cover
Contact Name
FAHIMATUL ULYA
Contact Email
p3h@unupasuruan.ac.id
Phone
+6282131150455
Journal Mail Official
fahim.ulya@gmail.com
Editorial Address
jl Imam Bonjol No 99 Rt 03 Rw 03 Bugul lor Panggungrejo
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Ekliptika: Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan
ISSN : 27215105     EISSN : 28096371     DOI : https://doi.org/10.55757/ekliptika
Jurnal Ekliptika: Inovasi Teknologi Berkelanjutan merupakan publikasi ilmiah peer-reviewed yang berfokus pada kemajuan dan penerapan teknologi berkelanjutan dalam berbagai sektor industri dan pertanian. Nama "Ekliptika" melambangkan jalur interdisipliner yang menghubungkan berbagai bidang keilmuan dalam menciptakan solusi teknologi yang harmonis dengan lingkungan, ekonomi, dan kesejahteraan sosial. Jurnal ini menyediakan platform bagi para peneliti, akademisi, praktisi industri, dan pemangku kepentingan untuk berbagi hasil penelitian, pengembangan teknologi inovatif, serta implementasi praktis dari prinsip-prinsip keberlanjutan dalam konteks teknik industri dan sains terapan. Publikasi ini mencakup berbagai topik dalam teknologi hijau, efisiensi energi, manufaktur ramah lingkungan, dan pengembangan produk berkelanjutan dengan pendekatan analitis dan empiris. Scope: Teknologi hijau, efisiensi energi, manufaktur ramah lingkungan, dan pengembangan produk berkelanjutan
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2020): Terbitan Januari 2020" : 5 Documents clear
SISTEM PENDINGIN PADA MESIN TOYOTA KIJANG LGX TAHUN 2003 DAN ANALISA PERMASALAHAN Anwar, Syaiful; Oktofan, Niko Ilham
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 1 No. 2 (2020): Terbitan Januari 2020
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v1i2.197

Abstract

Pendinginan pada mesin sangat dibutuhkan karena kinerja mesin yang membuat pergesekan antar besi dapat menghasilkan panas yang tinggi. Mobil dengan umur kurang lebih 20 tahun memerlukan perawatan yang baik apalagi kendaraan dinas yang siap siaga untuk digunakan setiap hari seperti Toyota Kijang LGX. Diidentifikasi terdapat gangguan-gangguan yang sering terjadi pada system pendinginan mesin Toyota Kijang LGX seperti kebocoran, gangguan dari kotoran/debu, dan gangguan kotoran yang mengendap sehingga aliran air tidak maksimal. Dalam perawatan system pendingin mesin, tidak disarankan menggunakan air mineral/kran untuk radiator mobil Toyota Kijang LGX tahun 2003 ini karena dapat mempermudah korosi dan sering membuat radiator mengalami overheat. maka disarankan menggunakan air coolent dengan merk TMO Chemical warna air merah (original Toyota Astra Motor).
PERFORMA MINYAK ATSIRI UNTUK MENGHEMAT BBM PADA SEPEDA MOTOR MATIC 150 CC 4 LANGKAH INJECTION Kuswandono, Hermanu; Nugroho, Sasongko Priyo
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 1 No. 2 (2020): Terbitan Januari 2020
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v1i2.198

Abstract

Jumlah kendaraan di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, hal ini berdampak terhadap konsumsi bahan bakar dan khusunya adalah bahan bakar pertalite. Dalam upaya melakukan penghematan bahan bakar tersebut maka dilakukan penelitian dengan menambah anaditif ke dalam bahan bakar pertalite pada saat kendaraan digunakan. Aditif yang ramah lingkungan, mudah didapat dan banyak di alam adalah jenis minyak aksiri. Pada penelitian ini akan menggunakan aditif minyak serai wangi yang dicampur dengan pertalite. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh penambahan bioaditif minyak serai wangi - pertalite terhadap konsumsi bahan bakar, emisi, akselerasi dan performa pada kendaraan roda dua. Pengujian dilakukan melalui uji jalan dengan mengukur emisi gas buang, dan uji dynotest. Hasil pengujian menunjukan adanya pengaruh penambahan bioaditif minyak serai wangi - pertalite pada bahan bakar terhadap sepeda motor metic 150cc yaitu pada penambahan 12 Tetes bioaditif dengan minyak Atsiri (100%) ke dalam 3 liter pertalite menunjukan hasil yang terbaik dalam hal konsumsi, akselerasi dan emisi.
PERPINDAHAN PANAS PADA AIR RADIATOR TERHADAP EFEKTIVITAS PENYERAPAN PANAS PADA SYSTEM PENDINGIN MESIN MOTOR BENSIN 4 LANGKAH HONDA CBR 150R Anwar, Syaiful; Putra, Anggi Yanuar Radita
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 1 No. 2 (2020): Terbitan Januari 2020
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v1i2.199

