cover
Contact Name
Danar Susilo Wijayanto
Contact Email
danarsw@staff.uns.ac.id
Phone
+628122881713
Journal Mail Official
nozel@fkip.uns.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta Kampus V UNS Pabelan Jl. Ahmad Yani 200 Pabelan Sukoharjo, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Nozel : Jurnal Pendididikan Teknik Mesin
ISSN : -     EISSN : 2656713X     DOI : https://doi.org/10.20961/nozel
Core Subject :
NOZEL : Jurnal Pendidikan Teknik Mesin is a national forum for the publication and dissemination of original work which contributes to greater scientific understanding of the main disciplines underpinning the mechanical engineering and vocational education. This international journal is dedicated to the latest advancements in mechanical engineering and vocational education. The goal of this journal is to provide a platform for scientists and academicians all over the world to promote, share, and discuss various new issues and developments in different areas of mechanical engineering and vocational education. This journal is published in the online journal, which publishes research articles, reviews, and letters in all areas of mechanical engineering and vocational education. It is a blind peer-reviewed journal, aims to provide the most complete and reliable source of information on current developments in the field. The emphasis will be on publishing quality papers rapidly and available to researchers worldwide.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "vol 5, no 3 (2023)" : 6 Documents clear
PENGARUH PENGGUNAAN BOX POWER IGNITION TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR KARBURATOR Hengky Prasetyo Wibowo; Taufik Wisnu Saputra; Danar Susilo Wijayanto
Nozel : Jurnal Pendididikan Teknik Mesin Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/nozel.v5i3.77052

Abstract

This study aims to determine the influence of voltage variations in box power ignition on the fuel consumption of a 2011 Honda Supra X 125 motorcycle. One way is to use box power ignition. The research method used is experimental. This research data was obtained using samples of Honda Supra X 125 motorcycle in 2011. The independent variable is the use of box power ignition with voltage variations of 14.4 V to 15.9 V. The dependent variable fuel consumption measured through stationary and road tests on predetermined routes. The maximum fuel consumption in stationary tests was obtained at a voltage variation of 14.7 V, measuring 2.54 ml/minute, a decrease of 0.98 ml/minute. The average fuel consumption increase was 3.55 ml/min. The maximum fuel consumption in road tests was obtained at a voltage variation of 15.3 V, measuring 28.13 m/ml, an increase of 11.46 m/ml. The average fuel consumptionincrease was 22.92 m/ml from the standard condition.
ANALISIS POTENSI ANGIN DI KECAMATAN JATEN KABUPATEN KARANGANYAR BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) Reynaldi Fajar Adiputra; Taufik Wisnu Saputra; Danar Susilo Wijayanto
Nozel : Jurnal Pendididikan Teknik Mesin Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/nozel.v5i3.77034

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi rekomendasi turbin angin yang sesuai untuk pengukuran berdasarkan potensi angin di Kabupaten Jaten. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Sumber data untuk penelitian ini meliputi pengukuran kecepatan dan arah angin yang diperoleh menggunakan mikrokontroler berbasis IoT. Purposive sampling digunakan untuk mengumpulkan sampel. Alat yang digunakan untuk pengambilan data terdiri dari anemometer untuk mengukur kecepatan angin dan wind vane untuk menentukan arah angin. Data dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif. Hasil kajian menunjukkan kecepatan angin rata-rata tertinggi teramati pada ketinggian 10 meter Di Kabupaten Jaten kecepatan angin rata-rata 0,47 m/s, dengan kecepatan tertinggi 3,38 m/s. Arah angin dominan bertiup dari Tenggara ke Barat. Potensi angin di daerah ini tidak cukup tinggi untuk dimanfaatkan secara efektif sebagai sumber energi angin yang signifikan karena besarnya yang rendah. Dalam konteks Kabupaten Jaten, kincir angin Savonius vertikal direkomendasikan untuk memanfaatkan kecepatan angin rendah. Jenis turbin Savonius yang dapat digunakan seperti turbin Savonius tipe Helical 2 bilah dengan end plate memiliki kecepatan potong 1,906 m/s dan turbin Savonius tipe S 2 bilah dengan penambahan 4 sirip memiliki kecepatan potong 1,8 m/s.
ANALISIS MINAT BEKERJA DAN STUDI LANJUT SISWA SMK DI KOTA SURAKARTA DITINJAU DARI AKADEMIK DAN EKONOMI Zaena Hapsari; Suharno Suharno; Ranto Ranto
Nozel : Jurnal Pendididikan Teknik Mesin Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/nozel.v5i3.78530

