukartha
E-Jurnal Akuntansi Vol 5 No 1 (2013)
Publisher : Accounting Department, Economic and Business Faculty of Universitas Udayana in collaboration with the Association of Accounting Department of Indonesia, Bali Region

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sejak tahun 1994, sudah menjadi tanggung jawab bagi auditor untuk mengungkapkan kondisi apabila terdapat keraguan besar atas kemampuan perusahaan mempertahankan hidup usahannya dalam waktu dekat. Prior opinion merupakan opini yang diberikan oleh auditor kepada auditee 1 tahun sebelumnya. Pertumbuhan perusahaan dapat memberikan gambaran bagi auditor bahwa perusahaan mampu menjaga kelangsungan hidup usahanya. Melalui penerapan mekanisme Good Corporate Governance diharapkan mampu meningkatkan kualitas operasi perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh prior opinon, pertumbuhan perusahaan, komposisi komisaris independen dan keberadaan komite audit pada pemberian opini audit going concern. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2009-2011. Melalui teknik analisis regresi logistik jumlah sampel dari penelitian ini sebanyak 50 perusahaan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa variabel prior opinion secara signifikan berpengaruh positif pada pemberian opini audit going concern. Sedangkan untuk variabel pertumbuhan perusahaan, komposisi komisaris independen, dan keberadaan komite audit tidak berpengaruh signifikan pada pemberian opini audit going concern. Kata Kunci : prior opinion, pertumbuhan perusahaan, mekanisme GCG, opini going concern
KOMPETENSI, INDEPENDENSI, PEMAHAMAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DAN KINERJA AUDITOR BPK Gede Gangga Wiweka Sunu
E-Jurnal Akuntansi Vol 5 No 1 (2013)
Publisher : Accounting Department, Economic and Business Faculty of Universitas Udayana in collaboration with the Association of Accounting Department of Indonesia, Bali Region

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sebagai ujung tombak pelaksanaan pengawasan keuangan negara, kinerja auditor BPK-RI dituntut untuk semakin baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Kompetensi, Independensi dan Pemahaman Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Auditor. Penelitian dilakukan di BPK RI Perwakilan Provinsi Bali, dengan menggunakan metode sensus, dimana seluruh populasi auditor dijadikan responden. Penelitian menggunakan teknik analisis regresi linear berganda, dimana dari hasil analisis ditemukan bahwa kompetensi, independensi, dan pemahaman SIA terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja auditor. Kata Kunci: kinerja auditor, kompetensi, independensi, pemahaman SIA
PENERAPAN PERENCANAAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 SEBAGAI STRATEGI PENGHEMATAN PEMBAYARAN PAJAK Priska Febriani Sahilatua, Naniek Noviari
E-Jurnal Akuntansi Vol 5 No 1 (2013)
Publisher : Accounting Department, Economic and Business Faculty of Universitas Udayana in collaboration with the Association of Accounting Department of Indonesia, Bali Region

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pajak merupakan sumber penerimaan terbesar bagi negara, tetapi di sisi lain pajak merupakan biaya bagi perusahaan karena beban pajak akan mengurangi laba perusahaan, oleh sebab itu banyak perusahaan yang melakukan perencanaan pajak. Self-Assesment yang berlaku di Indonesia juga menjadi pemicu untuk perusahaan melakukan perencanaan pajak. Penelitian ini dilakukan di PT.X yang berlokasi di Kabupaten Karangasem. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah perencanaan Pajak Penghasilan Pasal 21 dengan menggunakan 4 (empat) alternatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif deskriptif.Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan bahwa menerapkan metode Gross Up akan memberikan penghematan jika dibanding dengan penerapan alternatif yang lain. Perhitungan PPh Pasal 21 dengan metode Gross Up juga dapat mengakibatkan gaji bruto karyawan akan naik yang mengakibatkan laba perusahaan menjadi turun, sehingga pajak yang ditanggung oleh perusahaan akan turun, serta tidak terdapat selisih antara biaya fiskal dan komersial yang ditanggung perusahaan. Menerapkan metode Gross up pada perhitungan PPh Pasal 21 karyawan, penambahan beban gaji pada perusahaan tidak menjadi beban bagi perusahaan karena kenaikan ini akan menurunkan laba sebelum pajak, sehingga Pajak Penghasilan Badan perusahaan akan turun. Kata kunci: perencanaan pajak, PPh Pasal 21, metode Gross Up
PENGARUH PERUBAHAN TARIF PAJAK PENGHASILAN BADAN TAHUN 2010 PADA MANAJEMEN LABA Kadek Trisna Dwiyanti, 1 Made Sukartha
E-Jurnal Akuntansi Vol 5 No 1 (2013)
Publisher : Accounting Department, Economic and Business Faculty of Universitas Udayana in collaboration with the Association of Accounting Department of Indonesia, Bali Region

