cover
Contact Name
Monica Widyaswari
Contact Email
monicawidyaswari@unesa.ac.id
Phone
+6282231135605
Journal Mail Official
jplus@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Lidah Wetan: Terletak di Jl. Lidah Wetan, Lidah Wetan, Kec. Lakarsantri, Kota Surabaya, Jawa Timur 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
J+Plus: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah
  • jurnal-pendidikan-luar-sekolah
  • Website
ISSN : 23379286     EISSN : -     DOI : -
Strategi, metode, dan model pembelajaran dalam Pendidikan Nonformal Teknologi dan media pembelajaran untuk Pendidikan Nonformal Pelatihan berbasis komunitas dan pengembangan keterampilan Inovasi dalam pendidikan masyarakat dan pendidikan seumur hidup Pendidikan vokasional dan pelatihan kerja Program pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan Kebijakan dan manajemen Pendidikan Nonformal Studi kasus implementasi Pendidikan Nonformal di berbagai wilayah Kolaborasi antar lembaga dalam mendukung Pendidikan Nonformal Evaluasi program dan dampak Pendidikan Nonformal
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2019)" : 25 Documents clear
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Produk Kreatif Bambu untuk Membentuk Kelompok Wirausaha Masyarakat Di Desa Gunung Geni Kecamatan Banyuanyar Kabupaten Probolinggo AGUSTIN DWI WILUJENG
J+PLUS UNESA Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pemberdayaan perempuan melalui pelatihan produk kreatif bambu untuk membentuk kelompok wirausaha masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah studi naratif dengan pendekatan kualitatif. Subjek data berasal dari peserta didik, penyelenggara, instruktur. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi partisipatif , wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data dan verifikasi. Sedangkan dalam uji keabsahan data peneliti menggunakan kredibilitas, transferability, dependability dan konfirmability. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan pemberdayaan perempuan melalui pelatihan produk kreatif bambu adalah peserta pelatihan mampu membuat produk sendiri sehingga keterampilan tersebut dapat berguna dalam memilih mata pencaharian, membentuk kelompok usaha, serta peserta dapat berpartisipasi dalam kegiatan sosial. Proses pemberdayaan perempuan adalah melalui persiapan pelaksanaan pelatihan, pengembangan atau evaluasi, serta implementasi sebagai dampak pelatihan.
Peran Relawan Sosial dalam Pengembangan karakter Anak di Surabay Children Crisis Center ARUM CRYSNINDYA MAYRAWATI
J+PLUS UNESA Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini berawal dari bermacam peran yang dimiliki oleh relawan sosial pada lembaga Surabaya Children Crisis Center dalam hal pengembangan karakter anak ABH (anak yang berhadapan dengan hukum) yaitu Anak Korban dan anak pelaku. bertolak dari pandangan tersebut, maka studi ini dilakukan dengan berbagai konsep yang terkait dengan peran relawan sosial dalam pengembangan karakter anak, pengembangan karakter yang dilakukan oleh relawan sosial, faktor penghambat serta faktor pendukung dalam pengembangan karakter anak di Surabaya Children Crisis Center. Penelitian ini merupaakn penelitian deskripsi dengan pendekatan kualitatif. Tempat penelitian ini dilaksanakan di LSM Surabaya Children Crisis Center yang beralamatkan di Jl. Raya Bungkal no 41 Sambikirep Surabaya. Data yang dikumpulankan oleh peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini, menujukkan bahwa (1) peran relawan sosial dalam pengembangan karakter anak terdiri dari 6 peran yaitu : sebagai pengganti keluarga, pendamping, pembimbing, pendidik, fasilitator dan advokat. (2) pengembangan karakter yang dilakukan oleh relawan sosial meliputi 7 karakter yaitu : religius, jujur, mandiri, toleransi, peduli sesama, pantang menyerah dan berani berpendapat. (3) faktor penghambat dalam pengembangan karakter yaitu terdiri dari faktor internal dan ekternal (3) faktor pendukung dalam pengembangan karakter juga terdiri dari faktor internal dan ekternal This study begins with the various roles that social volunteers have in the Surabaya Children Crisis Center in terms of developing the character of ABH children (children who are dealing with the law), namely the Victims Child and the offenders child. Based on this view, this study was carried out with various concepts related to the role of social volunteers in the development of childrens character, character development carried out by social volunteers, inhibiting factors and supporting factors in developing childrens character in the Surabaya Children Crisis Center. This research is a description research with a qualitative approach. The place of this research was conducted at the Surabaya Children Crisis Center NGO which was addressed at Jl. Raya Bungkal no 41 Sambikirep Surabaya. Collected result by researchers using interview, observation and documentation techniques. The results of this study indicate that (1) the role of social volunteers in developing childrens character consists of 6 roles, namely: as a substitute for family, companion, mentor, educator, facilitator and advocate. (2) character development carried out by social volunteers includes 7 characters, namely: religious, honest, independent, tolerant, caring for others, never giving up and daring to argue. (3) inhibiting factors in character development which consist of internal and external factors (3) supporting factors in character development also consist of internal and external factors.
