cover
Contact Name
Sutriyono
Contact Email
sutriyono0775@gmail.com
Phone
+6285785692168
Journal Mail Official
bilhikmah@stidalhadid.ac.id
Editorial Address
Jl. Kejawan Putih Tambak No.80, Kejawaan Putih Tamba, Kec. Mulyorejo, Kota SBY, Jawa Timur 60112
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Bil Hikmah
ISSN : 29878853     EISSN : 29873266     DOI : 10.55372
Bil Hikmah : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam (JKPI) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh STID Al-Hadid dengan fokus kajian pengembangan komunikasi dan penyiaran Islam berbasis Islam Rasional Kebangsaan (IRK), meliputi bidang: Dakwah bil lisan, Dakwah bil qalam, Dakwah new media, Komunikasi Islam, Penyiaran Islam, Jurnalistik Islam, Komunikasi Politik Islam, dan studi dakwah. Bil Hikmah terbit dalam format cetak dan online Focus & Scope Bil Hikmah JKPI fokus pada Dakwah dan Komunikasi , sedangkan Scopenya meliputi bidang: Dakwah bil lisan, Dakwah bil qalam, Dakwah new media, Komunikasi Islam, Penyiaran Islam, Jurnalistik Islam, Komunikasi Politik Islam, dan studi dakwah
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2024)" : 10 Documents clear
Teknik Argumentasi Ali Dawah Menjawab Pertanyaan Ateis Alfianda, Muhammad
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v2i2.34

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap teknik argumentasi yang digunakan oleh Ali Dawah dalam salah satu sesi tanya jawab pada video yang berjudul, “Ali Dawah Menjawab Pertanyaan Ateis Tersulit! - Dalam Semenit!”. Teknik argumentasi memiliki peranan penting dalam kesuksesan dakwah, karena mampu memperkuat pesan yang disampaikan dan meyakinkan audiens. Kajian ini memberikan  gambaran tentang implementasi pemilihan bentuk teknik argumentasi yang disampaikan dalam komunikasi dakwah, yang dapat dijadikan referensi bagi para pendakwah dalam mengembangkan pola komunikasi mereka. Disamping itu, video ini menarik perhatian karena teknik argumentasi yang digunakan oleh Ali Dawah cukup variatif dan efektif dalam menjawab pertanyaan ateis yang sulit, serta karena popularitas Ali Dawah dan video dari kanal Towards Eternity Indonesia yang telah luas di kalangan masyarakat. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan analisis berdasarkan teori teknik-teknik argumentasi menurut Gorys Keraf. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dengan mengamati teknik argumentasi dalam video tersebut yang disajikan oleh kanal YouTube Towards Eternity Indonesian. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa teknik argumentasi yang digunakan Ali Dawah dalam menjawab pertanyaan ateisme bervariasi, diantaranya teknik pertentangan sebagai teknik yang paling banyak digunakan, selanjutnya teknik kesaksian dan autoritas, teknik  sebab dan akibat, teknik persamaan, dan terakhir teknik perbandingan.
Struktur Narasi Dakwah Buku Biografi Ayah…: Kisah Buya Hamka Karya Irfan Hamka Susanto, Andi
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v2i2.36

Abstract

Novel biografi merupakan salah satu media dakwah bil qalam yang lebih menonjolkan makna dari riwayat hidup seseorang yang dinarasikan, dan pesan dakwah dalam novel biografi agar bisa dibaca tuntas dan pesan tersampaikan dengan baik harus memiliki struktur narasi yang tidak membosankan dan menarik pembaca. Salah satunya novel biografi Ayah…: Kisah Buya Hamka yang memiliki struktur narasi tidak membosankan dan menarik. Sehingga pesan dakwah bisa tersampaikan dengan baik. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur narasi yang digunakan dalam buku novel biografi Ayah…: Kisah Buya Hamka dalam menyampaikan pesan dakwah keteladanan Buya Hamka. Tulisan ini menggunakan pendekatan teori struktur narasi Lacey, dan menggunakan pendekatan metode kualitatif deksriptif. Hasil  dari studi ini menunjukkan buku novel biografi Ayah…: Kisah Buya Hamka menggunakan struktur narasi dalam menarasikan keteladanan Buya Hamka, yaitu: (1) penggunaan struktur narasi yang menarik bagi pembaca dengan menggunakan struktur narasi Lacey mulai kondisi keseimbangan dan keteraturan, gangguan (disruption) terhadap keseimbangan, upaya untuk memperbaiki gangguan, pemulihan menuju keseimbangan (akhir), (2) adanya pesan dakwah keteladanan Buya Hamka dalam setiap penarasian kisah dalam novel biografi agar pembaca bisa mendapatkan hikmah yang mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Komunikasi Politik dalam Dakwah Nabi Muhammad Saw. kepada Raja Najasyi Safitri, Karunia
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v2i2.39