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perusahaan melakukan manajemen laba untuk menurunkan jumlah laba yang dilaporkan sebelum perubahan tarif  Pajak  Penghasilan Badan Tahun 2010 . Manajemen laba  melalui aktivitas riil dideteksi melalui arus kas kegiatan operasi abnormal dan biaya produksi abnormal. Sampel penelitian ini adalah 79 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang mempublikasikan laporan keuangan tahun 2009. Metode analisis pada penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui nilai arus kas kegiatan operasi normal dan biaya produksi normal. Selanjutnya, menentukan arus kas kegiatan operasi abnormal dan biaya produksi abnormal.  Uji statistik deskriptif digunakan untuk menguji hipotesis pertama dan. independent sample t-test digunakan untuk menguji hipotesis kedua. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa perusahaan tidak terbukti melakukan manajemen laba melalui aktivitas riil. Penelitian juga menunjukkan bahwa perusahaan  berukuran besar tidak terbukti lebih agresif dari perusahaan yang berukuran kecil dalam melakukan manajemen laba dengan menurunkan jumlah laba yang dilaporkan sebelum perubahan tarif  Pajak Penghasilan Badan Tahun 2010. Kata kunci: manajemen laba, aktivitas riil, tarif pajak penghasilan, arus kas kegiatan operasi abnormal, biaya produksi abnormal
TINGKAT LIKUIDITAS, LEVERAGE, UKURAN PERUSAHAAN, REPUTASI KANTOR AKUNTAN PUBLIK DAN PENGUNGKAPAN SUKARELA PADA MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA Made Satriajaya Krishna
E-Jurnal Akuntansi Vol 5 No 1 (2013)
Publisher : Accounting Department, Economic and Business Faculty of Universitas Udayana in collaboration with the Association of Accounting Department of Indonesia, Bali Region

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini memiliki tujuan agar dapat mengetahui pengaruh tingkat likuiditas, leverage, ukuran perusahaan, dan reputasi kantor akuntan publik secara parsial atau positif terhadap pengungkapan sukarela pada sektor industri manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Lokasi penelitian ini adalah indeks pengungkapan sukarela perusahaan yang terdaftar pada PT. Bursa Efek Indonesia yang dilakukan dengan cara mengakses internet melalui situs resmi PT. Bursa efek Indonesia (www.idx.co.id) maupun membaca dan mencatat apa yang ada pada Indonesian Capital Market Directory (ICMD). Metode pemilihan sampel yaitu dengan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kumpulan perusahaan yang secara berturut-turut terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2008 sampai 2011, yang mempublikasikan laporan keuangan dan Perusahaan yang laporan keuangannya dari periode 2008-2011 tidak mengalami perubahan di dalam Klasifikasi KAP yang seluruhnya terdiri dari 45 Perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda degan menggunakan program SPSS. Berdasarkan hasil uji statistik yang digunakan, menunjukkan bahwa tingkat likuiditas, leveage, ukuran perusahaan, dan reputasi kantor akuntan pubik berpengaruh secara positif signifikan terhadap pengungkapan sukarela pada sektor industri manufaktur yang terdaftar di PT. Bursa Efek Indonesia periode tahun 2008 hingga 2011. Kata Kunci: Tingkat Likuiditas, Leverage, Ukuran Perusahaan, Reputasi Kantor Akuntan Publik, Pengungkapan Sukarela, Sektor Industri Manufaktur