Abstract

The purpose of this research is to : 1) influence academic and economy to interest enter world industri SMK students throughout Surakarta and influence academic and economist to interest studies carry on SMK students in Surakarta. Method research used in study this that is with method study quantitative descriptive . Population used by 452 students with taking sampel by Simple Random Sampel as many as 213 students . The data collected used questionnaire questionnaire . Technique analysis used that is technique analysis multiple linear regression . Results study show that : 1) there is significant influence between academic variabels to interest enter industrial world with sig value 0.023 < 0.05. 2) there significant influence between economic variabels to interest enter industrial world with sig value 0.00<0.05. 3) there significant influence  between academic variabels to interest studies carry on with score significance 0.046 < 0.05. 4) no there is significant influence between economic variabels to interest studies carry on with score significance 0.174 > 0.05.
STUDI EKSPERIMENTAL BERBAGAI JENIS PROSES PENGEROLAN TERHADAP OVALISASI PIPA BAJA BERDIAMETER KECIL Zefania Mustika Adnya; Yuyun Estriyanto; Towip Towip
Nozel : Jurnal Pendididikan Teknik Mesin Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/nozel.v5i3.77352

Abstract

Pipa baja digunakan secara luas di dalam industri, dan proses pengerolan manual merupakan salah satu metode yang umum digunakan untuk memproduksi dan membentuk pipa-pipa tersebut sesuai pemintaan. Namun, proses pengerolan meyebabkan pipa baja terdeformasi atau disebut dengan ovalisasi. Ovalisasi pipa selama proses pengerolan manual dapat menyebabkan penurunan kekuatan struktural dan kualitas pipa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengisian pasir, hot rolling, dan kombinasi pasir dan hot rolling terhadap ovalisasi pipa baja berdiameter kecil pada proses pengerolan manual. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimental, dengan empat perlakuan: pengerolan standar,  pengerolan dengan pengisian pasir, pegerolan dengan hot rolling, dan pengerolan dengan kombinasi pengisian pasir dan hot rolling. Pada tahap persiapan spesimen dilakukan pengukuran ketebalan dan panjang pipa baja hingga menghasilkan 8 spesimen uji. Kemudian, pipa-pipa tersebut diisi dengan pasir pada bagian dalamnya sesuai dengan variasi yang ditentukan. Pada tahap pengukuran, diameter spesimen setelah proses pengerolan diukur dengan akurasi menggunakan jangka sorong. Hasil pengukuran nilai ovalisasi tertinggi sebesar 0,36% terjadi pada proses pengerolan standar dengan ketebalan pipa baja 2mm. Sedangkan, nilai ovalisasi pipa baja terendah sebesar 0,05% terjadi pada proses pengerolan dengan pengisian pasir dan hot rolling. Analisis data menggunakan metode analsis deskriptif. Hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat perbedaan nilai ovalisasi pada 4 jenis proses sehingga menghasilkan metode terbaik yaitu pengerolan dengan pengisian pasir dan hot rolling.Kata Kunci : Pipa baja, Ovalisasi, proses pengerolan
ANALISIS PENGALAMAN BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK MESIN DALAM MAGANG INDUSTRI DITINJAU DARI ASPEK KNOWLEDGE, SKILL DAN ATTITUDE Puput Nur Kasanah; Ngatou Rohman; Nugroho Agung Pambudi
Nozel : Jurnal Pendididikan Teknik Mesin Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/nozel.v5i3.77275