Abstract

Kedudukan politik dan dakwah sering kali dipisahkan. Padahal, dalam dakwah diperkenankan adanya langkah politik untuk mencapai tujuan dakwahnya, salah satunya dijembatani melalui dakwah struktural. Nabi Muhammad Saw sebagai Rasulullah dalam berbagai peristiwa sejarah telah terbukti menggunakan pendekatan politik dalam dakwah, salah satunya pada peristiwa pengiriman surat kepada Raja Najasyi Habasyah. Kajian ini bertujuan untuk  mengidentifikasi komunikasi politik dalam dakwah Nabi Muhammad Saw kepada Raja Najasyi. Dipilihnya surat Nabi Muhammad Saw kepada raja Najasyi disebabkan karena peristiwa ini adalah salah satu proses dakwah nabi yang berhasil kepada pemuka agama yang besar pada masa itu. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan sumber data dokumentasi berupa literatur sejarah. Hasil dari penelitian ini adalah nabi Muhammad menggunakan komunikasi politik dakwah yang diindikasikan melalui psikologi komunikator, konteks, komunikan, dan dampak politik. Temuan selainnya adalah pada komunikasi politik dalam dakwah khususnya dalam dakwah Nabi Muhammad Saw diorientasikan untuk tujuan dakwah semata, nabi juga menerapkan etika Islam yang juga etika universal sehingga mencapai manfaat dalam dakwah maupun diplomatik, dan menggunakan sportif alih-alih segala cara dalam mencapai tujuannya.
Dakwah dan Politik Masa Pergerakan: Kajian Historis Media Islam Era Radikalisme Rakyat di Jawa 1912-1942 Rizkianto, Anggit
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v2i2.40

Abstract

Studi terhadap media-media Islam masa pergerakan nasional di Jawa selama ini banyak didominasi oleh kajian historis dengan perspektif gerakan sosial-politk. Tanpa menghilangkan aspek politisnya, studi ini berupaya menajamkan pembacaan sejarah melalui perspektif gerakan dakwah. Kajian yang dilakukan bermaksud menguraikan karakteristik jurnalisme dakwah media Islam selama masa pergerakan, dan membaca hubungannya dengan aspek-aspek lain yang bersifat politik. Metodologi studi ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari lima tahap, mulai dari pemilihan topik, heuristik, kritik sumber atau verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil studi menunjukkan bahwa media-media Islam pada masa pergerakan bukanlah organ yang independen dan bergerak sendiri, karena mereka selalu terhubung dengan misi dan agenda kelompok dakwah yang menaunginya. Jurnalisme dakwah yang diperjuangkan media-media Islam pada masa itu dapat disebut sebagai jurnalisme profetik atau jurnalisme kenabian dengan semangat pembaharuan Islam di Indonesia. Di sisi lain, gerakan politik mereka bersifat ideologis dengan maksud berkontribusi pada terwujudnya masyarakat-bangsa Indonesia yang berlandaskan Islam. Dengan karakteristik itu, maka dapat dibaca adanya hubungan mutualisme antara dakwah dan politik pada media-media Islam, juga organisasi keislaman di baliknya.
Teknik Bantahan Billati Hiya Akhsan dalam Komunikasi Dakwah: Studi Kasus Bantahan Nabi Ibrahim Hendriyono
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v2i2.41

Abstract

Mad’u dalam menerima komunikasi dakwah ada yang mudah dan ada yang melakukan penyangkalan. Terhadap mad’u yang menyangkal, Allah dalam QS. An Nahl: 125 menunjukkan metode membantah billatî hiya akḫsan, sehingga ma’du atau orang yang mengikuti mad’u atau khalayak luas yang melihat dapat menerima penyampaian pesan dakwah, minimal mad’u tersebut tidak mampu menyangkal kembali sehingga tidak menghambat aktifitas dakwah. Sedangkan terkait teknik bantahan billatî hiya akḫsan Allah menunjukkan bantahan Nabi Ibrahim a.s kepada ayah, kaumnya, dan Raja Namrud. Sebab itu dibutuhkan analisis terhadap bantahan Nabi Ibrahim a.s berupa bentuk, jenis teknik, dan operasionalnya. Tujuannya mendapatkan teknik bantahan billatî hiya akḫsan baik bentuk, jenis teknik, dan operasionalnya sebagai landasan komunikasi dakwah yang menghadapi penyangkalan dari mad’u. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi dokumen, dan menggunakan teori bantahan sebagai pijakan analisis. Hasil temuan menunjukkan Nabi Ibrahim a.s. menggunakan bentuk bantahan substantive dan offensive, dengan teknik tes bukti secara riil dan tes bantahan khusus yaitu teknik dilema dan membalik meja secara total. Nabi Ibrahim a.s. dalam menggunakan teknik bantahan billatî hiya akḫsan mengikuti status, pemahaman, dan keadaan masing-masing mad’unya baik ayah, kaumnya dan Raja Namrud.
Komunikasi Krisis Internal Integratif Muhajirin dan Ansar Konteks Pergantian Pemimpin Islam Fadli, Rival; Masruuroh, Lina
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v2i2.42