Page 1 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol 35 No 3 (2025) Vol 35 No 2 (2025) Vol 35 No 1 (2025) Vol 34 No 12 (2024) Vol 34 No 11 (2024) Vol 34 No 10 (2024) Vol 34 No 9 (2024) Vol 34 No 8 (2024) Vol 34 No 7 (2024) Vol 34 No 6 (2024) Vol 34 No 5 (2024) Vol 34 No 4 (2024) Vol 34 No 3 (2024) Vol 34 No 2 (2024) Vol 34 No 1 (2024) Vol 33 No 12 (2023) Vol 33 No 11 (2023) Vol 33 No 10 (2023) Vol 33 No 9 (2023) Vol 33 No 8 (2023) Vol 33 No 7 (2023) Vol 33 No 6 (2023) Vol 33 No 5 (2023) Vol 33 No 4 (2023) Vol 33 No 3 (2023) Vol 33 No 2 (2023) Vol 33 No 1 (2023) Vol 32 No 12 (2022) Vol 32 No 11 (2022) Vol 32 No 10 (2022) Vol 32 No 9 (2022) Vol 32 No 8 (2022) Vol 32 No 7 (2022) Vol 32 No 6 (2022) Vol 32 No 5 (2022) Vol 32 No 4 (2022) Vol 32 No 3 (2022) Vol 32 No 2 (2022) Vol 32 No 1 (2022) Vol 31 No 12 (2021) Vol 31 No 11 (2021) Vol 31 No 10 (2021) Vol 31 No 9 (2021) Vol 31 No 8 (2021) Vol 31 No 7 (2021) Vol 31 No 6 (2021) Vol 31 No 5 (2021) Vol 31 No 4 (2021) Vol 31 No 3 (2021) Vol 31 No 2 (2021) Vol 31 No 1 (2021) Vol 30 No 12 (2020) Vol 30 No 11 (2020) Vol 30 No 10 (2020) Vol 30 No 9 (2020) Vol 30 No 8 (2020) Vol 30 No 7 (2020) Vol 30 No 6 (2020) Vol 30 No 5 (2020) Vol 30 No 4 (2020) Vol 30 No 3 (2020) Vol 30 No 2 (2020) Vol 30 No 1 (2020) Vol 29 No 3 (2019) Vol 29 No 2 (2019) Vol 29 No 1 (2019) Vol 28 No 3 (2019) Vol 28 No 2 (2019) Vol 28 No 1 (2019) Vol 27 No 3 (2019) Vol 27 No 2 (2019) Vol 27 No 1 (2019) Vol 26 No 3 (2019) Vol 26 No 2 (2019) Vol 26 No 1 (2019) Vol 25 No 3 (2018) Vol 25 No 2 (2018) Vol 25 No 1 (2018) Vol 24 No 3 (2018) Vol 24 No 2 (2018) Vol 24 No 1 (2018) Vol 23 No 3 (2018) Vol 23 No 2 (2018) Vol 23 No 1 (2018) Vol 22 No 3 (2018) Vol 22 No 2 (2018) Vol 22 No 1 (2018) Vol 21 No 3 (2017) Vol 21 No 2 (2017) Vol 21 No 1 (2017) Vol 20 No 3 (2017) Vol 20 No 2 (2017) Vol 20 No 1 (2017) Vol 19 No 3 (2017) Vol 19 No 2 (2017) Vol 19 No 1 (2017) Vol 18 No 3 (2017) Vol 18 No 2 (2017) Vol 18 No 1 (2017) Vol 17 No 3 (2016) Vol 17 No 2 (2016) Vol 17 No 1 (2016) Vol 16 No 3 (2016) Vol 16 No 2 (2016) Vol 16 No 1 (2016) Vol 15 No 3 (2016) Vol 15 No 2 (2016) Vol 15 No 1 (2016) Vol 14 No 3 (2016) Vol 14 No 2 (2016) Vol 14 No 1 (2016) Vol 13 No 3 (2015) Vol 13 No 2 (2015) Vol 13 No 1 (2015) Vol 12 No 3 (2015) Vol 12 No 2 (2015) Vol 12 No 1 (2015) Vol 11 No 3 (2015) Vol 11 No 2 (2015) Vol 11 No 1 (2015) Vol 10 No 3 (2015) Vol 10 No 2 (2015) Vol 10 No 1 (2015) Vol 9 No 3 (2014) Vol 9 No 2 (2014) Vol 9 No 1 (2014) Vol 8 No 3 (2014) Vol 8 No 2 (2014) Vol 8 No 1 (2014) Vol 7 No 3 (2014) Vol 7 No 2 (2014) Vol 7 No 1 (2014) Vol 6 No 3 (2014) Vol 6 No 2 (2014) Vol 6 No 1 (2014) Vol 5 No 3 (2013) Vol 5 No 2 (2013) Vol 5 No 1 (2013) Vol 4 No 3 (2013) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 3 (2013) Vol 3 No 2 (2013) Vol 3 No 1 (2013) Vol 2 No 3 (2013) Vol 2 No 2 (2013) Vol 2 No 1 (2013) Vol 1 No 2 (2012) Vol 1 No 1 (2012) More Issue