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk (1) mengetahui tingkat pengalaman belajar mahasiswa setelah melaksanakan program magang industri ditinjau dari aspek knowledge, (2) mengetahui tingkat pengalaman belajar mahasiswa setelah melaksanakan program magang industri ditinjau dari aspek skill, (3) mengetahui tingkat pengalaman belajar mahasiswa setelah melaksanakan program magang industri ditinjau dari aspek attitude. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan nonprobability sampling yaitu total sampling dengan jumlah partisipan sebanyak 71 mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin FKIP UNS. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner / angket. Teknik uji validitas dilakukan dengan membandingkan nilai r hitung dengan nilai r tabel. Analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, tingkat pengalaman belajar mahasiswa aspek knowledge (pengetahuan) setelah melaksanakan magang industri memiliki nilai rata-rata 30,2535 dengan frekuensi sebanyak 45 mahasiswa dan persentase 63,4% berada dalam kategori tinggi. Kedua, tingkat pengalaman belajar mahasiswa aspek skill (keterampilan) setelah melaksanakan magang industri memiliki nilai rata-rata 35,1268 dengan frekuensi sebanyak 35 mahasiswa dan persentase 49,3% berada dalam kategori tinggi. Ketiga, tingkat pengalaman belajar mahasiswa aspek attitude (sikap) setelah melaksanakan magang industri memiliki nilai rata-rata 40,5915 dengan frekuensi sebanyak 43 mahasiswa dan persentase 60,6% berada dalam kategori tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi program studi dalam evaluasi program magang industri.Kata kunci : Magang industri, pengalaman belajar, knowledge, skill, attitude
Keefektifan Pelaksanaan Teaching Factory pada Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan di SMK Warga Surakarta Nisa Palupi Lupi; Muhammad Akhyar; Valiant Lukad Perdana Sutrisno
Nozel : Jurnal Pendididikan Teknik Mesin Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/nozel.v5i3.76891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang prosedur pelaksanaan keefektifan pelaksanaan teaching factory pada kompetensi keahlian teknik pemesinan di SMK Warga Surakarta selama ini dan memperoleh gambaran sejauhmana keefektifan pelaksanaan teaching factory pada kompetensi keahlian teknik pemesinan di SMK Warga Surakarta selama ini.Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan model evaluasi CIPP. Desain penelitiannya adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Sumber data penelitian ini meliputi informan yaitu pimpinan, manajemen sekolah, dan PIC TEFA dan responden yaitu siswa-siswa. Teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara, dan angket. Validitas data untuk data kualitatif menggunakan triangulasi metode. Sedangkan untuk data kuantitatif validitas instrumennya menggunakan validitas isi (expert judgement). Analisis data untuk data kualitatif menggunakan teknik analisis data menurut Miles & Huberman sedangkan untuk analisis data kuantitatifnya menggunakan kriteria penilaian Saifudin Azwar.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Context; Pelaksanaan teaching factory mampu mewujudkan visi dan misi sekolah. Input; Sekolah telah menyediakan peralatan, ruang, dan tenaga pengajar yang memadai. Pencatatan harian sudah ada, namun tidak ada guru yang bertanggung jawab secara penuh. Struktur organisasi sudah ada, namun pelaksanaan jobdesk belum maksimal. Process; Praktik berbasis corporate culture, namun siswa belum melakukan semua tahapan dalam teaching factory. MRC belum termanajemen dan terjadwal. Kegiatan promosi belum maksimal. Praktik secara team work dengan bahan baku proses produksi. Guru menyelesaikan pekerjaan produksi dari pelanggan yang belum terselesaikan oleh siswa. Product; Pelaksanaaan teaching factory mampu meningkatkan kompetensi siswa. Produk yang dihasilkan mampu bersaing di pasar dan digunakan untuk kebutuhan internal sekolah. Berdasarkan analisis data menunjukkan keefektifan pelaksanaaan teaching factory di SMK Warga Surakarta telah memenuhi indikator teaching factory level 4 efficiency.

Page 1 of 1 | Total Record : 6