Abstract

Pasca meninggalnya nabi muncul krisis internal antara Muhajirin dan Ansar. Masing-masing dari mereka menginginkan pemimpin pengganti nabi berasal dari kalangan mereka. Masalah tersebut berhasil dipecahkan dengan komunikasi krisis sebagai salah satu kunci keberhasilan menghadapi situasi krisis tersebut. Sehingga penting untuk mengetahui komunikasi krisis internal saat itu sebagai pelajaran untuk membangun organisasi hari ini. Tujuan tulisan kami ini adalah mengetahui komunikasi krisis internal integratif (tahap prakrisis, saat kejadian krisis, dan tahap pascakrisis) antara Muhajirin dan Ansar konteks pergantian kepemimpinan Islam, yang dibatasi pada pergantian kepemimpinan Islam setelah wafatnya nabi di Saqifah Bani Sa’idah. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka sejarah dan menggunakan teori ICC Integratif Frandsen dan Johansen. Hasil studi menunjukkan manifestasi teori Frandsen dan Johansen berupa teori kerangka ICC Integratif pada aspek strategi komunikasi tidak hanya bisa diimplementasikan pada sifat sentralisasi dan terbuka secara vertikal saja. Melainkan, bisa juga dipahami sifat tersebut secara terbuka melalui bentuk komunikasi horizontal antar sesama anggota, sebagaimana dilakukan Muhajirin dan Ansar dalam menyelesaikan dan mengendalikan ICC pada organisasi Islam saat itu.
Quora sebagai Media Dakwah Bil Qalam: Analisis Karakteristik dan Strategi Penggunaannya Mujianti, Fitri
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v2i2.43

Abstract

Tulisan ini dibuat berdasarkan kebutuhan penulisan pesan dakwah di media sosial secara mendalam, argumentatif, dan bisa dipertanggungjawabkan sehingga pesan dakwah bisa diterima dengan baik oleh mad’u yang memiliki minat terhadap literasi dakwah. Quora dianggap sebagai media sosial yang memiliki karakteristik yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, seperti memiliki pengguna yang tersegmentasi; jumlah pengguna yang selalu meningkat per tahun; fitur tanya jawab yang bisa dimanfaatkan untuk menuliskan pesan dakwah; jumlah karakter penulisan jawaban yang tidak terbatas; serta fitur ruang yang memungkinkan antar pengguna saling mendiskusikan topik yang sama. kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik media sosial Quora dan menganalisis penggunaannya untuk kepentingan dakwah bil Qalam. Harapannya, penilitian ini bisa dimanfaatkan untuk para praktisi dakwah yang membutuhkan banyak ruang untuk menuliskan pesan-pesan dakwah secara mendalam, argumentative, dan bisa dipertanggungjawabkan. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik adaptasi teori. Kajian ini menghasilkan suatu temuan bahwa penggunaan Quora sebagai media dakwah diantaranya adalah memanfaatkan fitur pemilihan topik untuk menentukan mad’u; seting kredibilitas da’i melalui fitur profiling; penulisan pesan dakwah yang mendalam serta publikasi tulisan melalui pemanfaatan fitur tanya jawab, komentar, serta fitur ruang.
Komunikasi Persuasif Dakwah Nabi Muhammad Menanggapi Penawaran Menghentikan Dakwah oleh Pemuka Quraisy Krisdianto, Didit
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v2i2.45