PERAN PANTI SOSIAL BINA REMAJ (PSBR) DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN MELALUI PELATIHAN MENJAHIT DI UPT PSBR JOMBANG SYAWLA DWI KARTINI
J+PLUS UNESA Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran panti sosial bina remaja dalam meningkatkan kemandirian melalui pelatihan menjahit di UPT PSBR Jombang serta mengetahui faktor penghambat dan pendorong dalam pelaksanaan pelatihan menjahit. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, sumber data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan koleksi data, reduksi data, display data verifikasi dan simpulan. Setelah tahapan analisis data tersebut selesai kemudian data di uji keabsahannya dengan menggunakan kredibilitas, dan dependabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran panti sosial bina remaja melalui pelatihan menjahit di UPT PSBR Jombang mampu meningkatkan kemandirian Peran PSBR yaitu sebagai motivator, komunikator dan fasilitator dengan melalui bimbingan fisik,mental, sosial dan juga keterampilan agar anak-anak bisa mandiri dengan memiliki jiwa wirausaha.
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN LKP TATA KECANTIKAN RAMBUT DALAM RANGKA MENINGKATKAN KOMPETENSI LULUSAN DI MADIUN EFRIDA TITI WIDAYANTI
J+PLUS UNESA Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pembangunan ekonomi sebuah negara dapat dilihat salah satu dari penggangguran bedasarkan tingkat pengganguran dapat dilihat segi kondisi suatu Negara. Pengangguran, dapat dilihat pula ketimpangan atau kesenjangan distribusi pendapatan yang diterima suatu masyarakat negara tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kaulitatif dengan pengumpulan data adalah wawancara ,observasi dan dokumentasi, Data terkumpul dianalisis dengan kredibilitas,dependability dan konfirmability. Hasil penelitian didapat dua kesimpulan. Pertama pengelolaan dari LKP sudah terencana dengan baik dan terstruktur secara terorganisir. Kedua meningkatkan sikap, pengetahuan dan keterampilan peserta pelatihan dalam lembaga pengelolaan ini baik evaluasi pada lembaga dalam melaksanakan pelatihan menunjukan adanya peningkatan terhadap kompetensi yang di miliki oleh lulusan kegiatan pelatihan yang ada di LKP Rekma Ayu sudah berjalan efektif serta dapat menciptakan lulusan yang kompeten.
PELATIHAN PEMBUATAN OLAHAN MINUMAN REMPAH-REMPAH UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA DI DESA JATIREJO KECAMATAN DIWEK KABUPATEN JOMBANG KUSUMA LESTARI SUKMA NINGRAT
J+PLUS UNESA Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Jatirejo kaya akan hasil ladang berupa rempah-rempah seperti kunyit, jahe , temulawak, serai dan lain lain. Potensi lokal yang ada belum dapat di maksimalkan sebagai sumber penghasilan masyarakat karena terbatasnya pengetahuan dan keterampilan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan langkah reduksi, display data, dan verifikasi data. Setelah itu data diuji nilai kebenarannya dengan kreabilitas, dependability, dan konfirmability. Pelatihan menghasilkan beberapa olahan produk diantaranya Kunyit asem, Bajigur dan beras kencur. Produk olahan ini dipasarkan melalui mitra koperasi Desa Jatirejo dan hasil dari pemasaran tersebut berdampak pada peningkatan pendapatan keluarga yang berkisar anta Rp 300.000- Rp. 500.00 setiap bulannya.AbstractJatirejo is rich in field produce in the form of spices such as turmeric, ginger, ginger, lemongrass and others. Existing local potential cannot be maximized as a source of community income due to limited knowledge and skills. The research method used is the method of in-depth interviews, observation and documentation. The collected data is analyzed by step reduction, data display, and data verification. After that the data is tested for its truth value with creability, dependability, and confirmation. Training to produce several processed products including Kunyit asem, Bajigur and Beras Kencur. These processed products are marketed through the Jatirejo Village cooperative partners and the results of the marketing have an impact on increasing family income ranging from Rp. 300,000 to Rp. 500.00 every month.

Page 3 of 3 | Total Record : 25