Abstract

Pengambilan data pengujian pada menit pertama terlihat bahwa debit air yang semakin tinggi menjadikan nilai efektifitas radiator semakin meningkat (pada debit 0.033 m3/menit, 3000 rpm) sehingga dengan kata lain debit aliran air berpengaruh terhadap nilai efektifitas radiator. Debit yang semakin tinggi dikarenakan putaran mesin yang semakin tinggi pula sehingga menjadikan penyerapan kalor menjadi semakin maksimal. Hal ini ditandai dengan peningkatan suhu Tc2, peningkatan tersebut menjadikan nilai efektifitas semakin tinggi. Pengambilan data pada menit pertama juga terlihat bahwa nilai efektifitas radiator untuk debit aliran 0.033 m3/menit dengan nilai efektifitas 0.188 merupakan nilai efektifitas tertinggi dibandingkan dengan nilai efektifitas debit yang lain. Kenaikan nilai efektifitas pada menit kelima sampai ke-30 dikarenakan suhu mesin masih dingin untuk dilakukan pendinginan sehingga mengakibatkan penurunan parameter Th1, hal ini menjadikan nilai efektifitas cenderung mengalami kenaikan yang lebih tinggi dibandingkan dengan debit aliran 0.016 m3/menit (1500 rpm) dan 0.024 m3/ menit (2000 rpm).
AC BEKAS 2 PK SEBAGAI ALAT PEMANAS AIR MANDI SEKALIGUS PENDINGIN AIR MINUM Soemardiono, Soemardiono; Siambaton, Denny Asroviyanto
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 1 No. 2 (2020): Terbitan Januari 2020
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v1i2.200

Abstract

Tujuan penelitian ini memperhitungkan suhu air dalam tabung yang ingin di gunakan, masing masing tabung berisi air bersuhu normal 15oC menjadikannya air tersbut ke suhu panas lalu di lanjutkan ke suhu dingin dengan perpindahan suhu tembaga dari dalam pipa dan luar pipa tembaga yang dapat menghasilkan suhu air panas lalu menuju ke komponen yang dapat mengubah suhu tembaga dari awalnya panas menjadi dingin dan akhirnya suhu tembaga tersebut dapat mengubah suhu air normal menjadi dingin. Hasil perhitungan penelitian ini dari perencanaan setiap masing - masing tabung pada aplikasi air conditioning double system yang dapat memanaskan dan mendiginkan air dalam tabung tersebut diperoleh data tinggi tabung 52 cm, diameter 27 cm. Penukar kalor pada bagian dalam tabung berupa pipa dengan diameter dalam (di) 0,00881 m, diameter luar pipa (do) 0,00952 m, panjang 1,13 m dengan jumlah lilitan 3,6 lilitan dibentuk heliks atau spring.
ANALISIS KARAKTERISTIK KEAUSAN INSERT TIPE CNMG 120408-MA UE6020 UNTUK MEMBUBUT BAJA PADUAN ST 60 DENGAN BERBAGAI NILAI CUTTING SPEED Shaleh, M.; Maulana, M. Aris Busro
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 1 No. 2 (2020): Terbitan Januari 2020
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v1i2.201

Abstract

Proses bubut merupakan salah satu proses permesinan dengan memanfaatkan mesin bubut untuk memproduksi bagian mesin berbentuk silindris. Dalam proses bubut, pahat bubut berperan penting yaitu menyayat benda kerja dengan gerakan berputar. Penelitian ini akan menganalisa proses pembubutan menggunakan mesin bubut konvensional dengan pahat bubut insert CNMG 120408-MA UE6020 pada benda kerja material logam jenis Baja ST 60 dan membuat spesimen uji keausan pahat memanfaatkan metode cutting speed. Hasil penelitian diperoleh variasi kecepatan potong dan variasi gerak makan memberikan pengaruh signifikan terhadap keausan pahat dengan karakteristik keausan pahat yang terjadi terdiri dari keausan tepi, kerusakan katastropik, BUE (Built Up Edge) dan Coating Delamination. Untuk kedalaman pemotongan dengan nilai tetap dengan variasi kecepatan potong 101,4 m/min, 119,3 m/min dan 155,1 m/min dan gerak makan 0,18 mm/rev, 0,22 mm/rev, dan 0,28 mm/rev, memberikan hasil semakin meningkatnya variasi kecepatan potong dan gerak makan, maka keausan pahat yang terbentuk akan semakin besar. Pengaplikasian variasi kecepatan potong dan gerak makan dengan kedalaman potong tetap dengan nilai keausan minimal dapat teramati pada pahat insert CNMG 120408-MA UE6020 pada kecepatan potong 101,4 m/min, gerak makan 0,18 mm pada kedalaman potong 0,15 mm dengan nilai keausan tepi 0,035 mm.

Page 1 of 1 | Total Record : 5