Abstract

Peran dai tidak hanya menyampaikan pesan dakwah kepada mad’u. Namun dai harus mampu mengajak dan mempengaruhi mad’u agar mengikuti dan menjalani kebenaran dan kebaikan dari ajaran Allah Swt. Maka Seorang dai membutuhkan kemampuan komunikasi dakwah persuasife untuk mempengaruhi dan meyakinkan mad’u mengikuti pesan dakwahnya. Komunikasi persuasif adalah cabang ilmu komunikasi bertujuan mempengaruhi sikap, kepercayaan, dan perilaku seseorang bertindak sesuai komunikator. Sasarannya, yaitu perubahan kognitif, afektif, dan konatif. Tujuan studi ini adalah menganalisa model komunikasi persuasife dakwah Nabi Muhammad kepada Abu Tholib. Jenis studi adalah kualitatif deskriptif melalui pendekatan historis. Sumber data dari buku Sejarah Hidup Muhammad karya Muhammad Husain Haekal. Pengumpulan data dengan cara pengkajian dokumen. Analisa menggunakan teori komunikasi persuasif Onong Uchjana dan Teori Gerald R. Miller. Hasil studi ini menunjukkan teknik komunikasi persuasif oleh Nabi Muhammad kepada pamannya Abu Thalib. Teknik asosiasi dibuktikan dengan pemaparan kondisi Nabi Muhammad saat itu. Teknik Integrasi dibuktikan dengan penyampaian bahwa ikatan keluarga harus saling membela dan melindungi. Teknik Pay-Off dibuktikan dengan balasan kebaikan, keselamatan dunia dan akhirat apabila ikut gerakan menegakkan agama Islam. Teknik Fear- Arrousing dibuktikan dengan penggambaran psikologi Nabi Muhammad. Dan teknik Icing dibuktikan dengan penggambaran menguatkan suatu kata.
Teknik Argumentasi Dakwah Ustaz Sony Abi Kim dalam Video Podcast di YouTube Aida, Nur; Putri, Devi Jezika
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v2i2.46

Abstract

Teknik argumentasi penting untuk membuat mad’u sepakat dengan ajaran Islam yang disampaikan da’i. Ada berbagai ragam teknik argumentasi, da’i perlu memilih agar efektif meyakinkan mad’u atas kebenaran ajaran Islam. Ustaz Sony Abi Kim adalah salah satu pendakwah di Indonesia. Dalam video podcast berjudul Hidup Itu Tidak Hanya Mengejar Dunia Saja beliau mencoba meyakinkan mad’u bahwa kunci kebahagiaan adalah ketika manusia hanya berharap pada Tuhan. Untuk  mencapai tujuannya beliau menggunakan berbagai teknik argumentasi. Followers merespon positif dengan menyatakan bahwa mereka sepakat. Menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif penelitian ini mencoba mendeskripsikan teknik argumentasi Ustaz Sony Abi Kim. Sumber datanya adalah video podcast pada chanel Youtube Alanabi. Hasil penelitian menunjukkan ustaz Sony menggunakan teknik argumentasi otoritas, perbandingan dan sebab akibat. Teknik otoritas yakni mengutip Al Qur’an, hadits, tokoh Islam, hasil riset dan buku. Teknik perbandingan adalah membandingkan ketenangan dan kesenangan. Teknik sebab akibat dengan cara menunjukkan logika akibat ketika suatu pilihan dilakukan. Selain itu juga mengkombinasikan teknik otoritas dan sebab-akibat dalam satu topik.
Retorika Dakwah dalam Ceramah Dennis Lim Berjudul “Akselerasi Taqwa” Suliyati, Suliyati
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v2i2.48

Abstract

Retorika sangat diperlukan dalam ceramah untuk memudahkan mad’u menangkap dan menerima pesan-pesan dakwah yang disampaikan. Tulisan ini mengkaji tentang retorika pada ceramah yang disampaikan oleh Dennis Lim. Dai yang viral karena kisah hijrahnya dari seorang bandar judi menjadi seorang penceramah. Meskipun terhitung baru mendalami ajaran agama Islam, namun Dennis Lim dapat menyampaikan ajaran Islam dengan baik dan mengesankan dengan gaya komunikasinya yang santai, bersahabat dan tidak terkesan menggurui. Tujuan studi ini yaitu untuk mengetahui, menganalisis dan mengkonstruksi penerapan retorika dalam ceramah agama Dennis Lim di video Youtube. Teori yang digunakan dalam studi ini teori retorika Jalaludin Rakhmat tentang penyusunan ceramah. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh dengan teknik dokumentasi. Analisis dilakukan terhadap data-data yang telah dideskripsikan berpijak pada teori yang digunakan. Hasil studi menunjukan bahwa Dennis Lim menerapkan retorika pada ceramahnya, hal itu dibuktikan dari pengembangan ceramahnya yang menerapkan teknik penjelasan, teknik contoh, teknik analogi, teknik testimoni, teknik statistik, dan teknik perulangan. Pada pembukaan dan penutupan ceramahnya juga ditemukan teknik-teknik seperti, honourabel, low, kutipan, pujian, pertanyaan provokatif, menyebutkan pokok persoalan, memberikan contoh, mendorong komunikan, dan menjelaskan maksud sebenarnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 10